Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dinamika Transformasi Permukiman Dan Densifikasi Pinggiran Kota: Studi Kasus Bumi Tamalanrea Permai, Kota Makassar Amri, Erwin; Manaf, Murshal
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 3 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 3, September - Desember Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i3.8021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik transformasi spasial dalam perkembangan ruang ke pola densifikasi, mengidentifikasi bentuk dan pola densifikasi permukiman, serta mengkaji keterkaitan antara proses densifikasi dengan dinamika sosial dan ekonomi masyarakat di kawasan Bumi Tamalanrea Permai. Studi ini menggunakan pendekatan analisis spasial yang dikombinasikan dengan metode deskriptif kualitatif, termasuk pemetaan berbasis GIS, observasi lapangan, dan analisis Google Street View. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi spasial di Kawasan Bumi Tamalanrea Permai (BTP) berlangsung secara linier dan konsentris dari pusat ke pinggiran, ditandai oleh perluasan fisik dan fungsi bangunan, infill development, dan mendorong perubahan fungsi ruang. Densifikasi permukiman terjadi dalam bentuk vertikal, horizontal, dan multifungsi, sebagai respons terhadap nilai lahan, aksesibilitas, dan kebutuhan ekonomi rumah tangga. Selain itu, ditemukan keterkaitan erat antara proses densifikasi dengan perubahan struktur sosial dan ekonomi masyarakat, yang tercermin dari tumbuhnya aktivitas ekonomi informal dan bentuk adaptasi ruang yang fleksibel. Penelitian ini menegaskan bahwa densifikasi di kawasan suburban merupakan proses spasial-sosial yang saling terkait dan membutuhkan pendekatan perencanaan yang kontekstual dan inklusif. This study aims to analyze the characteristics of spatial transformation in spatial development to densification patterns, identify the form and pattern of settlement densification, and examine the relationship between the densification process and the social and economic dynamics of the Bumi Tamalanrea Permai area community. The study employs a spatial analysis approach combined with qualitative descriptive methods, including GIS-based mapping, field observation, and Google Street View analysis. The results showed that spatial transformation in the Bumi Tamalanrea Permai (BTP) area proceeded linearly and concentrically from the center to the periphery, characterized by physical expansion and building functions, infill development, and encouraging changes in spatial functions. Settlement densification occurs in vertical, horizontal, and multifunctional forms in response to land value, accessibility, and household economic needs. In addition, there is a close relationship between the densification process and changes in the social and economic structure of the community, which is reflected in the growth of informal economic activities and flexible forms of spatial adaptation. This research confirms that densification in suburban areas is an interrelated spatial-social process that requires a contextualized and inclusive planning approach.
Representasi Kota Dalam Perspektif Generasi Z Di Kota Kendari Syahban, Aziz; Amri, Erwin; Toding, Apriana
Urban and Regional Studies Journal Vol. 8 No. 1 (2025): Urban and Regional Studies Journal, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v8i1.7629

Abstract

Penelitian ini menyoroti bagaimana Generasi Z merepresentasikan Kota Kendari melalui dua ranah, dimensi fisik dan digital. Fokus analisis diarahkan pada pengaruh karakteristik demografi, pengalaman berinteraksi dengan kota, serta pemanfaatan teknologi digital. Pendekatan penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dengan desain eksplanatif. Data diperoleh dari survei terhadap 136 responden Generasi Z, yang terdiri atas pelajar SMA, mahasiswa, dan pekerja muda, dengan teknik pengambilan sampel acak. Proses analisis dilakukan menggunakan model regresi linear berganda dan path analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi fisik kota terutama ditunjukkan melalui keberadaan landmark seperti Masjid Agung Al Alam, Jembatan Bahteramas. Sebaliknya, representasi digital terbentuk kuat melalui aktivitas media sosial. Faktor demografi terbukti berpengaruh signifikan terhadap representasi fisik, sementara pengalaman kota tidak memberikan pengaruh. Di sisi lain, penggunaan teknologi digital memiliki peran dominan dalam membangun representasi baik fisik maupun digital. Temuan ini menegaskan adanya pergeseran paradigma representasi perkotaan di era digital, di mana identitas kota terbentuk dari keterkaitan antara ruang nyata dengan ruang digital. This study highlights how Generation Z represents Kendari City through two domains: the physical and digital dimensions. The analysis focuses on the influence of demographic characteristics, experiences interacting with the city, and the use of digital technology. The research approach used is quantitative with an explanatory design. Data were obtained from a survey of 136 Generation Z respondents, consisting of high school students, university students, and young workers, using a random sampling technique. The analysis process was conducted using multiple linear regression models and path analysis. The results show that the physical representation of the city is primarily demonstrated through the presence of landmarks such as the Al Alam Grand Mosque and the Bahteramas Bridge. In contrast, digital representation is strongly formed through social media activity. Demographic factors are proven to have a significant influence on physical representation, while city experience has no effect. On the other hand, the use of digital technology plays a dominant role in constructing both physical and digital representations. These findings confirm a paradigm shift in urban representation in the digital era, where city identity is formed from the relationship between real and digital spaces.
Strategi Penguatan Fungsi Dan Distribusi Ruang Terbuka Hijau Berbasis Spasial Dalam Perencanaan Tata Ruang Perkotaan Nabire Lamba, Naska; Aksa, Kamran; Amri, Erwin
Urban and Regional Studies Journal Vol. 8 No. 1 (2025): Urban and Regional Studies Journal, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v8i1.7632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting RTH serta merumuskan strategi penguatan fungsi dan distribusi RTH berbasis spasial dalam mendukung perencanaan tata ruang Kota Nabire, Provinsi Papua Tengah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan dukungan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk mengidentifikasi luasan, tipologi, dan distribusi RTH, serta analisis SWOT untuk merumuskan strategi penguatan fungsi ekologis, sosial, dan estetika RTH. Data penelitian diperoleh melalui observasi lapangan, telaah dokumen RTRW, dan wawancara dengan pemangku kepentingan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara kuantitatif luas RTH di Kota Nabire telah memenuhi ketentuan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007, yaitu sekitar 30% dari total luas wilayah. Namun secara spasial, distribusinya belum merata dan masih terkonsentrasi di wilayah pusat kota, sementara kawasan permukiman padat dan pinggiran kota memiliki keterbatasan akses terhadap ruang hijau publik. Dari hasil analisis SWOT diperoleh strategi utama penguatan RTH, yaitu optimalisasi pemanfaatan lahan potensial melalui perencanaan spasial adaptif, peningkatan kualitas dan fasilitas RTH publik, integrasi RTH dalam kebijakan tata ruang, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan ruang hijau. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan pengelolaan RTH berbasis spasial merupakan strategi penting dalam mewujudkan kota Nabire yang berkelanjutan, berkeadilan spasial, dan adaptif terhadap perubahan lingkungan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam pengambilan kebijakan pengelolaan ruang terbuka hijau yang terintegrasi dengan perencanaan tata ruang wilayah. This research aims to analyze the existing conditions of green open spaces and formulate strategies for strengthening the function and spatial distribution of green open spaces to support spatial planning in Nabire City, Central Papua Province. The method used is a descriptive qualitative approach supported by spatial analysis based on Geographic Information Systems (GIS) to identify the area, typology, and distribution of green open spaces (GOS), as well as SWAT analysis to formulate strategies for strengthening the ecological, social, and esthetic functions of GOS. Research data were obtained thru field observations, review of regional spatial planning documents, and interviews with relevant stakeholders. The research results show that quantitatively, the area of green open space in Nabire City has met the provisions of Law Number 26 of 2007, which is approximately 30% of the total area. However, spatially, its distribution is not yet even and is still concentrated in the central city area, while densely populated residential areas and the suburbs have limited access to public green spaces. From the SWAT analysis results, the main strategy for strengthening green open spaces was obtained, namely optimizing the utilization of potential land thru adaptive spatial planning, improving the quality and facilities of public green open spaces, integrating green open spaces into spatial planning policies, and strengthening collaboration between the government and the community in green space management. This research confirms that a spatial-based green space management approach is an important strategy for realizing a sustainable, spatially just, and environmentally adaptive city of Nabire. This finding is expected to serve as a reference for local governments in formulating policies for green open space management that are integrated with regional spatial planning.