Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

KESIAPAN BERWIRAUSAHA YANG DIDUKUNG OLEH KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS BAGI SISWA TEKNIK OTOMOTIF Putra, Rico Andhika; Dianastiti, Yelma
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Vol. 6 No. 1 (2023): (November)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpvo.v6i1.67852

Abstract

The importance of an entrepreneurial attitude for automotive vocational high school graduates in facing the world of work and creating job opportunities. With a focus on developing communication and critical thinking skills, vocational school students prepare for competitiveness after graduation. Good communication skills help entrepreneurs in starting a business, expanding business networks, and influencing others in a positive way. Conversely, critical thinking skills help in identifying problems, making strategic decisions and facing challenges that may arise in business.This research emphasizes that learning entrepreneurial skills in vocational schools is necessary as an integral part of education. This study uses quantitative methods and focuses on the effect of communication skills and critical thinking on the entrepreneurial readiness of automotive engineering students. The implications of this study support the need for additional skills development apart from skills in students' areas of expertise.An entrepreneur's success depends not only on his or her business idea, but also on the ability to communicate well, think critically, and face challenges with constantly evolving skills. This is a key foundation in entering and surviving in the dynamic and competitive world of entrepreneurship.
HUBUNGAN PERAN LINGKUNGAN SEKOLAH DENGAN KESIAPAN BEKERJA SISWA TEKNIK OTOMOTIF Dianastiti, Yelma; Andhika Putra, Rico
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Vol. 8 No. 1 (2025): (November)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpvo.v8i1.91078

Abstract

Abstract The work readiness of Vocational High School graduates remains a major challenge in vocational education, mainly due to the suboptimal role of the school environment in supporting the development of students’ technical and non-technical competencies. This study focuses on analyzing the relationship between the role of the school environment and students’ work readiness at SMKN 2 Tulungagung. A mixed methods approach with a convergent parallel design was applied, in which quantitative and qualitative data were collected simultaneously, analyzed separately, and then integrated. The sample consisted of 140 students of the Motorcycle Engineering program who had completed industrial work practice, along with in-depth interviews with eight students. Regression analysis showed a positive and significant relationship between the school environment and work readiness, with a correlation coefficient of 0.612 and a determination value of 0.375. Qualitative findings reinforced this result, highlighting that peer support, adequate facilities, a conducive learning atmosphere, and effective time management contribute to improving students’ technical skills, discipline, and confidence. It can be concluded that a supportive school environment—physically, socially, and psychologically plays an essential role in shaping Vocational High School students’ readiness to enter the industrial world. Keywords: School environment, work readiness, vocational education, Vocational High School, mixed methods Abstrak Kesiapan bekerja lulusan Sekolah Menengah Kejuruan masih menjadi tantangan utama dalam pendidikan vokasi, terutama karena belum optimalnya peran lingkungan sekolah dalam mendukung pembentukan kompetensi teknis dan nonteknis siswa. Penelitian ini berfokus pada analisis hubungan antara peran lingkungan sekolah dengan kesiapan bekerja siswa SMK Negeri 2 Tulungagung. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain convergent parallel, di mana data kuantitatif dan kualitatif dikumpulkan secara bersamaan, dianalisis secara terpisah, lalu diintegrasikan. Sampel terdiri dari 140 siswa kelas XI dan XII program keahlian Teknik Sepeda Motor yang telah mengikuti Praktik Kerja Lapangan, disertai wawancara mendalam terhadap delapan siswa. Hasil analisis regresi menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara peran lingkungan sekolah dan kesiapan bekerja, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,612 dan determinasi 0,375. Data kualitatif memperkuat hasil tersebut dengan menegaskan bahwa dukungan teman sebaya, fasilitas memadai, suasana belajar kondusif, dan pengaturan waktu efektif berkontribusi terhadap peningkatan keterampilan, disiplin, dan kepercayaan diri siswa. Disimpulkan bahwa lingkungan sekolah yang mendukung secara fisik, sosial, dan psikologis berperan penting dalam membentuk kesiapan kerja siswa SMK menghadapi dunia industri. Kata Kunci: Lingkungan sekolah, kesiapan bekerja, Sekolah Menengah Kejuruan, pendidikan vokasi, mixed methods
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS CANVA PADA MATA PELAJARAN INFORMATIKA DI SMK PGRI 1 TULUNGAGUNG Atok, Khasbi Khoirul; Putra, Rico Andhika
Reskilling Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : CV. AKIRA JAVA BULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut guru untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual, khususnya dalam mata pelajaran Informatika di jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan media pembelajaran berbasis Canva pada mata pelajaran Informatika kelas X Manajemen Perkantoran di SMK PGRI 1 Tulungagung. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil validasi oleh ahli materi dan media menunjukkan bahwa media ini sangat layak digunakan dengan persentase kelayakan masing-masing 90% dan 95%. Uji coba kepada siswa dalam skala kecil dan besar juga menunjukkan respons positif dengan rata-rata skor di atas 92%. Hasil ini menunjukkan bahwa media berbasis Canva mampu meningkatkan minat belajar, keterlibatan siswa, serta mendukung pencapaian pembelajaran secara lebih efektif dan menyenangkan. Media ini dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi di SMK