Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

OTOMATISASI PEMBUATAN ALBUM PETA DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT SKALA LUAS: PENERAPAN DATA DRIVEN PAGE DAN PYTHON DI ARCMAP Helmy Daulay, Muhammad Malik; Sahputra, Desra; Nugraha, Muslim; Pradiko, Iput
WARTA Pusat Penelitian Kelapa Sawit Vol. 30 No. 2 (2025): Warta Pusat Penelitian Kelapa Sawit
Publisher : Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/iopri.war.warta.v30i2.222

Abstract

Proses layouting blok perkebunan kelapa sawit yang berjumlah puluhan hingga ratusan blok akan membutuhkan waktu yang lama jika dilakukan secara manual. Sistem blok kebun merupakan satuan terkecil dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit, sehingga skala spasial yang luas dan resolusi yang tinggi sangat penting dalam memberikan informasi kondisi blok untuk mendukung pemanfaatan lahan secara optimal. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan otomasi pembuatan layout peta blok perkebunan kelapa sawit menggunakan Data Driven Pages (DDP) dan Python (ArcPy) di perangkat GIS Arcmap. Hasil pembuatan layout peta blok dengan metode manual membutuhkan total waktu 9 jam 29 menit, sedangkan metode otomatis hanya memerlukan 32 menit 28 detik. Pendekatan otomatisasi dapat meminimalkan potensi kesalahan manusia dan sangat mendukung kebutuhan pemetaan skala besar.
Komposisi Umur Tanaman Ideal di Perkebunan Kelapa Sawit Pradiko, Iput; Agung Thirafi, Dhaffa; Sahputra, Desra; Muslim, M. Yusuf; Eko Prasetyo, Agus; Muhayat, Muhayat
Jurnal Penelitian Kelapa Sawit Vol 34 No 1 (2026): Jurnal Penelitian Kelapa Sawit
Publisher : Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/iopri.jur.jpks.v34i1.348

Abstract

Komposisi umur tanaman merupakan salah satu aspek penting dalam sistem manajemen perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komposisi umur tanaman yang ideal guna mencapai produksi tinggi yang stabil dalam jangka panjang. Melalui simulasi produksi selama satu siklus tanam (25 tahun) pada 13 skenario komposisi umur, dilakukan analisis menggunakan pendekatan Multi-Criteria Decision Analysis (MCDA) dengan Metode Multi-Attribute Utility Theory (MAUT). Hasil analisis menunjukkan bahwa komposisi umur ideal terdiri dari 12% Tanaman Belum Menghasilkan (TBM, 0-3 tahun), 20% Tanaman Muda (TMD, 4-8 tahun), 20% Tanaman Remaja (TMR, 9-13 tahun), 28% Tanaman Dewasa (TDW, 14-20 tahun), 16% Tanaman Tua (TTA, 21-25 tahun), dan 4% Tanam Ulang (TU, >25 tahun). Komposisi ini mampu menghasilkan rerata umur tanaman (RUT) optimal sekitar 13,22 tahun dengan tingkat produksi tinggi dan fluktuasi yang rendah. Lebih lanjut, kajian ini juga menegaskan pentingnya perencanaan replanting yang sistematis dan berkelanjutan agar proporsi umur tanaman tetap seimbang, terutama bagi kebun dengan komposisi umur yang tidak ideal. Strategi ini menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan efisiensi produksi usaha perkebunan kelapa sawit.