Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI METODE IQRA’ DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA AL QUR'AN DI TPQ DUSUN LELONGGEK DESA SUNTALANGU Sauri, Saupian; Hapsah, Siti Hapsah; Amri, Nizar; Jumad, Ahmad; Najwa, Safiatun; Latifaturrahmaniah, Latifaturrahmaniah; Sakrani, Ahmad
Jurnal Empowerment: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 1 No 01 (2021): Maret 2021
Publisher : Pondok Jurnal-LP2M STAI Darul Kamal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1497.942 KB) | DOI: 10.51700/empowerment.v1i01.200

Abstract

Keterbatasan pengetahuan masyarakat Dusun Lelonggek tentang metode pembelajaran Al Qur’an secara tidak langsung berdampak pada rendahnya kemampuan anak-anak dalam membaca AlQur’an. Permasalahan ini merupakan tantangan dan tanggung jawab kami dalam melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di lingkungan Leleonggek. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi permasalahan tersebut dengan membuat program kegiatan belajar al Qur’an dengan metode Iqra’ di mana peserta kegiatan ini adalah anak-anak di TPQ Dusun Lelonggek sebagai lokasi pengabadian. Hasilnya adalah metode Iqra’ merupakan salah satu dari sekian metode dalam belajar al Qur’an sebagai usaha inovasi metode pembelajaran yang efektif dan signifikan terhadap upaya peningkatan kemampuan membaca al Qur'an pada anak-anak di dusun Lelonggek. Dengan metode Iqra’ anak-anak lebih cepat dalam belajar membaca al Qur’an dan lebih menarik perhatian mereka sehingga mereka merasa senang dan betah belajar.
IMPLEMENTASI METODE IQRA’ DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA AL QUR'AN DI TPQ DUSUN LELONGGEK DESA SUNTALANGU Sauri, Saupian; Hapsah, Siti Hapsah; Amri, Nizar; Jumad, Ahmad; Najwa, Safiatun; Latifaturrahmaniah, Latifaturrahmaniah; Sakrani, Ahmad
Empowerment: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Empowerment 2021
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang-NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/empowerment.v1i01.200

Abstract

Keterbatasan pengetahuan masyarakat Dusun Lelonggek tentang metode pembelajaran Al Qur’an secara tidak langsung berdampak pada rendahnya kemampuan anak-anak dalam membaca AlQur’an. Permasalahan ini merupakan tantangan dan tanggung jawab kami dalam melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di lingkungan Leleonggek. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi permasalahan tersebut dengan membuat program kegiatan belajar al Qur’an dengan metode Iqra’ di mana peserta kegiatan ini adalah anak-anak di TPQ Dusun Lelonggek sebagai lokasi pengabadian. Hasilnya adalah metode Iqra’ merupakan salah satu dari sekian metode dalam belajar al Qur’an sebagai usaha inovasi metode pembelajaran yang efektif dan signifikan terhadap upaya peningkatan kemampuan membaca al Qur'an pada anak-anak di dusun Lelonggek. Dengan metode Iqra’ anak-anak lebih cepat dalam belajar membaca al Qur’an dan lebih menarik perhatian mereka sehingga mereka merasa senang dan betah belajar.
Historiografi Islam Klasik Metode Riwayat dan Tematik dalam Historiografi Islam Klasik: Studi Komperatif atas Karya al-Thabari dan al-Mas’udi Nafi, Moh. Iqbal; Badrun, Badrun; Amri, Nizar
Qurthuba: The Journal of History and Islamic Civilization Vol. 9 No. 1 (2025): September
Publisher : Department of History and Islamic Civilization, Faculty of Adab and Humaniora, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/qurthuba.2025.9.1.42-56

Abstract

This study explores the historiographic methods of two important figures in the tradition of writing classical Islamic history, namely al-Thabari and al-Mas'udi. This study aims to compare their methodological approaches in reconstructing history. Al-Thabari wrote Tarikh al-Umam wa al-Muluk using the method of history and chronological approach (hawliyat), paying great attention to the sanad and listing the narrators systematically. In contrast, al-Mas'udi in Muruj al-Dzahab wa Ma'adin al-Jauhar used the thematic method (al-tashnif al-maudhu'i) and geographical approach and emphasized narration and direct observation from the results of rihlah to various regions. Nevertheless, both of them made a major contribution to the development of Islamic historiography by presenting interpretations and historical narratives that were not only chronological but also reflective of the socio-cultural realities of their times. This study uses a qualitative and historical approach to explore primary and secondary sources related to their historiographical methods. The results show that the differences in their methods reflect the diversity of approaches in writing classical Islamic history.