Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pendekatan Contextual Teaching And Learning Berbasis Portofolio Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Nursanti, Amanah; Putra, DB Kt. Ngr. Semara; Manuaba, Ida Bagus Surya
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 3 (2020): September
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.601 KB) | DOI: 10.23887/mpi.v1i3.30955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan Contextual Teaching and Learning berbasis portofolio terhadap kompetensi pengetahuan IPA kelas V SD Gugus Tuanku Imam Bonjol Kecamatan Denpasar Barat Tahun 2019/2020. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu (quasi experimental design) dengan rancangan penelitian yang digunakan yaitu Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V Gugus Tuanku Imam Bonjol tahun ajaran 2019/2020, yang terdiri dari 9 kelas. Sampel penelitian ditentukan dengan tekhning random sampling dengan pengacakan kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas V SDN 25 Pemecutan sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 33 siswa dan kelas V SDN 7 Dauh Puri sebagai kelas Kontrol dengan jumlah 30 siswa. Data yang dikumpulkan adalah nilai kompetensi pengetahuan IPA dengan nilai kognitif (post test). Data kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan dengan instrument berupa test objektif pilihan ganda, kemudian data dianalisis menggunakan uji-t polled varian. Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thitung = 3,44 ini dibandingikan dengan taraf signifikansi 5% dan dk=33+30-2=61 diperoleh ttabel = 2,00 sehingga thitung = 3,44 > ttabel = 2,00 sehingga H0 ditolak. Hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA kelas yang dibelajarakan dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning berbasis Portofolio dengan kelas yang dibelajarkan secara konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan Pendekatan Contextual Teaching and Learning berbasis Portofolio berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA kelas V SD Gugus Tuanku Imam Bonjol Kecamatan Denpasar Barat tahun 2019/2020
Mind Mapping Berbasis Problem Based Learning sebagai Media Pembelajaran Menarik bagi Siswa Kelas V SD Swari, Ni Putu Pradnya; Manuaba, Ida Bagus Surya
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v5i1.46129

Abstract

Kurangnya penggunaan media pembelajaran yang digunakan guru pada saat proses pembelajaran. Hal ini tentu memberikan dampak bagi guru maupun hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media mind mapping berbasis problem based learning (PBL). Penellitian menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek yang digunakan dalam penellitian yaitu diantaranya ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran dan siswa kelas V SD. Metode pengumpulan data yaitu metode kuesioner dan wawancara dengan menggunakan lembar kuesioner dan lembar wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian media mind mapping dinyatakan layak digunakan berdasarkan hasil review ahli isi mata pelajaran memperoleh persentase 90,9% dengan kualifikasi sangat baik, ahli desain pembelajaran dengan perolehan persentase 84,61% kualifikasi baik, ahli media pembelajaran memperoleh persentase 86,67% dengan kualifikasi baik, dan uji coba perorangan memperoleh persentase 88,54% dengan kualifikasi baik. Maka, media mind mapping berbasis problem based learning layak digunakan di kelas V sekolah dasar. Implikasi penelitian ini diharapkan guru dapat menggunakan media ini dapat proses pembelajaran sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif.
MODEL PEMBELAJARAN NHT BERBANTUAN MEDIA GRAFIS BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS LETDA MADE PUTRA ., Ni Luh Putu Tirta Praba Ningsih; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara pembelajaran dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Togethe) (NHT) dan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra Tahun Pelajaran 2013/2014. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra tahun ajaran 2013/2014 dengan sampel penelitian kelas VB SDN 23 Dangin Puri dengan jumlah 41 siswa dan kelas V SDN 1 Tonja dengan jumlah 41 siswa. Jenis penelitian yang dipergunakan adalah eksperimen kuasi dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Data yang dikumpulkan yaitu data hasil belajar IPA pada ranah kognitif yang dianalisis menggunakan uji-t. Dari analisis hasil belajar siswa diperoleh nilai rata-rata 77,4 untuk kelas eksperimen dan 68,4 untuk kelas kontrol dengan thitung sebesar 4,56 sedangkan ttabel 2,000 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe NHT dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra Tahun Pelajaran 2013/2014. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Kooperatif Tipe NHT terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Numbered Head Together (NHT), hasil belajar IPA, media grafis This study is aimed at identifying the significant difference for the result of learning science using cooperative learning model Numbered Head Together (NHT) and conventional learning model in class 5 students in SD Gugus Letda Made Putra in academic year 2013/2014. The population of this study used all the students of class V SD Gugus Letda Made Putra in academic year 2013/2014 where the sampel is the the students of class VB SDN 23 Dangin Puri within 41 students and class V SDN 1 Tonja within 41 students. This study used quasi experiment with Nonequivalent Control Group Design. The data collected were the result of cognitive learning of science which alanyzed by using t-test. The result showed that the mean score was 77,4 for experiment group and 68,4 for control group with t-score 4,56 meanwhile the ttable 2,000 which means there is significant difference toward the result of learning science with the students who were treated by using cooperative learning model NHT compared with conventional learning model in class 5 students in SD Gugus Letda Made Putra in academic year 2013/2014. Thus, it can be concluded that there is significant influence toward for the result of learning science by using cooperative learning model (numbered head together) in class 5 students in SD Gugus Letda Made Putra in academic year 2013/2014. keyword : Numbered Head Together (NHT), the result of learning science, graphic media.
PENGARUH PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN MEDIA PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS KI HAJAR DEWANTARA DENPASAR ., Ni Luh Ari Sulastini; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran kontekstual berbantuan media peta konsep dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas V SD Gugus Ki Hajar Dewantara Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment (eksperimen semu) dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group. Populasi meliputi seluruh siswa kelas V SD Negeri di Gugus Ki Hajar Dewantara Denpasar tahun pelajaran 2013/2014. Populasi penelitian berjumlah 272 siswa dan dan sampel penelitian yang digunakan adalah 84 orang. Instrumen pokok dalam penelitian ini hasil belajar IPS siswa. Data diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik parametrik. Untuk menguji hipotesis digunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis ditemukan hasil sebagai berikut, rerata post test kelompok eksperimen 76,10 dan kelompok kontrol 68,51. Uji hipotesis dilakukan pada skor post test dengan hasil pengujian uji-t yaitu thit(4,68)>ttab(2,000). Berdasarkan hasil uji hipotesis yang dilakukan berarti terdapat perbedaan yang signifikanhasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan pendekatan kontekstual berbantuan media peta konsep dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Ki Hajar Dewantara Denpasar, maka dapat direkomendasikan bahwa pendekatan kontekstual berbantuan media peta konsep dapat digunakan sebagai alternatif pendekatan pembelajaran pada mata pelajaran IPS di Sekolah Dasar.Kata Kunci : pendekatan kontekstual, peta konsep, hasil belajar This study aims to determine significant differences between the IPS learning outcomes of students who take the media -assisted contextual learning concept maps with students who take conventional learning in class V SD Force Ki Hajar Dewantara Denpasar. This study is a quasi experimental study (quasi-experimental) research design Nonequivalent with Control Group. Covers the entire population of fifth grade elementary school students in Cluster Ki Hajar Dewantara Denpasar academic year 2013/2014. The study population totaled 272 students and and samples used in this study was 83 people . Principal instrument in this study IPS student learning outcomes. The data obtained were analyzed using parametric statistical analysis. To test the hypothesis used t-test analysis. Based on the analysis found the following results, the mean posttestt experimental group and the control group 68.51 76.10 . Hypothesis testing is done on the score posttestt with test results that thit t-test ( 4.68 ) > t tab ( 2,000 ). Based on the results of the hypothesis test conducted significant results means that there are differences between students who learn IPS participating in learning using a contextual approach to media -assisted concept maps with students who take the conventional teaching fifth grade elementary school students Force Ki Hajar Dewantara Denpasar.keyword : contextual approach , concept maps , learning outcomes
PENGARUH PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES MENGGUNAKAN MEDIA KONGKRET TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS 3 KECAMATAN TAMPAKSIRING ., Desak Ketut Purnamawati; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan secara pendekatan keterampilan proses menggunakan media kongkret dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 3 Kecamatan Tampaksiring. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dari penelitian ini seluruh siswa kelas V SD Gugus 3 Kecamatan Tampaksiring dengan jumlah populasi 135 siswa. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD N 1 Sanding yang menjadi kelas eksperimen dan siswa kelas V SD N 2 Pejeng Kaja yang menjadi kelas kontrol. Sampel diambil dengan cara random sampling yang berjumlah 66 siswa. Data hasil belajar IPA yang dikumpulkan menggunakan tes. Bentuk tes hasil belajar IPA adalah pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Sebagai tindak lanjut dari statistik inferensial digunakan uji-t untuk menguji perbedaan hasil belajar IPA siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima artinya terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan secara pendekatan keterampilan proses menggunakan media kongkret dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 3 Kecamatan Tampaksiring (thitung = 4,000 > ttabel = 2,000) pada taraf signifikansi 5%. Hal tersebut dapat dilihat dari tingginya perbedaan hasil belajar antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol pada hasil tes di akhir kegiatan pembelajaran, dari nilai rata-rata pada kedua kelompok, diketahui nilai rata-rata kelompok eksperimen lebih besar dari kelompok kontrol ( 1 = 77,71 > 2 = 73,23). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan keterampilan proses menggunakan media kongkret berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Gugus 3 Kecamatan Tampaksiring.Kata Kunci : pendekatan keterampilan proses, media kongkret, hasil belajar IPA. This study aims to determine significant differences between students science learning outcomes that learned in approach the process of using the media skills of concrete with conventional students that learned in class V Force SD 3 Tampaksiring District. This research is a quasi experimental design with Nonequivalent Control Group Design. The entire population of this study fifth grade elementary school students Force SD 3 Tampaksiring District with a population of 135 students. This sample is class V SD N 1 Sanding into the experimental class and the students class V SD N 2 Pejeng Kaja being control class. Samples collected by random sampling, amounting to 66 students. Science learning outcomes data were collected using the test. Forms of science learning outcomes tests are multiple choice. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. As a follow-up of inferential statistical t- test was used to test for differences in science student learning outcomes. The results showed that H0 is rejected and H1 is accepted it means there is a significant difference in science learning outcomes of students who learned with the skills approach using concrete media with students that learned conventionally in class V Force SD 3 Tampaksiring District ( thitung = 4,000 > ttabel = 2,000 ) at the 5 % significance level. This can be seen from the high difference in learning outcomes between the experimental group with the control group on the test results at the end of the learning activity, from the average value in both groups, known to the average experimental group was bigger than the control group ( 1 = 77,71 > 2 = 73,23). It can be concluded that the approach of process skills using concrete media influence on science learning outcomes in primary grade V Force SD 3 Tampaksiring District.keyword : process skills approach, concrete media, science learning outcomes.
MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF BERBASIS LINGKUNGAN SEKOLAH BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS I ABIANSEMAL ., Ni Luh Indah Purwita Sari; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Generatif berbasis lingkungan sekolah dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Gugus I Abiansemal. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yaitu nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas V di Gugus I Abiansemal berjumlah 185 siswa. Sampel penelitian dilakukan dengan teknik random sampling. Siswa kelas V SD No. 2 Sangeh yang berjumlah 36 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD 1 Blahkiuh yang berjumlah 32 siswa sebagai kelompok kontrol. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa tes hasil belajar IPA. Hasil test selanjutnya dianalisis dengan menggunakan pengujian statistik yaitu uji-t. Setelah dilakukan uji hipotesis dengan uji-t, didapat thit = 3,67 sedangkan ttab = 2,00 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 66, jadi thit = 3,67 > ttab = 2,00. Hal ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Generatif berbasis lingkungan sekolah dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus I Abiansemal. Nilai rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran Generatif berbasis lingkungan sekolah lebih tinggi dari pada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional yaitu 82,78 > 69,34. Hal ini berarti terdapat pengaruh model pembelajaran Generatif berbasis lingkungan sekolah terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD gugus I Abiansemal siswa kelas V SD Gugus I Abiansemal.Kata Kunci : Pembelajaran generatif, hasil belajar IPA This research aimed to determine the significant differences of students’ science learning output by the students who are learning science through generative learning model based school environment to the students who are learned using conventional learning of the fifth grade student of elementary school cluster 1 Abiansemal. This research was a quasi experimental research design with nonequivalent control group design. The populations in this study were all fifth grade students in cluster 1 Abiansemal totaled 185 students. The research sample was collected by random sampling technique. The fifth grade students of SD No 2 Sangeh that totaled 36 students were collected as the experimental group and the fifth grade students of SD no 1 Blahkiuh that totaled 32 students were collected as the control group. The data in this study were collected using an instrument such a science achievement test. Test results were then analyzed using the t-test statistical test. After the hypothesis were done with t-test the result showed that t count = 3, 67 and t table = 2,00 at the significant level 5% with dk = 66 so t count = 3,67 > t table = 2,00. This meant that there were significant differences of students’ science achievement between the students who learned using generative learning model based school environment with students who learned using conventional learning model by the fifth grade students cluster 1 Abiansemal. The averages students’ science achievement who are learned using generative learning model based school environment was higher than the students who are learned using conventional learning model that was 82,78 > 69,34. It’s meant that there was influenced of generative learning model based school environment to the students’ science achievement by the fifth grade students cluster 1 Abiansemal. keyword : Generative learning, students’ science achievement.
MODEL PEMBELAJARAN CLIS BERBANTUAN MEDIA GRAFIS BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS SRIKANDI DENPASAR TIMUR ., Ni Luh Desi Susanti; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) berbantuan media grafis dengan siswa yang belajar melalui model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus Srikandi Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini semua siswa kelas V di SD Gugus Srikandi Denpasar Timur. Sampel diambil dengan cara teknik random sampling. Sampel pada penelitian ini yaitu SD Negeri 2 Sumerta dan SD Negeri 13 Kesiman. Data yang dikumpulkan merupakan nilai hasil belajar IPA dengan tes objektif yang berjumlah 30 butir. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian nilai rata-rata hasil belajar IPA siswa yang belajar melalui model pembelajaran CLIS berbantuan media grafis 76,9 sedangkan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional 56,9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) berbantuan media grafis dengan siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional. Berdasarkan analisis diperoleh thitung = 5,4 dan dengan dk = 5 serta taraf signifikansi 5% diperoleh ttabel = 2,00. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : CLIS, Media Grafis, Hasil Belajar IPA The present study was conducted with the aim of finding out the difference of the result of the implementation of Children Learning in Science (CLIS) with the aid of graphic media and conventional learning model towards learning achievement in natural science. This study was conducted at Cluster Srikandi Elementary School East Denpasar in the school year 2013/2014. This study was a quasi-experimental research with non-equivalent control group design. The population was all of the fifth grade students of Cluster Srikandi Elementary School. Meanwhile, the samples used in this study were SDN 2 Sumerta and SDN 13 Kesiman. The determination of samples were selected through random sampling technique. The data was collected by using multiple choice test consisting of thirty questions. The data were analysed by using t-test. The analysis revealed the mean score of the students who learnt through CLIS learning model aided with the aid of graphic media gained 76.9, while those who learnt through the conventional learning model only gained 56.9. Based on the t-test analysis, it could be figured out that to was 5.4, while tcv was 2.00 at level of significance 5% (α = 0.05) with df = 5. The finding showed that there was a significant difference on the learning achievement between the students who learnt through CLIS with the aid of graphic media and conventional learning model. Thus, it can be drawn a conclusion that CLIS learning model with the aid of graphic media gives a significant impact on the learning achievement natural science of the fifth grade student of Cluster Srikandi Elementary School East Denpasar.keyword : CLIS, graphic media, learning achievement
PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS BUDI UTOMO ., Ni Putu Pra Pajarini; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara penerapan pembelajaran kontekstual berbasis Mind Mapping dengan penerapan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Kesiman. Penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen semu dengan desain Pretest-postest tak ekuivalen. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas V SD Gugus 5 Kesiman. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik random sampling, sehingga diperoleh dua kelas sebagai sampel dengan jumlah 71 siswa. Data yang dianalisis adalah data hasil belajar matematika siswa yang diperoleh melalui tes obyektif dengan tipe pilihan ganda biasa. Jumlah soal yang dipergunakan sebanyak 40 butir soal. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik inferensial dengan menggunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 2,33 dan ttab pada taraf signifikansi 5% = 2,000. Hal ini berarti bahwa thit > ttab, sehingga dapat diinterprestasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara penerapan pembelajaran Kontekstual berbasis Mind Mapping dengan penerapan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Kesiman. Nilai rata-rata siswa pada kelompok eksperimen 62,03 dan pada kelompok kontrol 53,5 menunjukkan bahwa hasil belajar Matematika siswa pada kelompok eksperimen lebih baik dibandingkan dengan siswa pada kelompok kontrol. Hal ini berarti terdapat pengaruh penerapan pembelajaran kontekstual berbasis Mind Mapping terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional.Kata Kunci : Pembelajaran kontekstual, Mind Mapping, hasil belajar. This study aims to determine significant differences between the application of contextual learning -based Mind Mapping with the application of conventional learning on learning outcomes of students' fifth grade elementary mathematics Force Kesiman Budi Utomo. This research is a kind of quasi- experimental study with a pretest - posttest design was equivalent. The study population of this entire fifth grade elementary school students Kesiman Force 5. Sampling was done by using random sampling technique, in order to obtain samples of the two classes as the number of 71 students. The data analyzed is students' mathematics learning outcomes data obtained through an objective test with multiple choice type usual. The number of questions that are used by 40 items about. Data were analyzed using inferential statistics using t-test analysis. Based on the analysis of data, obtained thit = 2.33 and ttab at significance level of 5 % = 2.000 . This means that thit > ttab, so it can be interpreted that there are significant differences between the application of contextual learning -based Mind Mapping with the application of conventional learning on learning outcomes fifth grade students of elementary mathematics Force Kesiman Budi Utomo. The average value of 62.03 students in the experimental group and the control group 53.5 showed that mathematics learning outcomes of students in the experimental group is better than students in the control group. This means there is the influence of the application of contextual learning Mind Mapping based on learning outcomes of elementary mathematics fifth grade students Force Budi Utomo Denpasar with students that learned conventionally.keyword : Contextual Learning, Mind Mapping, learning outcomes.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION BERBASIS PENILAIAN PROYEK BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS SRIKANDI DENPASAR TIMUR ., Nyoman Saka Wiryarta; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe group investigation berbasis penilaian proyek dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester 1 SD Gugus Srikandi Denpasar Timur. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu (quasy experiment) menggunakan non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas V di SD Gugus Srikandi Denpasar Timur. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan yaitu hasil belajar IPA yang merupakan penggabungan nilai kognitif dan afektif. Nilai kognitif dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda biasa sedangkan nilai afektif dikumpulkan melalui teknik observasi sesuai dengan karakter yang dikembangkan. Data dianalisis dengan uji t. Nilai rata-rata hasil belajar IPA yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation berbasis penilaian proyek lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan dengan konvensional (79,033>71,70). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe group investigation berbasis penilaian proyek dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran menggunakan pembelajaran konvensional dengan t hitung = 5,880 ; t tabel = 2,00. Ini berarti t hit > t tab. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe group investigation berbasis penilaian proyek berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Gugus Srikandi Denpasar Timur.Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif, tipe group investigation, penilaian proyek, hasil belajar This study aims to determine the differences in test results between students who learn science be taught through cooperative learning model based investigation project appraisal group with students that learned through konversional learning in kelas V semester 1 half of SD Gugus Srikandi Denpasar Timur. This research includes quasi-experimental studies (Quasy experiment) using a non-equivalent control group design. population in this research were all students at the elementary grade v Gugus srikandi denpasar timur , samples were taken with a random sampling technique. data collected is the result of learning science, which is merging cognitive and affective value. cognitive scores were collected using a test of learning outcomes in the form of a regular double increments while the affective value raised through observation techniques developed in accordance with the character. Data were analyzed by t test. The average results obtained studying science among students who learned with group cooperative learning model based on project appraisal investigation higher than students who are teaching in the conventional model (79.033> 71.70). the results showed that there were significant differences in learning outcomes between students that learned science through cooperative learning model based investigation project appraisal group with students that learned through learning using conventional learning with t = 5.880; t table = 2.00. This means t hit> t tab. this it can be concluded that cooperative learning model based on project assessment group investigation significant effect on science learning outcomes in primary grade v Gugus Srikandi Denpasar Timur.keyword : Cooperative learning model, group investigetion type, project appraisal, learning outcome
PENGARUH PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) MELALUI PEMODELAN MEDIA SEDERHANA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS III KECAMATAN GIANYAR ., Ni Kadek Ayustria Nari Ratih; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2019

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) melalui pemodelan media sederhana dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional di kelas V SD Gugus III Kecamatan Gianyar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian quasy eksperimen atau eksperimen semu dengan menggunakan rancangan nonequivalent control group design. Untuk pengambilan sampel baik sampel untuk kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dan random sampling, sampel penelitian ini yaitu kelas V SD 1 Bitera yang berjumlah 39 orang siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD 3 Bitera yang berjumlah 40 orang siswa sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar matematika dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Selanjutnya data dianalisis dengan uji-t. Maka, berdasarkan hasil uji prasyarat data yang didapat dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdistribusi normal dan homogen. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan uji-t dan menunjukan thit =3,75 dan ttabel =2,00 dengan dk = 77 (n1+n2-2 = 39+40-2 =77) dan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil pengujian, thitung > ttabel (3,75 > 2,00). Ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan contextual teaching and learning ( CTL) melalui pemodelan media sederhana dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pendekatan contextual teaching and learning (CTL) melalui pemodelan media sederhana terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Gianyar.Kata Kunci : Pendekatan CTL, Pemodelan Media Sederhana, Hasil Belajar Matematika This research is an experimental research that aims to find a significant difference between mathematics learning result of students who studied with Contextual approach Teaching and Learning (CTL) through a simple media modeling and the students who studied with conventional learning in class Clusters III primary school V Subdistrict of Gianyar.The kind of research is research quasy experiment or experiment specious by using design nonequivalent control group design. Retrieval group experiments conducted used technique purposive sampling and random sampling, elected class v elementary school 1 bitera which totaled 39 students as group experimentation and class v elementary 3 bitera which totaled 40 students as a control group. Data learned mathematics collected by using test objective form multiple choice usual. Then the data analyzed by uji-t. Based on the testing of data obtained from group experimentation and the control group berdistribusi normal and homogeny. Next test the hypothesis with uji-t and indicated thit =3,75 dan ttab =2,00 dengan dk = 77 (n1+n2-2 = 39+40-2 =77) and standard significance 5 %. Based on the testing, thit> ttab (3,75 > 2,00). This means that there are differences significant results learning mathematics between approach contextual teaching and learning through modeling media simple and students learning by learning conventional.Based on the results of the study it can be concluded that a contextual approach to teaching and learning through modeling of simple media influence on the result of learning mathematics class V primary school Cluster III Subdistrict of Gianyar.keyword : Modeling CTL Media Approach is simple, the results of the Study math
Co-Authors ., A.A Istri Sayang Kartika Dewi ., A.A.Ayu Ratna Dewi ., Anak Agung Istri Saraswati Dewi ., Dewa Gede Juniarta ., Gusti Ayu Manika Diantari ., Hesti Januarini ., I Gst Ngr Nym Arimbawa ., I Gusti Lanang Ngurah Mahendra ., I Kadek Puji Artha ., I Made Dwipayana ., I Made Nopa Adi Putra ., I Putu Adhi Wibawa ., I Putu Agus Darmawan Wisnawa ., I Wayan Astra Indrawan ., Ida Ayu Ketut Laksmi Wedayanti ., Kadek Anggi Nalasari ., Kadek Sri Wuri Handayani ., Kadek Wijayanti ., Luh Putu Lusiani ., Maria Maha Dewi ., Ni Kadek Yuni Retna Putri ., Ni Ketut Desi Kristiani ., Ni Kmg Rany Aryuni ., Ni Luh Anna Septiana Putri ., Ni Luh Gede Manik Vira Yanti ., Ni Luh Gede Wiratni ., Ni Luh Rai Widiani ., Ni Made Nepri Andari ., Ni Md Dwi Wulandari ., Ni Nyoman Rustia Dewi ., Ni Nyoman Trisna Udiyani ., Ni Pt.Desy Arista Darianti ., Ni Putu Eka Yulia Citrayanti ., Ni Putu Tanya Aryani ., Ni Wayan Mulandini ., Ni Wayan Nanik Suryantini ., Ni Wayan Wirantini ., Nyoman Sri Diana Asti ., Putu Eka Cahya Putri ., Willy Suyanti Ni Wayan Agus Surya Nata Agustina Shinta Hartati W. Ahmad Fatoni . Anak Agung Istri Mira Utari Dewi Aristhi, Ni Putu Sistya Daytona Putra, I Pasek Putu Bagus Desak Ketut Purnamawati . Dewa Ayu Sri Handayani . Dewa Ayu Tri Megawati . Dewi Diyantari, Ida Ayu Ketut Dewi, Anak Agung Istri Mira Utari Dewi, Ni Luh Putu Sintia Dr. I Gede Meter,M.Pd . Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke . Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Gunawan, I Gusti Ngurah Putra Gusti Ayu Putu Intan Kusuma Dewi . Gusti Ngurah Sastra Agustika I G. A. Agung Sri Asri I Gst Ayu Agung Dwiningrat . I Ketut Adnyana Putra I Ketut Ardana I Komang Ngurah Wiyasa I Made Budiana . I Made Diana Putra . I Made Giantara . I Nengah Suadnyana I Nyoman Adi Kurniawan . I Nyoman Angga Suryawan I Nyoman Triyana . I Wayan Sujana I Wayan Sujana I Wayan Wiarta I.G.A. Agung Sri Asri Ida Bagus Gede Surya Abadi Islamyati, Mega Putri Ive Emaliana Kadek Sulastra . Komang Ayu Purnamawati . Komang Ayu Sugiartini Pramita Dewi . Komang Manik Riptiani ., Komang Manik Riptiani Krismawati, Ni Ketut Ayu Lestari, Kadek Dita Luh Ayu Tirtayani Luh Putu Ariestia Dewi . Luh Putu Kumara Dewi ., Luh Putu Kumara Dewi M.For. DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd. . M.Pd Drs. I Made Suara . M.Pd Drs. Made Putra . M.Si Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd . Made Putra Made Putra Made Putra, Made Putra Mahardika, Ni Luh Candra Putri Manuaba, Ida bagus Baskara Maratus Shaleha . Maria Goreti Rini Kristiantari Mega Putri Islamyati Ni Kadek Ayu Yuni Partiani . Ni Kadek Ayustria Nari Ratih . Ni Kadek Juni Seri Harini . Ni Ketut Desy Widyantari . Ni Luh Ari Sulastini . Ni Luh Ayu Cahyani . Ni Luh Desi Susanti . Ni Luh Gede Prilinda Saptia Devi . Ni Luh Indah Purwita Sari . Ni Luh Karnita Dewi ., Ni Luh Karnita Dewi Ni Luh Putu Novi Ardiantari ., Ni Luh Putu Novi Ardiantari Ni Luh Putu Tirta Praba Ningsih . Ni Made Adelia Sari Ni Made Dwi Yuniari . Ni Made Sriadnyani ., Ni Made Sriadnyani Ni Made Suastini, Ni Made Ni Made Sukarti Ari Putri ., Ni Made Sukarti Ari Putri Ni Made Widya Rimayanti . Ni Made Windi Ardianthi ., Ni Made Windi Ardianthi Ni Made Wiradewi Ni Nyoman Ganing Ni Nyoman Mariani . Ni Putu Agus Vera Dewi . Ni Putu Pra Pajarini . Ni Putu Ratna Dewi . Ni Putu Riska Andriani Priyanti Ni Putu Sistya Aristhi Ni Putu Yeny Yesica ., Ni Putu Yeny Yesica Ni Wayan Astiti . Ni Wayan Mahendrayani . Ni Wayan Suniasih Ni Wayan Wiwin Sapitri . Nursanti, Amanah Nyoman Saka Wiryarta . Oktaviani, Ni Made Ita Pande Wayan Eka Putra . Pangestu, Ida Bagus Gede Surya Pratiwi, Ni Wayan Aprillia Pratiwi, Ni Wayan Aprillia Priani, Irul Purnianingrum, Gusti Ayu Nyoman Tisia Putra, DB Kt. Ngr. Semara Putu Dian Okta Widiartini Putu Sri Sulisthia . Santhi, Ni Luh Komang Widya Saputra, I Made Mahendra Sri Asri, I Gusti Ayu Agung Sukarini, Komang Suryawan, I Nyoman Angga Swari, Ni Putu Pradnya W., Agustina Shinta Hartati Wayan Gunadi Sudarta Widiartini, Putu Dian Okta Wiradewi, Ni Made