Anak berkebutuhan khusus (ABK) memiliki hak yang sama untuk berkembang secara fisik, mental, dan sosial melalui aktivitas fisik yang sesuai. Namun, keterlibatan orang tua dalam mendukung aktivitas tersebut di rumah masih terbatas akibat kurangnya pengetahuan dan keterampilan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya aktivitas fisik bagi ABK dan memperkuat peran mereka sebagai fasilitator utama. Metode pelaksanaan meliputi pemberian pre-test dan post-test serta ceramah edukatif interaktif kepada 50 peserta yang terdiri dari orang tua. Hasil pre-test menunjukkan rata-rata pemahaman sebesar 86.2%. Setelah edukasi, skor post-test meningkat signifikan menjadi 100% jawaban orang tua benar, menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesiapan peserta. Kesimpulannya, pendekatan edukatif yang terstruktur dan kontekstual efektif dalam membangun literasi orang tua serta mendorong perubahan sikap positif. Kegiatan ini memiliki potensi untuk dikembangkan melalui pelatihan lanjutan, media edukasi digital, dan kolaborasi lintas sektor guna mendukung keberlanjutan intervensi di tingkat keluarga. Kata Kunci: Stimulasi, Aktivitas, Perkembangan, Motorik, Fisioterapi Children with special needs (CSN) have equal rights to physical, mental, and social development through appropriate physical activities. However, parental involvement at home remains limited due to a lack of knowledge and skills. This community engagement program aimed to enhance parents’ understanding of physical activity for CSN and strengthen their role as primary facilitators. The method involved pre-test and post-test assessments and interactive educational lectures for 50 participants, including parents. Pre-test results showed an average understanding of 86.2%. After the intervention, post-test scores significantly increased to 100%, indicating improved knowledge and readiness. In conclusion, structured and contextual educational approaches are effective in building parental literacy and promoting positive behavioral change. This initiative holds potential for future development through advanced training, digital educational media, and cross-sector collaboration to ensure sustainable family-level interventions.