Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perbedaan Efektifitas Masker Buff Dan Masker Surgical Untuk Mencegah Bakteri Menginfeksi Saluran Pernafasan Pengguna Motor Di Jalan Daan Mogot Maroloan Aruan; Rizky , Muhammad; Prihatin, Stiya; Muhammad; Stiya
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 7 No 1 (2020): JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA (JB&P) APRIL 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v7i1.14800

Abstract

Motor sebagai alat transportasi memiliki kelemahan, kurangnya perlindungan terhadap pernafasan dari kontaminasi bakteri udara. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan efektifitas penggunaan masker Buff dan masker Surgical dalam menyaring bakteri. Penelitian ini menggunakan metode Eksperimental. Proses sampling dilakukan pada medium NA dengan cawan petri yang ditutup kain masker Buff dan masker Surgical. Isolat bakteri yang diperoleh dibiarkan tumbuh, lalu dihitung jumlah koloni bakteri pada masing-masing cawan petri setelah 24 jam. Dari hasil penelitian didapatkan hasil uji t-test dengan nilai α = 0.000 dimana nilai α < 0.05 : terdapat perbedaan efektifitas antara Masker Buff dan Masker Surgical dalam menyaring bakteri penyebab gangguan saluran pernafasan.
ANALISIS PENGGUNAAN PARTIKEL MO, DEMO, DAN SAE DALAM KALIMAT BAHASA JEPANG Rizky , Muhammad; Ristiawati , Tia; Yuniarsih
Kagami : Jurnal Pendidikan dan Bahasa Jepang Vol. 10 No. 1 (2019): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2019-Kagami: Jurnal Pendidikan dan Bahasa Jepang
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the Japanese language there are more than one word that can be use alternatively, such as auxilliary words. Auxilliary words like mo, demo, and sae occasionally identified to have the same meaning of usage in Japanese sentences. Therefore, the writer will begin to research these auxilliary words based on the situation which the student has a lack of knowledege about the usage of these auxilliary words in depth. The purpose of this research is to know the structure of auxilliary words mo, demo, and sae, the meaning of usage of auxilliary worlds mo, demo, and sae, and also to know the similarity and difference between the auxilliary words mo, demo, and sae. This research will use the descriptive qualitative method and will use some technique such as components of meaning and substitution to analyze the data. The results of this research are auxilliary words mo, demo, and sae appears to be much more attached between other auxilliary words and noun. The usage of these auxilliary words that can be substituted each other can be found when they are showing something extreme. But all of them makes the meaning of the sentence different. Mo cannot show something extreme like sae does. Demo shows something extreme while there are other things that have a chance to also appear together and appears much more in undefined sentences. Sae has much more characteristic to show extreme things clearly, compared to mo and demo.
Pragmatik Banter di Voice Chat e-Sports: Batas Humor, Agensi, dan Keseimbangan Tim Pratama, Andi; Rahmawati, Siti; Rizky , Muhammad
Journal of Modern Social and Humanities Vol. 2 No. 1: Journal of Modern Social and Humanities, January 2026
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/jmsh.v2i1.300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pragmatik banter dalam voice chat e-sports, dengan fokus pada batas humor, agensi individu, dan keseimbangan tim. Melalui observasi langsung, wawancara dengan pemain, pelatih, dan manajer tim, serta analisis pragmatik terhadap percakapan voice chat, penelitian ini mengidentifikasi peran humor dalam membentuk dinamika tim dan kinerja pemain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humor dalam voice chat e-sports memiliki dua sisi: humor positif yang mempererat hubungan tim dan humor negatif yang dapat menyebabkan ketegangan. Agensi individu dalam percakapan juga memengaruhi bagaimana humor digunakan untuk memperkuat atau merusak keseimbangan tim. Temuan ini menyarankan bahwa pengelolaan humor yang tepat sangat penting untuk menciptakan komunikasi yang mendukung kolaborasi efektif dalam tim. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami bagaimana humor dan banter mempengaruhi kinerja tim dalam e-sports, dan menekankan perlunya pelatihan bagi pemain untuk menggunakan humor secara konstruktif.