Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
Unknown Affiliation

Published : 445 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PENGELOLAAN DANA DI TINGKAT DADIA (Studi Kasus pada Dadia Pasek Gelgel Dusun Gambang di Desa Pakraman Alap Sari) Komang Yeti Riani .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.10436

Abstract

Selama ini, bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan di dadia yang berupa laporan keuangan belum didukung oleh standar-standar yang memadai, sehingga rata-rata seluruh dadia tidak membuat laporan keuangan. Salah satu dadia itu adalah Dadia Dusun Gambang yang terletak di Desa Pakraman Alap Sari. Sumber pemasukan utama (reguler) dadia ini berasal dari iuran wajib berupa peturunan dan iuran wajib bagi warga dadia yang ada di luar Bali (ngampel). Pemasukan nonreguler berasal dari sumbangan partai politik, danapunia, dan sesari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) darimana saja sumber pemasukan Dadia Dusun Gambang, 2) mengapa Dadia Dusun Gambang tidak membuat laporan keuangan, 3) bagaimana proses pertanggungjawaban yang dilakukan oleh dadia terkait untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menekankan pada persepsi dan perilaku manusia. Teknik analisis data yang digunakan yaitu; (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) sumber pemasukan reguler dadia berasal dari peturunan (iuran wajib) dan pengampel (iuran wajib bagi warga dadia di luar Bali); Sumber pemasukan nonreguler dadia berasal dari danapunia, dan sesari; (2) alasan dadia Dusun Gambang tidak membuat laporan keuangan yaitu; transaksi yang tidak rutin terjadi, lingkup organisasi yang kecil, dan kompetensi warga dadia yang kurang; dan (3) Pertanggungjawaban pengelolaan keuangan Dadia Dusun Gambang dilakukan dengan cara mengumumkan pemasukan dan pengeluaran, serta menempel laporan keuangan sederhana di papan pengumuman dadia. Kata Kunci : Transparansi, Akuntabilitas, Dadia, Pengelolaan Keuangan During this time, the form of financial management accountability in the Dadia (a system of Balinese Hindu family) in the form of financial statement has not been supported by adequate standards, so the average of all Dadia did not make financial statement. One of those Dadia I was Dadia Dusun Gambang located in Customary Village of Alap Sari. The main source of income (regular) of this Dadia was derived from obligatory dues (peturunan) and obligatory dues for Dadia’s member living outside Bali (ngampel). The nonregular income came from the contributions of political parties, Dana Punia (donation), and Sesari (offering money) . This research aimed at knowing: 1) where were the income sources of Dadia Dusun Gambang from, 2) why did Dadia Dusun Gambang not make financial statement, 3) how was the responsibility process done by Dadia about maintaining transparency and accountability. The implementation of this research used qualitative method emphasizing on human perception and behavior. Data analysis techniques used were; (1) data reduction, (2) data presentation, and (3) conclusion. The result showed that (1) the sources of regular income of Dadia were derived from peturunan (obligatory dues) and pengampel (an obligatory dues for dadia members living outside Bali); the sources of nonregular income came from Dana Punia (donation) , and sesari (offering money); (2) the reasons of Dadia Dusun Gambang did not make financial statement were; the transaction was not routine, the scope organization was small, and the Dadia’s member competence was inadequate; and (3) the responsibility of financial management of Dadia Dusun Gambang was done by announcing income and expenditure, and attaching simple financial statement on Dadia’s announcement board. keyword : Transparency, Accountability, Dadia, Financial Management
ANALISIS SUMBER DANA TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN PURA KHAYANGAN TIGA DI DESA PAKRAMAN BONDALEM KECAMATAN TEJAKULA KABUPATEN BULELENG Gede Widia Agustana .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.10438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dari mana saja sumber keuangan pada pura khayangan tiga yang ada di desa pakraman bondalem, dan Untuk mengetahui bagaimana proses pengelolaan dan pertanggungjawaban sumber dana di pura khayangan tiga yang ada di desa pakraman bondalem terkait untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Secara garis besar, sumber dan atau pendapatan pura khayangan tiga desa pakraman bondalem bersumber dari Dana punia, sesari, SHU LPD dan bantuan dari pemerintah. 2) Dalam pengelolan keuangan yang dilakukan oleh pengurus organisasi di pura khayangan tiga desa pakraman bondalem, dimana setiap ada kegiatan upacara atau pembangunan di Pura terlebih dahulu dibuatkan RAB yang menjadi acuan. Jadi besar anggaran yang perlu dikeluarkan untuk melakukan kegiatan tersebut dapat diketahui. Dari penyusunan RAB tersbut dapat diperhitungkan berapa anggaran yang harus dikeluarkan disetiap kegiatan upacara atau pembangunan di pura. Sehingga dapat dikatakan sudah efektif untuk pengelolaan sumber dana atau pendapatan tersebut.3) Dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang baik tentu saja harus ada pertanggungjawabannya. Pertanggungjawaban yang dilakukan oleh pengurus oraganisasi yaitu berupa laporan pertanggungjawaban yang terdiri dari rincian pengeluaran yang dilakukan pada saat kegiatan upacara atau pembangunan di pura. Laporan ini akan dibahas pada rapat sabha desa. Jika terjadi masalah keuangan akan dilselesaikan melalui musyawarah agar dapat diselesaikan secara kekeluargaan. 4) Dalam menunjang konsep akuntabilitas dan transparansi di pura khayangan tiga desa pakraman bondalem, Pengurus organisasi mengumumkan pemasukan dan pengeluaran desa pada saat rapat atau sangkepan dengan karma desa (sabha desa) selanjutnya akan diumumkan kembali pada saat piodalan maupun pada saat adanya pembanguanan di pura khyangan tiga desa pakraman bondalem dan masing masing kelian banjar akan di berikan hard copy laporan pertanggungjawaban untuk di umumkan kembali di masing-masing banjar. Kata Kunci : Sumber dana, transpansi, akuntabilitas, organisasi nirlaba, organisasi keagamaan This study aimed at knowing where the financial resources in the khayangan tiga temples in Bondalem village were from, and to know how the process of management and accountability of funds in khayangan tiga temples Bondalem village in the attempt to maintain transparency and accountability was. The method used in this research was qualitative research method. The research data were obtained through in-depth interview. The data analysis techniques in this research were through data reduction, data presentation, and conclusion drawings. The results of this study indicated that: 1) Generally speaking, the source and/or revenue of khayangan tiga temples Bondalem village was from sincere donations ‘dana punia’, offerings ‘sesari’, net income of the village credit union ‘SHU LPD’ and the government’s contribution. 2) In the financial management carried out by the khayangan tiga temple’s board of organization of Bondalem village, in which in every ceremony or construction activity in the temples cost estimate plan ‘RAB’ was first developed which became the reference. Thus, the total budget that needed to be spent to do the activities could be determined. From the preparation of the RAB could be calculated the amount of budget that had to be spent in every ceremony or construction activity in the temple. Thus, it could be said to have been effective for the management of the sources of funds or income.3) In realizing good financial management, of course there had to be accountability. The accountability conducted by the organization comittee was in the form of accountability reports consisting of details of expenditures spent during ceremonial activities or constructions at the temple. This report was discussed at the Sabha village meeting. If there was a financial problem, it would be solved through discussion to be resolved in a kinship spirit. 4) In supporting the concept of accountability and transparency in the temple of khayangan tiga of Bondalem village, the organization comittee reported the income and expenditure of the village at the meeting or sangkepan with villagers (sabha desa), and then reported again at the time of ceremony and constructions at Khayangan Tiga temples in Bondalem village, and each hamlet head ‘kelian banjar’ was given a hard copy of the accountability report to be re-announced in each hamlet. keyword : sources of funding, transparency, accountability, non-profit organizations, religious organizations
PENGARUH PERSEPSI KARYAWAN MENGENAI PERILAKU ETIS DAN WHISTLEBLOWING SYSTEM TERHADAP PENCEGAHAN FRAUD (Studi Kasus Pada Bali Hai Cruises) Ni Putu Metta Gaurina .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.10450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh persepsi karyawan mengenai perilaku etis dan whistleblowing system terhadap pencegahan fraud di Bali Hai Cruises. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan pada Bali Hai Cruises yang berjumlah 265 orang. Cara pengambilan sampelnya adalah dengan metode simple random sampling dengan rumus Slovin, maka diperoleh jumlah sampel sebanyak 72 orang. Jenis data dalam penelitian ini adalah data primer. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Pengukuran dengan skala likert. Analisis data penelitian menggunakan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS versi 19. Adapun hasil penelitian ini yaitu: secara parsial, variabel persepsi karyawan mengenai perilaku etis dan whistleblowing system berpengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan fraud. Kata Kunci : Perilaku Etis, Whistleblowing System, Pencegahan Fraud The study aimed at finding out the effect of the employee’s perception about ethic behaviour, and whistleblowing system on the fraud prevention at Bali Hai Cruises. This study utilized a quantitative design involving the population of 265 staffs of Bali Hai Cruises. The samples were selected based on simple random sampling technique using Slovin formula, that only 72 of them were selected as the samples. The data were obtained from a primary source collected by using questionnaires measured by Likert Scales. The analysis was conducted by using multiple linear regression supported by SPSS software version 19.0 The results of the study indicated that partially the variables of the employee’s perception about ethic behaviour, and whistleblowing system had a positive and significant effect on the fraud prevention. keyword : Ethic Behavior, Whistleblowing System, Fraud Prevention
PENGARUH PERTIMBANGAN PASAR KERJA, REFERENTS, DAN NILAI INTRINSIK PEKERJAAN TERHADAP PEMILIHAN KARIR MAHASISWA SEBAGAI AKUNTAN (Studi Pada Mahasiswa Jurusan Akuntansi Program S1 Universitas Pendidikan Ganesha) Ni Luh Cahyani Primashanti .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.10458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertimbangan pasar kerja, referents dan nilai intrinsik pekerjaan terhadap pemilihan karir mahasiswa sebagai akuntan. Penelitian ini menggunakan jenis rancangan penelitian kuantitatif menggunakan responden dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepada responden yaitu mahasiswa akuntansi Program S1 di Universitas Pendidikan Ganesha. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dibantu dengan alat analisis SPSS (Statistical Product and Service Solution). Teknik sampel yang digunakan adalah sampling incidental yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan/incidental bertemu dengan peneliti yang dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan pasar kerja, referents dan nilai intrinsik pekerjaan berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap pemilihan pemilihan karir mahasiswa sebagai akuntan. Kata Kunci : pertimbangan pasar kerja, referents, nilai intrinsik pekerjaan, pemilihan karir mahasiswa This study aimed at knowing the effect of labor market consideration, referents, and intrinsic value of job on the selection of student career as an accountant. This research used quantitative research design using respondents by asking some questions to the respondents, the students of bachelor program of accounting Department Ganesha University of Education. The Data were analyzed by using multiple linear regression analysis and assisted with analysis tool SPSS (Statistical Product and Service Solution). The Sampling technique used was incidental sampling, that is sampling technique based on accidental / incidental meeting with a researcher that can be used as a sample if the person accidentally met is suitable as a data source. The result showed that the labor market consideration, referents, and intrinsic value of job had partial and simultaneous effect on the selection of student career as an accountant. keyword : labor market consideration, referents, intrinsic value of job, selection of student career
TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PENGELOLAAN DANA PUNIA DI DADIA PREBALI, DESA GOBLEG, KECAMATAN BANJAR, KABUPATEN BULELENG Luh Putu Dewi Sulistiani .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.10747

Abstract

Dadia Prebali merupakan salah satu dadia yang terdapat di desa Gobleg, dadia prebali tidak membuat laporan keuangan di setiap upacara keagamaanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pengelolaan dana punia di dadia prebali, untuk mengetahui pertanggungjawaban dana punia dari warga dadia yang menyandang disabilitas dan warga dadia yang tinggal diluar bali, dan untuk mengetahui apakah sudah memenuhi prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana punia di dadia prebali. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif , dengan sumber data primer dan sekunder. Data primer dalam penelitian ini adalah hasil wawancara, dan data sekunder dalam penelitian ini adalah dokumen sejarah dadia prebali , struktur organisasi dadi prebali dan pemasukan dan pengeluaran yang ada di dadia prebali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengelolaan dana punia di dadia prebali sudah dilakukan secara transparan dan akuntabel, pertanggungjawaban dana punia dari warga dadia yang menyandang disabilitas dan warga dadia yang tinggal diluar bali sudah dapat dipertanggungjawabkan dengan baik, dan dadia prebali sudah menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dengan baik pada dadianya.Kata Kunci : Transparansi, Akuntanbilitas, Pengelolaan Dana Punia Prebali clan is one of the clans in Gobleg village, Prebali clan does not make a financial statement at every religious ceremony. This study aimed to find out how the process of managing punia ‘donation’ funds in prebali clan, to know the accountability of donation funds from the clan residents with disabilities and residents who lived outside of Bali, and to know whether they had fulfilled the principle of transparency and accountability in the management of donation funds in Prebali clan. The type of data used was qualitative data, with primary and secondary data sources. The primary data in this research were interview results, and the secondary data in this research were historical documents of Prebali clan, organization structure of Prebali clan, and income and expenditure conducted in Prebali clan. The results of the research showed that the process of managing the donation funds in Prebali clan had been conducted transparently and accountably, the accountability of donation funds from clan residents with disabilities and residents living outside of Bali was well accounted, and Prebali clan had applied the principle of transparency and accountability sufficiently to the clan.keyword : Transparency, Accountability, Donation Fund Management
ANALISIS AKUNTANBILITAS KEUANGAN DAN PENDAYAGUNAAN PENGELOLAAN DANA ZAKAT, INFAQ , SHADAQAH (ZIS) (STUDI KASUS LEMBAGA BAZNAS KABUPATEN BULELENG) Sarifah Muslikah Zen .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.10954

Abstract

Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Buleleng atau Lembaga Amil Zakat adalah mengelola dana zakat, infaq, sahadaqah (ZIS) dari muzakki, sebagai penguat sosial dan ekonomi. Penelitian ini dilakukan di Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Buleleng yang beralamat Jalan Udayana No.17 Singaraja.Akuntabilitas dan Pendayagunaan Dana ZIS sangat diperlukan untuk mewujudkan kepercayaan pihak-pihak yang terkait, seperti muzakki, mustahik, Pemerintah maupun masyarakat secara keseluruhan. Penelitian ini termasuk penelitian dengan pendekatan kualitatif berupa;(1) data primer, yaitu sumber data yang langsung memberikan data kepada pengumpul data. Untuk data primer, pengambilan data dilakukan dengan bantuan catatan lapangan dan observasi mendalam oleh peneliti; dan (2) data Sekunder yaitu, sumber yang tidak langsung memberikan data kepada pengumpul data, misalnya lewat orang lain atau dokumen. Untuk data sekunder berupa bukti, catatan, atau laporan historis yang selalu tersusun (data dokumen).Hasil penelitian ini menemukan bahwa Akuntanbilitas dan Pendayagunaan Dana ZIS pada BAZNAS Kabupaten Buleleng masih terdapat ketimpangan yang sangat besar antara potensi dan realisasiAlasan utama terjadinya ketimpangan antara potensi dan realisasi yaitu masih banyaknya muzzaki yang membayarkan zakatnya langsung kepada mustahik. Sehingga tidak terdata oleh pihak organisasi pengelola zakat. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan muzzaki yang tidak membayarkan zakatnya pada lembaga zakat, hanya saja jika dikaitkan dengan konsep pendayagunaan tentu akan menjadi sangat berdaya jika pembayaran zakat dilakukan pada organisasi pengelola zakat. Kata Kunci : Akuntanbilitas Keuangan dan Pendayagunaan Zakat, Infaq, Shadaqah. National tithe board or institution is a board or institution which manages the funds of Zakat, Infaq, and Shadaqah (ZIS) from muzaki (a obliged person paying the zakat) as social and economic booster. This research is conducted at nasional thite board (Baznas) in Buleleng Regency located at Jalan Udayana No.17 Singaraja. The accountability and efficiency of ZIS Funds is necessary to realize the trust of related parties, such as muzakki, mustahik ( a proper person accepting the tithe), government, and general society. This research uses qualitative approach in the form of (1) primary data, that is a data source which directly gives the data to data collector. For primary data, data withdrawal is conducted with the help of field note and in-depth observation by researcher; and (2) secondary data is a source that do not directly provide data to data collectors, for example through other people or documents. The secondary data are in the form of evidences, records, or historical reports which are always compiled (document data). The result of this study shows that the accountability and efficiency of ZIS funds at Baznas in Buleleng Regency is still in a huge imbalance between the potency and realization. The main reason for the imbalance between the potency and the realization is that there are still many muzzaki paying the tithe to mustahik directly. So, it is not recorded by the management managing the tithe. Actually, there is nothing wrong with muzzaki who does not pay the tithe to the tithe board; however, if linked with the concept of efficiency it would be very efficient if the payment of tithe is done on the board managing the tithe. keyword : Financial Accountability and Efficiency of Zakat, Efficiency of Infaq, Efficiency of Shadaqah.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Fraud Pada LPD Desa Pakraman Bontihing Ni Luh Ayu Suaslioni .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Made Arie Wahyuni, S.E. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.10957

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) bentuk fraud yang terjadi di LPD Desa Pakraman Bontihing, (2) penyebab terjadinya fraud di LPD Desa Pakraman Bontihing, (3) saran tindakan yang harus dilakukan dalam menindaklanjuti fraud di LPD Desa Pakraman Bontihing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah LPD Desa Pakraman Bontihing dan objek penelitiannya yaitu kasus fraud , penyebab terjadinya fraud dan cara penanggulangannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada dua bentuk fraud yang terjadi di LPD Desa Pakraman Bontihing yaitu adanya penggandaan buku tabungan dan penyelewengan kas, (2) faktor penyebab terjadinya fraud diklasifikasikan menjadi empat yaitu akibat lemahnya struktur organisasi dan pembagian wewenang, kontribusi gaji yang belum memadai, moralitas yang rendah akibat adanya kesempatan (opportunity), dan kurang efektifnya kinerja auditor internal LPD, (3) kebijakan terhadap terjadinya fraud yaitu diselesaikan secara kekeluargaan dan memperbaiki sistem pengendalian intern menjadi terkomputerisasi dalam penginputan dan pembuatan laporan keuangan, serta mengoptimalkan pengawasan dengan menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menjalankan LPD. Kata Kunci : bentuk fraud, faktor penyebab fraud, kebijakan terhadap fraud. Abstract The study aimed at knowing (1) the fraud forms happening at LPD (Village Credit Institution) of Bontihing Customary Village, (2) the causes of fraud at LPD of Bontihing Customary Village, (3) the suggestions of following up fraud at LPD Bontihing Customary Village. This study used a qualitative approach with primary and secondary data sources. The data collection techniques used were observation, interview, literature review, and documentation. The subject of this research was LPD of Bontihing Customary Village and the object of research was fraud case, cause of fraud, and ways overcoming it. The result of this research showed that (1) there were two forms of fraud happening at LPD of Bontihing Customary Village namely the doubling of saving book and cash diversion, (2) the cause of fraud was classified into four namely due to the weakness of organizational structure and division of authority, inadequate salary contribuion, low morality due to available opportunity, and ineffective performance of internal auditor of LPD, (3) the policy toward the fraud was settled in kinship manner and improved the internal control system become computerized in inputting and preparing financial statement, and optimizing supervision by applying caution principle in running the LPD. keyword : fraud form, fraud cause, policy toward fraud.
ANALISIS PERHITUNGAN BIAYA PRODUKSI PADA USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) JAJANAN CITA RASA KHAS BALI (STUDI KASUS PADA UD. SARI ARTHA KUE DI DESA BANJAR, KECAMATAN BANJAR) Kadek Dodik Arianta .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.11227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perusahaan menghitung biaya produksi serta menguak berbagai alasan yang melatarbelakangi penentuan harga pokok produksi jajan pisang kacang. Metode full costing menjadi metode yang dipilih untuk mereview kembali dan menganalisis teknik perhitungan biaya produksi jajan pisang kacang pada usaha jajanan cita rasa khas bali milik Made Yudana (30 tahun) yang berlokasi di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) Data primer dengan wawancara dan (2) Data sekunder yaitu dengan melakukan studi kepustakaan. Perhitungan biaya produksi berdasarkan perusahaan sebesar Rp 1.322 per satu buah jajan, sedangkan berdasarkan metode full costing diperoleh sebesar Rp 1.450 per satu buahnya. Perhitungan ini menimbulkan selisih kurang sebesar Rp 128 rupiah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa perusahaan sebaiknya memanfaatkan metode full costing dalam perhitungan biaya produksi jajan pisang kacang dan jajan lainnya. Selain itu, perusahaan juga perlu meninjau kembali perlakuan biaya untuk mendapatkan hasil perhitungan biaya produksi jajan yang lebih akurat. Kata Kunci : Biaya produksi, metode full costing , jajanan This study aimed at finding out how the company calculated the cost of production and revealing various reasons behind the calculation of the cost production of banana peanuts snack. The full costing method became the chosen method to review and analyze the technique of calculating the price of peanut banana snack on Balinese snacks business owned by Made Yudana (30 years old), located in Banjar Village, Banjar Subdistrict, Buleleng Disctrict. The research method used was qualitative research method. The type of data used in this study was (1) Primary data by interview and (2) Secondary data that are by conducting literature study. The calculation of good cost was based on the company amounted to Rp 1.322 per one item, whereas based on the full costing method it was obtained Rp 1.450 per item. This calculation raised a difference of Rp 128 rupiah. Based on the results of this study could be concluded that the company should use the method of full costing in the calculation of the price of banana nuts and other snacks. In addition, the company also needed to review the treatment of production costs to get more accurate results of the calculation of snack cost. keyword : production cost, full costing method, snacks
KURANGNYA PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (STUDI KASUS PADA DESA MANIKLIYU KECAMATAN KINTAMANI KABUPATEN BANGLI) I Wayan Adi Suarnata .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.11232

Abstract

Tujuan dari penelitian untuk mengetahui kurangnya partisipasi dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Manikliyu Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli. Untuk mengetahui penyebab kurangnya partisipasi masyarakat, kendala yang di hadapi dan cara mengatasinya. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif. Sumber data yang digunakan dengan melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi guna memperoleh data mengenai penyebab kurangnya Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Manikliyu Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan alokasi dana desa di Desa Manikliyu Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli di sebabkan karena kurangnya sosialisasi mengenai ADD kepada masyarakat, kurangnya kesadaran masyarakat, kesibukan masyarakat dan politik. Selain ada penyebab juga ada kendala yang di hadapi seperti sumber daya manusia yang kurang, kurangnya pembinaan dalam mengelola ADD, koordinasi yang kurang baik, dan keadaan alam di desa. dan ada pula cara mengatasi penyebab kurangnya partisipasi masyarakat adalah dengan cara sosialisasi, bimbingan teknis (bimtek), diterapkannya sangsi atau denda.Kata Kunci : kurangnya partisipasi, alokasi dana desa The purpose of this research was to know the lack of participation in the management of village fund allocation in Manikliyu Village, Kintamani Subdistrict, Bangli Regency. This research also aimed at knowing the cause of the lack of community participation, the constraints faced and how to overcome them. The research method used was qualitative method. The data source was done by conducting interview, observation, and documentation to obtain data about the causes of the lack of community participation in the management of village fund allocation in Manikliyu Village, Kintamani Subdistrict, Bangli Regency. The result of the research showed that the lack of community participation in the management of the village fund allocation in Manikliyu Village, Kintamani Subdistrict, Bangli Regency was caused by the lack of socialization of the village fund budget to the community, the lack of community awareness, the business of the community and politics. In addition, there were also other obstacles faced such as the lack of human resources, the lack of guidance in managing the village fund budget, the poor coordination, and the natural circumstances in the village. There were also ways to overcome the causes of the lack of community participation by socialization, technical guidance, application of sanction or fine.keyword : lack of participation, village fund allocation
MENGUNGKAP AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN PELABA PURA KHAYANGAN TIGA (Studi Kasus Pura Khayangan Tiga Desa Pakraman Bitera, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar) I Made Aldiasta .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.11235

Abstract

Pura Khayangan Tiga yang merupakan ciri khas yang dimilki setiap Desa Pakraman di Bali, yang memilki pelaba pura sebagai kekayaan pura berupa tanah adat yang masih memiliki produktivitas untuk menunjang kegiatan desa. Desa Pakraman sebagai organisasi publik yang mengelola pelaba pura yang merupakan warisan budaya, harus menerapkan konsep akuntabilitas dalam melakukan pengelolaan keuangannya. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengungkap pengelolaan keuangan pelaba Pura Khayangan Tiga Desa Pakraman Bitera, 2) mengetahui pemahaman para pengelola pelaba Pura Khayangan Tiga terhadap prinsip-prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan dari pelaba pura. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif, dengan metode kualitatif yang menekankan pada deskripsi setiap persepsi dan perilaku manusia. Data dihimpun dengan cara wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, antara lain;1) Reduksi Data, 2) Penyajian Data, dan 3) Menarik Kesimpulan. Subyek penelitian ini adalah pengelola pelaba Pura Khayangan Tiga. Objek penelitian adalah prinsip akuntabilitas, pemahaman, dan penerapan prinsip akuntabilitas oleh pengelola. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pelaba Pura Khayangan Tiga Desa Pakraman Bitera dikelola oleh seorang penyakap, dengan menggunakan sistem kontrak dan sistem bagi hasil yang berkeadilan. Hasil dari pelaba Pura Khayangan Tiga masuk sebagai pendapatan Desa Pekraman yang dikelola lansung oleh prajuru Desa Pakraman dan dalam pengelolaannya melibatkan warga desa melalui sabha sebagai perwakilan warga dan pesamuan sebagai forum penyampaian aspirasi. 2) Prajuru Desa Pakraman Bitera memahami bahwa akuntabilitas berperan penting sebagai sebagai wujud pertanggungjawaban dibuktikan dengan dipenuhinya Prinsi-prinsip akuntabilitas: transparansi, liabilitas, kontrol, responsibilitas, dan responsivitas dalam pengelolaan keuangan pelaba pura. Kata Kunci : akuntabilitas, pemahaman, penerapan, pelaba, Pura Khayangan Tiga, Desa Pakraman Khayangan Tiga Temple which is a characteristic owned by every Pakraman Village in Bali, which has pelaba Pura as a wealth of temples in the form of customary land that still has the productivity to support the village activities.Pakraman Village as a public organization that manages pelaba pura which is a cultural heritage, must apply the concept of accountability in doing its financial management.This study aims to: 1) reveals the financial management pelaba Khayangan Tiga Temple Pakraman Village Bitera, 2) knows the understanding of the managers of KhayanganTiga Temple's pelaba against the principles of accountability in financial management from pelaba pura. This research includes qualitative descriptive research, with qualitative methods that emphasize the description of every perception and human behavior. Data analysis is done through three steps, among others 1) Data Reduction, 2) Data Presentation, and 3) Drawing Conclusion. The subject of this research is the manager pelaba Khayangan Tiga Temple. The object of research is the principle of accountability, understanding, and application of accountability principles by managers. The results show that: 1) Pelaba Khayangan Tiga Temple Pakraman Village Bitera managed by a penyakap, using a system of contract and profit sharing system fair. The results of the Khayangan Tiga Temple pelaba are included as income of Pekraman Village which is managed directly by Government of the Village and in its management involves the villagers through Sabha as the representative of the people and the pesamuan as a forum for the delivery of aspirations. 2) Government PakramanBitera Village understands that accountability plays an important role as a form of accountability evidenced by the fulfillment of accountability principles: transparency, liability, control, responsibility, and responsiveness in financial management of pelaba pretexts. keyword : Accountability, understanding, implementation, pelaba, Khayangan Tiga Temple, Pakraman Village
Co-Authors ., Agus Purwanto ., Asiyah ., Ayu Damayanti Ni Putu ., Desak Putu Ayu Diah Dewantari ., Desak Putu Nitya Dewi ., Gede Widia Agustana ., Gusti Ayu Putu Sri Indrawati ., Hairun Nisak ., I Dewa Ayu Kade Sandra Wati ., I Gede Andi Suta Darmawan ., I Gede Puguh Harka Pancala ., I Gusti Agung Gede Dharma Putra ., I Gusti Ayu Erika Pradini Putri ., I Gusti Ayu Rani Desi Andari ., I Kadek Dwi Gede Surya Widarta ., I Kadek Surya Mandarin ., I Ketut Astawa ., I Made Parta Cahya Semadi ., I Made Yogi Artha Ardana ., I Putu Gede Arief Darmawan ., I Wayan Adi Suarnata ., I Wayan Edy Suputra ., Ida Ayu Ketut Susila Dewi ., Kadek Ari Saputra ., Kadek David Warisando ., Kadek Dodik Arianta ., Kadek Nanik Arismawati ., Kadek Nike Krisnayanti ., Kadek Septa Riadi ., Kadek Sintia Purnami ., Kadek Sri Astiti ., Kadek Suambawa ., Kd Dwi Pande Wahyuda ., Ketut Suci Widiasri ., Komang Agus Wiriawan ., Komang Sonia Kartika Dewi ., Komang Yeti Riani ., Luh Eni Sulasmi ., Luh Pt Eka Widyasari ., Luh Putu Dewi Sulistiani ., M.Dwi Arisandi Arta ., Made Ella Sugiasmini ., Made Pebri Suwirsa ., Made Veni Irnayanti ., Made Wiradarma Setiawan ., Md Anggun Ayun Puspa ., Nadia Nesi Krisna Wardani ., Ni Kadek Sumiyantini ., Ni Komang Laksmita Ayudiasari ., Ni Luh Ayu Suaslioni ., Ni Luh Cahyani Primashanti ., Ni Luh Sri Wahyuni ., Ni Luh Yadnya Wati ., Ni Made Ayu Sawitri ., Ni Made Dewi Puspitasari ., Ni Made Somertini ., Ni Nyoman Artini ., Ni Nyoman Dhiras Hardyanti ., Ni Putu Ayu Primayanti ., Ni Putu Metta Gaurina ., Ni Putu Sri Widiutami ., Ni Putu Wira Ayu Pradnyani ., Ni Wayan Meres ., Nyoman Adi Hanggara ., Putu Adhitya Hari Wiguna ., Putu Agus Surya Wibawa ., Putu Crysma Virmayani ., Putu Dian Handayani ., Putu Dyan Sukmo Paramananda ., Putu Edy Suryadi Yasa ., Putu Hery Ardana Putra ., Putu Ivania Cecilia ., Putu Mery Oktaviyanti ., Putu Sukma Dewi ., Putu Vera Lavenia ., Rani Rahmat ., Sarifah Muslikah Zen ., Tengku Malinda Oktaviani ., Yerika Silvani Natalia Abdurrahman . Agus Purwanto . Ak. S.E. Desak Nyoman Sri Werastuti . Anak Agung Gede Sugianthara Anastasia Indah Ayu Purnama . Ari Surya Darmawan Arzia Biwi . Asiyah . Ayu Damayanti Ni Putu . Ayu Dwi Purwatiasih . Ayu Komang Dewi Lestari . Darmada Dewa Kadek . Darmada Dewa Kadek ., Darmada Dewa Kadek Desak Nyoman Sri Werastuti, S.E., Ak. . Desak Putu Ayu Diah Dewantari . Desak Putu Nitya Dewi . Dirgayusa Sukma Putra . Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK . Erni Yuliani . Erni Yuliani ., Erni Yuliani Evy Drivayanti Kadek . Gebby Yunita Wiguna . Gebby Yunita Wiguna ., Gebby Yunita Wiguna Gede Adi Yuniarta Gede Adi Yuniarta, SE.AK . gede angga restu diana . Gede Arie Pandu . Gede Arie Pandu ., Gede Arie Pandu Gede Ngurah Putra Darma Sesana . Gede Ngurah Putra Darma Sesana ., Gede Ngurah Putra Darma Sesana Gede Suliastwina Permana . Gede Suliastwina Permana ., Gede Suliastwina Permana Gede Widia Agustana . Gerry Hartajunika . Gerry Hartajunika ., Gerry Hartajunika Gusti Ayu Made Firma Pratiwi . Gusti Ayu Putu Sri Indrawati . Hairun Nisak . I B Angge Artadharma . I B Angge Artadharma ., I B Angge Artadharma I Dewa Ayu Kade Sandra Wati . I Gede Abdi Adnyanan Giri . I Gede Abdi Adnyanan Giri ., I Gede Abdi Adnyanan Giri I Gede Andi Suta Darmawan . I Gede Arya Satya Prattama . I Gede Oka Wiradana . I Gede Puguh Harka Pancala . I Gede Satwika Darmawan . I Gede Satwika Darmawan ., I Gede Satwika Darmawan I Gede Tio Pratama . I Gede Tio Pratama ., I Gede Tio Pratama I Gusti Agung Gede Dharma Putra . I Gusti Ayu Erika Pradini Putri . I Gusti Ayu Purnamawati I Gusti Ayu Rani Desi Andari . I Gusti Lanang Agung Musdananda . I Gusti Lanang Agung Musdananda ., I Gusti Lanang Agung Musdananda I Gusti Ngurah Dwi Purna Wijaya . I Kadek Agus Adytia Merta . I Kadek Agus Adytia Merta ., I Kadek Agus Adytia Merta I Kadek Dwi Gede Surya Widarta . I Kadek Endy Pardina Nova . I Kadek Endy Pardina Nova ., I Kadek Endy Pardina Nova I Kadek Surya Mandarin . I Ketut Astawa . I Ketut Selamet Kelana Putra . I Ketut Selamet Kelana Putra ., I Ketut Selamet Kelana Putra I Komang Dodi Hersana . I Made Aldiasta . I Made Parta Cahya Semadi . I Made Pradana Adiputra I Made Yogi Artha Ardana . I Nyoman Ediawan . I Nyoman Ediawan ., I Nyoman Ediawan I Nyoman Tri Esaputra . I Nyoman Tri Esaputra ., I Nyoman Tri Esaputra I Putu Eva Prasetya . I Putu Gede Arief Darmawan . I Putu Gede Diatmika I Putu Sukendra . I Putu Teguh Sugiartha . I Putu Yasa Muliadnyana Putra . I Putu Yasa Muliadnyana Putra ., I Putu Yasa Muliadnyana Putra I Wayan Adi Suarnata . I Wayan Edy Suputra . I Wayan Iwan Pradnyana . I Wayan Iwan Pradnyana ., I Wayan Iwan Pradnyana Ida Ayu Ketut Susila Dewi . Ida Ayu Putu Eka Puspita Dewi . Ida Ayu Putu Eka Puspita Dewi ., Ida Ayu Putu Eka Puspita Dewi Ida Bagus Gede Sumardika . Ida Bagus Gede Sumardika ., Ida Bagus Gede Sumardika Indah Sathyaningsih Putu . Kadek Adi Suwandana . Kadek Adi Suwandana ., Kadek Adi Suwandana Kadek Ari Saputra . Kadek Ayu Pramita Dewi . Kadek Ayu Sinta Wijayantini . Kadek Ayu Yulianita Dewi . Kadek David Warisando . Kadek Dodik Arianta . Kadek Krisna Aris Pitasari . Kadek Lia Lestari . Kadek Lia Lestari ., Kadek Lia Lestari Kadek Marlina Nalarreason . Kadek Nanik Arismawati . Kadek Nike Krisnayanti . Kadek Ratna Mustika Sari . Kadek Ratni Prabandani . Kadek Ratni Prabandani ., Kadek Ratni Prabandani Kadek Rudyana . Kadek Rudyana ., Kadek Rudyana Kadek Septa Riadi . Kadek Sintia Purnami . Kadek Sri Astiti . Kadek Suambawa . Kadek Supri Budiadnyana . Kadek Supri Budiadnyana ., Kadek Supri Budiadnyana Kadek Vera Damayanti . Kadek Witha Erayani . Kadek Witha Erayani ., Kadek Witha Erayani Kd Dwi Nova Sucipta . Kd Dwi Nova Sucipta ., Kd Dwi Nova Sucipta Kd Dwi Pande Wahyuda . Kd Wiwik Wirayuni . Ketut Angga Yudiastrawan . Ketut Angga Yudiastrawan ., Ketut Angga Yudiastrawan Ketut Aristina Dewi . Ketut Suci Widiasri . Ketut Yeni Paramita Setianingsih . Komang Agus Wiriawan . Komang Ayu Satyaningsih . Komang Gede Suriani Suan Dewi . Komang Sonia Kartika Dewi . Komang Tri Resmini . Komang Triana Windartini . Komang Try Wahyuni Kusuma Putri . Komang Try Wahyuni Kusuma Putri ., Komang Try Wahyuni Kusuma Putri Komang Yeti Riani . Lilya Andriani . Lucy Sri Musmini Luh Alit Suartini . Luh Alit Suartini ., Luh Alit Suartini Luh Ardiana . Luh Artining Miradewi . Luh Eni Sulasmi . Luh Ida Agustini . Luh Ida Agustini ., Luh Ida Agustini Luh Pt Eka Widyasari . Luh Putu Dewi Sulistiani . Luh Putu Eka Prastyanti . Luh Putu Eka Prastyanti ., Luh Putu Eka Prastyanti Luh Putu Pitesa Wirawati . Lutfiah . Lutfiah ., Lutfiah M Tantowi Jauhari Nadlari . M. Sutrisna Madya Ningsih . M. Sutrisna Madya Ningsih ., M. Sutrisna Madya Ningsih M.Dwi Arisandi Arta . Made Aditya Putra . Made Arie Wahyuni Made Ayu Darmayani . Made Buda Artana . Made Denny Oktariyana Made Ella Sugiasmini . Made Ernia Friskayanti . Made Indra Parmadika . Made Indra Parmadika ., Made Indra Parmadika Made Isma Pratiwi . Made Isma Pratiwi ., Made Isma Pratiwi Made Molik Aridita . Made Molik Aridita ., Made Molik Aridita Made Pasek Swi Shantanu . Made Pebri Suwirsa . Made Veni Irnayanti . Made Wiradarma Setiawan . Made Wiradharma Swastyastu . Made Yogi Astuti . Made Yogi Astuti ., Made Yogi Astuti Mardiana - Maria S. Devi Rande . Maria S. Devi Rande ., Maria S. Devi Rande Md Anggun Ayun Puspa . Meyta Anggaraeni . Meyta Anggaraeni ., Meyta Anggaraeni Mudinillah, Adam Mujayanti Mandasari . Mujayanti Mandasari ., Mujayanti Mandasari N. Budhi Cyntia Dewi . N. Budhi Cyntia Dewi ., N. Budhi Cyntia Dewi Nadia Nesi Krisna Wardani . Ni Gusti Ayu Putu Sischa Monika Sari . NI GUSTI PUTU SARIANI . NI GUSTI PUTU SARIANI ., NI GUSTI PUTU SARIANI Ni Kadek Desi Dwiyantari . Ni Kadek Novianti . Ni Kadek Riana Trisna Dewi . Ni Kadek Riana Trisna Dewi ., Ni Kadek Riana Trisna Dewi Ni Kadek Sinarwati Ni Kadek Sumiyantini . NI KADEK TERA PADMANI . Ni Ketut Juni Kalmi Dewi . Ni Komang Apriska Widiana Putri . Ni Komang Apriska Widiana Putri ., Ni Komang Apriska Widiana Putri Ni Komang Laksmita Ayudiasari . Ni Komang Sri Wahyuni . Ni Luh Ayu Suaslioni . Ni Luh Cahyani Primashanti . Ni Luh Damayanti . Ni Luh Gede Erni Sulindawati Ni Luh Novi Ekawati . Ni Luh Novi Ekawati ., Ni Luh Novi Ekawati Ni Luh Nyoman Ari Udiyanti . Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita . Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita ., Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita Ni Luh Putu Arin Astiari . Ni Luh Putu Asri Damayanti . Ni Luh Restini . Ni Luh Sri Wahyuni . Ni Luh Suarmi . Ni Luh Suarmini . Ni Luh Yadnya Wati . Ni Made Ayu Pradnya Dewi . Ni Made Ayu Pradnya Dewi ., Ni Made Ayu Pradnya Dewi Ni Made Ayu Sawitri . Ni Made Dewi Puspitasari . Ni Made Shanti Widnyani . Ni Made Shanti Widnyani ., Ni Made Shanti Widnyani Ni Made Somertini . Ni Made Sri Rastini . Ni Made Sukarmiasih . Ni Nyoman Artini . Ni Nyoman Dhiras Hardyanti . Ni Nyoman Meita Jayantini . Ni Nyoman Meita Jayantini ., Ni Nyoman Meita Jayantini Ni Nyoman Perayati . Ni Pt Intan Putri s . Ni Putu Ayu Primayanti . Ni Putu Eka Suratini . Ni Putu Merilyani . Ni Putu Merilyani ., Ni Putu Merilyani Ni Putu Metta Gaurina . Ni Putu Sri Widiutami . Ni Putu Wira Ayu Pradnyani . Ni Wayan Della Praniti . Ni Wayan Meres . Ni Wayan Novi Budiasni . Ni Wayan Ristiani . Ni Wayan Ristiani ., Ni Wayan Ristiani Nyoman Adi Hanggara . Nyoman Adnyani . Nyoman Ayu Wulan Trisna Dewi . Nyoman Dewi Purnawati . Nyoman Dewi Purnawati ., Nyoman Dewi Purnawati Nyoman Ida Adriani . Nyoman Ida Adriani ., Nyoman Ida Adriani Nyoman Trisna Herawati Okky Safitri . Prasaja Suganda . Putu Adhitya Hari Wiguna . Putu Agus Surya Wibawa . Putu Crysma Virmayani . Putu Desy Natalia . Putu Desy Natalia ., Putu Desy Natalia Putu Diah Lestari . Putu Dian Handayani . Putu Dyan Sukmo Paramananda . Putu Edy Suryadi Yasa . Putu Gede Jurnaedi . Putu Hery Ardana Putra . Putu Ivania Cecilia . Putu Mery Oktaviyanti . Putu Putri Suriyani . Putu Ratih Pratiwi . Putu Ryan Damayanti . Putu Sukma Dewi . Putu Vera Lavenia . Putu Youdhitia Saraswati . Putu Yuni Juliani . Putu Yuni Juliani ., Putu Yuni Juliani Putu Yunita Saputri Dewi . Raden Mohamad Herdian Bhakti Raga Fahmy Darmawan . Rani Rahmat . Robin Gita Mandira . Sarifah Muslikah Zen . Sayyidul Azmi . Sayyidul Azmi ., Sayyidul Azmi Tengku Malinda Oktaviani . WANGI WIRATMI . Yerika Silvani Natalia . Yunita Indrawati Kadek . Yunita Indrawati Kadek ., Yunita Indrawati Kadek