Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

The Impact of Investment and Labor Force Participation on Poverty in Aceh: The Mediating Role of Per Capita Income Wayus, Dicky; Safuridar, Safuridar; Syarief, Salman
Signifikan: Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Economic and Business, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjie.v14i2.46434

Abstract

Research Originality: Poverty remains a persistent challenge in Aceh Province despite multiple interventions. This study contributes to the literature by examining both the direct and indirect effects of investment and labor on poverty, as measured by per capita income, using path analysis. Research Objectives: The study aims to examine the impact of Labor Force Participation Rate (LFPR), Domestic Investment (DI), and Foreign Direct Investment (FDI) on poverty, with per capita income (PCI) as a mediating factor. Research Methods: Time-series data from 2009 to 2023 were analyzed using path analysis to identify direct and indirect relationships. Empirical Results: Findings show that per capita income has the most substantial effect in reducing poverty. DI significantly influences poverty, both directly and indirectly, while LFPR and FDI exhibit no significant impact; however, both trends show a negative correlation with poverty. Implications: Poverty alleviation strategies should prioritize income growth through domestic investment optimization and enhancing workforce quality. JEL Classification: I32, I21, F21, O16 How to Cite:Wayus, D., Safuridar., & Syarief S. (2025). The Impact of Investment and Labor Force Participation on Poverty in Aceh: The Mediating Role of Per Capita Income. Signifikan: Jurnal Ilmu Ekonomi, 14(2), 505-520. https://doi.org/10.15408/sjie.v14i2.46434.
Revitalisasi Peran Masyarakat dalam Pelestarian Aren sebagai Identitas Gayo Lues Syarief, Salman; Basyah, Nurlina; Husna, Israul
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6534

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat identitas lokal dan mendorong keberlanjutan ekonomi masyarakat di Kecamatan Blang Pegayon, Kabupaten Gayo Lues, melalui pelestarian industri gula merah aren. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga identitas daerah sebagai sentra penghasil gula merah serta berkurangnya populasi pohon aren akibat pergeseran minat budidaya dan konflik dengan satwa liar. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang mencakup sosialisasi tentang pentingnya gula merah sebagai identitas wilayah, Focus Group Discussion (FGD) untuk merumuskan strategi pelestarian, pelatihan pembuatan pupuk bokashi berbasis bahan lokal, dan penanaman bibit pohon aren genjah secara kolektif. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat, terbentuknya strategi penanaman aren yang berkelanjutan, serta peningkatan keterampilan pertanian ramah lingkungan. FGD terbukti efektif dalam menggabungkan pengetahuan lokal dan teknis guna menciptakan solusi kontekstual berbasis konsensus komunitas. Kegiatan ini memperkuat identitas Gayo Lues sebagai daerah penghasil gula merah serta berkontribusi terhadap perlindungan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.
Pengaruh Desentralisasi Fiskal Terhadap Tingkat Kemiskinan di Provinsi Aceh Kurniawati, Della; Safuridar; Syarief, Salman
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.12516

Abstract

Tingkat kemiskinan di Provinsi Aceh masih menjadi persoalan serius meskipun telah mendapat alokasi dana transfer pusat yang besar setiap tahunnya. Provinsi Aceh tercatat sebagai daerah dengan persentase kemiskinan tertinggi di Pulau Sumatra pada tahun 2023. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas desentralisasi fiskal dalam menurunkan angka kemiskinan di daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Alokasi Khusus, Dana Alokasi Umum, dan Dana Bagi Hasil terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Aceh selama periode 2009-2023. Data yang digunakan adalah data sekunder bersifat time series yang diperoleh dari BPS. Metode analisis data regresi linier berganda dengan menggunakan program eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DAK berpengaruh tetapi tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan, DAU berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan, sedangkan DBH berpengaruh tetapi tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Temuan ini mengindikasikan bahwa efektivitas alokasi fiskal oleh pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menurunkan angka kemiskinan, namun implementasinya masih menghadapi tantangan dalam efisiensi penyaluran dan ketepatan sasaran. Penelitian ini memberikan implikasi kebijakan bahwa optimalisasi pengelolaan transfer fiskal harus disertai dengan perencanaan pembangunan daerah yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dinamika Pertumbuhan Ekonomi Aceh: Analisis Peran TPAK, Pengeluaran Pemerintah, dan Investasi di Provinsi Aceh Ramadani, Auliya; Rizal, Yani; Syarief, Salman
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.12524

Abstract

Pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh belum menunjukkan ketidakstabilan yang konsisten, rendahnya pendapatan per kapita, terbatasnya kapasitas penyerapan tenaga kerja, serta investasi yang tidak tepat sasaran menjadi faktor utama penghambat pembangunan ekonomi daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK), pengeluaran pemerintah, dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh selama periode 2009-2023. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa time series yang diperoleh dari BPS. Metode analisis data regresi linear berganda dengan menggunakan program eviews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPAK berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, pengeluaran pemerintah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan PMDN berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan efektivitas kebijakan fiskal, penguatan kapasitas tenaga kerja, dan pengelolaan investasi yang lebih produktif untuk mrndorong ekonomi secara berkelanjutan.
Dampak Penataan Lingkungan Terhadap Pedagang Kaki Lima Di Kualasimpang Sabrina, Putri; Basyah, Nurlina; Syarief, Salman
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13394

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak sosial dan ekonomi penataan lingkungan bagi 100 PKL yang direlokasi di Kualasimpang. Hasilnya, 88,2% responden merasakan peningkatan rasa aman, ketertiban berjualan, dan hubungan harmonis antar-PKL, serta peningkatan keindahan dan kebersihan lingkungan. Secara ekonomi, 87,57% setuju penataan memicu kenaikan pendapatan dan volume penjualan karena akses yang lebih mudah, meski ada biaya adaptasi awal. Secara keseluruhan, penataan meningkatkan kesejahteraan pedagang. Secara sosial, penataan menciptakan rasa aman, ketertiban dalam berjualan, hubungan harmonis antar pedagang, serta meningkatkan keindahan dan kebersihan lingkungan yang pada gilirannya menambah kenyamanan masyarakat sekitar. Secara ekonomi, penataan mendorong peningkatan pendapatan dan volume penjualan pedagang karena akses konsumen yang lebih mudah dan distribusi barang yang lancar. Namun, penelitian juga mencatat adanya tantangan seperti biaya adaptasi awal dan kecenderungan beberapa PKL untuk kembali ke lokasi awal
Dampak Penataan Lingkungan Terhadap Pedagang Kaki Lima Di Kualasimpang Sabrina, Putri; Nurlina, Nurlina; Syarief, Salman
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13394

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak sosial dan ekonomi penataan lingkungan bagi 100 PKL yang direlokasi di Kualasimpang. Hasilnya, 88,2% responden merasakan peningkatan rasa aman, ketertiban berjualan, dan hubungan harmonis antar-PKL, serta peningkatan keindahan dan kebersihan lingkungan. Secara ekonomi, 87,57% setuju penataan memicu kenaikan pendapatan dan volume penjualan karena akses yang lebih mudah, meski ada biaya adaptasi awal. Secara keseluruhan, penataan meningkatkan kesejahteraan pedagang. Secara sosial, penataan menciptakan rasa aman, ketertiban dalam berjualan, hubungan harmonis antar pedagang, serta meningkatkan keindahan dan kebersihan lingkungan yang pada gilirannya menambah kenyamanan masyarakat sekitar. Secara ekonomi, penataan mendorong peningkatan pendapatan dan volume penjualan pedagang karena akses konsumen yang lebih mudah dan distribusi barang yang lancar. Namun, penelitian juga mencatat adanya tantangan seperti biaya adaptasi awal dan kecenderungan beberapa PKL untuk kembali ke lokasi awal