Putro , Khamim Zarkasih
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Integration of Islamic Values in Basic Education from an Islamic Studies Perspective at UIN Yogyakarta Mustofa, Fuadul; Putro , Khamim Zarkasih; Rohinah , Rohinah
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.2151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan dasar di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, serta dampaknya terhadap pembentukan karakter dan moralitas siswa. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan guru, siswa, dan pengelola sekolah, serta observasi langsung di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat upaya untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam kurikulum, masih ada tantangan yang harus dihadapi, terutama terkait pemahaman dan keterampilan guru dalam mengimplementasikan nilai-nilai tersebut. Penelitian ini menemukan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan bagi sekolah untuk merancang kurikulum yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, namun pengelola sekolah perlu memberikan dukungan yang memadai agar integrasi ini dapat terlaksana dengan baik. Selain itu, siswa yang terpapar pada pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam cenderung menunjukkan perilaku yang lebih baik dan pemahaman yang lebih mendalam tentang ajaran agama mereka. Penelitian ini juga menekankan pentingnya revisi materi pembelajaran agar lebih relevan dengan nilai-nilai keislaman serta evaluasi berkala terhadap implementasi integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum. Keterlibatan orang tua dan masyarakat juga dianggap krusial dalam mendukung pendidikan karakter anak-anak. Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan agar para pendidik terus berupaya mengintegrasikan nilai-nilai Islam secara efektif dalam proses pembelajaran dan melibatkan kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pembentukan karakter siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan kurikulum pendidikan dasar yang lebih baik di masa depan.
Integration of Islamic Values in Basic Education from an Islamic Studies Perspective at UIN Yogyakarta Mustofa, Fuadul; Putro , Khamim Zarkasih; Rohinah , Rohinah
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.2151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan dasar di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, serta dampaknya terhadap pembentukan karakter dan moralitas siswa. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan guru, siswa, dan pengelola sekolah, serta observasi langsung di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat upaya untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam kurikulum, masih ada tantangan yang harus dihadapi, terutama terkait pemahaman dan keterampilan guru dalam mengimplementasikan nilai-nilai tersebut. Penelitian ini menemukan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan bagi sekolah untuk merancang kurikulum yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, namun pengelola sekolah perlu memberikan dukungan yang memadai agar integrasi ini dapat terlaksana dengan baik. Selain itu, siswa yang terpapar pada pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam cenderung menunjukkan perilaku yang lebih baik dan pemahaman yang lebih mendalam tentang ajaran agama mereka. Penelitian ini juga menekankan pentingnya revisi materi pembelajaran agar lebih relevan dengan nilai-nilai keislaman serta evaluasi berkala terhadap implementasi integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum. Keterlibatan orang tua dan masyarakat juga dianggap krusial dalam mendukung pendidikan karakter anak-anak. Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan agar para pendidik terus berupaya mengintegrasikan nilai-nilai Islam secara efektif dalam proses pembelajaran dan melibatkan kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pembentukan karakter siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan kurikulum pendidikan dasar yang lebih baik di masa depan.
Systematic Literature Review: Hubungan Pola Asuh Keluarga dan Perkembangan Sosial-Emosional Anak Usia Dini Noviarti, Noviarti; Putro , Khamim Zarkasih
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i1.8022

Abstract

Perkembangan sosial-emosional anak usia dini merupakan fondasi penting bagi keberhasilan adaptasi dan pembentukan karakter pada tahap selanjutnya, sementara temuan empiris mengenai pengaruh pola asuh masih tersebar dan memerlukan sintesis akademik yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis bukti empiris tentang hubungan pola asuh keluarga dan perkembangan sosial-emosional anak usia dini. Metode yang digunakan adalah systematic literature review terhadap artikel jurnal nasional terindeks yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir dan secara eksplisit membahas variabel pola asuh serta perkembangan sosial-emosional anak usia dini. Hasil kajian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis secara konsisten berkontribusi positif terhadap regulasi emosi, empati, kemandirian, dan keterampilan sosial anak, sedangkan pola asuh permisif dan otoriter cenderung berkorelasi dengan perkembangan sosial-emosional yang kurang optimal. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pola asuh yang hangat, responsif, dan konsisten merupakan determinan utama perkembangan sosial-emosional anak. Temuan ini memperkuat landasan teoretis tentang pentingnya kualitas interaksi keluarga serta menjadi rujukan praktis bagi orang tua dan pendidik dalam mengoptimalkan pengasuhan.