Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Implementasi Media Pembelajaran Video Untuk Meningkatkan Kemampuan Belajar Pada Siswa SMA di Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna di Masa New Normal Abdin, Non; Romalita, Ramayanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.064 KB)

Abstract

Di masa new normal, kegiatan belajar disekolah kembali dilakukan secara tatap muka maupun secara daring. Berdasarkan fakta dilapangan menunjukan bahwa, beberapa siswa SMA di kecamatan Parigi mengaku kesulitan dalam mencermati penjelesan yang diterangkan oleh guru dikarenakan keterbatasan waktu, belum lagi siswa selalu di bebani dengan tugas untuk dikerjakan dari rumah. karena itu, peneliti mengajukan kepada tenaga pengar di sekolah untuk menerapkan metode pembelajaran baru dengan menggunakan media video sebagai pembelajaran di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk manfaatkan penggunaan media pembelajaran berbasis video di masa new normal. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan memanfaatkan media pembelajaran berbasis video dapat membatu siswa dalam meningkatkan kemampuannya di masa now normal. kesimpulan dalam penelitian ini yaitu: 1) belajar dengan menggunakan video dapat meningkatkan daya tangkap siswa; 2) kegiatan belajar dengan menggunakan video dapat merangsang pikiran, perasaan, dan kemauan siswa untuk belajar; 3) dengan memanfaatakan media pembelajaran berbasis video dapat menumbuhkan semangat belajar siswa.
Implementasi Media Pembelajaran Video Untuk Meningkatkan Kemampuan Belajar Pada Siswa SMA di Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna di Masa New Normal Abdin, Non; Romalita, Ramayanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.1989

Abstract

Di masa new normal, kegiatan belajar disekolah kembali dilakukan secara tatap muka maupun secara daring. Berdasarkan fakta dilapangan menunjukan bahwa, beberapa siswa SMA di kecamatan Parigi mengaku kesulitan dalam mencermati penjelesan yang diterangkan oleh guru dikarenakan keterbatasan waktu, belum lagi siswa selalu di bebani dengan tugas untuk dikerjakan dari rumah. karena itu, peneliti mengajukan kepada tenaga pengar di sekolah untuk menerapkan metode pembelajaran baru dengan menggunakan media video sebagai pembelajaran di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk manfaatkan penggunaan media pembelajaran berbasis video di masa new normal. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan memanfaatkan media pembelajaran berbasis video dapat membatu siswa dalam meningkatkan kemampuannya di masa now normal. kesimpulan dalam penelitian ini yaitu: 1) belajar dengan menggunakan video dapat meningkatkan daya tangkap siswa; 2) kegiatan belajar dengan menggunakan video dapat merangsang pikiran, perasaan, dan kemauan siswa untuk belajar; 3) dengan memanfaatakan media pembelajaran berbasis video dapat menumbuhkan semangat belajar siswa.
Peningkatan Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Melalui Penerapan Model Pembelajaran Picture And Picture Siswa Kelas VI SDN 1 Kaobula Gusli, Suhendro; Abdin, Non
Jurnal Sains dan Pendidikan Biologi Vol 3 No 2 (2024): Sains and Education
Publisher : Universitas Muslim Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This Classroom Action Research (CAR) applies the Picture and Picture Learning Model to improve the quality of the Indonesian language learning process in the Poetry material. This model is designed so that students are more active in learning by utilizing the knowledge they already have and applying it in everyday life. With this approach, learning becomes more meaningful, because students are directly involved in the learning process through experience, not just receiving information from the teacher. The main focus of this study is to improve the quality of the learning process, not just the final result. The purpose of this CAR is to determine the extent to which the application of the Picture and Picture Learning Model can improve the learning achievement of Indonesian language in the Poetry material for grade VI students at SDN 1 Kaobula in the 2024/2025 Academic Year. This research was conducted in two cycles. The results of the study showed an increase in student learning completeness classically, from 65% in cycle I to 80% in cycle II. In addition, the average student evaluation score increased significantly. From the aspect of learning activities, the average score increased from 3.2 (Quite Active category) in cycle I to 4.1 (Active category) in cycle II, indicating an increase of 9%. This proves that the implementation of the Picture and Picture Learning Model can improve both student activity and learning achievement effectively. Keywords: Picture and Picture Learning Model, Poetry
The Study of Geomythology and Cultural Anthropology in Mountain Folklore Sabampolulu and Mountains Nepa-nepa in Kabaena, Southeast Sulawesi Abdin, Non; Jaelani, Jaelani; Gusli, Suhendro; Ali, La
Gurindam: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 5, No 2 (2025): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/gjbs.v5i2.38527

Abstract

This study examines the folklore of Mount Sabampolulu and Mount Nepa-nepa on Kabaena Island, Southeast Sulawesi, using a geomythological and cultural anthropological approach to understand the relationship between geological phenomena and the cultural construction of the local community. Through a qualitative-descriptive method involving interviews, field observations, and narrative analysis, the research finds that the myths of the two mountains record collective memories of geological events such as eruptions, erosion, and floods, while also functioning as tools for ecological education, identity formation, and the preservation of cultural values. In conclusion, this folklore serves as a living ecological archive that interconnects myth, history, and the environment within a unified framework of cultural meaning.
Pengembangan Media Pembelajaran Augmented Reality (AR) untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Geografi Bencana pada Siswa Sekolah Menengah Jaelani, Jaelani; Abdin, Non; Ridwan, Ridwan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3478

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan kerentanan bencana tertinggi di dunia, namun pemahaman siswa terhadap konsep geografi kebencanaan masih rendah karena materi bersifat abstrak dan sulit divisualisasikan. Kondisi ini menunjukkan perlunya media pembelajaran inovatif yang mampu menjembatani konsep teori dengan fenomena bencana nyata. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji efektivitas media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) dalam meningkatkan pemahaman siswa. Metode yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain one-group pretest–posttest pada siswa sekolah menengah. Instrumen penelitian meliputi angket analisis kebutuhan, tes pretest–posttest, serta angket respon siswa dan guru. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan 95% responden belum pernah menggunakan AR, namun mayoritas memiliki sikap positif terhadap penerapannya. Materi vulkanisme dan pergerakan lempeng dinilai paling sulit sehingga membutuhkan dukungan visualisasi 3D. Hasil tes menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 69,70 menjadi 80,75, dan uji t menunjukkan perbedaan signifikan (p = 0,000). Respon siswa sangat positif, terutama pada aspek visualisasi 3D (4,7) dan peningkatan pemahaman konsep (4,6). Guru juga memberikan penilaian tinggi (4,8) terhadap kemanfaatan AR dalam membantu penyampaian materi. Dengan demikian, AR terbukti efektif meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa, serta berpotensi menjadi solusi inovatif dalam pembelajaran geografi.