Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

APPLICATION AND ATTRIBUTE ANALYSIS IN THE MODEL OF CLASSIFYING HEART DISEASE Rosdiana Rosdiana; Vera Novalia; Hafizh Al Kautsar Aidilof; Muhammad Danil; Muhammad Ikhsanul Fikri
Multica Science and Technology Vol 1 No 2 (2021): Multica Science and Technology
Publisher : Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47002/mst.v1i2.280

Abstract

The heart is the central center in the human circulatory system. A malfunction of the heart that is not functioning is a condition in which the heart cannot carry out its duties properly. Selection of features that can reduce a very large dataset and in a data set that is not suitable can use a reduction model. The classification process is strongly influenced by an attribute. Various types of inappropriate redundancy have a negative effect on classification accuracy. Heart disease data was taken from the UCI Machine Learning Repository dataset. In this study, the researchers used the K-Nearest Neighbor (KNN) algorithm where the K-Nearest Neighbor algorithm can classify the results of heart disease accurately. The results are as follows 1.67358 rank one 1.33949 rank two, 1.27260 rank three, 1.2528 rank four, 1.24193 rank last
Edukasi Pencegahan Stunting Pada Balita Keluarga Binaan Di Desa Uteunkot Kota Lhokseumawe Mardiati, Mardiati; Khairunnisa, Cut; Vera Novalia
Academica : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Academica : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12771140

Abstract

Stunting continues to be a health issue that has not been effectively resolved in many regions of Indonesia, including Lhokseumawe. Lhokseumawe City's accomplishment of lowering the prevalence of stunting from 28.1% in 2021 to 20.7% in 2023 earned it the second-lowest stunting rate among all regions, following the Gayo Lues Regency. Although child stunting persists in Uteunkot Village, its prevalence is relatively small. This can be attributed to the lack of awareness among families and the community regarding the causes and preventive measures for stunting. This finding hinders the realization of “Lhokseumawe zero-stunting.” The purpose of this community service is to educate foster families in Uteunkot Village about the importance of preventing stunting among toddlers. Health education activities were delivered through a combination of interactive lectures, question-and-answer sessions, and the distribution of informative brochures. The results showed that the knowledge of foster family members increased after receiving education and brochures. The following advice is recommended for all foster family members in Uteunkot Village. To prevent stunting, ensuring proper nutrition during pregnancy and childbirth is crucial. Adequate nutrition is also vital for toddlers and children under the age of two. Providing education on stunting should be done continuously to the general public in an effort to disseminate information on stunting prevention.
Pengaruh Media Audiovisual Tentang Personal Hygiene Terhadap Pencegahan Demam Tifoid Pada Siswa SMK Negeri 1 Bireuen Tahun 2023 Shafira Salsabila; Juwita Sahputri; Vera Novalia
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.4413

Abstract

Demam tifoid adalah penyakit infeksi akut pada sistem pencernaan yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi dan menjadi penyakit menular global. Demam tifoid menempati urutan ke-2 dari 10 penyakit terbanyak pasien rawat inap di Indonesia dan menempati prevalensi tertinggi di Provinsi Aceh. Demam tifoid ditularkan melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri Salmonella typhi melalui kontak langsung dengan feses, urine atau sekret penderita sehingga hygiene sanitasi merupakan faktor utama penularan. Penderita demam tifoid lebih banyak terjadi pada usia remaja, sehingga diperlukan pembelajaran seperti promosi kesehatan menggunakan media audiovisual karena media tersebut dapat memadukan unsur gambar dan suara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh media audiovisual mengenai pengetahuan tentang personal hygiene terhadap pencegahan demam tifoid pada siswa SMK Negeri 1 Bireuen. Penelitian ini melibatkan 191 siswa dengan jenis penelitian quasi eksperimen menggunakan rancangan one group pre-test post-test design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Proportionate Stratified Random Sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 96.3% di kategori baik setelah penayangan media audiovisual diberikan. Penggunaan media audiovisual berpengaruh terhadap pengetahuan berdasarkan uji Wilcoxon dengan p sebesar 0,000. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh media audiovisual mengenai pengetahuan tentang personal hygiene terhadap pencegahan demam tifoid pada siswa SMK Negeri 1 Bireuen. 
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI MIN 1 KOTA LHOKSEUMAWE SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 Vera Novalia; Wheny Utariningsih
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 4, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Pandemi COVID-19 yang telah ditetapkan oleh WHO menjadi ancaman global dan membuat masyarakat di seluruh dunia meningkatkan kewaspadaannya untuk menekan penyebaran virus ini melalui promosi pemerintah dalam PHBS di sekolah yang merupakan upaya untuk memperdayakan siswa dilingkungan sekolah agar tahu, mau, dan mampu mempraktikkan PHBS dan berperan aktif dalam mewujudkan sekolah sehat. Apalagi anak-anak banyak menghabiskan waktunya di sekolah. Mereka di sekolah belajar menimba ilmu dan belajar berinteraksi dengan teman sebaya serta aneka ragam kejadian bersama warga lingkungan sekolah yang lainnya. Namun, sekolah juga dapat menjadi ancaman penularan penyakit. Tujuan: Adapun yang menjadi tujuan dari pengabdian masyarakat yaitu memberdayakan setiap siswa di sekolah MIN 1 Lhokseumawe untuk meningkatan pengetahuan, kesadaran, kemauan untuk melaksanakan dan membudayakan PHBS dilingkungannya di masa pandemik covid 19. Metode: Survei awal lokasi dan permasalahan Target, Sosialisasi mengenai pentingnya PHBS, Praktik Perilaku Hidup Bersih Sehat pada masyarakat, Pembagian brosur PHBS, Monitoring dan Evaluasi (Monev) serta pelaporan, dan Penyusunan laporan. Hasil penelitian Siswa mampu memahami pentingnya PHBS serta dapat mencontoh perilaku hidup bersih dan sehat di masa pandemik covid 19 (cara mencuci tangan, memilih jajanan sehat, membuang sampah pada temaptnya dll). Serta tersedia aspek sarana dan prasarana penunjang pelayanan kesehatan seperti masker dan hand sanitaizer guna mencegah penyebaran Covid-19.Kesimpulan: Adanya peningkatan pengetahuan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) perilaku hidup yang bersih dan sehat dan begitu besar manfaat menjaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat terutama pada saat sekarang ini di masa pandemi yang memerlukan berbagai pencegahan dimulai dari penggunaan masker, selalu mencuci tangan dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan dan keluar rumah untuk keperluan yang sangat penting.Kata Kunci : PHBS, Covid 19, MIN 1 Kota LhokseumaweBackground: The COVID-19 pandemic that has been determined by WHO has become a global threat and has made people around the world increase their vigilance to suppress the spread of this virus through government promotions in PHBS in schools which is an effort to empower students in the school environment to know, want, and be able to practice PHBS and play an active role in realizing healthy schools. Moreover, children spend a lot of time at school. They at school learn to gain knowledge and learn to interact with peers as well as various events with other members of the school environment. However, schools can also be a threat of disease transmission. Objective: The goal of community service is to empower every student at the MIN 1 Lhokseumawe school to increase knowledge, awareness, willingness to implement and cultivate PHBS in their environment during the covid 19 pandemic. Methods: Initial survey of locations and problems Target, Socialization about the importance of PHBS , Practices of Clean and Healthy Life Behavior in the community, Distribution of PHBS brochures, Monitoring and Evaluation (Monev) and reporting, and Compilation of reports. Results: Students are able to understand the importance of PHBS and can imitate clean and healthy living behavior during the covid 19 pandemic (how to wash hands, choose healthy snacks, throw garbage in the place, etc.). There are also aspects of facilities and infrastructure that support health services such as masks and hand sanitizers to prevent the spread of Covid-19. Conclusion: There is an increase in knowledge about Clean and Healthy Living Behavior (PHBS), clean and healthy living behavior and the benefits of maintaining a Clean and Healthy Life Behavior, especially at this time during the pandemic which requires various precautions starting from the use of masks, always washing hands and keep a distance and avoid crowds and leave the house for very important purposes.Keywords : PHBS, Covid 19, Min 1 Lhokseumawe City
SOSIALISASI NEW NORMAL, DAMPAK COVID-19 DAN BAKTI SOSIAL; HADAPI NEW NORMAL DENGAN STRATEGI PEMBELAJARAN DIGITAL DI GAMPONG LHOKCUT, KECAMATAN SAWANG, KABUPATEN ACEH UTARA Vera Novalia; Sarah Rahmayani Siregar; Fathiah Fathiah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 3, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang:. Mewabahnya penyakit/virus corona (covid-19) mengakibatkan pembatasan interaksi sosial atau social distancing. Kebijakan pemerintah dalam mencegah penyebaran pandemic telah membatasi interaksi fisik antar masyarakat, sehingga banyak orang yang tidak bisa bekerja namun pemenuhan kebutuhan pokok tetap harus terpenuhi dan sistem belajar yang awalnya tatap muka secara langsung, kini berubah menjadi sistem pembelajaran daring/internet. Pelaksanaan pembelajaran daring sangat perlu disosialisasikan di era new normal karena mengingat masyarakatnya gampong lhokcut minim pengetahuan tentang penggunaan teknologi, keterbatasanan sarana dan prasarana, jaringan internet serta biaya penunjang teknologi dalam pembelajaran daring. Tujuan:Melakukan sosialisasi new normal bagi masyarakat di tengah pandemic Covid-19, supaya masyarakat gampong lhokcut mampu menyesuaikan diri dengan bahaya Covid-19 dengan mewajibkan protokol kesehatan ketat dan memberikan pengetahuan tentang penggunaan teknologi pembelajaran digital pada anak-anak usia sekolah terutama anak SD dan SMP mampu menjalani pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan teknologi daring. Metode: Pelaksanaan program pengabdian ini dilaksanakan dengan beberapa urutan pelaksanaan sebagai berikut: Melakukan penyusunan protokol pengabdian, survei awal lokasi dan permasalahan target, pertemuan dengan geuchik dan perangkat desa, Penyuluhan mengenai pencegahan dan dampak yang ditimbulkan oleh corona serta solusinya terhadap masyarakat kelas ekonomi rendah, pelatihan pembuatan cairan desinfektan, sosialisasi pembelajaran digital/ daring, tecnical asistancy, monitoring dan evaluasi (monev) serta pelaporan. Monev, penyusunan laporan. Kesimpulan: Pengabdian masyarakat pada gampong lhokcut diharapkan masyarakat mampu memahami dan menyadari bahwa bahaya covid-19 masih mengintai kehidupan kita, masyarakat diharapkan lebih patuh menerapkan protocol kesehatan dalam menjalani new normal. Orang tua dan anak usia sekolah dibekali ilmu penggunaan teknologi, sehingga mereka mampu menggunakan atau memanfaatkan teknologi dalam masa pembelajaran daring. Kata kunci: Pengabdian Masyarakat, Covid 19, Pembelajaran Digital, Gampong Lhokcut