Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERENCANAAN KARIR DAN KESIAPAN KERJA MAHASISWA TINGKAT AKHIR UNIVERSITAS ISLAM RIAU Sulastri; Binqalbi Ruzain, Raihanatu
AN-NAFS Vol. 19 No. 1 (2025): AN-NAFS: Jurnal Fakultas Psikologi
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/annafs.2025.vol19(1).20570

Abstract

Meningkatnya kompetisi di dunia kerja saat ini menuntut kesiapan kerja yang baik. Ketika mahasiswa dipersiapkan dengan baik untuk memasuki dunia kerja, mereka dapat lebih mudah mengidentifikasi dan memahami kemampuan mereka, termasuk kekuatan dan kelemahan yang dimiliki. Perencanaan karier yang efektif diduga berkaitan dengan kesiapan alumni Perguruan Tinggi untuk memasuki dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan perencanaan karier dengan kesiapan mahasiswa tingkat akhir untuk bekerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini melibatkan sampel sebanyak 356 mahahsiswa tingkat akhir Universitas Islam Riau yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis statistik menggunakan uji korelasi Spearman's rho yang menghasilkan koefisien korelasi (r) = 0,371 serta nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Berdasarkan hasil tersebut diketahui bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara perencanaan karir dan kesiapan kerja mahasiswa. Artinya, semakin baik perencanaan karir akan diikuti oleh semakin tingginya kesiapan mahasiswa tingkat akhir untuk bekerja, begitu juga sebaliknya. Hasil penelitian ini berimplikasi pada pentingnya menyusun kebijakan mengenai program-program yang dapat mematangkan perencanaan karir mahasiswa tingkat akhir oleh institusi terkait agar mahasiswa menjadi lebih siap dalam memasuki dunia kerja.
EFEKTIVITAS SELF-HEALING TECHNIQUE SEBAGAI STRATEGI PENURUNAN STRES PADA PENDERITA AUTOIMMUNE DISEASE Ros, Rosyida; Nisa, Chairun; Azzahra, Nadhila; Binqalbi Ruzain, Raihanatu
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 18 No. 2 (2021): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-hikmah:jaip.2021.vol18(2).7551

Abstract

Autoimmunity is a chronic disease that attacks healthy body tissues; there are more than 80 types of disease. Patients will experience physical function and psychological disorders such as stress. Psychological stress has been implicated in the development and severity of autoimmune diseases with a value of 50%. This study focused on treatment, including stress management and behavioral interventions to prevent stress-related immune imbalances. This study aims to determine the effectiveness of the self-healing technique in expressing writing and self-talk in reducing the stress level of autoimmune sufferers and in determining the level of social support received. The study was conducted 6-27 July 2021, week 1 expressing writing, week two self-talk, week three social support. The methods used a quantitative type of quasi-experimental design, matching pretest-posttest group design. The subjects were 30 patients, 15 patients in the control group and 15 patients in the experimental group. Data analysis used the paired-sample t-test and Wilcoxon test. The results showed that the experimental group experienced a decrease in stress levels than the control group (p-value = 0.001 < = 0.05). Social support affects patient stress. The conclusion is that giving expressing writing and self-talk therapy can reduce stress levels in autoimmune patients.
Hubungan Religiositas dengan Kebahagiaan Masyarakat Sabak Auh Kabupaten Siak Nurmalis, Nurmalis; Armayati, Leni; Binqalbi Ruzain, Raihanatu
Journal of Islamic and Contemporary Psychology Vol. 2 No. 1 (2022): Journal of Islamic and Contemporary Psychology (JICOP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jicop.v2i1.9259

Abstract

This study aimed to determine the relationship of religiosity with the happiness of the people of Sabak Auh District, Siak Regency. Happiness is something that becomes hope in one's life. One of the factors that contribute to happiness is religiosity. This research uses a descriptive research method using a correlation technique, with a random sampling technique. The research samples were 81 people from Sabak Auh District, Siak Regency. The results of the correlation test between the religiosity variable and the happiness variable were significantly 0.000 (p <0.05) which shows positive relationship between these two variables with a correlation value of 0.701. The higher the religiosity, the higher the happiness, conversely the lower the religiosity, the lower the happiness, which means one increases as the other decreases.
Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Resiliensi Akademik Mahasiswa Universitas Islam Riau dalam Menyelesaikan Skripsi Saliza Diva Fadila; Binqalbi Ruzain, Raihanatu
Journal of Islamic and Contemporary Psychology Vol. 3 No. 2 (2023): Journal of Islamic and Contemporary Psychology
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jicop.v3i2.25530

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir sering menghadapi tekanan akademik tinggi dalam proses penyusunan skripsi, sehingga membutuhkan resiliensi akademik untuk mampu bertahan dan menyelesaikan studi. Dukungan sosial teman sebaya diyakini berperan penting dalam membangun resiliensi tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dan resiliensi akademik pada mahasiswa Universitas Islam Riau yang sedang menyusun skripsi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel berjumlah 354 mahasiswa dari Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Komunikasi, dan Fakultas Pertanian, dipilih melalui teknik random sampling. Instrumen penelitian berupa skala dukungan sosial teman sebaya dan skala resiliensi akademik yang telah diuji validitas serta reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan resiliensi akademik mahasiswa (p < 0,05). Temuan ini menegaskan bahwa semakin tinggi dukungan sosial yang diterima dari teman sebaya, semakin kuat pula resiliensi akademik mahasiswa. Oleh karena itu, peran dukungan sosial dari lingkungan pertemanan perlu diperhatikan sebagai faktor protektif yang membantu mahasiswa menghadapi tantangan akademik pada tahap akhir studinya.