Claim Missing Document
Check
Articles

PERSEPSI FISKUS DAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI (WPOP) TERHADAP PENERAPAN E-BILLING PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK (KPP) PRATAMA SINGARAJA ., M. Syawal Murry; ., NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak.; ., Gede Adi Yuniarta, SE.AK
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi fiskus dan wajib pajak orang pribadi (WPOP) terhadap penerapan e-Billing diukur melalui persepsi kebermanfaatan e-Billing, persepsi kemudahan penggunaaan e-Billing, dan persepsi mninat perilaku penggunaan e-Billing. Sampel penelitian untuk fiskus berjumlah 45 dan wajib pajak orang pribadi (WPOP) berjumlah 100, yang ditentukan dengan metode purposive sampling dan incidental sampling. Jenis data yang digunakan adalah data primer berupa wawancara dan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji validitas, uji realibilitas, dan crosstabulasi dengan bantuan program SPSS 16.00. Hasil penelitian menunjukkan adanya respon positif dari persepsi fiskus dan wajib pajak orang pribadi (WPOP) terhadap penerapan e-Billing. Kata Kunci : e-Billing, persepsi, fiskus dan wajib pajak orang pribadi (WPOP) This study was aimed at finding out fiskus and individual taxpayer’s perception of e-billing application measured through the perception of the usefulness of e-Billing, the perception of easiness in using e-Billing, and the perception of the interest to use e-Billing. The sample for fiskus was 45 and the sample for individual taxpayers was 100, determined by purposive sampling and incidental sampling methods. The study used primary data in the form of answers to an interview and a questionnaire. The data were analyzed by using validity test, reliability test and cross-tabulation ided by SPSS 16.00 program. The results showed that there is a positive response from fiskus and individual taxpayer’s perception to e-Billing application.keyword : e-billing, perception, fiskus, and individual taxpayer
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN PADA SISTEM PENGGAJIAN KARYAWAN ANEKA LOVINA VILLAS & SPA ., Putu Sukma Medayanti; ., Gede Adi Yuniarta, S.E.Ak, M.Si.; ., I Putu Julianto, SE., M.Si., Ak.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.14587

Abstract

Pengendalian intern merupakan salah satu alat pengawasan untuk menjamin ketelitian, ketepatan gaji yang harus dikeluarkan oleh perusahaan. Dalam sistem akuntansi yang baik akan terdapat cara-carapegendalian intern yang baik pula, dimana melalui sistem yang dibuat akan membuat pelaksanaan lebih terkontrol. Jadi terdapat hubungan antara sistem akuntansi dan sistem pengendalian intern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) prosedur penggajian pada Aneka Lovina Villas & Spa. 2) sistem pengendalian intern penggajian yang diterapkan pada Aneka Lovina Villas & Spa. 3) efektivitas system pengendalian intern.Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan sumber data primer dan sekunder. Data diperoleh dari observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Pengolahan data yang terkumpul melalui tiga tahapan yaitu tahap reduksi data, tahap penyajian data dan yang terakhir adalah analisis data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah : 1) Prosedur penggajian Aneka Lovina Villas & Spa dilakukan dengan komputerisasi dengan menggunakan SAP dan telah terintegrasi dengan baik. 2) Sistem Pengendalian Intern Yang Diterapkan Aneka Lovina Villas & Spa, fungsi-fungsi dan jaringan prosedur serta dokumen yang digunakan dalam sistem pengendalian intern sudah cukup baik dan telah memenuhi unsur-unsur pengendalian intern. 3)efektivitas system pengendalian intern telah memadai berdasarkan unsur-unsur yang ada. Kata Kunci : Sistem pengendalian intern, Akuntansi Penggajian, Gaji. Internal control is one of the monitoring tools to ensure accuracy, exactness of salary to be paid by the company. In a good accounting system there are good internal control methods as well, through the system the implementation is more controlled. So, there is a relationship between the accounting system and the internal control system. This study aimed at determining: 1) the payroll procedure at Aneka Lovina Villas & Spa, 2) the internal payroll control system applied to Aneka Lovina Villas & Spa, 3) the effectiveness of internal control system. This research was done by qualitative method with primary and secondary data source. Data were obtained from observation, in-depth interview, and documentation. Data processing was collected through three stages. They are data reduction, data presentation, data analysis, and conclusion. The results of this study were: 1) Aneka Lovina Villas & Spa's payroll procedure was performed by computerization using SAP and it was well integrated. 2) Internal Control System Applied at Aneka Lovina Villas & Spa, function and network procedure, and document used in the internal control system were good enough and met the elements of internal control. 3) the effectiveness of internal control system was adequate based on the elements that existed. keyword : Keywords: Internal control system, Payroll Accounting, Salary.
ANALISIS PENGARUH PENGUNGKAPAN SOSIAL LINGKUNGAN DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN (Studi Empiris Pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2014) ., Ida Ayu Putu Eka Puspita Dewi; ., Gede Adi Yuniarta, SE.AK; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengungkapan sosial lingkungan dan good corporate governance terhadap kinerja keuangan perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI pada tahun 2011-2014. Popoulasi dalam penelitian ini adalah perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI pada tahun 2011-2014. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 16 perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Metode analisis yang digunakan dalam pengujian hipotesis dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda yang diolah dengan menggunakan program SPSS versi 19.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pengungkapan sosial lingkungan, dewan komisaris, dewan direksi, kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan yang diproksikan dengan ROA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan pengungkapan sosial lingkungan, dewan komisaris, dewan direksi, kepemilikan institusional, dan kepemilikan manajerial berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja keuangan yang diproksikan dengan ROA Kata Kunci : Pengungkapan Sosial Lingkungan, Good Corporate Governance, Kinerja Keuangan. This study was aimed at finding out the effect of environment social disclosure and good corporate governance on financial performances of mining companies listed on Indonesia Stock Exchange in 2011-2014 periods. The population consisted of mining companies listed on Indonesia Stock Exchange in 2011-2014 periods. The sampling technique used was purposive sampling with the sample size of 16 companies. This study used quantitative approach. The data used were secondary data. The method of data analysis used was multiple linear regression analysis which was processed by using SPSS version 19.0. The result shows that partially environment social disclosure, board of commission, board of direction, institutional ownership and managerial ownership have a positive and significant effect on financial performance as show by ROA. The result shows that simultaneously environment social disclosure, board of commission, board of direction, institutional ownership and managerial ownership have a significant effect on company financial performance as show by ROA. keyword : environment social disclosure, good corporate governance, financial performance
ANALISIS KINERJA KEUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE CAPITAL, ASSET, EARNING DAN LIQUIDITY (CAEL) PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA (LPD) SE-KECAMATAN PUPUAN, KABUPATEN TABANAN ., Ni Made Ayu Pradnya Dewi; ., Gede Adi Yuniarta, SE.AK; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kinerja keuangan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Se-Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan periode 2012-2014 dengan menggunakan metode capital, asset, earning dan liquidity (CAEL) berdasarkan SK BPD Bali No. 0193.02.10.2007.2 mengenai penilaian kinerja keuangan LPD. Subjek dalam penelitian ini adalah laporan keuangan LPD Se-Kecamatan Pupuan. Objek penelitian ini adalah menganalisa laporan Laba Rugi dan Neraca LPD Se-Kecmatan Pupuan tahun 2012-2014. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan data yang digunakan adalah laporan keuangan. Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi. Analisis data yang digunakan analisis CAEL yang berdasarkan pada aspek permodalan, (Capital), aspek kualitas aktiva produktif (asset quality), aspek rentabilitas (Earning), dan aspek likuiditas (liquidity). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pada tahun 2012 seluruh LPD di Kecamatan Pupuan kinerja keuangannya dari segi CAEL berpredikat sehat. Karena skor CAELnya berada pada kisaran 81-100. Pada tahun 2013, dari dua puluh LPD yang dianalisis sembilan belas LPD berpredikat sehat. Karena skor CAELnya berada pada kisaran 81-100. Sedangkan satu LPD, yaitu LPD desa adat Sai skornya 61,95 yang berada pada kisaran 51-65 sehingga berpredikat kurang sehat. Pada tahun 2014, delapan belas LPD berpredikat sehat karena skor CAELnya berada pada kisaran 81-100. Dan ada dua LPD yang berpredikat kurang sehat karena skor CAELnya berada pada kisaran 51-65. Dua LPD yang dimaksud yaitu LPD desa adat Batungsel dengan skor 64,99 dan LPD desa adat Sai dengan skor 64,29 yang memiliki skor terendah. Kata Kunci : LPD, Capital, Asset, Earning, Liquidity The study was conducted in order to find out the condition of financial performance at the Rural Credit Instituiton around Pupuan sub-district Tabanan during the period of 2012-2014 by using capital, asset, earning and liquidity (CAEL) methods based on the Bali BPD Decree No: 0193.02.10.2007.2 about the assessment of financial performance of Rural Credit Institution. The subjects of the study consisted of all financial reports of the Rural Credit Instituion around Pupuan sub-district. The object of the study was to analyze the report of the profit and loss account and the balance of the Rural Credit Institution in Tabanan sub-district during 2012-2014. The study was designed quantitatively by using financial reports as the data which were collected by using documentation. The data analysis was conducted based on CAEL methods including capital, asset, earning and liquidity methods. The results of the study indicated that during 2012 the financial performances of all the Rural Credit Institution at Pupuan sub-district in terms of CAEL was indicating “healthy” condition, since the CEAL score was on a range of 81-100. Form 20 Rural Credit Institutions being analyzed 19 of them were in “healthy” condition. While only one Rural Credit Institution in Sai local village was indicated “unhealthy” with a score 61.95 around the range of 51-65. During 2014 eighteen Rural Credit Institutions were indicating “healthy” since the score was in a range of 81-100. Only two Rural Credit Institutions were “unhealthy” because the score was in the position of 51-65. Those were Rural Credit Institution of Batungsel with a score of 64.99 and Rural Credit Institution Sai with the lowest score of 64.29. keyword : Rural Credit Institutions, Capital, Asset, Earning, Liquidity
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN, PENGALAMAN KERJA, DISIPLIN, KOMPLEKSITAS TUGAS ACCOUNT REPRESENTATIVE TERHADAP PENYELESAIAN PEMINDAHBUKUAN STUDI EMPIRIS PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK (KPP) PRATAMA DI PROVINSI BALI ., Ni Made Ayu Sawitri; ., Gede Adi Yuniarta, SE.AK; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.7246

Abstract

Pemindahbukuan adalah perhitungan dengan kelebihan pembayaran pajak atau bunga yang diterima yang dilakukan untuk pembayaran utang pajak. Pemindahbukuan ini dilakukan karena adanya kelebihan pembayaran pajak atau salah atau kurang jelas dalam pengisian SSP. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh tingkat pendidikan, pengalaman kerja, disiplin, kompleksitas tugas Account Representative terhadap penyelesaian pemindahbukuan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama di Provinsi Bali. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi yang digunakan yaitu seluruh Account Representative pada waskon I di Kantor Pelayanan Pajak Pratama di Provinsi Bali. Jumlah sampel yang diambil adalah seluruh Account Representative yang menjadi populasi. Metode pengumpulan data menggunakan metode kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Tingkat Pendidikan Account Representative tidak berpengaruh terhadap penyelesaian pemindahbukuan, sedangkan variabel Pengalaman kerja, Disiplin, Kompleksitas tugas Account Representative berpengaruh terhadap penyelesaian pemindahbukuan.Kata Kunci : tingkat pendidikan, pengalaman kerja, disiplin, kompleksitas tugas. Overbooking is a calculation of the overpayment or carried interest received for the payment of the tax debt. Overbooking is done because of the overpayment or incorrect or unclear in charging SSP. This study aimed to examine the effect of educational level, work experience, discipline, the complexity of the task Account Representative to the completion of the entry in the Tax Office Primary in Bali Province. This study uses quantitative methods. The population is the entire Account Representative at waskon I Tax Office Pratama in Bali Province. The number of samples taken was Account Representative throughout the population. Methods of data collection using questionnaires. The results showed that: Education Level Account Representative does not affect the completion of the overbooking, whereas variables work experience, Discipline, Complexity duties of Account Representative affect the settlement of overbooking.keyword : education, work experience, discipline, the complexity of the task.
ANALISIS PENGUKURAN KINERJA KOPERASI BERDASARKAN PERATURAN DEPUTI BIDANG PENGAWASAN KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 06/PER/DEP.6/IV/2016, ANALISIS TREND DAN ANALISIS COMMON SIZE PADA KSP GUNA PRIMA DANA KUTA SELATAN-KABUPATEN BADUNG TAHUN 2012-2015 ., Putu Diah Juliana Dewi; ., NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak.; ., Gede Adi Yuniarta, SE.AK
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.10461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja koperasi berdasarkan Peraturan Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi Dan Usaha Kecil Dan Menengah Republik Indonesia Nomor 06/Per/Dep.6/IV/2016, analisis trend dan analisis common size pada KSP Guna Prima Dana Kuta Selatan Kabupaten Badung Tahun 2012-2015. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan wawancara. Penelitian dilakukan pada KSP Guna Prima Dana. Objek penelitian adalah seluruh aspek permodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, efisiensi, likuiditas, kemandirian dan pertumbuhan, jatidiri koperasi serta laporan keuangan KSP Guna Prima Dana pada tahun 2012-2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2012-2015 KSP Guna Prima Dana dilihat dari: aspek permodalan memperoleh rerata skor sebesar 4,95 dan berada pada kategori tidak sehat; aspek kualitas aktiva produktif memperoleh rerata skor sebesar 17,75 dan berada pada kategori cukup sehat; aspek manajemen memperoleh rerata skor sebesar 14,4 dan berada pada kategori sehat; aspek efisiensi memperoleh rerata skor sebesar 4,0 dan berada pada kategori tidak sehat; aspek likuiditas memperoleh rerata skor sebesar 7,18 dan berada pada kategori tidak sehat; aspek kemandirian dan pertumbuhan memperoleh rerata skor sebesar 3,75 dan berada pada kategori sangat tidak sehat; aspek jatidiri koperasi memperoleh rerata skor sebesar 6,50 dan berada pada kategori tidak sehat predikat tingkat kinerja kesehatan KSP Guna Prima Dana selama 4 tahun (2012-2015) secara berturut diperoleh jumlah skor sebesar 59,89; 60,1; 56,1; dan 58,1 dengan rerata skor sebesar 58,53 dan berada pada kategori dalam pengawasan. Analisis trend KSP Guna Prima Dana tahun 2012-2015 mengalami tiga kecenderungan yaitu trend naik, trend turun, dan trend tetap. Analisis common size neraca dan SHU menunjukkan kenaikan dan penurunan pada tiap pos. Kata Kunci : pengukuran kinerja, koperasi, trend, common size This study aims at knowing the performance of cooperative based on the regulation of supervision deputy of ministry of cooperation and small-medium enterprise of Republic of Indonesia No. 06 / Per / Dep.6 / IV / 2016, analysis trend and common size of KSP Guna Prima Dana Kuta Selatan Badung Regency period 2012-2015. This research is a quantitative descriptive research. The data collection techniques used are documentation and interview. The research is conducted at KSP Guna Prima Dana. The object of research is all aspects of capital, productive asset quality, management, efficiency, liquidity, independence and growth, identity of the cooperative and financial statement KSP Guna Prima Dana in 2012-2015. The result indicates that during 2012-2015 KSP Guna Prima Dana seen from: the aspect of capital gets an average score of 4,95 and it is in unhealthy category; the aspect of productive asset quality gets an average score of 17,75 and it is in fairly healthy category; the aspect of management gets an avarage score of 14.4 and it is in the healthy category; the aspect of efficiency gets an average score of 4.0 and it is in an unhealthy category; the aspect of liquidity gets a avarage score 7.18 and it is in an unhealthy category; the aspect of independence and growth gets an average score of 3.75 and it is in a very unhealthy category; and the aspect of the cooperative identity gets an average score of 6.50 and it is in the unhealthy category. The predicate level of health performance for KSP Prima Dana for 4 years (2012-2015) in a row got the total score of 59.89; 60.1; 56.1; and 58.1 with an avarage score of 58.53 and it is in the category of supervision. The analysis of performance trend at KSP Guna Prima Dana period 2012-2015 experienced three trends: up trend, downtrend, and fixed trend. The analysis of the common size of balance sheet and SHU (operating income) shows the increase and decrease in each post. keyword : performance measurement, cooperative, trend, common size
PENGARUH PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN, LEVERAGE DAN LIKUIDITAS TERHADAP LUAS PENGUNGKAPAN SUKARELA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2010-2013 ., Agung Suarnatha; ., NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak.; ., Gede Adi Yuniarta, SE.AK
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.6171

Abstract

Pengungkapan sukarela adalah pengungkapan yang dapat dengan leluasa dilakukan perusahaan sesuai kepentingan perusahaan yang dianggap relevan dan mendukung dalam pengambilan keputusan ekonomi yang akan dilakukan oleh pengguna informasi tahunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan, leverage dan likuiditas terhadap luas pengungkapan sukarela baik secara parsial maupun secara simultan dengan pendekatan kuantitatif. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi berganda yang diolah dengan menggunakan bantuan program SPSS 18.0 for Windows. Data yang digunakan adalah data skunder yaitu laporan keuangan perusahaan manufaktur yang diperoleh dengan mengakses di situs resmi BEI yaitu www.idx.com. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2010 sampai dengan 2013. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 31 perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan, semua variabel berpengaruh secara signifikan terhadap luas pengungkapan sukarela. Dan secara parsial, profitabilitas, ukuran perusahaan, leverage dan likuiditas berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap luas pengungkapan sukarela.Kata Kunci : profitabilitas, ukuran perusahaan, leverage, likuiditas, luas pengungkapan sukarela Voluntary disclossure is a disclosure which could be made freely by a company on the basis of company’s relevant consideration in supporting an economic decision making which would be conducted by annual information users. The study aimed at finding out the effect of profitability, the comapny’s size, leverage, and liquidity on the voluntary disclosure either partially or simultaneously by utilizing a quantitatif approach. The data were collected from a secondary sources by using financial report of the manufacture companies by accessing the legal sites of www.idx.com. The data were analyzed by using multiple regression supported by SPSS 18.0 for Windows software. The population of the study consisted of all manufacture companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2010 to 2013. The involved 31 companies as the samples which were selected based on purposive sampling. The results of the study indicaed that all variables had significant effect on the voluntary disclosure simultaneously. Profitability, the comapny’s size, leverage, and liquidity had a positive and significant effect partially on the voluntary disclosure.keyword : profitability, company size, leverage, liquidity, voluntary disclosure.
PENERAPAN PENCATATAN AKUNTANSI KEUANGAN PADA INDUSTRI KECIL RUMAHAN BERDASARKAN SAK-EMKM (STUDI KASUS PADA PEMBUATAN TAS KAIN BALI DI BANJAR DAUH UMA BITERA, KABUPATEN GIANYAR, BALI) ., Putu Febryna Utami Paramitha; ., Gede Adi Yuniarta, S.E.Ak, M.Si.; ., Nyoman Trisna Herawati, S.E.Ak., M.Pd.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.14025

Abstract

Laporan keuangan merupakan catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada periode akuntansi yang menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Tujuan laporan keuangan itu sendiri adalah menyediakan informasi posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas yang bermanfaat bagi sejumlah pengguna dalam pengambilan keputusan ekonomi oleh siapapun untuk memenuhi kebutuhan informasi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) bagaimana penyusunan laporan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil dan Menengah (SAK-EMKM) dan (2) mengetahui kendala apa saja yang dihadapi dalam menyusun laporan keuangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara serta observasi langsung kepada pengelola industri rumahan. Hasil penelitian ini yaitu: (1) laporan keuangan sesuai SAK-EMKM berupa Laporan posisi keuangan yang terdiri dari : total aset sebesar Rp. 128.845.751, liabilitas sebesar Rp. 16.400.000 dan ekuitas sebesar Rp. 85.595.000, Laporan laba rugi dengan laba sebesar Rp. 29.118.751 dan Catatan atas laporan keuangan. (2) Kendala - kendala yang dihadapi industri rumahan dalam menyusun laporan keuangan karena kurangnya pengetahuan tentang penyusunan laporan keuangan berdasarkan SAK-EMKM dan keterbatasan waktu. Kata Kunci : Laporan Keuangan, SAK-EMKM, Industri Rumahan Financial statements are information records on finance of a company at an accounting period which describe its performance. The aim of financial statements themselves are to provide information on financial position and financial performance of an entity useful for a number of stake holders in economics decision making by anyone to fulfill certain needs of information. This study aimed at examining (1) the financial statement preparation based on the Financial Accounting Standard on Micro, Small and Medium Entities (SAK-EMKM) and (2) the obstacles faced in preparing the financial statements. This study applied descriptive qualitative method and data collection was done though interview and direct observation on the management of home-based industries. The results of the analysis showed that (1) the financial statements were in accordance with SAK-EMKM that: the assests totaled Rp. 128.845.751, the liability totaled Rp. 16.400.000 and the equity totaled Rp 85.595.000, the income statement with profit totaled Rp 29.118.7551 and records on financial statements were available, (2) the obstacles faced by the home-based industries in preparing the financial statements were lack of knowledge about preparing financial statements based on SAK-EMKM and time limitation. keyword : Financial statement, SAK-EMKM, home-based Industry
SISTEM PENGELOLAAN SUMBER DAYA KOLEKTIF PADA SUBAK (SUBAK KAYU PUTIH DESA BEBANDEM, KECAMATAN BEBANDEM, KABUPATEN KARANGASEM) ., I Ketut Selamet Kelana Putra; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.; ., Gede Adi Yuniarta, SE.AK
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.6207

Abstract

Subak merupakan organisasi tradisional di Bali yang bergerak di bidang irigasi. Subak diakui ileh UNISCO pada tanggal 29 juni 20012 sevagai warisan dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) untuk mengetahui apa saja sumber daya kolektif yang dimiliki oleh Subak, 2) untuk mengetahui dari mana saja sumber daya kolektif pada Subak, 3) untuk mengetahui bagaimana pengelolaan sumber daya kolektif pada Subak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dimana peneliti melakukan observasi langsung kelapangan. data diambil dengan mempergunakan teknik mekanis kualitatif, metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: 1) pemetode survei, 2) metode wawancara, 3) metode dokumentasi, 4) metode observasi. Dari penelitian ini menunjukkan hasil bahwa: 1) sumber daya kolektif yang dimiliki oleh Subak dengan berbagai sumber daya, sumber daya kolektif Subak ada yang berasal dari intern Subak baik berbentuk finansial maupun non finansial seperti: peturunan (iuran) Subak, asil, dan denda. Sumber daya kolektif Subak bersumber dari ekstern Subak yaitu bantuan dana dari Pemkab. Karangasem serta Pemda. Bali. 2) sumber daya kolektif pada Subak kayu putih berasal dari peturunan krama Subak, asil, serta denda. Sumber daya kolektif lainnya yang dimiliki oleh Subak yaitu bantuan dana dari Pemkab. Karangasem serta Pemda. Bali, sumber daya kolektif selanjutnya yaitu sember daya alam dalam bentuk air yang dipergunakan secra brsama. 3) pengelolaan sumber daya kolektif yang dimiliki oleh Subak dikelola secara bersama oleh krama Subak. Pengelolaan sumber daya dalam bentuk uang, dari pihak intern Subak sangatlah sederhana dengan menggunakan dana kas kecil serta pertanggung jawaban yang sederhana pada saat sangkep (rapat) tampa membuat laporan pertanggungjawaban.pengelolaan sumber daya kolektif dalam bentuk air akan dikelola secara bergiliran, 6 bulan air berada di empelan kelod (bagian selatan) dan 6 bulan air berada di empelan kaje (bagian utara) terus menerus secara bergiliran Kata Kunci : Subak, Pengelolaan,sumber Daya Kolektif , Prajuru Subak Subak is a traditional organization in Bali which engages in irrigation system. Subak had been recognized by UNESCO on the 29 of Juni 20012 as the world heritage. The study aimed at finding out: 1) what collective resources were belonged to Subak, 2) where did the resources belonged to Subak come from, 3) How were the collective resources belonged to Subak managed This study utilized a qualitative design by doing a direct field observation, the data were collected by using qualitative mechanic techniques involving data collection methods such as 1) survey, 2) interview, 3) documentation, and observation. The results of the study indicated that: 1) collective resources belonged to Subak come from several resources, such as internal resources , like in the forms of financial as well as non-financial, such as member fee, yield, and fines. Subak collective resources also came from external source, such as the local government )Karangasem regency) and Bali province government financial aids. 2) Collective resources of Subak Kayu Putih came from the members’ fee, yield of subak, as well as fines received by Subak. Othe collective resources also came from as the local government financial aids. In addition Subak also managed natural collective resources, such water. This natural resource was shared among the subak’s members. 3) The management of Subak collective resources in the form of money (cash) was conducted jointly among the subak’s members. The had managed the internal resources in a form of small cash in a very simple way; the members create accountability when they held a meeting, without making financial report. Water irrigation as the Subak assets was managed by rotation among the members; six months water would flow in the part of south area, while another six months the water irrigation would be flowing in the northern area constantly in rotationkeyword : Subak, management, collective resources, subak working committee
ANALISIS PERBEDAAN UKURAN KOPERASI DAN JENIS KOPERASI TERHADAP KUALITAS SISTEM PENGENDALIAN INTERN ., Siti Komala; ., Gede Adi Yuniarta, SE.AK; ., I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v2i1.3456

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah terdapat perbedaan pada ukuran koperasi dan jenis koperasi terhadap kualitas sistem pengendalian intern pada koperasi di Kabupaten Buleleng. Penelitian ini mengambil lokasi di koperasi yang berada di Kabupaten Buleleng. Populasi penelitian yaitu responden koperasi yang terdaftar di Dinas Perkoperasian, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Buleleng dan masih aktif yang berjumlah 339 koperasi. Sampel yang digunakan sebanyak 77 responden. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode penyebaran kuisioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji validitas, uji reabilitas, uji normalitas, uji kruskal-wallis (non-parametrik) yang dibantu dengan alat analisis SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan, (1) Terdapat perbedaan ukuran koperasi terhadap kualitas sistem pengendalian intern. Dengan kata lain, kualitas sistem pengendalian intern umum, penerimaan kas, pengeluaran kas, dan praktik rekonsiliasi dilihat dari ukuran koperasi besar, menengah, dan kecil tidak sama. (2) Tidak terdapat perbedaan jenis koperasi terhadap kualitas sistem pengendalian intern. Dengan kata lain, kualitas sistem pengendalian intern umum, penerimaan kas, pengeluaran kas, dan praktik rekonsiliasi dilihat dari jenis usaha koperasi simpan pinjam, konsumen, pemasaran, dan jasa sama. Kata Kunci : ukuran koperasi, jenis koperasi, dan kualitas sistem pengendalian intern. This present study was intended to identify whether the cooperative size and type contributed to the quality of the system of internal control at the cooperatives in Buleleng Regency. The study was conducted at the cooperatives in Buleleng Regency. The population of the study included 339 active cooperatives registered in the Department of Cooperative, Trading and Industrial Affairs of Buleleng Regency. The sample of the study included 77 respondents. The data were obtained through questionnaire and documentation. The data were analyzed using test of validity, test of reliability, test of normality, and kruskal-wallis (non-parametric) test supported by SPSS (Statistical Product and Service Solution) 17 program. The result of the study showed that (1) the cooperative size contributed to the quality of the system of internal control. In other words, the quality of the system of general internal control, the cash receipt, the cash payment, and the practice of reconciliation was not the same among the big, medium and small cooperatives. (2) The type cooperative type did not contribute to the quality of internal control. In other words, the quality of the system of general internal control, the cash receipt, the cash payment, and the practice of reconciliation were the same, meaning that there was no difference resulting from the cooperative types whether they are credit unions, consumer cooperatives, marketing cooperatives and cooperative which sell services. keyword : cooperative size, cooperative type, and quality of system of internal control
Co-Authors ., Ade Diana Rosanty ., Agus Dwipayana I Kadek ., Andriana Dwi Rahayuni ., Bucek Asa Prasista ., Cindy Darsana Putri ., Desak Made Dwi Agustini ., Desi R Sinaga ., Dewa Komang Tri Suparwan ., Dewa Putu Yudha Dharma Aditya ., Dr. Anantawikrama Tungga Atmadja, S.E., ., Dr. Edy Sujana, S.E., M.Si.Ak. ., Fitra Safitri ., Gede Erika Wijaya ., Gusti Ayu Mira Purnami ., Gusti Kadek Sayoni ., Herlina Jayanti ., I Dewa Ayu Nanda Widyaswari ., I Dewa Gede Satria Adiguna ., I Gede Aristana Diputra ., I Gede Didik Aryadi Rai ., I Gede Krisma Wardana ., I Gede Rudi Sutrisna ., I Gusti Agung Ngurah Rahma Yudistira ., I Gusti Ayu Ariantini ., I Gusti Ngurah Angga Wijaya ., I Ketut Aditya Kuntara Wijaya ., I Komang Ariadiana Trisomantagani ., I Made Adi Ariawan ., I Made Bagus Febrianto ., I Made Deva Premana Dharma Wiguna ., I Made Indra Jaya ., I Made Parta Cahya Semadi ., I Nyoman Danu Mastrila ., I Nyoman Wandra Adicahya Yadnya ., I Putu Agus Deva Adhis Thanaya ., I Putu Wikan Maha Karuniawan ., Ida Ayu Anggeriani ., Kadek Arsini ., Kadek Budi Hendrawan ., Kadek Darianti ., Kadek Kartika Wati ., Kadek Mia Jayanti ., Kadek Mia Ranisa Putri ., Kadek Okik Indrawan ., Ketut Novi Sudewi ., Km Winda Suriyani ., Komang Agus Sadu Wibawa ., Komang Budarsana ., Komang Kertiasih ., Komang Nita Handayani Tri Lestari ., Komang Noviani ., Luh Ayu Paramita Wulandari ., Luh Desi Damayanti ., Luh Dian Andiani ., Luh Kartika Utami Dewi ., Luh Mas Megawati ., Luh Putu Sudiartini ., Luh Rosita Dewi ., LUH TAMI ASTINI ., M. Syawal Murry ., Made Andri Darmayanti ., Made Dwi Kusuma Yadnya ., Made Mahartini ., Made Sunjaya ., Ni Ayu Putu Uma Dewi ., Ni Ketut Ari Astiti ., Ni Komang Budi Kartini ., Ni Komang Laksmita Ayudiasari ., NI LUH ARISMAYANI ., Ni Luh Kartani Juli Antari ., Ni Luh Putu Aksara Dewi ., Ni Luh Putu Eka Puspa Dewi ., Ni Luh Seri Ayu Utami ., Ni Made Ayu Resa Mulyani ., Ni Made Ayu Sawitri ., Ni Made Dwitia Martini Dewi ., Ni Made Marlila Rilantini ., Ni Made Oka Tyastiari ., Ni Made Sri Lestari ., Ni Made Yuli Sawitri ., NI NY AYU BUDIANTARI ., Ni Nyoman Ayu Karyawati ., NI PUTU SRI MAHAYUNI ., Ni Wayan Tresna Asih ., NURITA GAYATRI ., Nyoman Gede Aryantara ., Nyoman Meji Ratnasari ., P.Nopy Krisna Dewi ., Putu Ade Setiawan ., Putu Agus Surya Permana ., Putu Ayu Christina Dewi ., Putu Citra Heveanty Utami S ., Putu Diah Juliana Dewi ., Putu Dian Kusumasari ., Putu Febryna Utami Paramitha ., Putu Feny Kharisma Dewi ., Putu Hery Ardana Putra ., Putu Rayana Prayoga ., Putu Sudarta ., Putu Sukma Dewi ., Putu Sukma Kurniawan, S.T., M.A. ., Putu Sukma Medayanti ., Putu Wahyu Mahayusa ., PUTU YUNITA SARI ., Shanti Widianing s ., Suratman Harudian Putra ., Vandi Surya Winata ., Vina Marantika ., Yeni Astuti Agung Suarnatha ., Agung Suarnatha Agustini, Yuli Ak. S.E. Desak Nyoman Sri Werastuti . Ananda, Nayla Anantawikrama Tungga Atmadja Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. . Anggun Dwi Oktariyani ., Anggun Dwi Oktariyani Ari Surya Darmawan Arta Dewi, Dian Ayu Dewi Sri. Lp ., Ayu Dewi Sri. Lp Ayu Saraswati Budi Darmawan, I Gede Darmawan Dautrey, Jean Marc Deby Purnama Sari Desak Kadek Ega Dewi Julianingsih Desak Nyoman Sri Werastuti Desak Putu Mahadewi Devi, Ni Putu Mas Sutra Dewi, Kadek Debi Sartika Dewi, Putu Eka Dianita Marvilianti Dhelia Dayu Anasthasia dian kristina Diatmika , I Putu Gede Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK . Dwi Pradnyawati ., Dwi Pradnyawati Edy Sujana Elly Herliyani Elly Herliyani Esti Tena Putri, Ni Putu Evan Lau Poh Hock Evi Deliana Prastiwi . Febriana, Ni Ade Sriarnita Gayatri, Nyoman Ayu Arsa Gebby Yunita Wiguna ., Gebby Yunita Wiguna Gede Hendra Eka Saputra Gede Herry Merta Primadana . Gede Ngurah Putra Darma Sesana ., Gede Ngurah Putra Darma Sesana Gita, Romy Chandra Gusti Ayu Catur Nur Sari Hadriyani, Ni Luh Intan Hapsara, Made Yoga Hatane, Saarce Elyse Heryanda, Komang Krisna I Gede Prema Utama I Gede Tio Pratama ., I Gede Tio Pratama I Gst Ngurah Agung Edy Saputra ., I Gst Ngurah Agung Edy Saputra I Gusti Ayu Purnamawati I Gusti Bagus Baskara Nugraha I Gusti Ngurah Bagus Putu Dhirgayusa Sua . I Kadek Astana Putra . I Kadek Dedy Suryatna I Kadek Rai Suwena I Ketut Edi Suryawan1, I Ketut Edi Suryawan I Ketut Selamet Kelana Putra ., I Ketut Selamet Kelana Putra I Made Anjol Wiguna I Made Bagus Wicaksana ., I Made Bagus Wicaksana I Made Pradana Adiputra I Made Widi Hartawan I Nyoman Putra Yasa I Putu Gede Diatmika I Putu Julianto I Putu Sukendra . I Wayan Iwan Pradnyana ., I Wayan Iwan Pradnyana Ida Ayu Kade Yulia Anggreni Ida Ayu Putu Eka Puspita Dewi ., Ida Ayu Putu Eka Puspita Dewi Ida Bagus Dharmadiaksha Julianingsih, Desak Kadek Ega Dewi K. Dian Rosita Dewi ., K. Dian Rosita Dewi Kadek Adi Wardana ., Kadek Adi Wardana Kadek Ayu Sinta Wijayantini . Kadek Billy Arta Laksamana Kadek Intan Sukma Dewi ., Kadek Intan Sukma Dewi Kadek Isnayanti Kadek Isnayanti Kadek Motik Jayanti . Kadek Racik Siwantara ., Kadek Racik Siwantara Kadek Rosiliana . Kadek Rudyana ., Kadek Rudyana Kadek Sri Radha Dewi ., Kadek Sri Radha Dewi kadek wirastuti, wirastuti Kardiman Kd Dian Sutrisna Giriama ., Kd Dian Sutrisna Giriama Kd.Regina Dinda Cornelia ., Kd.Regina Dinda Cornelia Ketut Angga Yudiastrawan ., Ketut Angga Yudiastrawan Ketut Landa Kuntum l . Ketut Yeni Paramita Setianingsih . Km Heny Widiasanti ., Km Heny Widiasanti Komang Alit Trijayanti ., Komang Alit Trijayanti Komang Angga Kurniawan Komang Diva Martana Putra Komang Mei Budiyani ., Komang Mei Budiyani Komang Putriyani Komang Sri Wirnipin ., Komang Sri Wirnipin Komang Try Wahyuni Kusuma Putri ., Komang Try Wahyuni Kusuma Putri Krisnawati, Luh Adek Kristina, Dian Krisyanti, Widia Mey Kurniawan, Komang Angga L Pt Dian Metta Sari . L. P. Ayu Pradita p ., L. P. Ayu Pradita p Laksamana, Kadek Billy Arta Lucy Sri Musmini Luh Adek Krisnawati Luh Artining Miradewi . Luh Cici Yuanita Artha ., Luh Cici Yuanita Artha Luh Elsa Chandra ., Luh Elsa Chandra Luh Eni Muliani . Luh Ida Agustini ., Luh Ida Agustini Luh Putu Erlina Ariya Wati Luh Putu Rani Mayasari . Luh Wahyu Nirmala Devi Luluk Thoyibah Machfud Purnomo dan Arba'atoen, Rafi Muhammad Faqih Made Arie Wahyuni Made Aristia Prayudi Made Dani Ardyani Made Denny Oktariyana Made Dwi Setiawan ., Made Dwi Setiawan Made Edy Sutawan ., Made Edy Sutawan Made Wiradharma Swastyastu . Martana Putra, Komang Diva Mathius Stein Gabriel Manullang . Md Budi Sastrawan Wiguna ., Md Budi Sastrawan Wiguna Nadia Septiana Putri . Ni Kadek Alit Apriliani ., Ni Kadek Alit Apriliani Ni Kadek Diksi Anugeraheni Ni Kadek Emy Erawati ., Ni Kadek Emy Erawati Ni Kadek Meila Anggraeni Ni Kadek Nila Warsita ., Ni Kadek Nila Warsita Ni Kadek Novianti . Ni Kadek Sinarwati Ni Komang Apriska Widiana Putri ., Ni Komang Apriska Widiana Putri Ni Komang Sarwini . Ni Komang Surya Wahyuni Ni Luh Gede Erni Sulindawati Ni Luh Nora Widari . Ni Luh Putu Tri Angga Wandita . Ni Luh Suarmi . Ni Made Ayu Pradnya Dewi ., Ni Made Ayu Pradnya Dewi Ni Made Brilian Maelana Dewi Ni Made Desi Ernawati ., Ni Made Desi Ernawati Ni Made Dian Kemala Ratih Palgunadi Ni Made Dwi Puspita Yanti ., Ni Made Dwi Puspita Yanti Ni Made Septiari ., Ni Made Septiari Ni Made Shanti Widnyani ., Ni Made Shanti Widnyani Ni Made Yadnyawati Ap ., Ni Made Yadnyawati Ap Ni Pt Laksmi Purna w ., Ni Pt Laksmi Purna w Ni Putu Ayu Astiti Sari Ni Putu Ayu Septiyani Putri Ni Putu Elenny Agustini ., Ni Putu Elenny Agustini Ni Putu Hindi Rahayu Ni Putu Indah Wiwik Widiantari Ni Putu Mas Sutra Devi Ni Putu Mas Sutra Devi Ni Wyn. Meilani Suwardani . Nindyah Megawati ., Nindyah Megawati Novi Sagita Ambarwati . Nugraha, I Gusti Bagus Baskara Nurhalisa, Shavira Nyoman Dewi Purnawati ., Nyoman Dewi Purnawati Nyoman Suadnyana Pasek, Nyoman Suadnyana Nyoman Trisna Herawati Paramita, Ni Komang Pertiwi, Ni Pande Putu Intan Jati Pradnya, Putu Diah Pradnya Paramitha Pradnyani, I Dewa Ayu Defi Pratiwi, Dyan Puah, Chin-Hong Purbasari, Putu Intandika Purnama Sari Ni Luh Putu . PUTRIYANI, KOMANG Putu Ari Marlina Putu Aspasia Putu Astawa Putu Candra Ardiana Putra Putu Doni Sastrawan Putu Intandika Purbasari Putu Mega Surya Pangastuti ., Putu Mega Surya Pangastuti Putu Novi Andayani . Putu Putri Suriyani . Putu Ria Astria Putu Ria Astria Putu Rita Saftarini ., Putu Rita Saftarini Putu Sephia Paramitha Putu Sri Dwipayani ., Putu Sri Dwipayani Putu Yunita Saputri Dewi . R.A. Rahayu Suryanti Raudlatul Izzah Rika Dwipa Yaniari ., Rika Dwipa Yaniari Romy Chandra Gita Sang Kompiang Samplangan ., Sang Kompiang Samplangan Sari, Deby Purnama Sari, Gusti Ayu Catur Nur Sari, Kadek Yulia Septiari, Luh Putu Diah Shavira Nurhalisa Sindy Tri Novia Dewi Siti Komala . Suartama, I Kadek Rully Adi Suciandini, Gusti Ayu Made Sukarmiasih, Ni Made Sunitha Devi Suwardhiti, Enii Suwarno, Try Edi Taruk, Analuna Eunike Nareswari tiaswari, Ni Made Tia Swari Tirayani, Ni Luh Putu Ditha Utama, I Gede Prema Wahyuni Agustina . Wahyuni, Ni Komang Surya WANGI WIRATMI . Widi Artawan Kadek ., Widi Artawan Kadek Widia Mey Krisyanti Widiantari, Ni Putu Indah Wiwik Widnyani, Gusti Ayu Oppie Indra Wiguna, Dewa Made Kramas Artha Yasa, Made Sukerta Yasa, Ni Made Uliasari