Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
Unknown Affiliation

Published : 445 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Eksistensi Akuntansi Dalam Ranah Dualisme Desa Untuk Mewujudkan Harmonisasi Antara Desa Dinas Dan Desa Pakraman (Studi Pada Desa Dinas Dan Desa Pakraman Pangkungparuk, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali) Ida Ayu Ketut Susila Dewi .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v5i2.7647

Abstract

Di Bali terdapat dua bentuk desa yang sering disebut dualisme desa, yang mana kedua desa ini memiliki wewenang dan tanggungjawab yang berbeda. Desa dinas bertugas mengurus hal-hal yang berhubungan dengan masalah-masalah administrasi pemerintahan dan pembangunan, sedangkan desa pakraman menangani hal-hal yang berhubungan dengan adat Bali dan agama Hindu. Sejalan dengan keberadaan desa dinas dan desa pakraman di Bali, kedua bentuk desa tersebut dalam menjalankan pemerintahannya tidak lepas dari tanggungjawab mengenai pengelolaan harta kekayaan desa. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui integrasi harmonisasi desa dinas dan desa pakraman Pangkungparuk didalam menyusun laporan keuangan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif yang mentitikberatkan pada deskripsi serta interpretasi perilaku manusia. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen. Data ini selanjutnya diolah melalui tiga tahapan, yaitu: 1) reduksi data, 2) penyajian data, 3) analisis data dan penarik kesimpulan berdasarkan teori yang telah ditentukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya dualisme desa yang ada di Desa Pangkungparuk, dilihat dari integrasi didalam penyusunan laporan keuangan terjalin hubungan harmonis dan baik dengan melakukan kordinasi satu sama lain baik dari desa pakraman maupun dinas. Desa pakraman selalu membantu proses penyusunan keuangan yang direalisasikan Desa dinas sehingga hubungan harmonis ini sangat membantu sekali bagi desa dinas yang ingin membuat laporan keuangannya sebagai pertanggungjawaban kepada publik. Kata Kunci : Laporan Keuangan,Dualisme Desa, Harmonisasi In Bali there are two forms of the village is often called dualism of the village, which is where these two villages have different powers and responsibilities. The village official in charge of matters relating to the problems of public administration and development, while Pakraman deal with matters relating to the Balinese and Hindu religions. In line with the existence of the village office and Pakraman in Bali, both forms of the village in running his government can not be separated from the responsibilities regarding the management of assets of the village. The purpose of this study was to determine the integration and harmonization of official village Pakraman Pangkungparuk in preparing the financial statements. This research was conducted with qualitative methods mentitikberatkan on the description and interpretation of human behavior. Data were obtained through interviews, observation and document study. This data is then processed through three stages, namely: 1) data reduction, 2) data, 3) data analysis and towing conclusions based on the theory that has been determined. The results of this study indicate that the dualism villages in Pangkungparuk village, seen from the integration in the preparation of financial reports and good harmoniously connection with the coordinated with one another both of Pakraman and services. Pakraman always helps the process of preparing financial department realized village so harmonious relationship is very helpful at the village office who want to make their financial statements as accountability to the public.keyword : Financial Statements, dualism Village, Harmonization
PENGARUH KINERJA KEUANGAN, PROPORSI KEPEMILIKAN, UMUR, DAN STATUS PERUSAHAAN PADA LUAS PENGUNGKAPAN SUKARELA PERUSAHAAN KONSTRUKSI YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2009-2014 I Made Parta Cahya Semadi .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v5i2.7653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan, proporsi kepemilikan, umur, dan status perusahaan terhadap luas pengungkapan sukarela perusahaan konstruksi yang terdaftar di BEI periode 2009-2014. Penelitian dilakukan dengan mengambil sampel 7 perusahaan konstruksi yang terdaftar di BEI dengan periode waktu amatan enam tahun, sehingga total sampel penelitian yang digunakan sebanyak 42 sampel.Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi seluruh komponen laporan tahunan perusahaan, Return on Asset, Debt to Equity Ratio, total saham publik, informasi perusahaan tercatat di BEI, dan status kepemilikan perusahaan. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi berganda dan pengujian data dilakukan dengan Program SPSS 22. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel profitabilitas, leverage, proporsi kepemilikan, umur dan status perusahaan berpengaruh terhadap luas pengungkapan sukarela perusahaan. Secara simultan kinerja keuangan, proporsi kepemilikan, umur, dan status perusahaan berpengaruh terhadap luas pengungkapan sukarela perusahaan.Kata Kunci : kinerja, kepemilikan, pengungkapan, status, umur The study aimed at finding out the the effect of financial performance, the proportion of ownership, age and status of the company's voluntary disclosure construction companies listed on the BEI period 2009-2014. The study was conducted by taking a sample of seven construction companies listed on the BEI with a six-year period of observation, so the total sample used in this study are 42 samples. Sample selection is done by using purposive sampling method. The data used in this study includes all components of the company's annual report, Return on Assets, Debt to Equity Ratio, total public shares, company information listed on the BEI, and the status of ownership of the company. Data analysis method used is multiple regression analysis and testing data is done with SPSS 22. The results of this study indicate that in partial profitability, leverage, the proportion of ownership, age and status of the company affect the company's voluntary disclosure. Simultaneously financial performance, the proportion of ownership, age and status of the company affect the company's voluntary disclosure.keyword : performance, ownership, disclosure, status, age
Analisis Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Organisasi Kelompok Nelayan Windhu Sari Di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng Md Anggun Ayun Puspa .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v5i2.7716

Abstract

Kelompok Nelayan Windhu Sari adalah salah satu organisasi nirlaba yang tergabung dari anggota yang memiliki kesamaan tujuan.Keuangan kelompok nelayan ini masih sangat dipengaruhi oleh pemberi sumbangan. Untuk dapat memahami fenomena pengelolaan keuangan yang diterapkan oleh kelompok nelayan ini maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah proses pertanggungjawaban yang dilakukan oleh organisasi kelompok nelayan Windhu Sari di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng dalam pengelolaan keuangan terkait dengan transparansi dan akuntabilitas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mendeskripsikan setiap persepsi dan perilaku yang diamati peneliti melalui observasi,wawancara dan dokumentasi. Adapun informan yang dipilih secara acak sebagaimana informan dianggap bermanfaat dalam menjelaskan fenomena yang diamati.Teknik analisis data yang dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan berakhir pada penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada dua jenis pemasukan di Organisasi Kelompok Nelayan Windhu Sari, yaitu pemasukan reguler dan non reguler.Untuk pemasukan reguler Organisasi Kelompok Nelayan Windhu Sari, berasal dari iuran anggota, uang kebersihan, uang parkir, bidang pariwisata seperti dolphin dan snorkling, dan pendapatan bungan pinjaman.Sedangkan untuk pemasukan non reguler berasal dari luar kegiatan organisasi ini sendiri berupa sumbangan dari Pemerintah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan. Pertanggungjawaban pengelolaan keuangan Organisasi Kelompok Nelayan Windhu Sari dilakukan dengan cara yang sederhana yaitu dengan mengumumkan pemasukan dan pengeluaran yang terjadi kepada anggota melalui selembaran, dan membuat pertanggungjawaban berupa laporan kepada pemberi sumbangan, yaitu Dinas Kelautan dan Perikanan. Kata Kunci : Transparansi,Akuntabilitas, Pengelolaan Keuangan, Organisasi Nirlaba The Windhu Sari Organization of fishermen is one of the non government organizations whose members have the same objective. Its finance is still highly dependent on the donations given by donators. In order to understand the phenomenon of finance which is applied by this organization, this present study was intended to identify how the process of responsibility was made by the Windhu Sari Organization of fishermen in Banjar Village, Banjar District, Buleleng Regency in financial management with regard to transparency and accountability. Qualitative method was employed in the present study, in which each perception and behavior was observed by the researcher through observation, in depth interview and documentation. The informants, who were supposed to be able to explain the phenomenon observed, were randomly chosen. The data were analyzed through data reduction, data presentation and ends at the conclusion. The results of the study showed that there are two types of income in the Windhu Sari Organization of fishermen, namely regular and non-regular income. For regular income the Windhu Sari Organization of fishermen, comes from membership fees, money cleanliness, parking money, tourism such as dolphin and snorkeling, and interest rates are income. As for the non-regular income is derived from outside the organization's own activities in the form of a donation from the Government through the Department of Marine and Fisheries. Financial management accountability the Windhu Sari Organization of fishermen done in a simple way is to declare income and expenses incurred to members through leaflets, and make accountability in the form of a report to the benefactor, the Department of Marine and Fisheries. keyword : Transparency, Accountability, Financial Management, Non Government Organization
PERAN MASYARAKAT DAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DALAM PENYUSUNAN RANCANGAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA (RAPBDES), (Studi Di Desa Gobleg, Kec.Banjar, Kab.Buleleng) Luh Pt Eka Widyasari .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v5i2.7774

Abstract

Penyusunan APBDes sangatlah penting dalam pembangunan suatu desa. Dalam penyelenggaraan pembangunan desa, diperlukan pengorganisasian yang mampu menggerakkan masyarakat untuk mampu berpartisipasi dalam melaksanakan pembangunan desa serta melaksanakan administrasi pembangunan desa. Peran masyarakat dan BPD dalam penyusunan RAPBDes terlihat dari partisipasi yang diberikan dalam rapat desa yang dilakukan, tetapi realita menunjukan bahwa masih ada ketimpangan peran masyarakat dan BPD dalam menentukan arah pembangunan desa, tidak terkecuali seperti di Desa Gobleg. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui 1) peran masyarakat dalam penyusunan RAPBdes, 2) peran BPD dalam penyusunan RAPBdes, dan 3) kendala yang dihadapi dalam penyusunan RAPBdes. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen yang selanjutnya dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, analisis data dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) peran masyarakat Desa Gobleg dalam penyusunan RAPBdes diwakilkan oleh kepala dusun lewat aspirasi yang diberikan saat rapat penyusunan RAPBdes, 2) peran BPD sebagai pengawas, menampung aspirasi warga dan ikut mengesahkan RAPBdes, dan 3) kendala dalam penyusunan RAPBdes seperti SDM (Sumber Daya Manusia) yang kurang, kurangnya koordinasi, sulit mengalokasikan anggaran.Kata Kunci : RAPBdes, BPD, Masyarakat APBDes drafting is very important in the development of a village. In the implementation of rural development is needed organization that can move people to be able to participate in implementing rural development as well as the administration of rural development. The role of society and BPD in the preparation RAPBDes seen from the participation given in village meetings conducted, but reality shows that there is still inequality and BPD public role in determining the direction of rural development, is no exception as it is in the village of Gobleg. The purpose of this study to determine 1) the role of the community in the preparation RAPBdes, 2) the role of BPD in the preparation RAPBdes, and 3) the constraints faced in preparing RAPBdes. This study uses a qualitative method. Data were obtained through interviews, observation and document study further analyzed the data reduction, data presentation, data analysis and drawing conclusions. The results showed that: 1) the role of village communities Gobleg in the preparation RAPBdes represented by the head of the hamlet via aspiration given at the meeting drafting RAPBdes, 2) the role of BPD as a supervisor, to accommodate the aspirations of citizens and participate ratify RAPBdes, and 3) the constraints in the preparation RAPBdes like HR (Human Resources) is lacking, lack of coordination, it is difficult to allocate the budget.keyword : RAPBdes, BPD, Society
PENGARUH GIRO, TABUNGAN DAN DEPOSITO TERHADAP JUMLAH PENYALURAN KREDIT PADA PERUSAHAAN PERBANKAN GO PUBLIC YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2010-2014 Nadia Nesi Krisna Wardani .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v5i2.7986

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh giro, tabungan dan deposito terhadap jumlah penyaluran kredit secara parsial maupun simultan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah perusahaan perbankan go public yang terdaftar di BEI dan objek penelitiannya yaitu giro, tabungan, deposito dan jumlah penyaluran kredit. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah judgement sampling dengan jumlah responden adalah 15 bank. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi berganda yang diolah dengan menggunakan program SPSS 19.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) secara parsial giro, tabungan dan deposito berpengaruh signifikan dan positif terhadap jumlah penyaluran kredit., (2) secara simultan parsial giro, tabungan dan deposito berpengaruh signifikan dan positif terhadap jumlah penyaluran kredit. Kata Kunci : giro, tabungan, deposito, penyaluran kredit Abstract This study was aimed at finding out the partial and simultaneous effects of regional financial report format and financial report accessibility on regional financial management accountability. This study used quantitative approach. To collect the data, the study used questionnaire and documentation. The subjects were SKPDs in Buleleng regency and the objects were regional financial report format, financial report accessibility, and regional financial management accountability. The sample was selected by purposive sampling technique and involved 43 respondents. The data were analyzed by multiple regression analysis using SPSS 19.0 for Windows. The results showed that (1) partially, regional financial report format and regional financial report accessibility have significant and positive effect on regional financial management accountability, (2) simultaneously, regional financial report format and regional financial report accessibility have significant and positive effect on regional financial management accountability. keyword : financial report format, accessibility, accountability
PERAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DALAM MEMBANGUN DESA YANG LEBIH MAJU MELALUI PENGIMPLEMENTASIAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (Studi Kasus Pada BPD Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng) Made Pebri Suwirsa .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v5i2.7987

Abstract

Desa memiliki pemerintahan sendiri. Pemerintahan Desa terdiri atas Pemerintah Desa yang meliputi Kepala Desa, Perangkat Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Kepala Desa merupakan pimpinan penyelenggaraan pemerintahan desa berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Badan Permusyawaratan Desa (BPD) merupakan lembaga perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Tujuan dari dilakukan penelitian ini secara langsung adalah untuk mengetahui bagaimana peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam perencanaan pembangunan serta Untuk mengetahui pelaksanaan fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif yang mentitikberatkan pada deskripsi serta interpretasi perilaku manusia. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen. Data ini selanjutnya diolah melalui tiga tahapan, yaitu: 1) reduksi data, 2) penyajian data, 3) analisis data dan penarik kesimpulan berdasarkan teori yang telah ditentukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam perencanaan pembangunan dikategorikan baik karena BPD sendiri berperan yang besar untuk menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat sampai pada tingkat aparat, guna mempengaruhi proses pembuatan kebijakan penyelengaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan public mengenai tatanan masyarakat dan pemerintahan yang baik (good society and good governance). Kata Kunci : Good Corporate Governance, BPD The village has its own government. Village Government consists of the village government that includes the head of the Village, the Village and Village Consultative Body (BPD). The village head was a leader of governance based on policies established villages along Village Consultative Body (BPD). Village Consultative Body (BPD) is a manifestation of the democratic institutions in the implementation of the village administration. The purpose of this research is to find out directly how the role of the Village Consultative Body (BPD) in development planning and implementation functions To determine the Village Consultative Body (BPD) in the village of Sambangan, District Sukasada. This research was conducted with qualitative methods mentitikberatkan on the description and interpretation of human behavior. This research was conducted in qualitative methods which concerned on the description and the interpretation of human behavior. The Data were obtained through interviews, observation and studying related documents. The data then processed through three stages, namely: 1) data reduction, 2) data display, 3) data analysis and drawing conclusions based on the theory that has been determined. The results of this study indicate that the role of Village Consultative Body (BPD) in the development plan are categorized either as BPD itself serves big to accommodate the aspirations of society to the level of officials, in order to influence the policy-making process governance, development and public services on public order and good governance (good society and good governance) . keyword : Good Corporate Governance, BPD
PENGARUH TARIF PAJAK, KEBIJAKAN DEVIDEN, DAN EARNING PER SHARE TERHADAP HARGA SAHAM (Studi Empiris pada Perusahaan Real Estate dan Property yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2008-2014) Ni Nyoman Artini .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v5i2.7993

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan secara empiris pengaruh tarif pajak, kebijakan deviden, dan earning per share terhadap harga saham. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari annual report perusahaan. Populasi penelitian ini adalah perusahaan real estate dan property yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2008-2014 sebanyak 45 perusahaan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel yang memenuhi kriteria pada penelitian ini digunakan 9 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS versi 17. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial tarif pajak berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham, sedangkan kebijakan deviden dan earning per share berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Secara simultan tarif pajak, kebijakan deviden, dan earning per share berpengaruh signifikan terhadap harga saham.Kata Kunci : tarif pajak, kebijakan deviden, earning per share, harga saham This research aimed to obtain empirical evidence about the effect of tax rates, dividend policy, and earnings per share on the stock price. This study was a quantitative research using data obtained from firm annual report. The study population was a real estate and property company listed on the Indonesia Stock Exchange in the year 2008-2014 as many as 45 companies. The sample ware selected by using purposive sampling. Samples that meet the criteria in this study used 9 companies. The data were analyzed by using multiple linear regression analysis supported by SPSS version 17 software. The results showed that partially there was negative and significant effect of tax rates on the stock price, while there was positive and significant effect of dividend policy and and earnings per share on the stock price. Simultaneously there were significant effect of tax rates, dividend policy, and earnings per share on the stock price.keyword : tax rates, dividend policy, earnings per share, stock price.
PERLAKUAN AKUNTANSI UNTUK NON OPERATIONAL HERITAGE ASSETS ( Studi Fenomenologi pada Pengelolaan Museum Arkeologi Gedong Arca ) Luh Eni Sulasmi .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v5i2.7996

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui (1) Prosedur pengakuan non operational heritage assets di Museum Arkeologi Gedong Arca, (2) Metode yang digunakan pengelola museum dalam menilai non operational heritage assets, (3) Aplikasi yang digunakan untuk mengelola non operational heritage assets, dan (4) Kesesuaian standar pelaporan aset bersejarah yang digunakan museum dengan standar akuntansi yang diterapkan pemerintah. Pada penelitian ini peneliti menggunakan rancangan deskriptif yang didukung dengan data-data dari hasil wawancara, dokumentasi, analisis dokumen, dan penelusuran informasi seacara online ( website ) dari sumber yang terpercaya. Lokasi penelitian merupakan salah satu museum yang menyimpan koleksi benda-benda bersejarah yakni Museum Arkelogi Gedong Arca yang terletak di Kabupaten Gianyar. Dari penelitian yang sudah dilakukan, hasil yang diperoleh adalah (1) Sebagian besar koleksi museum merupakan hasil penyerahan sukarela oleh masyarakat sehingga tidak terdapat prosedur khusus dalam proses pengakuannya. (2) Sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) non operational heritage assets tidak dinilai sehingga tidak dilakukan penilaian terhadap aset bersejarah jenis ini. (3) Pemerintah telah menyiapkan aplikasi dalam membantu pengelolaan aset yang merupakan Barang Milik Negara (BMN). (4) Pelaporan aset bersejarah di Museum Arkeologi Gedong Arca sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah.Kata Kunci : Akuntansi, Aset, Pengakuan, Penilaian, Pelaporan This research was conducted in order to determine (1) The procedure of recognition of non operational heritage assets at the Archaeological Museum Gedong Arca, (2) method used museum managers in assessing non-operational heritage assets, (3) application that is used to manage non-operational heritage assets, and (4) Compliance reporting standard used historic assets museum with accounting standards applied by the government. In this study, researchers used a descriptive design is supported by data from interviews, documentation, analysis of documents, and search seacara information online (website) from a trusted source. The research location is one museum that holds a collection of historic objects that Archaeological Museum Gedong Arca is located in Gianyar regency. From the research that has been done, the results obtained are (1) Most of the museum's collection is the result of a voluntary surrender by the public so there are no special procedures in the admission process. (2) In accordance with Government Accounting Standards (SAP) non-operational heritage assets are not rated so that no proper assessment of the historic assets of this type. (3) The Government has set up an application in helping asset management which is the State Property (BMN). (4) Reporting historic assets at the Archaeological Museum Gedong Arca is in conformity with the standards set by the government.keyword : Accounting, Assest, recognition, Assessment, Reporting
PENGARUH PENYAJIAN NERACA DAERAH, PENGAWASAN INTERN, KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA DAN PROFESIONALITAS PENGAWASAN TERHADAP AKUNTABILITAS KEUANGAN DAERAH DENGAN AKSESIBILITAS LAPORAN KEUANGAN DAERAH SEBAGAI VARIABEL MODERATING (STUDI EMPIRIS PADA SKPD KABUPATEN BULELENG) Ni Made Dewi Puspitasari .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v5i2.7997

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara penyajian neraca daerah, pengawasan intern, kapasitas sumber daya manusia dan profesionalitas pengawasan terhadap akuntabilitas keuangan daerah secara parsial maupun simultan dan mengetahui sejauh mana pengaruh aksesibilitas laporan keuangan daerah mempengaruhi interaksi antara penyajian neraca daerah, pengawasan intern kapasitas sumber daya manusia dan profesionalitas pengawasan dengan akuntabilitas keuangan daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan instrumen kuesioner. Penelitian ini menggunakan dua jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Subjek penelitian ini adalah SKPD Kabupaten Buleleng dan objek penelitiannya yaitu Penyajian Neraca Daerah, Pengawasan Intern, Kapasitas Sumber Daya Manusia dan Profesionalitas Pengawasan terhadap akuntabilitas keuangan daerah dengan Aksesibilitas Laporan Keuangan Daerah sebagai variabel moderasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden adalah 76 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi berganda yang diolah dengan menggunakan program SPSS 19.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) secara parsial penyajian neraca daerah, pengawasan intern, kapasitas sumber daya manusia dan profesionalitas pengawasan berpengaruh signifikan dan positif terhadap akuntabilitas keuangan daerah, (2) secara simultan penyajian neraca daerah, pengawasan intern, kapasitas sumber daya manusia dan profesionalitas pengawasan berpengaruh signifikan dan positif terhadap akuntabilitas keuangan daerah, (3) aksesibilitas laporan keuangan daerah mempengaruhi interaksi antara penyajian neraca daerah, pengawasan intern, kapasitas sumber daya manusia dan profesionalitas pengawasan dengan akuntabilitas keuangan daerah Kata Kunci : penyajian neraca, pengawasan, sumber daya, aksesibilitas, akuntabilitas This study aimed to determine the effect of balance sheet presentation area, internal oversight, human resource capacity and professionalism of supervision, to the accountability of the regional financial partially or simultaneously and determine the extent to which the influence of influencing regional accessibility of financial statements interaction between the balance sheet presentation area, internal oversight, human resource capacity and professional supervision with financial accountability area. This study uses a quantitative approach. Data collection techniques used is by using a questionnaire instrument .This study uses two types of data are primary data and secondary data. The subjects were SKPD Buleleng that the object of research and balance sheet presentation area, internal oversight, human resource capacity and professionalism of supervision, to the accountability of the regional financial partially with accessibility regional financial Statements as a moderating variable. The sampling technique used was purposive sampling with the number of respondents is 76 people. Data analysis method used is multiple regression analysis were processed using SPSS 19.0 for Windows. The results showed that (1) partially the balance sheet presentation area, internal oversight, human resource capacity and professionalism of supervision significant and positive to the accountability of the regional financial, (2) simultaneously the balance sheet presentation area, internal oversight, human resource capacity and professionalism of supervision significant and positive to the accountability of the regional financial, (3) the accessibility regional financial reports affect the interaction between the balance sheet presentation area , internal control , human resource capacity and professionalism of oversight to the accountability of the regional financial. keyword : balance sheet presentation, supervision, resources , accessibility, accountability
PENGELOLAAN KEUANGAN ORGANISASI MAHASISWA BERBASIS KEARIFAN LOKAL (Studi Pada Organisasi Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pendidikan Ganesha) Made Veni Irnayanti .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v5i2.7998

Abstract

Kampus sebagai organisasi sektor publik terdiri dari beberapa organisasi yang ada di dalamnya. Salah satunya adalah keberadaan organisasi mahasiswa sebagai organisasi yang tentunya melakukan pengelola keuangan organisasinya. Tujuan penelitian ini yaitu 1) untuk mengetahui pengelolaan keuangan di Senat FEB Undiksha dan 2) untuk mengetahui peran dari kearifan Tri Hita Karana dalam pengelolaan keuangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen yang selanjutnya dianalisis melalui tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, analisis data dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pengelolaan pengelolaan keuangan yang ada di Senat FEB Undiksha melibatkan semua anggota senat. Proses penglolaan keuangan Senat FEB Undiksha terintegrasi dalam satu pengelolaan dana, baik dana internal (kas senat) maupun dana eksternal (lembaga dan dekanat). 2) Praktik pengelolaan keuangan yang ada pada Senat FEB Undiksha tidak terlepas pula dari perkembangan konsep kearifan lokal Tri Hita Karana yang menjadi landasan visi misi organisasi. Tri Hita Karana selalu tercermin dari setiap kegiatan yang dilakukan tentunya dalam proses pengelolaan keuangan di Senat FEB UndikshaKata Kunci : Pengelolaan keuangan, Tri Hita Karana Campus as a public sector organization consists of several organizations that exist in it. One of them is the existence of student organizations as organizations that must perform a financial management organization. The purpose of this study are 1) to assess financial management in the Senate FEB Undiksha and 2) to determine the role of wisdom Tri Hita Karana in financial management. This study uses a qualitative method. Data were obtained through interviews, observation and document study further analyzed through the stages of data reduction, data presentation, data analysis and drawing conclusions. The results showed that: 1) The management of financial management in the Senate FEB Undiksha involve all members of the senate. Senate finance penglolaan process FEB Undiksha integrated in the management of funds, both internal funds (cash senate) and external funds (institutions and dean). 2) financial management practices that exist in the Senate FEB Undiksha not apart from the development of the concept of Tri Hita Karana local wisdom on which the organization's vision and mission. Tri Hita Karana always reflected every activity performed in the course of financial management processes FEB Undiksha Senate.keyword : Financial Management, Tri Hita Karana
Co-Authors ., Agus Purwanto ., Asiyah ., Ayu Damayanti Ni Putu ., Desak Putu Ayu Diah Dewantari ., Desak Putu Nitya Dewi ., Gede Widia Agustana ., Gusti Ayu Putu Sri Indrawati ., Hairun Nisak ., I Dewa Ayu Kade Sandra Wati ., I Gede Andi Suta Darmawan ., I Gede Puguh Harka Pancala ., I Gusti Agung Gede Dharma Putra ., I Gusti Ayu Erika Pradini Putri ., I Gusti Ayu Rani Desi Andari ., I Kadek Dwi Gede Surya Widarta ., I Kadek Surya Mandarin ., I Ketut Astawa ., I Made Parta Cahya Semadi ., I Made Yogi Artha Ardana ., I Putu Gede Arief Darmawan ., I Wayan Adi Suarnata ., I Wayan Edy Suputra ., Ida Ayu Ketut Susila Dewi ., Kadek Ari Saputra ., Kadek David Warisando ., Kadek Dodik Arianta ., Kadek Nanik Arismawati ., Kadek Nike Krisnayanti ., Kadek Septa Riadi ., Kadek Sintia Purnami ., Kadek Sri Astiti ., Kadek Suambawa ., Kd Dwi Pande Wahyuda ., Ketut Suci Widiasri ., Komang Agus Wiriawan ., Komang Sonia Kartika Dewi ., Komang Yeti Riani ., Luh Eni Sulasmi ., Luh Pt Eka Widyasari ., Luh Putu Dewi Sulistiani ., M.Dwi Arisandi Arta ., Made Ella Sugiasmini ., Made Pebri Suwirsa ., Made Veni Irnayanti ., Made Wiradarma Setiawan ., Md Anggun Ayun Puspa ., Nadia Nesi Krisna Wardani ., Ni Kadek Sumiyantini ., Ni Komang Laksmita Ayudiasari ., Ni Luh Ayu Suaslioni ., Ni Luh Cahyani Primashanti ., Ni Luh Sri Wahyuni ., Ni Luh Yadnya Wati ., Ni Made Ayu Sawitri ., Ni Made Dewi Puspitasari ., Ni Made Somertini ., Ni Nyoman Artini ., Ni Nyoman Dhiras Hardyanti ., Ni Putu Ayu Primayanti ., Ni Putu Metta Gaurina ., Ni Putu Sri Widiutami ., Ni Putu Wira Ayu Pradnyani ., Ni Wayan Meres ., Nyoman Adi Hanggara ., Putu Adhitya Hari Wiguna ., Putu Agus Surya Wibawa ., Putu Crysma Virmayani ., Putu Dian Handayani ., Putu Dyan Sukmo Paramananda ., Putu Edy Suryadi Yasa ., Putu Hery Ardana Putra ., Putu Ivania Cecilia ., Putu Mery Oktaviyanti ., Putu Sukma Dewi ., Putu Vera Lavenia ., Rani Rahmat ., Sarifah Muslikah Zen ., Tengku Malinda Oktaviani ., Yerika Silvani Natalia Abdurrahman . Agus Purwanto . Ak. S.E. Desak Nyoman Sri Werastuti . Anak Agung Gede Sugianthara Anastasia Indah Ayu Purnama . Ari Surya Darmawan Arzia Biwi . Asiyah . Ayu Damayanti Ni Putu . Ayu Dwi Purwatiasih . Ayu Komang Dewi Lestari . Darmada Dewa Kadek . Darmada Dewa Kadek ., Darmada Dewa Kadek Desak Nyoman Sri Werastuti, S.E., Ak. . Desak Putu Ayu Diah Dewantari . Desak Putu Nitya Dewi . Dirgayusa Sukma Putra . Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK . Erni Yuliani . Erni Yuliani ., Erni Yuliani Evy Drivayanti Kadek . Gebby Yunita Wiguna . Gebby Yunita Wiguna ., Gebby Yunita Wiguna Gede Adi Yuniarta Gede Adi Yuniarta, SE.AK . gede angga restu diana . Gede Arie Pandu . Gede Arie Pandu ., Gede Arie Pandu Gede Ngurah Putra Darma Sesana . Gede Ngurah Putra Darma Sesana ., Gede Ngurah Putra Darma Sesana Gede Suliastwina Permana . Gede Suliastwina Permana ., Gede Suliastwina Permana Gede Widia Agustana . Gerry Hartajunika . Gerry Hartajunika ., Gerry Hartajunika Gusti Ayu Made Firma Pratiwi . Gusti Ayu Putu Sri Indrawati . Hairun Nisak . I B Angge Artadharma . I B Angge Artadharma ., I B Angge Artadharma I Dewa Ayu Kade Sandra Wati . I Gede Abdi Adnyanan Giri . I Gede Abdi Adnyanan Giri ., I Gede Abdi Adnyanan Giri I Gede Andi Suta Darmawan . I Gede Arya Satya Prattama . I Gede Oka Wiradana . I Gede Puguh Harka Pancala . I Gede Satwika Darmawan . I Gede Satwika Darmawan ., I Gede Satwika Darmawan I Gede Tio Pratama . I Gede Tio Pratama ., I Gede Tio Pratama I Gusti Agung Gede Dharma Putra . I Gusti Ayu Erika Pradini Putri . I Gusti Ayu Purnamawati I Gusti Ayu Rani Desi Andari . I Gusti Lanang Agung Musdananda . I Gusti Lanang Agung Musdananda ., I Gusti Lanang Agung Musdananda I Gusti Ngurah Dwi Purna Wijaya . I Kadek Agus Adytia Merta . I Kadek Agus Adytia Merta ., I Kadek Agus Adytia Merta I Kadek Dwi Gede Surya Widarta . I Kadek Endy Pardina Nova . I Kadek Endy Pardina Nova ., I Kadek Endy Pardina Nova I Kadek Surya Mandarin . I Ketut Astawa . I Ketut Selamet Kelana Putra . I Ketut Selamet Kelana Putra ., I Ketut Selamet Kelana Putra I Komang Dodi Hersana . I Made Aldiasta . I Made Parta Cahya Semadi . I Made Pradana Adiputra I Made Yogi Artha Ardana . I Nyoman Ediawan . I Nyoman Ediawan ., I Nyoman Ediawan I Nyoman Tri Esaputra . I Nyoman Tri Esaputra ., I Nyoman Tri Esaputra I Putu Eva Prasetya . I Putu Gede Arief Darmawan . I Putu Gede Diatmika I Putu Sukendra . I Putu Teguh Sugiartha . I Putu Yasa Muliadnyana Putra . I Putu Yasa Muliadnyana Putra ., I Putu Yasa Muliadnyana Putra I Wayan Adi Suarnata . I Wayan Edy Suputra . I Wayan Iwan Pradnyana . I Wayan Iwan Pradnyana ., I Wayan Iwan Pradnyana Ida Ayu Ketut Susila Dewi . Ida Ayu Putu Eka Puspita Dewi . Ida Ayu Putu Eka Puspita Dewi ., Ida Ayu Putu Eka Puspita Dewi Ida Bagus Gede Sumardika . Ida Bagus Gede Sumardika ., Ida Bagus Gede Sumardika Indah Sathyaningsih Putu . Kadek Adi Suwandana . Kadek Adi Suwandana ., Kadek Adi Suwandana Kadek Ari Saputra . Kadek Ayu Pramita Dewi . Kadek Ayu Sinta Wijayantini . Kadek Ayu Yulianita Dewi . Kadek David Warisando . Kadek Dodik Arianta . Kadek Krisna Aris Pitasari . Kadek Lia Lestari . Kadek Lia Lestari ., Kadek Lia Lestari Kadek Marlina Nalarreason . Kadek Nanik Arismawati . Kadek Nike Krisnayanti . Kadek Ratna Mustika Sari . Kadek Ratni Prabandani . Kadek Ratni Prabandani ., Kadek Ratni Prabandani Kadek Rudyana . Kadek Rudyana ., Kadek Rudyana Kadek Septa Riadi . Kadek Sintia Purnami . Kadek Sri Astiti . Kadek Suambawa . Kadek Supri Budiadnyana . Kadek Supri Budiadnyana ., Kadek Supri Budiadnyana Kadek Vera Damayanti . Kadek Witha Erayani . Kadek Witha Erayani ., Kadek Witha Erayani Kd Dwi Nova Sucipta . Kd Dwi Nova Sucipta ., Kd Dwi Nova Sucipta Kd Dwi Pande Wahyuda . Kd Wiwik Wirayuni . Ketut Angga Yudiastrawan . Ketut Angga Yudiastrawan ., Ketut Angga Yudiastrawan Ketut Aristina Dewi . Ketut Suci Widiasri . Ketut Yeni Paramita Setianingsih . Komang Agus Wiriawan . Komang Ayu Satyaningsih . Komang Gede Suriani Suan Dewi . Komang Sonia Kartika Dewi . Komang Tri Resmini . Komang Triana Windartini . Komang Try Wahyuni Kusuma Putri . Komang Try Wahyuni Kusuma Putri ., Komang Try Wahyuni Kusuma Putri Komang Yeti Riani . Lilya Andriani . Lucy Sri Musmini Luh Alit Suartini . Luh Alit Suartini ., Luh Alit Suartini Luh Ardiana . Luh Artining Miradewi . Luh Eni Sulasmi . Luh Ida Agustini . Luh Ida Agustini ., Luh Ida Agustini Luh Pt Eka Widyasari . Luh Putu Dewi Sulistiani . Luh Putu Eka Prastyanti . Luh Putu Eka Prastyanti ., Luh Putu Eka Prastyanti Luh Putu Pitesa Wirawati . Lutfiah . Lutfiah ., Lutfiah M Tantowi Jauhari Nadlari . M. Sutrisna Madya Ningsih . M. Sutrisna Madya Ningsih ., M. Sutrisna Madya Ningsih M.Dwi Arisandi Arta . Made Aditya Putra . Made Arie Wahyuni Made Ayu Darmayani . Made Buda Artana . Made Denny Oktariyana Made Ella Sugiasmini . Made Ernia Friskayanti . Made Indra Parmadika . Made Indra Parmadika ., Made Indra Parmadika Made Isma Pratiwi . Made Isma Pratiwi ., Made Isma Pratiwi Made Molik Aridita . Made Molik Aridita ., Made Molik Aridita Made Pasek Swi Shantanu . Made Pebri Suwirsa . Made Veni Irnayanti . Made Wiradarma Setiawan . Made Wiradharma Swastyastu . Made Yogi Astuti . Made Yogi Astuti ., Made Yogi Astuti Mardiana - Maria S. Devi Rande . Maria S. Devi Rande ., Maria S. Devi Rande Md Anggun Ayun Puspa . Meyta Anggaraeni . Meyta Anggaraeni ., Meyta Anggaraeni Mudinillah, Adam Mujayanti Mandasari . Mujayanti Mandasari ., Mujayanti Mandasari N. Budhi Cyntia Dewi . N. Budhi Cyntia Dewi ., N. Budhi Cyntia Dewi Nadia Nesi Krisna Wardani . Ni Gusti Ayu Putu Sischa Monika Sari . NI GUSTI PUTU SARIANI . NI GUSTI PUTU SARIANI ., NI GUSTI PUTU SARIANI Ni Kadek Desi Dwiyantari . Ni Kadek Novianti . Ni Kadek Riana Trisna Dewi . Ni Kadek Riana Trisna Dewi ., Ni Kadek Riana Trisna Dewi Ni Kadek Sinarwati Ni Kadek Sumiyantini . NI KADEK TERA PADMANI . Ni Ketut Juni Kalmi Dewi . Ni Komang Apriska Widiana Putri . Ni Komang Apriska Widiana Putri ., Ni Komang Apriska Widiana Putri Ni Komang Laksmita Ayudiasari . Ni Komang Sri Wahyuni . Ni Luh Ayu Suaslioni . Ni Luh Cahyani Primashanti . Ni Luh Damayanti . Ni Luh Gede Erni Sulindawati Ni Luh Novi Ekawati . Ni Luh Novi Ekawati ., Ni Luh Novi Ekawati Ni Luh Nyoman Ari Udiyanti . Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita . Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita ., Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita Ni Luh Putu Arin Astiari . Ni Luh Putu Asri Damayanti . Ni Luh Restini . Ni Luh Sri Wahyuni . Ni Luh Suarmi . Ni Luh Suarmini . Ni Luh Yadnya Wati . Ni Made Ayu Pradnya Dewi . Ni Made Ayu Pradnya Dewi ., Ni Made Ayu Pradnya Dewi Ni Made Ayu Sawitri . Ni Made Dewi Puspitasari . Ni Made Shanti Widnyani . Ni Made Shanti Widnyani ., Ni Made Shanti Widnyani Ni Made Somertini . Ni Made Sri Rastini . Ni Made Sukarmiasih . Ni Nyoman Artini . Ni Nyoman Dhiras Hardyanti . Ni Nyoman Meita Jayantini . Ni Nyoman Meita Jayantini ., Ni Nyoman Meita Jayantini Ni Nyoman Perayati . Ni Pt Intan Putri s . Ni Putu Ayu Primayanti . Ni Putu Eka Suratini . Ni Putu Merilyani . Ni Putu Merilyani ., Ni Putu Merilyani Ni Putu Metta Gaurina . Ni Putu Sri Widiutami . Ni Putu Wira Ayu Pradnyani . Ni Wayan Della Praniti . Ni Wayan Meres . Ni Wayan Novi Budiasni . Ni Wayan Ristiani . Ni Wayan Ristiani ., Ni Wayan Ristiani Nyoman Adi Hanggara . Nyoman Adnyani . Nyoman Ayu Wulan Trisna Dewi . Nyoman Dewi Purnawati . Nyoman Dewi Purnawati ., Nyoman Dewi Purnawati Nyoman Ida Adriani . Nyoman Ida Adriani ., Nyoman Ida Adriani Nyoman Trisna Herawati Okky Safitri . Prasaja Suganda . Putu Adhitya Hari Wiguna . Putu Agus Surya Wibawa . Putu Crysma Virmayani . Putu Desy Natalia . Putu Desy Natalia ., Putu Desy Natalia Putu Diah Lestari . Putu Dian Handayani . Putu Dyan Sukmo Paramananda . Putu Edy Suryadi Yasa . Putu Gede Jurnaedi . Putu Hery Ardana Putra . Putu Ivania Cecilia . Putu Mery Oktaviyanti . Putu Putri Suriyani . Putu Ratih Pratiwi . Putu Ryan Damayanti . Putu Sukma Dewi . Putu Vera Lavenia . Putu Youdhitia Saraswati . Putu Yuni Juliani . Putu Yuni Juliani ., Putu Yuni Juliani Putu Yunita Saputri Dewi . Raden Mohamad Herdian Bhakti Raga Fahmy Darmawan . Rani Rahmat . Robin Gita Mandira . Sarifah Muslikah Zen . Sayyidul Azmi . Sayyidul Azmi ., Sayyidul Azmi Tengku Malinda Oktaviani . WANGI WIRATMI . Yerika Silvani Natalia . Yunita Indrawati Kadek . Yunita Indrawati Kadek ., Yunita Indrawati Kadek