Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

OPTIMASI EKSTRAKSI FLAVONOID DARI DAUN PISANG KEPOK (MUSA PARADISIACA L) MENGGUNAKAN MICROWAVE-ASSISTED EXTRACTION (MAE) Zahara, Fazrina; Yuniharni, Dewi; Arziqni, Intan
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2023
Publisher : Chemical Engineering Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v12i2.13010

Abstract

Ekstraksi flavonoid dari daun pisang kepok (Musa paradisiaca L) dilakukan dengan menggunakan teknologi microwave-assisted extraction (MAE). Ekstraksi dengan bantuan gelombang mikro merupakan metode yang tepat untuk mengisolasi bahan kimia aktif. Proses ekstraksi flavonoid selanjutnya disempurnakan dengan menggunakan response surface methodology (RSM) berdasarkan hasil yang diperoleh dari percobaan faktorial tiga level dan desain Box-Behnken (BBD). BBD adalah bentuk spesifik dari desain eksperimental yang dikenal sebagai desain faktorial tiga tingkat, yang bertujuan untuk mencegah masuknya kombinasi faktor yang ekstrim. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan efisiensi teknik ekstraksi dengan bantuan gelombang mikro dengan mengoptimalkan daya gelombang mikro, waktu ekstraksi, dan konsentrasi pelarut untuk ekstraksi flavonoid. Variabel yang diteliti dalam percobaan ini meliputi tingkat daya, konsentrasi pelarut etanol, dan waktu ekstraksi. Tingkat daya diukur dalam watt dan mencakup tiga tingkat: 150, 300, dan 4500 Watt. Konsentrasi pelarut etanol dinyatakan sebagai persentase dan terdiri dari tiga konsentrasi: 50%, 60%, dan 70%. Serta waktu ekstraksi diukur dalam menit dan mencakup tiga durasi: 10, 15, dan 20 menit. Kondisi optimal untuk ekstraksi flavonoid dengan menggunakan teknologi microwave-assisted extraction (MAE) meliputi tingkat daya 300 watt, waktu ekstraksi 15 menit, dan konsentrasi pelarut 60%. Yield ekstraksi flavonoid dari daun pisang kapok ditentukan sebesar 11,38% pada kondisi tersebut.
Uji Aktivitas Antibakteri Senyawa Flavonoid Total dan Tanin Total dari Ekstrak Daun Jambu Monyet (Anacardium occidentale. L) Yuniharni, Dewi
JURNAL QUIMICA Vol 3 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jq.v3i1.3971

Abstract

Telah dilakukan uji skrining fitokimia ekstrak kasar daun jambu monyet (Anacardium occidentale. L). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antibakteri senyawa flavonoid total dan tanin total dari ekstrak daun jambu monyet (Anacardium occidentale. L) dengan penambahan pereaksi Meyer, Dragondorf dan Wagner/Bouchardat tidak memberikan perubahan warna (negatif) untuk uji alkaloid. Tetapi untuk uji fenolik dengan penambahan FeCl3 5% terjadi perubahan warna hijau kehitaman (positif fenolik) demikian pula dengan uji terpenoid dengan CeSO4 memberikan warna merah pada plat TLC (positif terpenoid). Aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi agar, diperoleh zona hambat hanya pada bakteri S. aureus, zona hambat flavonoid ekstrak daun jambu monyet berturut – turut 5%, 10%, 20%, dan 25% (v/v ) adalah 8,5; 11; 13; dan 16,1 mm. Dan zona hambat tanin total berturut – turut 5%, 10%, 20%, dan 25% (v/v) adalah 6,85; 9; 12,5; 15 mm.