Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

UPAYA MENGURANGI WAKTU IDLE MESIN POTONG OTOMATIS MEREK GERBER TIPE XLc7000 Saifurohman, -; Pramesvari, Ursae
Texere Vol 17, No 2 (2019): Texere Volume 17 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : Politeknik STTT Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53298/texere.v17i2.86

Abstract

Perancangan Order Management System Berbasis Web Application untuk IKM Garmen Martina, Tina; Fauzi, Irfandhani; Pramesvari, Ursae; Ramadhan, Akbar; Asri, Lily Nafisa
Journal of Community Services in Sustainability Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Community Services in Sustainability
Publisher : Politeknik STMI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52330/jocss.v2i1.178

Abstract

Industri 4.0 merupakan upaya transformasi menuju perbaikan dengan mengintegrasikan media online dan lini produksi di industri, di mana semua proses produksi berjalan dengan internet sebagai penunjang utama. Pandemi Covid-19 telah mempercepat transformasi digital di berbagai industri, salah satunya industri garmen. Hal ini dikarenakan para pelaku industri dituntut untuk menemukan cara agar dapat mempertahankan bisnis yang dijalankan di era new normal. Para pelaku industri garmen berskala kecil dan menengah pun diharapkan dapat mengikuti adanya transformasi digital untuk memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan dinamis bagi konsumennya. Kegiatan yang dilakukan adalah pembuatan suatu sistem informasi yang dapat membantu proses pemantauan seluruh aktivitas pengelolaan pesanan, seperti pencatatan pesanan yang dibuat oleh konsumen, monitoring status pesanan selama proses produksi hingga pengiriman pesanan, pengelolaan dokumen pesanan, dan pembuatan laporan. Sistem informasi yang dibangun adalah Order Management System (OMS). Perancangan dasar OMS dilakukan berdasarkan proses bisnis yang ada pada industri garmen berskala kecil dan menengah secara umum. Program OMS kemudian juga dirancang untuk dapat diimplementasikan pada berbagai industri garmen berskala kecil dan menengah, melalui penyesuaian dengan proses bisnis yang ada pada industri tersebut. Perancangan OMS terdiri dari beberapa tahapan yaitu dimulai dari tahap analisis, desain, pengkodean, pengujian kelayakan dan implementasi pada IKM garmen. Dengan adanya program OMS ini diharapkan dapat memudahkan industri dalam pengolahan data, meminimalisir kesalahan, dan memberikan kepuasan pelanggan.  
DAUR ULANG LIMBAH PASCA PEMAKAIAN PRODUK FASHION MENGGUNAKAN TEKNIK WATER SOLUBLE EMBROIDERY Zakiyah, Zumrotu; Regyandhea, Wine; Pramesvari, Ursae; Hasmiraldi, Eric
Texere Vol 21, No 2 (2023): Texere Volume 21 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Politeknik STTT Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53298/texere.v21i2.06

Abstract

Maraknya produk fast fashion dan berkembangnya industri fashion Indonesia tak disangka telah mempengaruhi gaya hidup untuk selalu membeli pakaian mengikuti tren terkini. Limbah tekstil merupakan salah satu polutan utama saat ini. Limbah tekstil dapat dihasilkan dari pra pemakaian yaitu pada proses produksi serta pasca pemakaian oleh konsumen. Permasalahan lingkungan hidup inilah yang menjadi landasan proses daur ulang sebagai salah satu alternatif dalam menerapkan konsep berkelanjutan. Penelitian ini melakukan pengolahan limbah celana denim pasca pemakaian untuk dijadikan bahan alternatif berupa kain. Tahap awal penelitian adalah tinjauan pustaka yang dilanjutkan dengan studi lapangan pada proses percobaan pembuatan produk serta pengujian kualitas kain. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah alternatif kain baru dengan menerapkan teknik sulam mesin/bordir menggunakan lembaran film yang larut dalam air. Keutamaan penelitian ini adalah sebagai alternatif dalam mengurangi limbah pasca pemakaian produk denim pada lingkungan dengan konsep waste to product.
Memahami kebutuhan dan preferensi desain celana perempuan baby boomer berdasarkan kapasitas fisiologis dan aktivitas harian Pramesvari, Ursae
Jurnal Desain Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v13i2.1243

Abstract

Perempuan generasi baby boomer di Indonesia telah memasuki tahap usia lanjut dan mengalami berbagai perubahan fisiologis akibat proses penuaan, seperti perubahan bentuk tubuh, sensitivitas kulit, gangguan termoregulasi, penurunan penglihatan, inkontinensia urine, dan menurunnya kekuatan otot. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kapasitas fisiologis perempuan generasi baby boomer yang terkait dengan penggunaan celana serta memahami preferensi desain celana yang sesuai dengan gaya hidup mereka saat ini. Metode yang digunakan adalah campuran, melibatkan wawancara semi-terstruktur dan pengukuran fisiologis pada 30 partisipan perempuan berusia 60–79 tahun di wilayah Bandung. Hasil menunjukkan bahwa gaya berpakaian lansia sangat dipengaruhi oleh kondisi fisiologis, aktivitas harian, nilai keagamaan, serta preferensi pribadi. Lansia membutuhkan celana dengan potongan yang sedikit longgar, bukaan yang mudah diakses, material yang nyaman, dan desain yang tidak hanya praktis tetapi juga menarik secara visual. Selain itu, efisiensi dalam pembelian dan perawatan pakaian menjadi pertimbangan penting. Temuan penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi perancang dan industri mode dalam mengembangkan desain celana yang lebih adaptif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan fisiologis serta gaya hidup perempuan baby boomer.