Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Market Day as a Means of Financial Literacy Education for SDIT Siliwangi Students Susanti, Illa; Pahala, Lamlam
Implikasi: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 1 No 2 (2023): Implikasi: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Publisher : Management Science Doctoral Program, Pasundan University, Bandung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56457/implikasi.v1i2.483

Abstract

This research aims to activate the effectiveness of the 'Market Day' program as a means of financial literacy education for SDIT Siliwangi students. Using a qualitative descriptive approach, this research investigates how these activities influence students' understanding and attitudes towards financial management. Data was collected through direct observation of 'Market Day' activities, in-depth interviews with students, teachers and parents, as well as analysis of documents related to the program. Observations show student interactions in market simulations, focused on money management behavior, purchasing decisions, and savings practices. In-depth interviews provided insight into students', teachers', and parents' perceptions and experiences regarding the activities. Document analysis provides the context and educational goals of these activities. The results showed that 'Market Day' was effective in increasing students' understanding of the value of money, financial management and the importance of saving. Students develop calculation skills, make wise decisions in purchases, and realize the importance of saving for the future. In addition, this activity also supports the development of social skills and decision making. The 'Market Day' activity at SDIT Siliwangi offers a practical and interactive approach to financial literacy education, demonstrating the importance of integrating financial concepts in the elementary school curriculum. This research recommends using similar methods in other schools to increase financial literacy from an early age. This study also suggests further research to determine the long-term effects of financial literacy education on students' financial behavior
Peranan Pembiayaan Murabahah Terhadap Pendapatan Pegawai Yayasan Aminahusen: (Studi Kasus di KBMT Mukti Raharja) Asiah, Tasya Nur; Pahala, Lamlam; Nursiwan, Asep
Persya: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 2 No. 1 (2024): Persya: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/persya.v2i1.133

Abstract

Salah satu pendapatan lembaga keuangan adalah pembiayaan dan pembiayaan pula yang menjadi solusi bagi para nasabah untuk memenuhi kebutuhannya. Salah satu peranan pembiayaan adalah untuk meningkatkan pendapatan nasabah. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui skema pembiayaan akad Murabahah dan untuk mengetahui pernana murabahah terhadap pendapatan pegawai Aminahusen yang menjadi nasabah akad murabahah di KBMT Mukti Raharja. Murabahah adalah suatu akad jual beli barang dengan menyebutkan harga pokok, ditambah keuntungan yang telahdisepakati antara pihak bank, nasabah, dan cara pembayaran. pendapatan adalah arus kas masuk yang berasal dari kegiatan normal perusahaan dalam penciptaan barang atau jasa yang mengakibatkan kenaikan aktiva dan penurunan kewajiban. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang berlandaskan pada filsafat post-positivisme, digunakan untuk meneliti pada konsisi objek alamiah, dimana peneliti adalah sebagai instrument kunci, pengambilan sumber data dilakukan secara purposive sampling dan snowball sampling, teknik pengumpulan dengan trianggulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif / kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Hasil pengujian menunjukan bahwa penerapan pembiayaan akad murabahah di BMT Mukti Raharja dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan atau keperluan nasabah. Pembiayaan murabahah berperan positif terhadap pendapatan pegawai Yayasan Aminahusen yang mengajukan pembiayaan untuk pembiayaan produktif, dimana semakin besar pembiayaan yang diberikan KBMT Mukti Raharja, maka semakin besar tingkat pendapatan pegawai Yayasan Aminahusen di luar gaji pokoknya. Sedangkan untuk pembiayaan konsumtif, pendapatan pegawai Aminahusen dari sumber lain relative menurun. Hal ini disebabkan adanya biaya tambahan pengeluaran untuk pembayaran cicilan pengembaliam dana kepada KBMT Mukti Raharja.
Perspectives of Quraish Shihab and Yusuf Qaradhawi on Usury and Interest in the Context of Islamic Finance Sehabudin, Dedeng; Pahala, Lamlam; Rahayu, Sri; Vladimirovich, Kurganov Maksim
Journal of Islamic Economic Laws Vol. 7 No. 01 (2024): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jisel.v7i01.3189

Abstract

This research explores the perspectives of Quraish Shihab and Yusuf Qaradhawi on the concepts of usury and interest in the context of Islamic finance. Through a literature review methodology, the study provides a descriptive analysis of their viewpoints as presented in various sources, such as books, scholarly works, and related literature. Quraish Shihab's perspective revolves around the intrinsic injustice associated with prohibited usury. He contends that usury involves elements of oppression, exploitation, and duplication, emphasizing the simultaneous taking of excess with debt. Quraish Shihab's view positions usury as a system that perpetuates injustice through its exploitative nature. In contrast, Yusuf Qaradhawi offers a different interpretation, characterizing bank interest as an additional value determined by the payer. Yusuf Qaradhawi introduces a pragmatic dimension by highlighting that, in the case of non-repayment, the debt's amount increases at the specified payment time. This perspective suggests a more flexible approach, where interest is seen as a consequence of delayed repayment rather than an inherently unjust practice. In analyzing the abstractions presented by both scholars, this research unravels the complexities within Islamic finance. It reveals the nuances between Quraish Shihab's emphasis on the inherent injustice of usury and Yusuf Qaradhawi's more practical approach, considering interest as a result of delayed repayment. Through this comparative study, the research contributes to a more comprehensive understanding of the diverse perspectives within the Islamic financial framework.
Peran Dana Sosial Zakat dan Infaq dalam Pengembangan Program Kesejahteraan Masyarakat melalui Bank Syariah Pahala, Lamlam
Persya: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 1 No. 2 (2023): Persya: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/persya.v1i2.13

Abstract

Transformasi sosial dan ekonomi di era global menunjukkan pentingnya peran lembaga keuangan, khususnya Bank Syariah, dalam mengelola dana sosial zakat dan infaq untuk mendukung program-program kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini merinci dan menganalisis implementasi serta dampak peran dana sosial zakat dan infaq yang dikelola oleh Bank Syariah dalam pengembangan program kesejahteraan masyarakat. Melalui pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada Bank Syariah yang memiliki pengelolaan dana sosial yang efektif, penelitian ini memfokuskan pada praktik pengelolaan dana, distribusi kepada penerima manfaat, serta evaluasi efektivitas program kesejahteraan masyarakat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pihak terkait di Bank Syariah, serta analisis laporan keuangan dan dokumen terkait program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dana sosial zakat dan infaq tidak hanya berperan sebagai sumber bantuan finansial bagi masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga memegang peran strategis dalam membentuk program-program yang berkelanjutan. Bank Syariah, sebagai perantara, berhasil mengelola dana dengan transparansi dan akuntabilitas yang tinggi, menciptakan dampak positif dalam pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana dana sosial zakat dan infaq dapat menjadi pendorong pengembangan program kesejahteraan masyarakat yang berkesinambungan melalui lembaga keuangan syariah. Implikasi dari temuan penelitian ini memberikan landasan bagi perbaikan dan pengembangan lebih lanjut dalam manajemen dana sosial di Bank Syariah dan juga memberikan kontribusi untuk literatur tentang keuangan syariah dan pemberdayaan masyarakat.