Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pengaruh Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Pembelajaran Matematika SD di Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Ni'mah, Nurun
Pedagogik: Jurnal Pendidikan Vol. 19 No. 1 (2024): Pedagogik: Jurnal Pendidikan
Publisher : Institute For Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pedagogik.v19i1.6951

Abstract

Pembelajaran Matematika SD sebagai salah satu mata kuliah yang dinilai memegang peranan penting dalam peningkatan hasil belajar. Hasil belajar dilihat melalui tingkat kemampuan mahasiswa dalam mencapai tujuan pembelajaran. Kemampuan mahasiswa yang beragam membuat dosen harus melakukan inovasi agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Pembelajaran berdiferensiasi menekankan pentingnya respon dosen terhadap kebutuhan belajar mahasiswa tetapi berfokus pada kebutuhan belajar mahasiswa yang berbeda-beda. Penelitian ini dilakukan untuk mencari seberapa besar pembelajaran berdiferensiasi dapat mempengaruhi hasil belajar mahasiswa dalam pembelajaran matematika SD di Perguruan Tinggi. Instrumen penelitian ini menggunakan pre-test dan post-test, yang mana pre-test akan diberikan sebelum pembelajaran berdiferensiasi dan post-test diberikan sesudahnya. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa semester I PGSD di Universitas Muhammadiyah Palangkaraya dengan total 90 orang dan sampelnya adalah mahasiswa semester I kelompok A yang berjumlah 20 orang. Analisis data yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan adalah dengan teknik Uji T Statistik Parametrik. Berdasarkan hasil analisis data pada tabel IV menunjukan bahwa pada variabel hasil belajar diperoleh nilai signifikansi < 0,005 yang berarti signifikan. Hal ini berarti penggunaan pembelajaran berdiferensiasi secara signifikan bisa meningkatkan hasil belajar mahasiswa.
UJI VALIDITAS DAN REALIBILITAS INTRUMEN PEMBENTUKAN KARAKTER BANGSA BERAKHLAK MULIA PADA MODEL PEMBELAJARAN HOLISTIC Bulkani, Bulkani; Raidin, Agung; Ni'mah, Nurun
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.4017

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi validitas dan reliabilitas instrumen pembentukan karakter bangsa yang berakhlak mulia melalui model pembelajaran holistik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain evaluatif, melibatkan 97 peserta didik yang terlibat dalam pendidikan karakter berbasis nilai moral. Instrumen berupa kuesioner dengan skala Likert 1-5 diujikan untuk mengukur karakter seperti integritas dan kepedulian sosial. Analisis data meliputi uji validitas menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA) dan reliabilitas dengan Cronbach's Alpha. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden cenderung tidak setuju terhadap pernyataan terkait karakter, dengan nilai rata-rata di bawah 2. Validitas konstruk diperoleh dengan outer loading yang bervariasi, menegaskan bahwa indikator secara signifikan berkontribusi pada pengukuran karakter. Kesimpulan menegaskan pentingnya validitas alat ukur dalam menilai dampak model pembelajaran terhadap karakter bangsa yang berakhlak mulia.Kata Kunci: Validitas, realibilitas, intrumen, karakter, holistikABSTRACTThis study aims to evaluate the validity and reliability of instruments for fostering noble character through a holistic learning model among students engaged in character education programs. Using a quantitative evaluative approach, a purposive sampling method was employed to select 97 participants. A questionnaire measuring indicators of noble character—such as integrity, responsibility, honesty, and social concern—was developed based on a Likert scale of 1–5. Data were collected both online and in-person, ensuring respondent comprehension. The validity and reliability of the instrument were assessed through Confirmatory Factor Analysis (CFA) and Cronbach's Alpha. Results revealed that most items scored below a mean of 2, indicating a prevalent disagreement among respondents regarding the character values assessed. High outer loadings for social concern and responsibility indicators confirm the instrument's effectiveness. In conclusion, the holistic learning model significantly influences the development of noble character, underscoring the necessity for robust measurement tools in educational settings.Keywords: Validity, realibility, intrument, character, holistic
Efektivitas Pembelajaran Berbasis Permainan Tradisional "Balogo" Terhadap Literasi Numerasi dan Berpikir Kritis pada Siswa Sekolah Dasar Ni'mah, Nurun; Setyawan, Dedy; Astuti, Amelia Dwi
Pedagogik: Jurnal Pendidikan Vol. 19 No. 2 (2024): Pedagogik: Jurnal Pendidikan
Publisher : Institute For Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pedagogik.v19i2.8400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pembelajaran berbasis permainan tradisional "Balogo" terhadap peningkatan literasi numerasi dan kemampuan berpikir kritis pada siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest kelompok tidak ekuivalen. Sampel penelitian terdiri dari 60 siswa kelas IV yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang diberikan pembelajaran berbasis permainan "Balogo" dan kelompok kontrol yang menerima pembelajaran konvensional. Data diperoleh melalui tes literasi numerasi dan tes berpikir kritis yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam literasi numerasi dan kemampuan berpikir kritis pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol, berdasarkan hasil uji t (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa permainan "Balogo" efektif dalam meningkatkan literasi numerasi dan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menyarankan agar metode pembelajaran berbasis permainan tradisional seperti "Balogo" dapat diintegrasikan dalam kurikulum pembelajaran untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan bermakna.
Efektivitas Pembelajaran Bahasa Inggris dengan Falsafah Dayak Bumi Gawi Hatantiring Menggunakan Media Flip PDF pada Siswa Sekolah Dasar Verawati, Verawati; Ni'mah, Nurun; Ziaurrahman, Muhammad
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 17 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/konstruk.v17i1.3751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran Bahasa Inggris yang mengintegrasikan falsafah Dayak Bumi Gawi Hatantiring dengan bantuan media flip PDF pada siswa sekolah dasar. Falsafah Gawi Hatantiring menekankan pada nilai-nilai gotong royong dan kearifan lokal, diterapkan dalam materi ajar untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran bahasa inggris. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan one grup pretest and post-test design dan fokus utamanya adalah mengidentifikasi efektivitas pembelajaran bahasa inggris dengan falsafah dayak bumi gawi hatantiring menggunakan media flip PDF pada siswa sekolah dasar. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan tes yang diberikan sebelum dan sesudah pembelajaran dilakukan. Analisis data penelitian ini menggunakan uji statistik deskriptif dan uji paired t test dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan (< 0,05). Hal tersebut menghasilkan perbedaan antara hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diterapkan pembelajaran Bahasa Inggris berlandaskan falsafah gawi hatantiring berbantuan media flip PDF. Hasil uji effect size diperoleh angka sebesar 1,42 yang mana angka tersbeut berada pada kriteria efektivitas yag sangat besar (d > 0,8).
Penerapan model pembelajaran untuk mengembangkan berpikir kritis siswa bagi guru sekolah dasar Ni'mah, Nurun; Bulkani; Estimurti, Endang Sri; Setyawan, Dedy; Riadin, Agung
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v6i1.18689

Abstract

Peningkatan kualitas mengajar guru adalah hal terpenting dalam dunia Pendidikan mengingat guru adalah ujung tombak pelaksanaan pendidikan di sekolah. Selain itu pemerataan kualitas Pendidikan juga menjadi perhatian tersendiri pada kabupaten berkembang seperti di Kabupaten Barito Utara. Sejalan dengan hal tersebut, salah satu sekolah dasar swasta di Barito Utara yaitu SD Muhammadiyah memiliki komitmen dalam peningkatan kualitas mengajar guru agar guru di sekolah tersebut dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa di daerahnya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengembangkan kompetensi guru-guru daerah dalam hal pengajaran. Adapun metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dalam bentuk pelatihan dengan tahapan yaitu: identifikasi, Pretest, pelaksanaan pelatihan dan Posttest. Dampak positif dirasakan dari pelatihan ini. Hal ini karena kegiatan ini dapat membantu kesulitan serta memenuhi kebutuhan peserta dalam hal penerapan model pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Selanjutnya, kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini juga mencapai target yang sudah disusun sebelumnya yaitu para guru mampu meningkatkan dan memperkaya pengetahuan mereka model pembelajaran, kemampuan berpikir kritis siswa serta cara pengembangan instrument berpikir kritis siswa.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika dengan Menggunakan Metode Make a Match Berbantuan Media Kartu Kata Peserta Didik Kelas V SD Negeri 2 Bungai Jaya Sari, Ida; Riadin, Agung; Ni'mah, Nurun
Jurnal Perspektif Penelitian Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Perspektif Penelitian Pendidikan
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jppp.v2i1.7566

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (I) Mengetahui aktivitas belajar peserta didik dengan menggunakan metode make a match berbantuan media kartu kata di SD Negeri 2 Bungai Jaya. (2) Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika peserta didik dengan menggunakan metode make a match berbantuna media kartu kata di SD Negeri 2 Bungai Jaya. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dikategorikan penelitian yang berusaha untuk memecahkan atau menjawab permasalahan yang dihadapi oleh situasi tertentu. Karena peneliti bertindak secara langsung dalam penelitian, mulai dari awal sampai akhir tindakan. Pengumpulan data yang diperoleh pada penelitian ini dilakukan melalui pengamatan (observasi) dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (I) Penerapan penggunaan metode make a match berbantuan media kartu kata pada materi operasi hitung perkalian bersusun panjang dan pendek berjalan dengan baik. Hasil setiap siklus mengalami kenaikan pada aktivitas guru dan peserta didik. Perolehan nilai aktivitas guru pada siklus I 3,13 (Baik) dan meningkat menjadi 3,71 (baik) hasil nilai aktivitas peserta didik pada siklus I yaitu 3,16 (Baik) dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 3,83 (Baik). (2) hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan setelah melakukan pembelajaran menggunakan metode make a match . Pra siklus nilai rata – rata peserta didik sebesar 47,5 dengan ketuntasan hasil belajar klasikal peserta didik 12,5% (tidak tercapai), dan meningkat pada siklus I menjadi 59 dengan ketuntasan hasil belajar klasikal peserta didik 37,5 % akan tetapi masih belum mencapai kategori ketuntasan klasikal yaitu 85 %. Kemudian dilakukan perbaikan pada siklus II sehingga rata – rata meningkat menjadi 90 dengan ketuntasan klasikal sebesar 100 % .
PENGARUH KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP LITERASI DAN NUMERASI SISWA SEKOLAH DASAR Ni'mah, Nurun; Hendri, Hendri; Alisa, Nor; Astuti, Puji; Micky, Micky
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 16, No 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v16i2.5747

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis, literasi, dan numerasi siswa sekolah dasar, khususnya di SDN 6 Langkai Kota Palangka Raya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterampilan berpikir kritis terhadap literasi dan numerasi siswa sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan ex post facto. Sampel penelitian berjumlah 45 siswa kelas V yang diambil dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan berpikir kritis, literasi, dan numerasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis berpengaruh positif dan signifikan terhadap literasi (? = 0,612; p < 0,05) dan numerasi (? = 0,589; p < 0,05). Dengan demikian, semakin tinggi keterampilan berpikir kritis siswa, semakin tinggi pula kemampuan literasi dan numerasinya. Hasil ini menegaskan pentingnya integrasi pembelajaran berbasis berpikir kritis dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar.Kata Kunci: Keterampilan Berpikir Kritis, Literasi, Numerasi, Sekolah Dasar.ABSTRACTThis research is motivated by the low critical thinking, literacy, and numeracy skills of elementary school students, especially at SDN 6 Langkai, Palangka Raya City. This study aims to analyze the influence of critical thinking skills on elementary school students' literacy and numeracy. The research method uses a quantitative approach with an ex post facto plan. The research sample consisted of 45 fifth-grade students taken using a saturated sampling technique. Data were collected through critical thinking, literacy, and numeracy skills tests, then analyzed using multiple linear regression. The results showed that critical thinking skills had a positive and significant effect on literacy (? = 0.612; p < 0.05) and numeracy (? = 0.589; p < 0.05). Thus, the higher students' critical thinking skills, the higher their literacy and numeracy skills. These results emphasize the importance of integrating critical thinking-based learning in improving the quality of elementary education.Keywords: Critical Thinking Skills, Literacy, Numeracy, Elementary School
Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Digital Bermuatan Literasi Hukum dalam Memitigasi Bullying di Sekolah Dasar Kota Palangka Raya Ni'mah, Nurun; Endah, Ranti Suminar
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/zgp06m63

Abstract

Permasalahan bullying di sekolah dasar masih menjadi tantangan serius yang berdampak pada kesejahteraan psikologis dan iklim belajar siswa. Kurangnya pemahaman guru dan siswa terhadap aspek hukum membuat penanganan kasus sering tidak efektif. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam mengembangkan bahan ajar digital bermuatan literasi hukum untuk memitigasi bullying di SDN 6 Langkai Kota Palangka Raya. Kegiatan dilakukan melalui lima tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan pembuatan bahan ajar digital, penerapan di kelas, pendampingan dan evaluasi, serta penguatan keberlanjutan program di sekolah. Instrumen evaluasi dalam kegiatan ini dilakukan dengan lembar observasi dan angket kemudian analisis dilakukan adalah analisis statistik sederhana. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman guru tentang literasi hukum (dari 33,3% menjadi 100%) dan kemampuan membuat media digital interaktif (dari 16,7% menjadi 94,4%). Selain itu, terjadi penurunan kasus bullying hingga 60% dalam satu semester serta peningkatan partisipasi siswa sebagai agen perubahan anti-bullying. Hasil ini menunjukkan dampak awal yang signifikan, meskipun evaluasi jangka panjang masih dibutuhkan untuk menilai keberlanjutan pengaruh program secara menyeluruh. Training on Developing Digital Teaching Materials Incorporating Legal Literacy for Mitigating Bullying in Elementary Schools in Palangka Raya Abstract Bullying in elementary schools remains a serious challenge, impacting students' psychological well-being and learning environment. Teachers' and students' lack of understanding of legal aspects often makes case handling ineffective. This program aims to improve teachers' capacity in developing digital teaching materials containing legal literacy to mitigate bullying at SDN 6 Langkai, Palangka Raya City. The program is carried out in five stages: outreach, training in creating digital teaching materials, classroom implementation, mentoring and evaluation, and strengthening the program's sustainability in schools. The evaluation instruments used were observation sheets and questionnaires, followed by simple statistical analysis. The results showed a significant increase in teachers' understanding of legal literacy (from 33.3% to 100%) and their ability to create interactive digital media (from 16.7% to 94.4%). Furthermore, there was a 60% decrease in bullying cases within one semester, as well as an increase in student participation as anti-bullying change agents. These results indicate a significant initial impact, although long-term evaluation is still needed to assess the program's overall sustainability.
INTEGRASI KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN MULTIKULTURAL UNTUK MEMPERKUAT DIPLOMASI PENDIDIKAN DI SEKOLAH INDONESIA DI KUALA LUMPUR Ni'mah, Nurun; Nimah, Nurun; Annisa, Nur; Mahendra, Irvan; Syakir, Akhmad
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i1.4761

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengintegrasikan kearifan lokal Kalimantan Tengah dalam pembelajaran multikultural guna memperkuat diplomasi pendidikan di Sekolah Indonesia di Kuala Lumpur. Pendekatan ini mengintegrasikan kearifan lokal dengan teknologi imersif (VR) dalam konteks diplomasi pendidikan internasional. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah masih terbatasnya integrasi budaya lokal dalam pembelajaran serta minimnya pemanfaatan media pembelajaran inovatif yang dapat memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada siswa yang berada dalam lingkungan internasional. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, pengembangan modul pembelajaran berbasis kearifan lokal, pelatihan guru, implementasi pembelajaran menggunakan media digital, serta evaluasi kegiatan. Media pembelajaran yang dikembangkan meliputi Virtual Reality (VR), flipbook digital, dan video edukatif yang menampilkan budaya Kalimantan Tengah seperti falsafah Huma Betang, tradisi Gawi Hatantiring, dan permainan tradisional Balogo. Novelty kegiatan ini adalah integrasi sistematis nilai-nilai kearifan lokal dengan media pembelajaran digital berbasis pengalaman (immersive learning) untuk memperkuat identitas budaya siswa diaspora dalam lingkungan pendidikan multikultural internasional. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman budaya siswa dengan rata-rata skor meningkat dari 64,2 menjadi 83,5 setelah implementasi pembelajaran. Selain itu, respon positif siswa terhadap penggunaan media pembelajaran digital mencapai 78–86%. Kegiatan ini juga meningkatkan kapasitas guru dalam mengintegrasikan kearifan lokal dalam pembelajaran multikultural. Dengan demikian, integrasi kearifan lokal berbasis teknologi digital dapat menjadi strategi efektif dalam memperkuat identitas budaya siswa sekaligus mendukung diplomasi pendidikan Indonesia di lingkungan internasional. Integration of Local Wisdom in Multicultural Learning to Strengthen Educational Diplomacy in Indonesian Schools in Kuala Lumpur Abstract This community service activity aims to integrate Central Kalimantan local wisdom into multicultural learning to strengthen educational diplomacy at the Indonesian School in Kuala Lumpur. The main problem faced by partners is the limited integration of local culture in learning and the minimal use of innovative learning media that can introduce Indonesia's cultural richness to students in an international environment. To address these problems, the community service activity was implemented through a participatory approach that included the stages of needs analysis, development of local wisdom-based learning modules, teacher training, implementation of learning using digital media, and activity evaluation. The learning media developed included Virtual Reality (VR), digital flipbooks, and educational videos that showcase Central Kalimantan culture such as the Huma Betang philosophy, the Gawi Hatantiring tradition, and the traditional Balogo game. The results of the activity showed an increase in students' cultural understanding with an average score increasing from 64.2 to 83.5 after the implementation of the learning. In addition, students' positive response to the use of digital learning media reached 78–86%. This activity also increased teachers' capacity in integrating local wisdom into multicultural learning. Thus, the integration of local wisdom based on digital technology can be an effective strategy in strengthening students' cultural identity while supporting Indonesia's educational diplomacy in the international environment.
INTEGRASI KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN MULTIKULTURAL UNTUK MEMPERKUAT DIPLOMASI PENDIDIKAN DI SEKOLAH INDONESIA DI KUALA LUMPUR Ni'mah, Nurun; Nimah, Nurun; Annisa, Nur; Mahendra, Irvan; Syakir, Akhmad
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i1.4761

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengintegrasikan kearifan lokal Kalimantan Tengah dalam pembelajaran multikultural guna memperkuat diplomasi pendidikan di Sekolah Indonesia di Kuala Lumpur. Pendekatan ini mengintegrasikan kearifan lokal dengan teknologi imersif (VR) dalam konteks diplomasi pendidikan internasional. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah masih terbatasnya integrasi budaya lokal dalam pembelajaran serta minimnya pemanfaatan media pembelajaran inovatif yang dapat memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada siswa yang berada dalam lingkungan internasional. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, pengembangan modul pembelajaran berbasis kearifan lokal, pelatihan guru, implementasi pembelajaran menggunakan media digital, serta evaluasi kegiatan. Media pembelajaran yang dikembangkan meliputi Virtual Reality (VR), flipbook digital, dan video edukatif yang menampilkan budaya Kalimantan Tengah seperti falsafah Huma Betang, tradisi Gawi Hatantiring, dan permainan tradisional Balogo. Novelty kegiatan ini adalah integrasi sistematis nilai-nilai kearifan lokal dengan media pembelajaran digital berbasis pengalaman (immersive learning) untuk memperkuat identitas budaya siswa diaspora dalam lingkungan pendidikan multikultural internasional. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman budaya siswa dengan rata-rata skor meningkat dari 64,2 menjadi 83,5 setelah implementasi pembelajaran. Selain itu, respon positif siswa terhadap penggunaan media pembelajaran digital mencapai 78–86%. Kegiatan ini juga meningkatkan kapasitas guru dalam mengintegrasikan kearifan lokal dalam pembelajaran multikultural. Dengan demikian, integrasi kearifan lokal berbasis teknologi digital dapat menjadi strategi efektif dalam memperkuat identitas budaya siswa sekaligus mendukung diplomasi pendidikan Indonesia di lingkungan internasional. Integration of Local Wisdom in Multicultural Learning to Strengthen Educational Diplomacy in Indonesian Schools in Kuala Lumpur Abstract This community service activity aims to integrate Central Kalimantan local wisdom into multicultural learning to strengthen educational diplomacy at the Indonesian School in Kuala Lumpur. The main problem faced by partners is the limited integration of local culture in learning and the minimal use of innovative learning media that can introduce Indonesia's cultural richness to students in an international environment. To address these problems, the community service activity was implemented through a participatory approach that included the stages of needs analysis, development of local wisdom-based learning modules, teacher training, implementation of learning using digital media, and activity evaluation. The learning media developed included Virtual Reality (VR), digital flipbooks, and educational videos that showcase Central Kalimantan culture such as the Huma Betang philosophy, the Gawi Hatantiring tradition, and the traditional Balogo game. The results of the activity showed an increase in students' cultural understanding with an average score increasing from 64.2 to 83.5 after the implementation of the learning. In addition, students' positive response to the use of digital learning media reached 78–86%. This activity also increased teachers' capacity in integrating local wisdom into multicultural learning. Thus, the integration of local wisdom based on digital technology can be an effective strategy in strengthening students' cultural identity while supporting Indonesia's educational diplomacy in the international environment.