Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan kompetensi digital mahasiswa dalam mengembangkan bisnis inovatif di era Society 5.0. Permasalahan utama yang dihadapi mahasiswa wirausaha adalah masih terbatasnya kemampuan dalam mengelola keuangan usaha secara sistematis serta pemanfaatan teknologi digital yang belum optimal untuk pengambilan keputusan bisnis. Kegiatan ini menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif dan pendampingan aplikatif yang meliputi analisis kebutuhan, pelatihan literasi keuangan, pelatihan kompetensi digital, pendampingan implementatif, serta evaluasi dan refleksi. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner persepsi peserta, pemetaan kategori kompetensi, dan analisis korelasi terhadap indikator pertumbuhan usaha yang dilaporkan oleh mitra. Mitra kegiatan terdiri atas 115 mahasiswa wirausaha yang telah menjalankan usaha berbasis digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar mitra berada pada kategori kompetensi digital sedang sebesar 47%, tinggi sebesar 29%, dan rendah sebesar 24%. Pada aspek literasi keuangan, 43% mitra berada pada kategori sedang, 38% tinggi, dan 19% rendah. Setelah kegiatan edukasi dan pendampingan, mitra melaporkan adanya peningkatan kinerja usaha yang ditunjukkan melalui peningkatan jangkauan pasar digital sebesar 70%, efisiensi operasional sebesar 68%, inovasi produk atau layanan sebesar 66%, peningkatan jumlah pelanggan sebesar 64%, dan peningkatan omzet sebesar 62%. Hasil analisis juga menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kompetensi digital dan pertumbuhan usaha, serta antara literasi keuangan dan pertumbuhan usaha. Dengan demikian, edukasi literasi keuangan dan kompetensi digital dapat menjadi strategi pendampingan yang relevan dalam memperkuat kapasitas kewirausahaan mahasiswa agar lebih inovatif, adaptif, dan berkelanjutan di era digital. Financial Literacy Education and Digital Competence for Students in Developing Innovative Businesses in the Society 5.0 Era Abstract This community service activity aims to improve students' financial literacy and digital competence in developing innovative businesses in the Society 5.0 era. The main problems faced by student entrepreneurs are their limited ability to systematically manage business finances and the suboptimal use of digital technology for business decision-making. This activity uses an educational-participatory approach and applied mentoring that includes needs analysis, financial literacy training, digital competency training, implementation mentoring, and evaluation and reflection. Evaluation is carried out through participant perception questionnaires, competency category mapping, and correlation analysis with business growth indicators reported by partners. The activity partners consist of 115 student entrepreneurs who have run digital-based businesses. The results of the activity show that the majority of partners are in the medium digital competency category (47%), high (29%), and low (24%). In terms of financial literacy, 43% of partners are in the medium category, 38% are in the high category, and 19% are in the low category. Following the educational and mentoring activities, partners reported improved business performance, demonstrated by a 70% increase in digital market reach, 68% in operational efficiency, 66% in product or service innovation, 64% in customer base, and 62% in revenue. The analysis also demonstrated a significant positive relationship between digital competency and business growth, as well as between financial literacy and business growth. Therefore, financial literacy and digital competency education can be a relevant mentoring strategy in strengthening students' entrepreneurial capacity to be more innovative, adaptive, and sustainable in the digital era.