Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JALA

PENGARUH OLESAN JERUK NIPIS DALAM MENGURANGI STRIAE GRAVIDARUM PADA IBU NIFAS Yusnida, Hera; Windi Alvita, Tias; Siswanti
Jurnal Alaqoh Vol 10 No 1 (2020): JURNAL ALAQOH (print & electronic)
Publisher : Alifa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70371/jala.v10i1.126

Abstract

Jeruk nipis adalah buah-buahan yang berguna bagi kesehatan dan pencegahan penyakit serta banyak mengandung vitamin C yang berguna untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan yang rusak salah satunya untuk mengatasi striae gravidarum. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh olesan jeruk nipis dalam mengurangi striae gravidarum pada ibu nifas. Jenis penelitian quasi eksperimen dengan desain one group pre test post test. Subjek penelitian ini yaitu ibu nifas hari 1-5 yang memiliki striae gravidarum. Olesan jeruk nipis diberikan setiap hari (pagi dan sore) selama 3 minggu. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh olesan jeruk nipis dalam pengurangan striae gravidarum, dari 12 responden yang diberikan perlakukan terdapat 8 responden (66,7%) mengalami perubahan. Hasil uji pengaruh menunjukkan nilai p value 0,001 yang menunjukkan ada pengaruh pemberian olesan jeruk nipis dalam mengurangi striae gravidarum ibu nifas.
PENATALAKSANAAN STRIAE GRAVIDARUM MENGGUNAKAN MINYAK ZAITUN PADA IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III Budisari, Agustin; Margareta, Chintia; Siswanti
Jurnal Alaqoh Vol 10 No 1 (2020): JURNAL ALAQOH (print & electronic)
Publisher : Alifa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70371/jala.v10i1.127

Abstract

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization), jumlah ibu hamil pada tahun 2018 meningkat 5% dibanding tahun sebelumnya, atau sekitar 300.990, dimana 198.800 striae gravidarum terjadi atau 66% selama kehamilan. Metode dalam pengumpulan data studi kasus ini adalah metode varney dalam pendokumentasian SOAP dengan kasus striae gravidarum. Hasil yang didapatkan terhadap Ny. Y usia 23 tahun G1P0A0 mulai dilakukan pada kunjungan I sampai kunjungan IV, penatalaksanaan striae gravidarum menggunakan minyak zaitun yang telah diajarkan dilakukan sebanyak 2 kali dalam sehari selama 21 hari. Pada kunjungan pertama dilakukan pemeriksaan dan dilihat dari lembar observasi tingkatan striae gravidarum berada tingkat sedang dan disertai gatal gatal. Kunjungan kedua, mengalami penurunan rasa gatal pada striae gravidarum, kunjungan ketiga striae gravidarum sudah benar-benar tidak ada rasa gatal lagi, dan pada kunjungan keempat tingkatan striae gravidarum menurun menjadi ringan, dengan tidak ada rasa gatal, striae gravidarum tidak bertambah parah, dan ibu mengatakan sudah merasa nyaman dan tidak cemas lagi. Kesimpulan dari asuhan yang telah diberikan pada Ny. Y di PMB Meiciko Indah berjalan dengan baik dan penatalaksanaan striae gravidarum menggunakan minyak zaitun dapat membantu mengurangi striae gravidarum dalam kehamilan.