Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PROSIDING SEMINAR NASIONAL

PENGARUH PEMBERIAN CAMPURAN BEE POLLEN, RIMPANG KENCUR, KUNYIT, BIJI PINANG DAN KAYU MANIS TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA TIKUS WISTAR PASCA PAPARAN STREPTOZOTOCIN Sunyoto -; Zaifudin Zukhri; Sutaryono -; Hendra Budiman
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2015: Prosiding Bidang MIPA dan Kesehatan The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1237.88 KB)

Abstract

Sumber tananam di Indonesia melimpah ruah, banyak tananam obat yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Sebagai contoh campuran bee pollen, rimpang kencur, kunyit, biji pinang dan kayu manis dapat diperuntukan untuk mengobati diabetes mellitus. Campuran ini merupakan alternatif penggunaan obat kimia yang mahal, sulit dicari, efek sampingnya dalam jangka panjang yang merugikan pasien (tidak aman). Penelitian ini dilakukan dengan tikus yang diinduksi intraperitonial dengan streptozotocin supaya DM, kemudian diterapi dengan campuran untuk menurunkan KGD. Tikus sebanyak 36 ekor dibagi menjadi PI (tikus DM diterapi dengan campran 200mg/200g BB), PII (tikus DM diterapi campuran 250mg/200g BB), PIII (tikus DM diterapi dengan campuran 300mg/200g BB), PIV sebagai control (+) (tikus DM diterapi metforrmin 9mg/200g BB), PV sebagai control (-) (tikus DM diberi aqua 2ml/200g BB) dan PVI sebagai kontro (-) (tikus tidak DM diberi aqua 2ml/200g BB). Hasil penelitian ini tikus DM yang diterapi selama 14 hari PI, PII PIII dan PIV mengalami penurunan. Kesimpulan menunjukkan penurunan KGD (mean -) yang diterapi dengan campura PI, PII, PIII > KGD diberi metformin (PIV).
PEMBENTUKAN KELOMPOK PENDUKUNG AIR SUSU IBU (ASI) MUHAMMADIYAH KLATEN Sutaryono -; Endah Purwaningsih
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2015: Prosiding Bidang MIPA dan Kesehatan The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.356 KB)

Abstract

Salah satu strategi dalam pembangunan bangsa adalah dengan peningkatan kualitas manusia yang harus dimulai sedini mungkin yaitu dengan pemberian Air Susu Ibu (ASI), akan tetapi realitanya kesadaran masyarakat untuk memberikan ASI belum optimal. Maka perlu dukungan dari semua elemen termasuk peran serta masyarakat, diantaranya peran kader atau relawan yang terorganisir dalam kelompok. Metode pendekatan dalam pembentukan kelompok adalah Pemberdayaan Masyarakat dengan pengembangan diri kelompok (Development From Within), dengan terbentuknya kelompok yang kuat dan mandiri diharapkan mendapatkan dukungan yang lebih luas sehingga terbentuk kelompok-kelompok baru (Multi Level Development). Muhammadiyah Klaten salah satu organisasi sosial kemasyarakatan sangat tepat sebagai mitra untuk pelaksanaan pembentukan kelompok pendukung ASI. Kelompok terbentuk memiliki 33 anggota dari unsur tokoh maupun Pimpinan Daerah, Cabang maupun Ranting Muhammadiyah. Kelompok secara kelembagaan telah kuat dan mandiri dengan memiliki administratif yang baik, mengadakan pelatihan motivator dengan peserta 418 orang, kunjungan lapangan, serta mengadakan penyuluhan ASI dan pemberian makanan pendamping anak untuk pengungsi korban bencana gunung merapi. Motivator yang telah dilatih diharuskan mampu memberikan penyuluhan tentang pemberian ASI terhadap ibu-ibu yang memiliki bayi dilingkungan sekitarnya.Kata Kunci : ASI, Muhammadiyah, Kelompok, Motivator