Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERUBAHAN SOSIAL MASYARAKAT MELALUI GERAKAN BANK SAMPAH: STUDI PADA BANK SAMPAH GEMAH RIPAH: KAJIAN DI DESA BADEGAN KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA Yuliarso, Mohammad Zulkarnain; Purwani, Diah Ajeng
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL 17 NO 02 2018 (OCTOBER)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.353 KB) | DOI: 10.31186/jagrisep.17.2.207-218

Abstract

 The changes that occur in the community with the presence of the waste bank program will undoubtedly pass through a process that takes place gradually and involves the role of the independent agency that is very unusual.  Therefore, the research objectives here is to analyze the stages of changes going on in society as a result of the existence of the Waste Bank and parse variables agent role in those changes.  This research used the qualitative method with descriptive, i.e., design studies that give a picture carefully regarding certain individuals or groups about the circumstances and symptoms occur and then be matched with the prevailing theory.  Data collection is done by observation and FGD. Persistence and effort drive the large and structured society that eventually led to the results shown by the number of benefits obtained with the existence of waste bank.   The strategy that carried Gemah Ripah waste Bank to remain active up to now serve with the emphasis on children's education, do innovations, using such modern bank management, expand networks and provide socialization and accompaniment to the new waste banks.
Tindakan Resiliensi Petani Padi Sawah di Kota Bengkulu Dalam Menghadapi Perubahan Iklim Serawai, Bembi Akbar; Yuliarso, Mohammad Zulkarnain; Fitri, Melani Anisa
Agric Vol. 38 No. 1 (2026): in progress
Publisher : Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/agric.2026.v38.i1.p28-46

Abstract

Perubahan iklim menjadi isu penting dan menjadi perhatian sekaligus tantangan semua sektor. Pada sektor pertanian, perubahan iklim mengakibatkan terjadinya ketidakpastian hasil produksi, bencana hama dan penyakit tanaman serta kekeringan lahan. Tanaman padi sawah termasuk tanaman yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap air, mengingat 45,7% lahan sawah di Indonesia bersifat tadah hujan perubahan iklim menjadi perhatian serius. Upaya dalam mengendalikan kondisi tersebut perlu dilakukan oleh petani seperti melakukan tindakan-tindakan resilien sehingga dampak perubahan iklim dapat dikontrol. Berangkat dari permasalahan tersebut penelitian ini akan mengkaji bagaimana tindakan resiliensi petani padi sawah dalam menghadapi perubahan iklim di Kota Bengkulu. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Bengkulu pada 2-14 September 2025 dengan menggunakan analisis kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal fisik merupakan komponen modal utama yang memberikan kontribusi paling signifikan terhadap perubahan iklim, sedangkan modal sumber daya alam menjadi komponen modal dengan kontribusi terendah dalam menghadapi perubahan iklim oleh petani. Capacity of Learning merupakan bentuk tindakan resiliensi yang memiliki nilai tertinggi, yang mengindikasikan bahwa kegiatan penyuluhan dan pelatihan memberikan dampak signifikan terhadap kemampuan petani dalam menghadapi perubahan iklim. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan peningkatan frekuensi pertemuan dalam aktivitas pelatihan dan pembelajaran bagi petani guna membangun pengetahuan yang dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengendalikan dampak perubahan iklim.