M.Pd Drs. Made Putra .
Unknown Affiliation

Published : 186 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAINS BERBASIS BUDAYA LOKAL BERBANTUAN MEDIA REALITA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V GUGUS KOMPYANG SUJANA ., Luh Ayu Purnawati; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Sains Berbasis Budaya Lokal Berbantuan Media Realita dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus Kompyang Sujana. Rancangan penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain nonequivalen control group design. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA yang berupa nilai kognitif dengan materi Cahaya. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar dalam bentuk tes objektif. Data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Sains Berbasis Budaya Lokal Berbantuan Media Realita dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 88, diperoleh ttabel sebesar 1,90 dan thitung sebesar 3,05. Sehingga thitung > ttabel dengan demikian, Ho ditolak dan Ha diterima. Rata-rata hasil belajar IPA siswa kelas V yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran sains berbasis budaya lokal berbantuan media realita lebih dari siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (57,45 > 47,81). Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Sains Berbasis Budaya Lokal Berbantuan Media Realita dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Sehingga, Model Pembelajaran Sains Berbasis Budaya Lokal Berbantuan Media Realita berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana tahun ajaran 2013/2014. Kata Kunci : Model Pembelajaran Sains Berbasis Budaya Lokal, Media Realita, hasil belajar IPA, pembelajaran konvensional This study aimed to determine significant differences of learning result of science subject between students use models Science-Based Local Culture Learning Media Reality Assisted by students who take conventional learning on fifth grade of elementary students in Gugus Kompyang Sujana. This study design is quasi-experimental design with control group design nonequivalen. The population in this study is all of fifth grade of elementary students in Gugus Kompyang Sujana Denpasar Utara. Sample was taken by using purposive sampling technique. The data collected was the result of science learning, which is the cognitive value.The research instrument was using by the result of test in objective tests. Data were analyzed by t-test. The results showed that there were significant differences in learning result between students that learned science using models Science-Based Local Culture Learning Media Reality Assisted by students who take conventional learning. Hypothesis testing is performed at a significance level of 5% with df = 88, obtained ttable = 1.90 and tvalue 3.05. So tvalue > ttable. Therefore, Ho is rejected and Ha accepted. Average science learning result fifth grade students that learned to use a model science-based local culture learning media reality assisted that learned more than students using the conventional learning (57.45> 47.81). As the result, it can be concluded that there are significant differences in science learning result between students who learned with model-based science local culture learning media reality assisted by students who take conventional learning. Therefore, Model-Based Science Local Culture Learning Media Reality Assisted affects to the science learning result of fifth grade elementary school students Gugus Kompyang Sujana academic year 2013/2014. keyword : Science-Based Learning Model Assisted Local Culture, Media Reality, science learning result, conventional learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBM) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS IV TAMPAKSIRING TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Nyoman Triyana; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional kelas V SD Gugus IV Tampaksiring Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah quasy eksperimen, menggunakan desain penelitian nonequipalent control group desigen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berada di Gugus IV Tampaksiring tahun pelajaran 2013/2014, yang berjumlah 5 kelas. Tehnik sampel yang digunakan random sampling. Hasil sampel didapat kelas V SD No 1 Pejeng Kelod sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 31 siswa, dan siswa kelas V SD No 3 Pejeng Kangin sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 32 siswa. Data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui metode tes dengan instrumen tes objektif pilihan ganda. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji t sebesar 2,47. Pada taraf signifikansi 5% (α= 0,05) atau tingkat kepercayaan 95% dengan dk 31 + 32 - 2 = 61 diperoleh ttabel 2,000. Jadi thitung lebih besar dari ttabel yakni 2,47 > 2,000. Karena thitung > ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Yang berarti ada perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional. Nilai rata-rata yang diperoleh antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran berbasis masalah yaitu sebesar 77,48 dan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional yaitu sebesar 69,78.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus IV Tampaksiring tahun pelajaran 2013/2014Kata Kunci : model pembelajaran berbasis masalah, hasil belajar IPA siswa. This study aims to determine significant differences in learning outcomes between students who are learning science through problem -based learning model in which students learn through conventional teaching fifth grade elementary Cluster IV Tampaksiring Academic Year 2013/2014 . This type of research is Quasy experiment , using a control group design study nonequipalent desigen . The population in this study were all fifth grade students who are in Cluster IV Tampaksiring academic year 2013/2014 , which amounts to 5 classes . Sampling techniques used random sampling . Results obtained samples fifth grade elementary school No. 1 Pejeng kelod as the experimental group numbering 31 students , and fifth grade students of elementary school No. 3 Pejeng Kangin as a control group numbering 32 students . Student learning outcomes data were collected through a test method with multiple-choice objective test instrument . The data were analyzed with t.Hasil test showed that there are significant differences between the learning outcomes of students learning science through problem -based learning model with students who learn through conventional learning . It is shown from the results of the t test of 2.47 . At the 5% significance level ( α = 0.05 ) or 95 % confidence level with a dk 31 + 32-2 = 61 obtained ttable 2,000 . So tcount larger than the ttable 2.47 > 2.000 . Because of t > t table then H0 is rejected and Ha accepted . Which means there is a significant difference between the learning outcomes of students studying science through problem -based learning model with students who learn through conventional learning . The mean value obtained between students who learn through problem -based learning model that is equal to 77.48 and students who learn through conventional teaching that is equal to 69.78 . Thus it can be concluded that there are significant model of problem-based learning on learning outcomes of students grade science Cluster IV V SD Tampaksiring academic year 2013/2014keyword : problem-based learning model, students learn science results.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI 5 SANUR PADA TAHUN AJARAN 2013/2014 PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI 5 SANUR PADA TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Anak Agung Ratih Wulandari; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3701

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Game Tournaments (TGT) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan pembelajaran Konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 5 Sanur. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD negeri 5 Sanur. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas Va SD Negeri 5 Sanur yang berjumlah 41 orang sebagai kelas Eksperimen dan siswa Vb SD negeri 5 Sanur yang berjumlah 40 orang sebagai kelas kontrol. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode Tes. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar adalah tes hasil belajar. Hasil penelitian yang diperoleh adalah nilai rata-rata kelompok eksperimen sebesar 83,39 dan nilai rata-rata kelompok kontrol sebesar 70,78. Hasil pengujian data post-test diperoleh data dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdistribusi normal dan homogen. Analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah uji t. Kriteria pengujian jika thitung > ttabel maka Ho ditolak dan Ha diterima dengan dk=n1+n2-2 dan α =5%. Hasil uji hipotesis diperoleh thitung sebesar 6,27 dan ttabel sebesar 2,00 maka thitung > ttabel yaitu 6,27 > 2,00 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Game Tournaments (TGT) terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 5 Sanur tahun ajaran 2013/2014. Kata Kunci : Kata-kata kunci: Model Pembelajaran, Kooperatif Tipe Teams Game Tournaments (TGT), hasil belajar IPA, Abstract This research aim to know there is difference which is signifikan result of learning IPA among student following study using model study of Co-Operative Type of TGT (Teams Game Tournaments) with student following study use Conventional study at class student of V SD Negeri 5 Sanur. This Research is research of sham experiment with design group control non-equivalent desain. This Research population is class student of V SD Negeri 5 Sanur. This Sampel Research is class student of Va SD Negeri 5 Sanur amounting to 41 people as Experiment class and student of Vb SD Negeri 5 Sanur amounting to 40 people as control class. Method used to collect data is method of Tes. Instrument used to collect data result of learning is tes result of learning. Result of research the obtained is experiment group average value equal to 83,39 and group average value control equal to 70,78. Result of examination of post-test obtained by data result of experiment class and control class to have homogeneous and normal distribution. Data analysis used to test hypothesis is test t. Examination criterion if tcaunt > ttables hence Ho refused and Is ha accepted with dk=n1+n2-2 and α = 5%. Result of hypothesis test obtained by tcaunt equal to 6,27 and ttables equal to 2,00 hence tcaunt > ttables that is 6,27 > 2,00 so that Ho refused and Is ha accepted. Pursuant to result of the research can be concluded that there are influence of applying of model study of Co-Operative Type of TGT (Teams Game Tournaments ) to result learn IPA class student of V SD Negeri 5 Sanur school year 2013 / 2014 keyword : Key words: Model Study, Co-Operative Type of Teams, result learn IPA
Penerapan Model Accelerated Learning Berbantuan Multimedia Interaktif untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SDN. 13 Dauh Puri Denpasar. ., I Putu Sumardika; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan aktivitas belajar IPA melalui penerapan model accelerated learning berbantuan multimedia interaktif pada siswa kelas IV SDN. 13 Dauh Puri Denpasar, (2) meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan model accelerated learning berbantuan multimedia interaktif pada siswa kelas IV SDN. 13 Dauh Puri Denpasar. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN. 13 Dauh Puri Denpasar. Data penelitian tentang aktivitas dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dan data hasil belajar siswa diperoleh dengan menggunakan metode tes, kemudian data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan (1) terjadi peningkatan rata-rata persentase aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 69,8% kategori "cukup aktif" terjadi peningkatan sebesar 12, 73% pada siklus II menjadi 82,53% kategori "aktif". (2) terjadi peningkatan hasil belajar siswa yaitu pada siklus I skor rata-rata sebesar 69,32 dengan persentase 69,32% kategori "sedang", terjadi peningkatan sebesar 12,5% pada siklus II menjadi rata-rata hasil belajar siswa sebesar 81,82 dengan persentase 81,82% kategori "tinggi". Dengan demikian dapat disimpulkan penerapan model accelerated learning berbantuan multimedia interaktif dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN. 13 Dauh Puri Denpasar. Kata Kunci : model accelerated learning, multimedia interaktif, aktivitas belajar, dan hasil belajar. The purpose of this research to (1) increase the science learning activity by using accelerated learning model assisted by interactive multimedia on fourth grade students of SDN. 13 Dauh Puri Denpasar, (2) increase the learning result of science learning by using accelerated learning model assisted by interactive multimedia on fourth grade students of SDN. 13 Dauh Puri Denpasar. Desain of this study is classroom action research conducted in two cycles.The research data on the activity collected using observational methods and student learning result data collected using the test method, then the data is analyzed by descriptive. The results of this research is showed (1) an increase in the average percentage of student learning activities in the first cycle of 69,8% moderately active category, an increase of 12,73% in the second cycle becomes 82,53% of active category. (2) an increase in student learning result, namely in the first cycle an average score of 69,32 with a percentage of 69,32% medium category an increase of 12,5% of student learning result in the second cycle to an average of 81,82 with a percentage of 81,82% high category. It can be conclude with the implementation of a model of accelerated learning assisted interactive multimedia instructional can increase the activities an learning result science of the fourth grade students in SDN. 13 Dauh Puri Denpasar. keyword : accelerated learning, interactive multimedia, learning activities and learning result.
Peningkatan kemampuan berpikir kritis melalui pendekatan kooperatif tipe student teams achievement division pada mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan siswa kelas V SD N 2 Blahbatuh ., Anak Agung Istri Puspadewi; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan siswa kelas V SD N 2 Blahbatuh, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD N 2 Blahbatuh tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 40 orang siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data kemampuan berpikir kritis diperoleh dengan metode tes. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan rumus teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran PKn siswa kelas V SD N 2 Blahbatuh tahun ajaran 2013/2014. Hal ini terlihat rata – rata kemampuan berpikir kritis pada siklus I sebesar 71,02 dan pada siklus II rata-rata kemampuan berpikir kritis meningkat menjadi 81,30. Sedangkan persentase ketuntasan belajar pada siklus II yaitu 62,50% yang berada pada kategori rendah, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 82,50% berada pada kategori tinggi. Jadi simpulan dari penelitian ini adalah penerapan pendekatan kooperatif tipe student teams achievement division dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan siswa kelas V SD N 2 Blahbatuh tahun ajaran 2013/2014. This study aims to determine the increase in critical thinking ability of fifth grade students of SD N 2 Blahbatuh, Gianyar District, Blahbatuh academic year 2013/2014. This research is a classroom action research was conducted in two cycles. Each meeting begins with phase consists of planning, implementation, evaluation and reflection. Subjects were fifth grade students of SD N 2 Blahbatuh academic year 2013/2014 a total of 40 students. Data collection in this study was conducted using a test. Data obtained by critical thinking ability of the test method. Furthermore, the data were analyzed using descriptive analysis techniques quantitative formula. The results showed that the application of cooperative learning with student teams achievement division typed can improve critical thinking ability in teaching civic education to fifth grade students of SD N 2 Blahbatuh academic year 2013/2014. This looks ability of learning average in the first cycle is 71.02 and the second cycle of learning average ability increased to 81.30. While the percentage of mastery learning on the first cycle is 62.50% which is in the low category, having enhancer in the second cycle to 82.50% in the high category. So the conclusion of this research is the application of cooperative learning with student teams achievement division typed can improve critical thinking ability in teaching civic education to fifth grade students of SD N 2 Blahbatuh academic year 2013keyword : cooperative learning with student teams achievement division type, civic education, critical thinking ability
MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS 2 LUWUS MEKARSARI ., I Putu Agus Sunarman; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran mind mapping terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus 2 Luwus - Mekarsari tahun ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen atau eksperimen semu dengan menggunakan desain penelitian yaitu nonequipalent control group desigen. Dalam penelitian ini dilakukan tiga tahapan yaitu: tahap persiapan eksperimen, tahap pelaksanaan eksperimen dan tahap akhir eksperimen. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berada di Gugus 2 Luwus - Mekarsari tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 10 kelas namun sampel yang digunakan hanyalah 2 kelas yaitu kelas V SD No 4 Luwus sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 36 orang siswa dan kelas V SD No 1 Luwus sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 40 orang siswa. Data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui metode tes dengan instrumen tes objektif pilihan ganda. Data yang terkumpul dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial, namun dalam uji prasyarat sebelum uji t dilaksanakan terlebih dahulu data memasuki uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran mind mapping dengan siswa yang mendapat perlakuan dengan pembelajaran konvensional pada mata pelajaran matematika kelas V di SD No 4 Luwus sebagai kelompok eksperimen dan SD No 1 Luwus sebagai kelompok kontrol tahun ajaran 2013/2014. Hal ini ditunjukkan oleh thitung 2,41 > ttabel 2,000 dan di dukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran mind mapping yaitu sebesar 75,22 yang berada pada kategori tinggi dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 67,00 yang berada pada kategori sedang maka diterima, dengan demikian model pembelajaran mind mapping memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa. Kata Kunci : model pembelajaran mind mapping, hasil belajar matematika siswa. This study aims to investigate the influence of mind mapping learning model to mathematics learning outcomes Elementary fifth grade students Luwus Cluster 2 - Mekarsari 2013/2014 school year. This research is a quasi experimental or quasi-experimental research design using a control group that nonequipalent desigen. In this study conducted three phases: the preparation phase of experiments, the experimental implementation phase and the final phase of the experiment. The population used in this study were all students of class V are located in Cluster 2 Luwus - Mekarsari 2013/2014 school year, amounting to 10 samples used class but only 2 classes of fifth grade elementary school No. 4 Luwus as the experimental group numbering 36 students and grade V SD No. 1 Luwus as a control group numbering 40 students. Student learning outcomes data were collected through a test method with multiple choice objective test instrument. The data were analyzed with descriptive and inferential statistics, but the prerequisite test t test conducted before the data enters the first test for normality and homogeneity tests. The results showed that there were significant differences in learning outcomes between groups of students who received treatment model of learning mind mapping with students who are treated with conventional learning in mathematics in elementary classes V No. 4 Luwus as the experimental group and SD No. 1 Luwus as a control group 2013/2014 school year. This is demonstrated by t-test, 2.41> 2.000 ttable and supported by the difference in the average score obtained by the students who learned with mind mapping learning model that is equal to 75.22 which is in the high category and students who learn using conventional learning models 67,00 which is in the category are then accepted, thus learning model of mind mapping a positive effect on students' mathematics learning outcomes. keyword : models of learning mind mapping, the results of students' mathematics learning.
STUDI EVALUASI IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DITINJAU DARI CIPP PADA SEKOLAH DASAR NEGERI DI WILAYAH PEDESAAN KABUPATEN BADUNG ., Komang Manik Riptiani; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang tingkat efektivitas komponen konteks, input, proses, dan produk dalam mendukung implementasi kurikulum 2013 pada sekolah dasar negeri di wilayah pedesaan Kabupaten Badung. Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif, yang menunjukkan prosedur dan proses pelaksanaan program. Dalam penelitian ini dianalisis efektivitas masing-masing faktor sesuai dengan model CIPP (konteks, input, proses dan produk). Studi evaluasi ini dilakukan terhadap 45 orang, yakni 15 orang kepala sekolah, 15 orang guru kelas I dan 15 orang guru kelas IV. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen utama. Untuk menentukan efektivitas program, skor mentah ditransformasikan ke dalam T-skor kemudian diverifikasi ke dalam prototype Glickman. Hasil penelitian menunjukkan (1) implementasi kurikulum 2013 efektif (53,33%) ditinjau dari aspek konteks, (2) implementasi kurikulum 2013 kurang efektif (57,78%) ditinjau dari aspek input, (3) implementasi kurikulum 2013 efektif (51,11%) ditinjau dari aspek proses, dan (4) implementasi kurikulum 2013 kurang efektif (51,11%) ditinjau dari aspek produk. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa sekolah dasar negeri di wilayah pedesaan Kabupaten Badung kurang efektif mengimplementasikan kurikulum 2013.Kata Kunci : studi evaluasi, model CIPP, implementasi kurikulum 2013 This research was purposed in other to figure out a description of the effectiveness of several components, like context, input, process, and product to support the implementation of curriculum 2013 based on CIPP at goverment elementary schools in the rural areas in Badung Regency. It was an evaluative study which examined the procedures and process of program implementation. In this research analysised about effectiveness each factors based on model of CIPP. This study evaluation involving a total numbers of 45 respondents consisting of 15 headmasters, 15 first class teachers, and 15 fourth class teachers. The effectiveness of every related factor would be analyzed based on CIPP model. The data were collected by using questionnaire as the main instrument. To determine the program effectiveness, the raw scores would be transferred into T-score, then verified into Glickman prototype. The result shows (1) the implementation of curriculum 2013 is effective (53,33%) observed from the context, (2) the implementation of curriculum 2013 is ineffective (57,78%) observed from the input, (3) the implementation of curriculum 2013 is effective (51,11%) observed from the process, (4) the implementation of curriculum 2013 is ineffective (51,11%) observed from the product. Base on the result of data analysis, it can be concluded that the elementary schools in the rural areas in Badung regency is found ineffective to implement curriculum 2013.keyword : evaluative study, CIPP model, implementation of the curriculum 2013
STUDI EVALUASI IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DITINJAU DARI CONTEXT, INPUT, PROCESS, DAN PRODUCT (CIPP) PADA SEKOLAH DASAR NEGERI DI WILAYAH PINGGIRAN KABUPATEN BADUNG ., Ni Luh Karnita Dewi; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5034

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang efektivitas implementasi kurikulum 2013 pada sekolah dasar negeri di wilayah pinggiran Kabupaten Badung ditinjau dari konteks, input, proses, dan produk. Penelitian ini termasuk jenis penelitian evaluatif dengan mengadopsi model evaluasi CIPP. Populasi penelitian ini adalah seluruh sekolah dasar negeri di wilayah pinggiran Kabupaten Badung yang mengimplementasikan kurikulum 2013. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling, quota sampling, dan simple random sampling. Sampel penelitian berjumlah 33 orang, yakni 11 orang kepala sekolah, 11 orang guru kelas I, dan 11 orang guru kelas IV. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner atau angket. Data dianalisis dengan mengubah skor variabel konteks, input, proses, dan produk ke dalam bentuk T-skor kemudian dikonversikan dengan kuadran Glickman. Hasil penelitian menunjukkan (1) variabel konteks persentase F+ = 45,45% dan F– = 54,55% menunjukkan hasil kurang efektif, (2) variabel input persentase F+ = 39,39% dan F– = 60,61% menunjukkan hasil kurang efektif, (3) variabel proses persentase F+ = 51,52% dan F– = 48,48% menunjukkan hasil efektif, (4) variabel produk persentase F+ = 45,45% dan F– = 54,55% menunjukkan hasil kurang efektif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa variabel CIPP termasuk kuadran III (– – + –) pada kuadran Glickman, sehingga implementasi kurikulum 2013 pada sekolah dasar negeri di wilayah pinggiran Kabupaten Badung adalah kurang efektif.Kata Kunci : studi evaluasi, implementasi kurikulum 2013, model CIPP This research purpose is to describe the effectiveness of the implementation of the 2013 curriculum at public elementary school in the suburb of Badung regency in terms of context, input, process, and product. This research includes evaluative research by adopting the CIPP evaluation model. The population of this research is all public elementary school in the suburb of Badung regency which implemented the 2013 curriculum. The sample is determined by using purposive sampling, quota sampling, and simple random sampling. These samples included 33 people, ie, 11 principals, 11 first grade teachers, and 11 fourth grade teachers. The methods of data collection in this study by using a questionnaire. The data were analyzed by changing the context, input, process, and products variables score in the form of T-score then converted by Glickman quadrant. The results showed (1) the percentage of context variables F + = 45.45% and F– = 54.55% showed less effective results, (2) the percentage of input variables F + = 39.39% and F– = 60.61% showing results less effective, (3) the percentage of the process variable F + = 51.52% and F– = 48.48% showed effective results, (4) the percentage of the product variable F + = 45.45% and F– = 54.55% shows the results less effective. Based on the research results, it can be concluded that the variable CIPP including quadrant III (- - + -) in quadrant Glickman, so the implementation of the 2013 curriculum at public elementary school in the suburb of Badung regency is less effective.keyword : evaluation study, implementation of 2013 curriculum, CIPP model
STUDI EVALUASI IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DITINJAU DARI CIPP PADA SEKOLAH DASAR NEGERI DI WILAYAH PERKOTAAN KABUPATEN BADUNG ., Ni Made Sriadnyani; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas implementasi kurikulum 2013 pada sekolah dasar negeri di wilayah perkotaan Kabupaten Badung ditinjau dari konteks, input, proses, dan produk. Penelitian ini termasuk jenis penelitian evaluatif dengan mengadopsi model evaluasi CIPP. Variabel konteks, input, proses dan produk diukur dengan instrumen berupa kuesioner. Sampel penelitian berjumlah 11 orang Kepala Sekolah, 21 orang guru kelas I, dan 23 orang guru kelas IV. Data yang berupa skor variabel konteks, input, proses, dan produk dianalisis dengan mengubah skor tersebut ke T-skor yang dikonversikan kedalam kuadran Glickman. Hasil penelitian menunjukkan (1) implementasi kurikulum 2013 adalah efektif (65,45%) kurang efektif (34,54%) ditinjau dari konteks, (2) implementasi kurikulum 2013 adalah efektif (61,18%) kurang efektif (38,18%) ditinjau dari input, (3) implementasi kurikulum 2013 adalah efektif (36,36%) kurang efektif (63,63%) ditinjau dari proses, (4) implementasi kurikulum 2013 adalah efektif (40%) kurang efektif (60%) ditinjau dari produk. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi kurikulum 2013 ditinjau dari CIPP pada sekolah dasar negeri di wilayah perkotaan kabupaten badung kurang efektif.Kata Kunci : studi evaluasi, model CIPP, implementasi kurikulum 2013. This research purpose is to describe the effectiveness of the implementation of the 2013 curriculum at public elementary school in urban area of Badung regency in terms of context, input, process, and product. This research is an evaluation research that adopted CIPP evaluation model. The context, input, process, and product variable was measured with questionnaire. The samples were consisted of 11 school principals, 21 teachers of 1st grade class and 23 teachers of 4th grade class. The data in the form of scores for context, input, process and product variables were analysed by converting them into T-scores and Glickman quadrant. The results showed (1) the implementation of 2013 curriculum was effective (65,45%) less effective (34,55%) observed from the context, (2) the implementation of 2013 curriculum was effective (61,82%) less effective (38,18%) observed from the input, (3) the implementation of 2013 curriculum was effective (36,36%) less effective (63,64%) observed from the process, (4) the implementation of 2013 curriculum was effective (40%) less effective (60%) observed from the product. Based on the research results, it can be concluded that the implementation of 2013 curriculum observed from the CIPP based on elementary schools in urban area of Badung regency is less effective.keyword : evaluative study, CIPP model, implementation of 2013 curriculum.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN PKn DITINJAU DARI JENIS PERTANYAAN GURU PADA SISWA KELAS IV DI SD GUGUS RADEN AJENG KARTINI DENPASAR BARAT ., I Dewa Ayu Putri Nopiyanti; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan terbuka dan pertanyaan tertutup pada siswa kelas IV di SD Gugus R.A. Kartini Denpasar Barat. Penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen dengan The Static Group Pretest-Postest Design. Populasi yaitu seluruh siswa kelas IV SD Gugus R.A. Kartini Denpasar Barat sebanyak 805 siswa. Sampel diambil menggunakan teknik random sampling dengan jumlah 64 siswa dari siswa kelas IVB SD Negeri 19 Pemecutan sebagai kelompok A dan siswa kelas IVA SD Negeri 15 Pemecutan sebagai kelompok B. Data hasil belajar pengetahuan PKn kelompok A dan kelompok B dikumpulkan dengan tes hasil belajar pengetahuan PKn untuk selanjutnya dianalisis menggunakan statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan terbuka dan pertanyaan tertutup. Berdasarkan hasil uji-t, diperoleh thitung = 0.71 dan pada taraf signifikansi 5% diperoleh ttabel = 1.99. Berdasarkan kriteria pengujian thitung < ttabel (0.71
Co-Authors ., A.A.Istri Alit Trisnawati ., Anak Agung Ayu Inten Pramita Dewi ., Anak Agung Istri Saraswati Dewi ., Gst Ag Md Chandra m ., Gusti Ayu Desy Anggarini ., Gusti Ayu Manika Diantari ., Hilda Indriani ., I Dewa Ayu Ratnadewi ., I Gusti Ayu Jayanti Kusuma ., I Kadek Puji Artha ., Iga Ag Ngr Kartika ., Kadek Agus Suryanatha ., Kadek Diah Pramana Dewi Suanda ., Kadek Sri Meiyani ., Kadek Widiantari ., Katharina Wiwik Wulandari ., Komang Dewi Sukaryasih ., Komang Putri Padmayani ., L.Pt Eka Sri Wahyuni ., Luh Dewi Puspawati ., Ni Kadek Candra Wahyuni ., Ni Kadek Evie Febrianti ., Ni Kd Rai Purnama s ., Ni Luh Gede Yuni Artini ., Ni Luh Putu Yuni Antari ., Ni Luh Tika Kristina Dewi ., Ni Luh Trisna Dewi ., Ni Made Astini ., Ni Made Pratiwi Pebriyanti ., Ni Made Yuni Candra ., Ni Putu Ida Handayani ., Ni Putu Inggrid Dewi Galung ., Ni Putu Oki Lestari Ningsih ., Ni Putu Ria Andri Laksmi ., Ni Putu Tina Trisnawati ., Ni Putu Widariwati ., Ni Putu Yuni Wiantari ., Ni Wayan Cindhi Meilani ., Ni Wayan Juniari ., Nonik Tariasih Ni Luh ., Nyoman Evy Pramandaputri ., Putu Ayuna Widyasari ., Putu Chan Wisjayani Dadri Anak Agung Istri Puspadewi . Anak Agung Ratih Wulandari . Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke . Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Dwi Hermawan . Gusti Ayu Dian Ratna Pertiwi p . Gusti Ayu Mas Eka Jayanti . I Dewa Ayu Putri Nopiyanti ., I Dewa Ayu Putri Nopiyanti I Gede Arta Januwardana . I Gusti Ayu Eny Indrawati . I Gusti Ayu Mas Siwilatri . I Gusti Ayu Riani Wisesa . I Gusti Ayu Sukmandari . I Kadek Dwi Setyawan ., I Kadek Dwi Setyawan I Kadek Septyadhi ., I Kadek Septyadhi I Ketut Adnyana Putra I Ketut Ardana I Komang Ngurah Wiyasa I Made Widi Artana ., I Made Widi Artana I Nengah Suadnyana I Nyoman Triyana . I Putu Agus Sunarman . I Putu Sumardika . I PUTU TOMMI PURWANTO . I WAYAN SUASTANA ., I WAYAN SUASTANA I Wayan Sujana I Wayan Wiarta I.G.A. Agung Sri Asri Ida Ayu Surya Kencana Dewi . Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Ketut Surya Gumana ., Ida Bagus Ketut Surya Gumana Ida Bagus Surya Manuaba Kadek Mita Wahyuni . Komang Manik Riptiani ., Komang Manik Riptiani Luh Ayu Purnawati . M.For. DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd. . M.Pd Drs. I Made Suara . M.Pd. Dra. Siti Zulaikha . M.Si Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd . Made Delly Praditya Mandala Putra . Maria Goreti Rini Kristiantari Ni Gusti Ayu Made Armita Jayanti . Ni Kadek Puriniawati . Ni Kadek Yeni Indah Permata Sari . Ni Luh Diantari . Ni Luh Karnita Dewi ., Ni Luh Karnita Dewi Ni Luh Made Dwi Wintari . Ni Made Ari Wulandari ., Ni Made Ari Wulandari Ni Made Ayu Purwandari . Ni Made Dwi Yuniari . Ni Made Rai Ariwitari . Ni Made Sriadnyani ., Ni Made Sriadnyani Ni Nyoman Ganing Ni Nyoman Sukreni . Ni Putu Indra Rusminiati . Ni Putu Unitasari . Ni Putu Wiwik Sintya Dewi ., Ni Putu Wiwik Sintya Dewi Ni Wayan Aniek Ferdiantini . Ni Wayan Erni Setiari ., Ni Wayan Erni Setiari Ni Wayan Sri Oktarini . Ni Wayan Suniasih Ni Wayan Widyaningsih ., Ni Wayan Widyaningsih Ni Wayan Yanti Armini . Putu Laksmi Darmayanti . Putu Linda Asmara Dewi . Putu Yunia Widayani .