Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
Unknown Affiliation

Published : 445 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Penyajian Laporan Keuangan BMT UGT Sidogiri Cabang Pembantu Singaraja ., Tengku Malinda Oktaviani; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.; ., Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v5i2.8104

Abstract

Abstrak Kementerian KUKM melalui Permen KUKM No.04/per/ M.KUKM/ VII/ 2012 tentang Pedoman Akuntansi Koperasi menetapkan bahwa koperasi menggunakan SAK ETAP sebagai pedoman dalam penyajian laporan keuangannya. Jadi, secara umum koperasi di Indonesia menggunakan SAK ETAP, termasuk BMT yang secara legalitas berbadan hukum koperasi. Mengingat BMT merupakan entitas syariah yang melakukan sebagian transaksi berbasis syariah, maka BMT diwajibkan menggunakan SAK Syariah, sebab SAK ETAP tidak mengatur transaksi syariah. Tujuan dalam penelitian ini yaitu 1) untuk mengetahui penyajian laporan keuangan berdasarkan SAK ETAP di BMT Sidogiri Cabang Pembantu Singaraja dan 2) untuk mengetahui penyajian laporan keuangan SAK Syariah Khususnya PSAK No. 101 di BMT Sidogiri Cabang Pembantu Singaraja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen yang selanjutnya dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pada Koperasi BMT UGT Sidogiri Cabang Pembantu Singaraja telah menerapkan SAK ETAP dengan baik, tetapi masih ada beberapa elemen laporan keuangan yang belum lengkap dibuat terkait pernyataan pada SAK ETAP itu sendiri. 2) Koperasi BMT UGT Sidogiri Cabang Pembantu Singaraja telah menerapkan PSAK No.101 tentang Pernyajian Laporan Keuangan Syariah. Kata Kunci : Kata kunci : BMT, SAK ETAP, PSAK 101 Abstract Kementerian KUKM through Permen KUKM No.04 / per / M.KUKM / VII / 2012 Tentang Pedoman Akuntansi Koperasi setting that the cooperative have to use SAK ETAP as a guidance for serving financial reports. Generally, all of cooperative in Indonesia use SAK ETAP, including BMT that the legal entity as a cooperative. BMT is a syariah’s entity that doing half of syariah’s transaction. Then BMT obligated to use SAK Syariah, because SAK ETAP have not rules for transaction’s syariah. The study aimed to 1) reviewing the presentation of financial reports based on SAK ETAP in BMT UGT Sidogiri Branch Singaraja and 2) reviewing the presentation of financial reports based on SAK Syariah especially PSAK No. 101 in BMT UGT Sidogiri Branch Singaraja. The study using qualitative method which the data collected through observation, interview and documentation, and then analyzed with three steps are data reduction, data presentation, and conclusion. The result of this study shows that 1) BMT UGT Sidogiri Branch Singaraja has been uses SAK ETAP as well, but that was not completed some elements yet of financial reports. 2) BMT UGT Sidogiri Branch Singaraja has been uses PSAK No. 101 as well. keyword : Keywords : BMT, SAK ETAP, PSAK No. 101
PENGARUH IMPLEMENTASI ACCRUAL BASIS TERHADAP MEKANISME PENCAIRAN ANGGARAN PADA KEGIATAN PROMOSI (SEBUAH STUDI INTERPRETATIF PADA DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN BULELENG) ., I Kadek Agus Adytia Merta; ., Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) proses pencairan anggaran berbasis akrual pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Buleleng, (2) permasalahan proses pencairan mengalami kesulitan, (3) faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan pencairan anggaran berbasis akrual untuk kegiatan promosi, dan (4) saran tindak yang membangun sehingga proses pencairan anggaran tidak mengalami keterlambatan lagi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma interpretatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah survei pendahuluan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan dua jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) proses pencairan anggaran berbasis akrual di Disbudpar dimulai dengan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) membooking nomor Berita Acara Serah Terima (BAST), melaksanakan kegiatan, mengajukan pengamprahan ke bagian keuangan, diterbitkan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) ditandatangani PPTK dan dikembalikan pada bagian keuangan, diterbitkan Surat Permintaan Membayar (SPM) yang disahkan kadis lalu dikirim ke Bendahara Umum Daerah (BUD) untuk penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), (2) terjadinya keterlambatan dikarenakan proses pencairan akrual basis yang cukup panjang serta terjadinya penumpukan kegiatan pada bulan pencairan anggaran tersebut, (3) penyebab proses pencairan berbasis akrual mengalami kesulitan karena keharusan membooking nomor BAST terlebih dahulu, dimana proses pembookingan tersebut memerlukan waktu cukup panjang, dan (4) saran tindak yang dapat penulis sumbangkan adalah agar pemerintah lebih memahami kembali prosedur pencairan anggaran serta lebih mengatur jadwal kegiatan agar tidak terjadi penumpukan.Kata Kunci : akrual basis, mekanisme pencairan anggaran The study aimed at finding out (1) the process of acrual based disbursement at the Culture and Tourism of Local Government Office in Buleleng, (2) the problems related to the disbursement, (3) some affecting factors to the delays of acrual based disbursement for the promotion program at the local government and tourism office in Buleleng, (4) recommendation provided to avoid the delays of disbursement. The study utilized a qualitative design with interpretative paradigm. The data were collected from either primary as well as secondary sources by using preliminary survey, deep interview, and documentation. The results of analysis indicated that (1) the process of acrual based disbursement started from booking Number of Minutes of Handover by the technical activity staffs, implementing the program, handling the funding proposal, publishing letter of demand of payment proofed by the authorized officials and return back to the financial section, and publishing the payment demand approved by the head office and send back to the treasurer for publish the letter of disbursement instruction of fund, (2), the delays occurred because the process acrual based disbursement took longer process and program activities were accumulated on the period of funding disbursement, ( 3) the cause of problems in disbursing the fund based on acrual was the length of time spent in booking the number of Minutes Handover, and (4) the recommendation proposed was the government should understand the long procedure in disbursement and should be able to reschedule the activities to avoid accumulated activities. keyword : acrual based, disbursement mechanism
PENGARUH PEMAHAMAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN (SAP), PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TERHADAP PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN (STUDI PADA 15 DINAS KABUPATEN BADUNG) ., Putu Diah Lestari; ., Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v2i1.2949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui elemen-elemen dalam laporan keuangan yang dapat mempengaruhi penyajian laporan keuangan daerah. Penyajian laporan keuangan tersebut meliputi laporan realisasi anggaran, neraca, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan. Responden yang diambil dalam penelitian ini kepala dinas dan pegawai bagian keuangan di 15 dinas Kabupaten Badung. Total kuesioner yang disebarkan sebanyak 120 buah. Di setiap dinas disebarkan 8 buah kuesioner. Kuesioner yang kembali sebanyak 120 buah dan dimasukkan dalam pengolahan data. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini program SPSS versi 19.0. Metode statistik untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi linier berganda. Hasil pengujian parsial dan simultan dari penelitian ini adalah pemahaman Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), pendidikan dan pelatihan berpengaruh secara signifikan terhadap penyajian laporan keuangan di 15 dinas Kabupaten Badung.Kata Kunci : SAP, Pendidikan, Pelatihan, Laporan keuangan This study aims to determine the elements in the financial statements that may influence local financial statement presentation. The presentations of these financial statements include the budget realization report, balance sheet, cash flow statement and notes to the financial statements. Respondents were drawn in this study department heads and employees of the finance department in 15 offices Badung regency. Total of 120 questionnaires were distributed. In every department distributed 8 questionnaires. Questionnaires were returned as many as 120 pieces and put in data processing. Analysis of the data used in this study SPSS version 19.0. Statistical methods for testing statistical hypothesis test are a multiple linear regression analysis. Resuls of testing partial and simultaneous hypothesis of this study is the understanding of the Government Accounting Standards (GAS), education and training significantly affect the financial statements at 15 offices Badung regency.keyword : GAS, Education, training, financial statements
PENGARUH SISTEM INFORMASI AKAUNTANSI DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA ORGANISASI HOTEL DI KABUPATEN BULELENG ., Putu Sukma Dewi; ., Gede Adi Yuniarta, SE.AK; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh variabel sistem informasi akuntansi dan budaya organisasi terhadap kinerja organisasi hotel di Kabupaten Buleleng secara parsial maupun secara simultan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan menggunakan kuesioner sebagai instrument penelitian. Penentuan sampel dilakukan dengan tekni purposive sampling sehingga terpilih orang-orang yang bertanggungjawab di departemen akuntansi dan pemeliharaan di hotel bintang 1 sampai 5 di Kabupaten Buleleng sejumlah 63 orang. Pengukuran menggunakan skala likert. Data yang diperoleh berupa jawaban dari responden di tabulasi dan diolah dengan menggunakan software SPSS version 18.0. Hasil penelitian ini membuktikan secara parsial, variabel sistem informasi akuntansi tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi, budaya organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja organisasi. Secara simultan, variabel sistem informasi akuntansi tidak berpengaruh terhadap kinerja organisasi.Kata Kunci : sistem informasi akuntansi, budaya organisasi, kinerja orgnisasi This study aimed at determining how the effects of the variable of accounting information systems and organizational culture on hotels’ organization performance in Buleleng district both partially and simultaneously. This type of research was a quantitative research, using a questionnaire as the research instrument. The samples were determined through a purposive sampling technique so that those people responsible in accounting and maintenance departments from 1 to 5-star hotels in Buleleng district as many as 63 people were elected. The measurement used was a Likert scale. The data obtained were in the form of answers from respondents, tabulated and processed through SPSS software version 18.0. The results of this study proved partially, the variable of accounting information system did not positively and significantly affect organization performance, cultural organization did not significantly affect organization performance. Simultaneously, the variable of accounting information system did not affect organization performance.keyword : accounting information systems, organizational culture, organization performance
Analisis Pengaruh Tingkat Suku Bunga Kredit dan Tingkat Pertumbuhan Jumlah Nasabah Kredit Terhadap Profitabilitas Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Sekecamatan Buleleng yang terdaftar di LPLPDK di Buleleng Periode 2010 - 2013 ., Ni Luh Suarmi; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.; ., Gede Adi Yuniarta, SE.AK
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v2i1.4361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti secara empiris mengenai analisis pengaru tingkat suku bunga kredit dan tingkat pertumbuhan jumlah nasabah kredit terhadap profitabilitas (Studi Empiris pada Lembaga Perkreditan Desa sekecamatan Buleleng yang suda terdaftar di LPLPDK di Buleleng periode 2010-203). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh LPD yang terdaftar di LPLPDK di Buleleng. Jumlah LPD yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah 16 LPD selama 4 tahun pengamatan. Berdasarkan metode purposive sampling, jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 64 laporan keuangan tahunan yang diperoleh dari LPLPDK di Buleleng. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis uji asumsi klasik. Berdasarkan uji asumsi klasik, hasil penelitian ini, menunjukan bahwa (1) adanya pengaruh positif dan signifikan teradap tingkat suku bunga kredit dengan profitabilitas, (2) adanya pengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat pertumbuhan jumlah nasabah kredit dengan profitabilitas, (3) adanya pengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat suku bunga kredit dan tingkat pertumbuhan jumlah nasabah kredit dengan profitabilitas. Kata Kunci : Tingkat Suku Bunga Kredit, Tingkat Pertumbuhan Jumlah Nasabah Kredit dan Profitabilitas The study aimed at finding out the empirical evidence about the analysis of the effect of lending rate and the levelof growth of total lending customers on the profitability of rural lending agency (a case study on the Rural Lending Agency around Buleleng district listed on the LPLPDK Buleleng during the period of 2010-2013). The population of the study consisted of all the Rural Lending Agencies listed on the LPLPDK in Buleleng. The total number of sample in this study was about 16 different Rural Lending Agencies during four years observation. Based on the purposive sampling, the total number of sample was about 64 annual financial report obtained from LPLPDK in Buleleng. The hypothesis testing was made by using classical assumption test. The results of the study indicated that (1) there was a positive significant effect of the lending rate on the profitability, (2) there was a positive and significant effect of the growth of total lending customers on the profitability, (3) there was a positive and significant effect of the lending rate and the growth of total lending customers on the profitability. keyword : lending rate, the growth of total lending customers and profitability
ANALISIS PERAN INSPEKTORAT DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DAN MEMPERTAHANKAN OPINI AUDIT WAJAR TANPA PENGECUALIAN PEMERINTAH DAERAH (Event Study pada Inspektorat Kabupaten Buleleng) ., Made Molik Aridita; ., Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd.; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6676

Abstract

Laporan keuangan merupakan bentuk pertanggungjawaban pemerintah atas pelaksanaan APBN/D. Hasil pemeriksaan dari BPK akan menunjukkan sejauh mana kualitas laporan keuangan yang disusun oleh masing-masing kementrian/lembaga dan daerah. Kabupaten Buleleng pada tahun 2012 dan 2013 mendapat opini audit WDP dan mampu berbenah diri dengan mendapatkan opini audit WTP pada tahun 2014. Untuk itu peran dari Inspektorat sebagai bagian dari Aparat Pengawas Internal menjadi sangat penting dalam rangka meyakinkan keandalan informasi yang disajikan. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui upaya Inspektorat Kabupaten Buleleng untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan dan mempertahankan opini audit wajar tanpa pengecualian, 2) Untuk mengetahui kendala yang dihadapi Inspektorat Kabupaten Buleleng dalam upaya peningkatan kualitas laporan keuangan dan mempertahankan opini audit wajar tanpa pengecualian. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif yang mentitikberatkan pada deskripsi serta interpretasi perilaku manusia. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen. Data ini selanjutnya diolah melalui tiga tahapan, yaitu: 1) reduksi data, 2) penyajian data, 3) analisis data dan penarik kesimpulan berdasarkan teori yang telah ditentukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Terdapat empat strategi yang diterapkan dan akan dimaksimalkan sebagai upaya dari Inspektorat dalam peningkatan kualitas laporan keuangan dan mempertahankan opini audit, seperti: a) Menerapkan secara keseluruhan sistem pencatatan akuntansi berbasis akrual, b) Melakukan pembinaan dalam audit Inspektorat Kabupaten Buleleng, c) Melakukan pengawasan secara menyeluruh, d) Rencana penerapan audit elektronik. 2) Terdapat beberapa kendala yang dihadapi Inspektorat Kabupaten Buleleng dalam upaya peningkatan kualitas laporan keuangan dan mempertahankan opini audit, seperti: a) Ketersediaan sumber daya manusia, b) Ketersediaan sarana dan prasarana. Kata Kunci : Peran Inspektorat, kualitas laporan keuangan, opini audit Financial statement is a form of government’s responsibility for the implementation of APBN/D.The result of the examination done by the BPK will indicate the extent of the quality of financial statements compiled by the respective ministries/ institutes and regions. Buleleng regency in 2012 and 2013 received a WDP audit opinion and it is able to improve it self by obtaining a WTP audit opinion in 2014. The role of the Inspectorate as a part of the Internal Supervisory Officials becomes very important to ensure the reliability of the information presented. The objectives of this research are: 1) To determine the effort of Inspectorate of Buleleng in improving the quality of the financial statements and maintaining the audit opinion without exceptions, 2) To determine the obstacles faced by the Inspectorate of Buleleng in improving the quality of the financial statements and maintaining the audit opinion without exceptions. This research was conducted with qualitative methods prioritizing on the description and the interpretation of human behavior. The data were obtained through interviews, observation and document study. The data were then processed through three stages, namely: 1) data reduction, 2) data presenting, 3) data analysis and making conclusions based on the theories that have been determined. The results of this study show that: 1) There are four strategies applied and will be maximized as the efforts of the Inspectorate in improving the quality of the financial statements and maintaining audit opinion, such as: a) implementing entirely accrual based accounting system, b) providing a guidance in audit inspectorate, c) conducting an overall supervision, d) planning the implementation of electronic audit. 2) There are several problems faced by the Inspectorate of Buleleng in improving the quality of the financial statements and maintaining the audit opinion, such as: a) The availability of human resources, b) the availability of facilities and infrastructure. keyword : Role of the Inspectorate, quality of financial statements, audit opinion
ANALISIS ANGGARAN DAN REALISASI PADA KPRI BHAKTI HUSADA DINAS KESEHATAN KABUPATEN BULELENG TAHUN 2013-2015 ., Ni Komang Laksmita Ayudiasari; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.; ., Gede Adi Yuniarta, SE.AK
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.10105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur penyusunan anggaran pada KPRI Bhakti Husada, untuk mengetahui faktor penyebab tidak terealisasi pendapatan dan biaya tahun 2013-2015 dengan yang telah dianggarkan dan untuk mengetahui cara mengatasi kesenjangan anggaran pada KPRI Bhakti Husada. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif karena penelitian yang dilakukan bersifat menyeluruh dan berasal dari kata-kata para informan. Hasil penelitian ini yaitu prosedur penyusunan anggaran pada KPRI Bhakti Husada menggunakan metode bottom-up approach yang berarti bendahara mengajukan rencana anggaran pendapatan dan biaya serta rencana kerja kemudian RAPB dan Renja tersebut akan ditetapkan dan disahkan oleh ketua KPRI Bhakti Husada. Faktor penyebab terjadinya kesenjangan anggaran pada tahun 2013-2015 yang pertama yaitu sumber permodalan pada KPRI Bhakti Husada hanya terpaku pada modal dari dalam yaitu dari anggota, faktor kedua yaitu adanya peningkatan untuk beberapa akun biaya yang dikeluarkan KPRI Bhakti Husada, Dan faktor yang terakhir yaitu selisih bunga simpanan dengan bunga pinjaman pada KPRI Bhakti Husada sangat kecil hanya 0,1%. Kata Kunci : realisasi anggaran, pendapatan dan biaya This research aims at knowing the procedure of budgeting arrangement on KPRI Bhakti Husada, knowing the factor causing unrealized income and expense in year 2013-2015 that has been budgeted, and knowing the ways to overcome unbalanced budget on KPRI Bhakti Husada. This study belongs to qualitative research because it is comprehensively done and comes from the of informant’s words. The result of this research is in form of procedure of budget arrangement on KPRI Bhakti Husada by using bottom-up approach which means a treasurer proposes the plan of income budget and expense budget and also work schedule, next RAPB, and the plan will be accepted and legalized by the chairman of KPRI Bhakti Husada. The factor causing the unbalanced budget in year 2013-2014 is the source of financial capital on KPRI Bhakti Husada which fetches up the financial capital only from intern that is from members.The second factor is that there is rising on cost account expended by KPRI Bhakti Husada. The last factor is difference of saving interest and loan interest on KPRI Bhakti Husada is very low only 0,1%. keyword : budgeting realization, income, and cost
KONSEP AKUNTABILITAS KEUANGAN DALAM ORGANISASI KEAGAMAAN (Studi Pada Pura Melanting di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng) ., Ida Bagus Gede Sumardika; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.; ., Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6837

Abstract

Akuntabilitas merupakan perwujudan kewajiban seseorang atau unit organisasi untuk mempertanggungjawabkan pengelolaan dan pengendalian sumber daya dan pelaksanaan kebijakan yang dipercayakan kepadanya dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditetapkan melalui media pertanggungjawaban secara periodik. Organisasi keagamaan di pura merupakan organisasi nirlaba. Organisasi ini yang bertugas mengatur keuangan di pura demi berlangsungnya kegiatan upacara atau pembangunan yang terdapat di pura. Dalam hal ini permasalahan yang ada di pura yaitu kurangnya transparan dalam melakukan pencatatan keuangan mengenai pengelolaan keuangan. Selain itu juga pencatatan yang digunakan masih menggunakan pencatatan yang masih tergolong sederhana. Sehingga memungkinkan terjadinya kecurangan yang mengakibatkan penyelewengan baik sengaja atau tidak sengaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) dari mana sumber keuangan pada Pura Melanting yang ada di Desa Banjar; dan (2) bagaimana proses pengelolaan keuangan di Pura Melanting yang ada di Desa Banjar. Pelaksanaan penelitian menggunakan metode kualitatif yang menekankan pada studi kasus intrisntik. Teknik analisis data yang digunakan yaitu (1) reduksi data; (2) penyajian data; dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menujukan bahwa (1) secara garis besar sumber pendanaan Pura Melanting Desa Banjar berasal dari peturunan, dana punia, dan bantuan dari pemerintah; (2) dalam pengelolaannya terlebih dahulu dibuatkan RAB, sehingga dapat di perkirakan dana yang akan dikeluarkan; dan (3) pada pertanggungjawabnya hanya berupa laporan yang berisi mengenai rincian besaran dana yang dipakai pada saat kegiatan berlangsung yang dibuat secara sederhana. Kemudian dibahas pada akhir kegiatan tersebut dalam rapat yang diselenggarakan. Kata Kunci : Akuntabilitas, konsep akuntabilitas keuangan, organisasi keagamaan Accountability is the embodiment of someone responsibility or organization unit to account for the management and controlling resources and the implementation of policy entrusted to them in order to achieve the intended goal through the annual accountability media. Religious organization at Pura is non-profit organization. This organization is in charge of managing the financial aspect at the pura for the sake of organizing the ongoing ceremonial as well as other physical development activities carried out for the pura’s benefit. In this case problems occurred at the pura in Banjar village was no or less transparency exist when the committee made the recording financial management. In addition all types of documentation made were found very simple. This could possibly create unnecessary fraud, then it would become either intentional or unintentional manipulation. This study aimed at finding out (1) the financial sources of pura Melanting in Banjar village, (2) the process of financial management in Pura Melanting, Banjar village. The study was conducted by using qualitative method by emphasizing the intrinsic case study. The analysis of data involved (1) data reduction, (2) data presentation, and (3) drawing conclusion. The results of the study indicated that (1) in general, the sources of funding available for the pura Melanting came from the members’ regular fee, donations, and government financial aids. (2) the financial management made by the committee at pura Melanting, Banjar was initiated by making budget planning, that it could be estimated the target expenditure; and (3) in the process of accountability, someone just draft of simple financial report with detailed spending during the on-going activities. keyword : Accountability, financial accountability concept, religious organization
ANALISIS IMPLEMENTASI PSAK 109 PADA ORGANISASI NON PROFIT BERBASIS RELIGIUS (STUDI KASUS PADA BAZNAS KABUPATEN BULELENG) ., Agus Purwanto; ., Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd.; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.10228

Abstract

PSAK 109 merupakan salah satu standar keuangan yang ditetapkan bertujuan untuk mengatur pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan transaksi zakat, dan infak/sedekah pada Organisasi Pengelola Zakat. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Buleleng merupakan Organisasi Pengelola Zakat. Dari pengamatan sekilas BAZNAS Kabupaten Buleleng telah melakukan pengelolaan dan pelaporan dana zakat, dan infak/sedekah dengan baik, namun masih belum diketahui apakah pencatatan dan pelaporan yang diterapkan oleh BAZNAS Kabupaten Buleleng telah sesuai dengan PSAK 109 atau belum. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini dilakukan ini untuk mengetahui bagaimana implementasi PSAK 109 akuntansi zakat dan infak/sedekah pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Buleleng. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah BAZNAS Kabupaten Buleleng belum sepenuhnya menerapkan PSAK 109. Penyajian dan pelaporan keuangan BAZNAS Kabupaten Buleleng belum sesuai dengan PSAK 109. BAZNAS Kabupaten Buleleng hanya membuat laporan keadaan kas zakat, laporan keadaan kas infak/sedekah dan laporan keadaan kas operasional. Di dalam PSAK 109 dijelaskan bahwa amil harus menyajikan 5 laporan keuangan yang terdiri laporan posisi keuangan, laporan perubahan dana, laporan perubahan aset kelolaan, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan.Kata Kunci : BAZNAS Kabupaten Buleleng, PSAK 109 PSAK 109 is a financial standard established in order to organize recognition, measurement, presentation, and discovery of the alms transaction at an alms managing organization. “BAZNAS” or Badan Amil Zakat Nasional Buleleng is an organization which manages the alms. Based on a glanced observation this organization had performed good management and reporting the alms funds, however, it had not been recognized whether the process of recording and reporting the funds had been made in accordance with the PSAK 109 or not. Based on the reality the study was conducted in order to find out the implementation of PSAK 109 accountancy of alms at the BAZNAS in Buleleng. The study was conducted based on quantitative descriptive approach, utilizing the data taken by observation, interview, and documentation. The data were analysed based on some stages such as, data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. The results of the study indicated that the BAZNAS in Buleleng had not been completely implementing PSAK 109. The financial presentation and reports of the BAZNAS Buleleng had not been organized based on the PSAK 109. The BAZNAS Buleleng had merely made report of the last condition of financial alms, infaks and the financial operational condition. Based on the PSAK 109, there are five different financial reports should be presented consisting of the report of financial position, report of funds amendment, report of modification of assets under management, report of cash flow, and record of financial report.keyword : BAZNAS Buleleng, PSAK 109
PENGARUH MOTIVASI TERHADAP MINAT MAHASISWA AKUNTANSI UNTUK MENDAFTAR PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAK) Studi Pada Mahasiswa Akuntansi Universitas Pendidikan Ganesha ., Sayyidul Azmi; ., Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd.; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.6197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh motivasi kualitas, pengaruh motivasi karir, pengaruh motivasi ekonomi, dan pengaruh motivasi gelar mengikuti PPAK. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner dan diukur menggunakkan skala likert. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Random, dengan bantuan rumus Slovin. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa jurusan akuntansi semester tujuh di Universitas Pendidikan Ganesha. Jumlah samapel yang digunakan sebanyak 80 mahasiswa. Teknik analisis data menggunakan metode regresi linier berganda dengan dibantu oleh program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kualitas berpengaruh positif terhadap minat mengikuti PPAK, motivasi karir berpengaruh positif terhadap minat mengikuti PPAK, motivasi ekonomi berpengaruh positif terhadap minat mengikuti PPAK, dan motivasi gelar berpengaruh psitif terhadap minat mengikuti PPAK. Mahasiswa perlu memperhatikan mengenai motivasi kualitas, motivasi karir, motivasi ekonomi dan motivasi gelar agar bisa meningkatakan minat mengikuti PPAK, sehingga memperoleh gelar profesi Akuntan (AK). Kata Kunci : motivasi kualitas, motivasi karir, motivasi ekonomi, motivasi gelar dan minat This present study is intended to obtain empirical evidence concerning the impact of the motivation of quality, the impact of the motivation of career, the impact of economic motivation, and the impact of academic degree on the interest in joining the Educational Program of Accounting Profession ‘Program Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAK)’. The samples of the study were randomly determined using the Slovin formula, and included the accounting students of the seventh semester of Ganesha University of Education, totaling 80. The data were analyzed using the multiple linear regression method, supported with SPSS program. The result of the study showed that the motivation of quality, the motivation of career, the economic motivation, and the motivation of career positively contributed to the students’ interest in joining the PPAK. It is necessary for the students to pay attention to the motivation of quality, the motivation of career, the motivation of career, and the economic motivation in order to attain the academic degree AK.keyword : motivation of quality, motivation of career, economic motivation, motivation of academic degree, and interest
Co-Authors ., Agus Purwanto ., Asiyah ., Ayu Damayanti Ni Putu ., Desak Putu Ayu Diah Dewantari ., Desak Putu Nitya Dewi ., Gede Widia Agustana ., Gusti Ayu Putu Sri Indrawati ., Hairun Nisak ., I Dewa Ayu Kade Sandra Wati ., I Gede Andi Suta Darmawan ., I Gede Puguh Harka Pancala ., I Gusti Agung Gede Dharma Putra ., I Gusti Ayu Erika Pradini Putri ., I Gusti Ayu Rani Desi Andari ., I Kadek Dwi Gede Surya Widarta ., I Kadek Surya Mandarin ., I Ketut Astawa ., I Made Parta Cahya Semadi ., I Made Yogi Artha Ardana ., I Putu Gede Arief Darmawan ., I Wayan Adi Suarnata ., I Wayan Edy Suputra ., Ida Ayu Ketut Susila Dewi ., Kadek Ari Saputra ., Kadek David Warisando ., Kadek Dodik Arianta ., Kadek Nanik Arismawati ., Kadek Nike Krisnayanti ., Kadek Septa Riadi ., Kadek Sintia Purnami ., Kadek Sri Astiti ., Kadek Suambawa ., Kd Dwi Pande Wahyuda ., Ketut Suci Widiasri ., Komang Agus Wiriawan ., Komang Sonia Kartika Dewi ., Komang Yeti Riani ., Luh Eni Sulasmi ., Luh Pt Eka Widyasari ., Luh Putu Dewi Sulistiani ., M.Dwi Arisandi Arta ., Made Ella Sugiasmini ., Made Pebri Suwirsa ., Made Veni Irnayanti ., Made Wiradarma Setiawan ., Md Anggun Ayun Puspa ., Nadia Nesi Krisna Wardani ., Ni Kadek Sumiyantini ., Ni Komang Laksmita Ayudiasari ., Ni Luh Ayu Suaslioni ., Ni Luh Cahyani Primashanti ., Ni Luh Sri Wahyuni ., Ni Luh Yadnya Wati ., Ni Made Ayu Sawitri ., Ni Made Dewi Puspitasari ., Ni Made Somertini ., Ni Nyoman Artini ., Ni Nyoman Dhiras Hardyanti ., Ni Putu Ayu Primayanti ., Ni Putu Metta Gaurina ., Ni Putu Sri Widiutami ., Ni Putu Wira Ayu Pradnyani ., Ni Wayan Meres ., Nyoman Adi Hanggara ., Putu Adhitya Hari Wiguna ., Putu Agus Surya Wibawa ., Putu Crysma Virmayani ., Putu Dian Handayani ., Putu Dyan Sukmo Paramananda ., Putu Edy Suryadi Yasa ., Putu Hery Ardana Putra ., Putu Ivania Cecilia ., Putu Mery Oktaviyanti ., Putu Sukma Dewi ., Putu Vera Lavenia ., Rani Rahmat ., Sarifah Muslikah Zen ., Tengku Malinda Oktaviani ., Yerika Silvani Natalia Abdurrahman . Agus Purwanto . Ak. S.E. Desak Nyoman Sri Werastuti . Anak Agung Gede Sugianthara Anastasia Indah Ayu Purnama . Ari Surya Darmawan Arzia Biwi . Asiyah . Ayu Damayanti Ni Putu . Ayu Dwi Purwatiasih . Ayu Komang Dewi Lestari . Darmada Dewa Kadek . Darmada Dewa Kadek ., Darmada Dewa Kadek Desak Nyoman Sri Werastuti, S.E., Ak. . Desak Putu Ayu Diah Dewantari . Desak Putu Nitya Dewi . Dirgayusa Sukma Putra . Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK . Erni Yuliani . Erni Yuliani ., Erni Yuliani Evy Drivayanti Kadek . Gebby Yunita Wiguna . Gebby Yunita Wiguna ., Gebby Yunita Wiguna Gede Adi Yuniarta Gede Adi Yuniarta, SE.AK . gede angga restu diana . Gede Arie Pandu . Gede Arie Pandu ., Gede Arie Pandu Gede Ngurah Putra Darma Sesana . Gede Ngurah Putra Darma Sesana ., Gede Ngurah Putra Darma Sesana Gede Suliastwina Permana . Gede Suliastwina Permana ., Gede Suliastwina Permana Gede Widia Agustana . Gerry Hartajunika . Gerry Hartajunika ., Gerry Hartajunika Gusti Ayu Made Firma Pratiwi . Gusti Ayu Putu Sri Indrawati . Hairun Nisak . I B Angge Artadharma . I B Angge Artadharma ., I B Angge Artadharma I Dewa Ayu Kade Sandra Wati . I Gede Abdi Adnyanan Giri . I Gede Abdi Adnyanan Giri ., I Gede Abdi Adnyanan Giri I Gede Andi Suta Darmawan . I Gede Arya Satya Prattama . I Gede Oka Wiradana . I Gede Puguh Harka Pancala . I Gede Satwika Darmawan . I Gede Satwika Darmawan ., I Gede Satwika Darmawan I Gede Tio Pratama . I Gede Tio Pratama ., I Gede Tio Pratama I Gusti Agung Gede Dharma Putra . I Gusti Ayu Erika Pradini Putri . I Gusti Ayu Purnamawati I Gusti Ayu Rani Desi Andari . I Gusti Lanang Agung Musdananda . I Gusti Lanang Agung Musdananda ., I Gusti Lanang Agung Musdananda I Gusti Ngurah Dwi Purna Wijaya . I Kadek Agus Adytia Merta . I Kadek Agus Adytia Merta ., I Kadek Agus Adytia Merta I Kadek Dwi Gede Surya Widarta . I Kadek Endy Pardina Nova . I Kadek Endy Pardina Nova ., I Kadek Endy Pardina Nova I Kadek Surya Mandarin . I Ketut Astawa . I Ketut Selamet Kelana Putra . I Ketut Selamet Kelana Putra ., I Ketut Selamet Kelana Putra I Komang Dodi Hersana . I Made Aldiasta . I Made Parta Cahya Semadi . I Made Pradana Adiputra I Made Yogi Artha Ardana . I Nyoman Ediawan . I Nyoman Ediawan ., I Nyoman Ediawan I Nyoman Tri Esaputra . I Nyoman Tri Esaputra ., I Nyoman Tri Esaputra I Putu Eva Prasetya . I Putu Gede Arief Darmawan . I Putu Gede Diatmika I Putu Sukendra . I Putu Teguh Sugiartha . I Putu Yasa Muliadnyana Putra . I Putu Yasa Muliadnyana Putra ., I Putu Yasa Muliadnyana Putra I Wayan Adi Suarnata . I Wayan Edy Suputra . I Wayan Iwan Pradnyana . I Wayan Iwan Pradnyana ., I Wayan Iwan Pradnyana Ida Ayu Ketut Susila Dewi . Ida Ayu Putu Eka Puspita Dewi . Ida Ayu Putu Eka Puspita Dewi ., Ida Ayu Putu Eka Puspita Dewi Ida Bagus Gede Sumardika . Ida Bagus Gede Sumardika ., Ida Bagus Gede Sumardika Indah Sathyaningsih Putu . Kadek Adi Suwandana . Kadek Adi Suwandana ., Kadek Adi Suwandana Kadek Ari Saputra . Kadek Ayu Pramita Dewi . Kadek Ayu Sinta Wijayantini . Kadek Ayu Yulianita Dewi . Kadek David Warisando . Kadek Dodik Arianta . Kadek Krisna Aris Pitasari . Kadek Lia Lestari . Kadek Lia Lestari ., Kadek Lia Lestari Kadek Marlina Nalarreason . Kadek Nanik Arismawati . Kadek Nike Krisnayanti . Kadek Ratna Mustika Sari . Kadek Ratni Prabandani . Kadek Ratni Prabandani ., Kadek Ratni Prabandani Kadek Rudyana . Kadek Rudyana ., Kadek Rudyana Kadek Septa Riadi . Kadek Sintia Purnami . Kadek Sri Astiti . Kadek Suambawa . Kadek Supri Budiadnyana . Kadek Supri Budiadnyana ., Kadek Supri Budiadnyana Kadek Vera Damayanti . Kadek Witha Erayani . Kadek Witha Erayani ., Kadek Witha Erayani Kd Dwi Nova Sucipta . Kd Dwi Nova Sucipta ., Kd Dwi Nova Sucipta Kd Dwi Pande Wahyuda . Kd Wiwik Wirayuni . Ketut Angga Yudiastrawan . Ketut Angga Yudiastrawan ., Ketut Angga Yudiastrawan Ketut Aristina Dewi . Ketut Suci Widiasri . Ketut Yeni Paramita Setianingsih . Komang Agus Wiriawan . Komang Ayu Satyaningsih . Komang Gede Suriani Suan Dewi . Komang Sonia Kartika Dewi . Komang Tri Resmini . Komang Triana Windartini . Komang Try Wahyuni Kusuma Putri . Komang Try Wahyuni Kusuma Putri ., Komang Try Wahyuni Kusuma Putri Komang Yeti Riani . Lilya Andriani . Lucy Sri Musmini Luh Alit Suartini . Luh Alit Suartini ., Luh Alit Suartini Luh Ardiana . Luh Artining Miradewi . Luh Eni Sulasmi . Luh Ida Agustini . Luh Ida Agustini ., Luh Ida Agustini Luh Pt Eka Widyasari . Luh Putu Dewi Sulistiani . Luh Putu Eka Prastyanti . Luh Putu Eka Prastyanti ., Luh Putu Eka Prastyanti Luh Putu Pitesa Wirawati . Lutfiah . Lutfiah ., Lutfiah M Tantowi Jauhari Nadlari . M. Sutrisna Madya Ningsih . M. Sutrisna Madya Ningsih ., M. Sutrisna Madya Ningsih M.Dwi Arisandi Arta . Made Aditya Putra . Made Arie Wahyuni Made Ayu Darmayani . Made Buda Artana . Made Denny Oktariyana Made Ella Sugiasmini . Made Ernia Friskayanti . Made Indra Parmadika . Made Indra Parmadika ., Made Indra Parmadika Made Isma Pratiwi . Made Isma Pratiwi ., Made Isma Pratiwi Made Molik Aridita . Made Molik Aridita ., Made Molik Aridita Made Pasek Swi Shantanu . Made Pebri Suwirsa . Made Veni Irnayanti . Made Wiradarma Setiawan . Made Wiradharma Swastyastu . Made Yogi Astuti . Made Yogi Astuti ., Made Yogi Astuti Mardiana - Maria S. Devi Rande . Maria S. Devi Rande ., Maria S. Devi Rande Md Anggun Ayun Puspa . Meyta Anggaraeni . Meyta Anggaraeni ., Meyta Anggaraeni Mudinillah, Adam Mujayanti Mandasari . Mujayanti Mandasari ., Mujayanti Mandasari N. Budhi Cyntia Dewi . N. Budhi Cyntia Dewi ., N. Budhi Cyntia Dewi Nadia Nesi Krisna Wardani . Ni Gusti Ayu Putu Sischa Monika Sari . NI GUSTI PUTU SARIANI . NI GUSTI PUTU SARIANI ., NI GUSTI PUTU SARIANI Ni Kadek Desi Dwiyantari . Ni Kadek Novianti . Ni Kadek Riana Trisna Dewi . Ni Kadek Riana Trisna Dewi ., Ni Kadek Riana Trisna Dewi Ni Kadek Sinarwati Ni Kadek Sumiyantini . NI KADEK TERA PADMANI . Ni Ketut Juni Kalmi Dewi . Ni Komang Apriska Widiana Putri . Ni Komang Apriska Widiana Putri ., Ni Komang Apriska Widiana Putri Ni Komang Laksmita Ayudiasari . Ni Komang Sri Wahyuni . Ni Luh Ayu Suaslioni . Ni Luh Cahyani Primashanti . Ni Luh Damayanti . Ni Luh Gede Erni Sulindawati Ni Luh Novi Ekawati . Ni Luh Novi Ekawati ., Ni Luh Novi Ekawati Ni Luh Nyoman Ari Udiyanti . Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita . Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita ., Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita Ni Luh Putu Arin Astiari . Ni Luh Putu Asri Damayanti . Ni Luh Restini . Ni Luh Sri Wahyuni . Ni Luh Suarmi . Ni Luh Suarmini . Ni Luh Yadnya Wati . Ni Made Ayu Pradnya Dewi . Ni Made Ayu Pradnya Dewi ., Ni Made Ayu Pradnya Dewi Ni Made Ayu Sawitri . Ni Made Dewi Puspitasari . Ni Made Shanti Widnyani . Ni Made Shanti Widnyani ., Ni Made Shanti Widnyani Ni Made Somertini . Ni Made Sri Rastini . Ni Made Sukarmiasih . Ni Nyoman Artini . Ni Nyoman Dhiras Hardyanti . Ni Nyoman Meita Jayantini . Ni Nyoman Meita Jayantini ., Ni Nyoman Meita Jayantini Ni Nyoman Perayati . Ni Pt Intan Putri s . Ni Putu Ayu Primayanti . Ni Putu Eka Suratini . Ni Putu Merilyani . Ni Putu Merilyani ., Ni Putu Merilyani Ni Putu Metta Gaurina . Ni Putu Sri Widiutami . Ni Putu Wira Ayu Pradnyani . Ni Wayan Della Praniti . Ni Wayan Meres . Ni Wayan Novi Budiasni . Ni Wayan Ristiani . Ni Wayan Ristiani ., Ni Wayan Ristiani Nyoman Adi Hanggara . Nyoman Adnyani . Nyoman Ayu Wulan Trisna Dewi . Nyoman Dewi Purnawati . Nyoman Dewi Purnawati ., Nyoman Dewi Purnawati Nyoman Ida Adriani . Nyoman Ida Adriani ., Nyoman Ida Adriani Nyoman Trisna Herawati Okky Safitri . Prasaja Suganda . Putu Adhitya Hari Wiguna . Putu Agus Surya Wibawa . Putu Crysma Virmayani . Putu Desy Natalia . Putu Desy Natalia ., Putu Desy Natalia Putu Diah Lestari . Putu Dian Handayani . Putu Dyan Sukmo Paramananda . Putu Edy Suryadi Yasa . Putu Gede Jurnaedi . Putu Hery Ardana Putra . Putu Ivania Cecilia . Putu Mery Oktaviyanti . Putu Putri Suriyani . Putu Ratih Pratiwi . Putu Ryan Damayanti . Putu Sukma Dewi . Putu Vera Lavenia . Putu Youdhitia Saraswati . Putu Yuni Juliani . Putu Yuni Juliani ., Putu Yuni Juliani Putu Yunita Saputri Dewi . Raden Mohamad Herdian Bhakti Raga Fahmy Darmawan . Rani Rahmat . Robin Gita Mandira . Sarifah Muslikah Zen . Sayyidul Azmi . Sayyidul Azmi ., Sayyidul Azmi Tengku Malinda Oktaviani . WANGI WIRATMI . Yerika Silvani Natalia . Yunita Indrawati Kadek . Yunita Indrawati Kadek ., Yunita Indrawati Kadek