Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG HIJAU Riadi, Yos Anas; Zulfita, Dwi; -, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 2 No. 1: April 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i1.1196

Abstract

Media tanam merupakan bahan yang digunakan sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya akar tanaman. Untuk mendapatkan media tanam yang baik dan sesuai dengan jenis tanaman harus memiliki pemahaman mengenai karakteristik media tanam yang berbeda-beda dari setiap jenisnya. Pupuk organik cair dapat mempercepat proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman, selain itu secara cepat mengatasi defisiensi hara, tidak mengalami pencucian hara dan mampu menyediakan hara secara cepat. Kacang hijau merupakan salah satu tanaman Leguminosae yang cukup penting di Indonesia setelah kedelai dan kacang tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komposisi media tanam, konsentrasi pupuk organik cair dan interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil kacang hijau. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Pola Faktorial, yang terdiri dari 2 faktor perlakuan yaitu faktor pertama komposisi media tanam (M) yang terdiri dari 4 taraf yaitu m1 (tanah aluvial + pukan sapi + pasir), m2 (tanah aluvial + pukan sapi + arang kayu), m3 (tanah aluvial + pukan sapi + serbuk gergaji), m4 (tanah aluvial + pukan sapi + arang sekam padi) dan faktor kedua konsentrasi pemberian pupuk organik cair (P) yang terdiri dari 4 taraf yaitu p1 (0 cc/liter air), p2 (2 cc/liter air), p3 (4 cc/liter air), p4 (6 cc/liter air). Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, berat kering, jumlah polong per tanaman, berat polong per tanaman, berat biji kering per tanaman, berat 100 biji kering dan pengamatan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan komposisi media tanam tanah aluvial + pukan sapi + arang sekam padi merupakan perlakuan yang terbaik sedangkan pupuk organik cair yang efisien adalah konsentrasi 6 cc/liter. Perlakuan komposisi media tanam dan pemberian konsentrasi pupuk organik cair menunjukkan tidak adanya interaksi pada semua variabel pengamatan. Kata Kunci : Kacang Hijau, Media Tanam, Pupuk Organik Cair
Metodologi Ijtihad Fikih Kontemporer (Telaah atas Pemikiran Yusuf Al-Qaradawi) -, Maulidi
Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam Vol 8 No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9693.957 KB) | DOI: 10.24090/mnh.v8i1.396

Abstract

Adagium “al-islam salih li kulli zaman wa makan” mengindikasikan bahwa hukum (fikih) sebagai bagian dari syariat Islam harus memiliki relevansi sesuai tempus dan locus, sehingga tidak terjadi inefektifitas hukum di tengah kehidupan masyarakat. Untuk menjawab problematika fikih yang terus berjalan, diperlukan gagasan tajdid al-fiqh sekaligus tajdid usul fiqh sebagai metodologinya dengan berbagai pendekatan yang komprehensif dan integratif. Salah satu pelopor gagasan tersebut adalah Yusuf al-Qaradawi, intelektual muslim kontemporer asal Mesir. Dalam tulisan ini, penulis menyimpulkan beberapa hal: Pertama, metodologi ijtihad kontemporer Yusuf al-Qaradawi sebenarnya modifikasi dari metodologi ijtihad ulama sebelumnya, seperti al-Ghazali, al-Izz dan as-Syatibi, terutama dalam pembahasan maslahah dan maqasid al-syari’ah. Kedua, al-Qarad}awi melakukan modifikasi dan rumusan konseptual baru, seperti ijtihad intiqa’i/tarjihi, ijtihad insya’i/ibda’i, taqnin al-fiqh berbasis ijtihad jama’i. Ketiga, al-Qaradawi bermazhab moderat, mengintegrasikan antara nass (wahyu) dan waqi’ (realita) berbasis maslahah dan maqasid al-syari’ah.
PENGARUH KOMPOS AMPAS TEBU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN LOBAK PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Marum, Jumelissa; Zulfita, Dwi; -, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 2 No. 1: April 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i1.2427

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui dosis terbaik kompos ampas tebu terhadap pertumbuhan dan hasil lobak pada tanah Podsolik Merah Kuning (PMK). Penelitian dilaksanakan dikebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Penelitian dilaksanakan mulai dari tanggal 11 September 2012 sampai dengan tanggal 1 Desember 2012. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuandan 5 ulangan, setiap perlakuan terdiri dari 3 tanaman sampel jadi terdapat 75 polybag tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah pemberian kompos ampas tebu dengan dosis : k0 (tanpa pemberian kompos ampas tebu), k1(235,95 gram/polybag atau setara dengan 2,5 % bahan organik),k2(489,11 gram/polybag atau setara dengan 5 % bahan organik), k3(742,28 gram/polybag atau setara dengan 7,5 % bahan organik) dan k4 (995,44 gram/polybag atau setara dengan 10 % bahan organik). Variabel yang diamati adalah luas daun (cm2), klorofil daun (spad unit), berat kering tanaman (gram),berat segar tanaman (gram), berat segar umbi (gram), diameter umbi (cm), dan panjang umbi (cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos ampas tebu pada tanah PMK memberikan pengaruh tidak nyata pada variabel klorofil daun, berat segar umbi, diameter umbi dan panjang umbi. Pemberian kompos ampas tebu dapat meningkatkan luas daun, berat kering tanaman dan berat segar tanaman. Pemberian kompos ampas tebu dengan dosis 235,95 g/polybag atau setara dengan 2,5 % bahan organik memberikan pertumbuhan dan hasil yang efektif tanaman lobak pada tanah Podsolik Merah Kuning. Kata kunci: Kompos, Ampas Tebu,Podsolik Merah Kuning ,Lobak
PENGARUH KOMPOS LIMBAH SAGU DENGAN DEKOMPOSER Trichoderma harzianum TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL LOBAK PADA TANAH ALUVIAL hasanah, uswatun; Zulfita, Dwi; -, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.8975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompos limbah sagu dengan dekomposer Trichoderma harzianum terhadap pertumbuhan dan hasil lobak pada tanah aluvial dan mengetahui dosis kompos limbah sagu dengan dekomposer Trichoderma harzianum yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil lobak pada tanah aluvial. Penelitian berlangsung dari tanggal 15 Juli 2013 sampai dengan 24 Agustus 2013. Penelitian dilaksanakan di Jalan Tanjung Raya 2 komplek Villa Parma B. 20 Kecamatan Pontianak Timur. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan, 5 ulangan dan setiap ulangan terdapat 4 sampel tanaman. Perlakuan sebagai berikut : S0 (Tanpa kompos limbah sagu), S1 (805 g kompos limbah sagu / 8 kg tanah), S2 (1.197 g kompos limbah sagu / 8 kg tanah), S3 (1.589 g kompos limbah sagu / 8 kg tanah), S4 (1.981 g kompos limbah sagu / 8 kg tanah). Variabel pengamatan terdiri dari jumlah daun (helai), kehijauan daun (Spad Unit), luas daun (cm2), berat kering tanaman (g), berat segar tanaman (g), berat segar umbi (g), diameter umbi (cm), panjang umbi (cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos limbah sagu dengan dekomposer Trichoderma harzianum berpengaruh nyata terhadap luas daun, berat kering tanaman, jumlah daun minggu ke-4 dan ke-6, berat segar tanaman, berat segar umbi, panjang umbi dan diameter umbi dan tidak berpengaruh nyata terhadap kehijauan daun dan jumlah daun minggu ke-2 setelah tanam. Secara umum, kompos limbah sagu dengan dosis 805 g/8 kg tanah merupakan dosis yang paling efisien pada penelitian ini tetapi nilai rerata yang tertinggi pada semua variabel yang diamati dihasilkan tanaman lobak dengan pemberian kompos limbah sagu dosis 1.981 g/8 kg tanah. Kata kunci: Aluvial , Kompos Limbah Sagu, Lobak, Trichoderma harzianum