Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Pajak Penghasilan, Nilai Tukar, Insentif Tunneling Dan Mekanisme Bonus Terhadap Keputusan Transfer Pricing Selfiana, Eni; Ulynnuha, Ovi Itsnaini
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.10277

Abstract

Praktik transfer pricing berkembang seiring meningkatnya intensitas transaksi antar perusahaan yang memiliki hubungan istimewa dalam lingkungan bisnis global. Kondisi tersebut menjadikan transfer pricing sebagai isu penting dalam perpajakan karena berpotensi memengaruhi distribusi laba serta basis pemajakan negara. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi keputusan perusahaan dalam menggunakan transfer pricing pada faktor pajak penghasilan, nilai tukar, penyesuaian insentif, dan mekanisme bonus pada perusahaan manufaktur di Indonesia yang terdaftar di IDX selama periode 2022 hingga 2024. Studi ini menerapkan metode kuantitatif dengan mengandalkan data sekunder yang berasal dari laporan keuangan tahunan entitas bisnis. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan Teknik purposive sampling, yang menghasilkan 35 perusahaan manufaktur sebagai subjek penelitian dengan total 105 unit pengamatan. Pengolahan data dilakukan melalui analisis regresi logistik untuk mengevaluasi dampak masing-masing variabel predictor terhadap keputusan transfer pricing yang diwakilkan oleh variabel dummy. Temuan dari uji empiris mengindikasikan bahwa nilai tukar mata uang memberikan pengaruh yang mengindikasikan bahwa fluktuasi kurs menjadi pertimbangan penting bagi perusahaan dalam menetapkan kebijakan harga transfer. Sebaliknya, pajak penghasilan, insentif tunneling, dan mekanisme bonus tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap keputusan transfer pricing. Temuan ini mengisyaratkan bahwa keputusan perusahaan dalam menerapkan transfer pricing lebih dipengaruhi oleh faktor eksternal yang berkaitan dengan risiko ekonomi makro dibandingkan oleh dorongan fiskal maupun kepentingan internal manajerial.
Corporate Social Responsibility, Inovasi, Green Investment Terhadap Pertumbuhan Penjualan Citra Nidia Sari; Ovi Itsnaini Ulynnuha
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 6 No. 2 (2025): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v6i2.7002

Abstract

Sales growth is one of the indicators of a company's performance, as sales serve as a primary source of corporate revenue. Higher stability in sales generated by a company positively influences its sustainability. This study aims to analyze the effect of Corporate Social Responsibility (CSR), innovation, and Green Investment on sales growth in manufacturing companies in Indonesia. The research employs a quantitative method with multiple linear regression analysis. The sample consists of 119 manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2021–2023 period. The results reveal that CSR, innovation, and Green Investment significantly affect sales growth. The CSR and innovation variables exhibit a positive and significant impact, while Green Investment shows no effect and is not significant. These findings indicate that companies implementing CSR and innovation strategies can enhance sales growth.
Pengaruh Earning Persistence, Leverage, Profitability dan Firm Size Terhadap Earning Response Coefficient Fahreza Ihwan Nur Ardiansyah; Ovi Itsnaini Ulynnuha
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 6 No. 7 (2025): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v6i7.7883

Abstract

Earning response coefficient (ERC) is a measure of how much abnormal stock return will be obtained by responding to unexpected earnings as profit information published by the company. The purpose of this study was to test and analyze the effect of earnings persistence, leverage, profitability and firm size on the earning response coefficient (ERC) in consumer goods sector companies consisting of primary and non-primary consumer goods companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2021-2023 period. The sampling technique in this study used purposive sampling technique. A total of 82 companies have met the requirements as research objects so that the total sample used is 246 samples. The analysis method used in this study is the multiple linear regression analysis method. The results of the study show that the variables that affect the earning response coefficient are earning persistence. While leverage, profitability and firm size do not affect the earning response coefficient.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Niat Mahasiswa Generasi Z Untuk Terus Menggunakan Dompet Digital  (Studi Kasus Pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta) Dari, Desi Wulan; Ulynnuha, Ovi Itsnaini
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ftmq0a51

Abstract

Perkembangan teknologi finansial meningkatkan penggunaan dompet digital di Indonesia, terutama pada mahasiswa Generasi Z, namun niat keberlanjutan penggunaan masih bervariasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi kemudahan, kepercayaan, keamanan, dan manfaat yang dirasakan terhadap niat keberlanjutan penggunaan dompet digital pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan metode survei terhadap 200 responden yang dipilih melalui rumus Slovin dan teknik convenience sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis dengan P. Uji instrumen menunjukkan seluruh item valid (r hitung > r tabel; p < 0,05) dan reliabel (Cronbach’s Alpha > 0,70), serta memenuhi asumsi klasik normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa persepsi kemudahan (β = 0,194; p < 0,05), kepercayaan (β = 0,229; p < 0,05), keamanan (β = 0,302; p < 0,05), dan manfaat yang dirasakan (β = 0,257; p < 0,05) berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat keberlanjutan penggunaan dompet digital. Variabel keamanan memiliki pengaruh paling dominan dibandingkan variabel lainnya. Uji simultan juga membuktikan bahwa keempat variabel secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap niat keberlanjutan penggunaan (p < 0,05). Temuan ini menegaskan bahwa faktor perseptual dan psikologis berperan penting dalam membentuk loyalitas penggunaan dompet digital pada mahasiswa Generasi Z. Oleh karena itu, peningkatan keamanan sistem, penguatan kepercayaan, optimalisasi kemudahan penggunaan, serta penyediaan manfaat nyata menjadi strategi utama dalam mempertahankan keberlanjutan penggunaan dompet digital di lingkungan perguruan tinggi.
Pengaruh Pajak Penghasilan, Nilai Tukar, Insentif Tunneling Dan Mekanisme Bonus Terhadap Keputusan Transfer Pricing Eni Selfiana; Ovi Itsnaini Ulynnuha
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.10277

Abstract

Praktik transfer pricing berkembang seiring meningkatnya intensitas transaksi antar perusahaan yang memiliki hubungan istimewa dalam lingkungan bisnis global. Kondisi tersebut menjadikan transfer pricing sebagai isu penting dalam perpajakan karena berpotensi memengaruhi distribusi laba serta basis pemajakan negara. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi keputusan perusahaan dalam menggunakan transfer pricing pada faktor pajak penghasilan, nilai tukar, penyesuaian insentif, dan mekanisme bonus pada perusahaan manufaktur di Indonesia yang terdaftar di IDX selama periode 2022 hingga 2024. Studi ini menerapkan metode kuantitatif dengan mengandalkan data sekunder yang berasal dari laporan keuangan tahunan entitas bisnis. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan Teknik purposive sampling, yang menghasilkan 35 perusahaan manufaktur sebagai subjek penelitian dengan total 105 unit pengamatan. Pengolahan data dilakukan melalui analisis regresi logistik untuk mengevaluasi dampak masing-masing variabel predictor terhadap keputusan transfer pricing yang diwakilkan oleh variabel dummy. Temuan dari uji empiris mengindikasikan bahwa nilai tukar mata uang memberikan pengaruh yang mengindikasikan bahwa fluktuasi kurs menjadi pertimbangan penting bagi perusahaan dalam menetapkan kebijakan harga transfer. Sebaliknya, pajak penghasilan, insentif tunneling, dan mekanisme bonus tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap keputusan transfer pricing. Temuan ini mengisyaratkan bahwa keputusan perusahaan dalam menerapkan transfer pricing lebih dipengaruhi oleh faktor eksternal yang berkaitan dengan risiko ekonomi makro dibandingkan oleh dorongan fiskal maupun kepentingan internal manajerial.
WHAT DRIVES CAPITAL EXPENDITURE IN INDUSTRIAL REGIONS? EVIDENCE FROM CENTRAL JAVA, INDONESIA Bhagaskara, Muhammad Alrayhan; Ulynnuha, Ovi Itsnaini
Journal of Applied Economics in Developing Countries Vol 11, No 1 (2026): Journal of Applied Economics in Developing Countries
Publisher : MESP–FEB UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jaedc.v11i1.115896

Abstract

This study examines how fiscal capacity influences public investment in industrial-based regions by analyzing the effects of economic growth, Local Own-Source Revenue (PAD), and the General Allocation Fund (DAU) on local government capital expenditure in Central Java during 2018–2024. While fiscal decentralization studies in Indonesia largely focus on transfer dependency and aggregate provincial performance, limited attention has been given to industrial regions where economic expansion may reshape local fiscal dynamics. Using panel data from seven industrial-regional governments, this study addresses that gap. The findings indicate that economic growth, PAD, and DAU exert a positive influence on capital expenditure. The process of industrial expansion has been demonstrated to increase fiscal space and investment incentives. Furthermore, stronger local revenue mobilisation has been shown to enhance fiscal autonomy and development responsiveness. Concurrently, intergovernmental transfers continue to play a pivotal role in fostering regional investment, including in economically vibrant regions. This study makes a contribution to the existing literature on fiscal decentralisation by highlighting a dual fiscal mechanism in industrial regions. The results of the study highlight the necessity of achieving a balance between local revenue strengthening and transfer design in order to ensure the sustainability of productive public investment.