Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Financial Statement Fraud Before the Pandemic COVID-19 Azizah, Widyaningsih
Golden Ratio of Finance Management Vol. 4 No. 2 (2024): April - September
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grfm.v4i2.480

Abstract

Financial statement fraud is a practice that can cause huge losses for investors, a lack of trust in the market and the existing accounting system, and the wrong decision-making process. Financial statement fraud can start from the manipulation of financial statements that are considered immaterial but then become a massive accounting scandal or start from the opportunistic behavior of managers so that their goals can be achieved. This study relies on the components of the fraud diamond to detect financial statement fraud, which consists of pressure, opportunity, rationalization, and ineffective monitoring. Pressure is proxied by external pressure, opportunity is proxied by ineffective monitoring, rationalization is proxied by auditor changes where auditor changes in companies can be seen as an attempt to eliminate fraud trials by previous auditors, and capability is proxied by changes in directors. This study succeeded in proving that pressure has a significant negative effect on financial statement fraud, and capability has no significant effect on financial statement fraud. Meanwhile, opportunity and rationalization do not affect financial statement fraud.
MEMBANGUN KESADARAN GREEN ENTREPRENEUR PADA SISWA/I SMA SEJAHTERA 1 DEPOK Hendratni, Tyahya Whisnu; Azizah, Widyaningsih; Astuti, Shinta Budi; Rizal, Nelyumna; Irawan, Indra Ade; Wahyoeni, Sri Irviati; Wahyudi, Ade; Trirahayu, Dewi; Suyatna, Andini Rahmawati; Azzahrah, Fatimah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.23935

Abstract

Kegiatan wirausaha merupakan satu bentuk kegiatan penting yang dapat memajukan suatu negara. jika terdapat 2% dari keseluruhan penduduk dalam satu negara menjadi seorang entrepreneur/wirausahawan, maka negara itu akan mencapai kemakmuran. Keberlanjutan usaha dalam jangka panjang bergantung pada seberapa peduli pengusaha terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh usahanya. Nilai-nilai pelestarian lingkungan perlu ditanamkan pada setiap lini kegiatan perekonomian, terutama para generasi muda. Berkaitan dengan isu lingkungan dan pengangguran tersebut diatas, maka perlu dilakukan pembinaan pada generasi muda untuk dapat melakukan upaya menuju kemandirian bisnis dengan berbasis lingkungan. Kegiatan pengabdian pada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan kesadaran lingkungan sekaligus mengembangkan jiwa kewirausahaan para generasi muda khususnya SMA Sejahtera 1 Depok, setelah pelatihan peserta merasa bahwa materi yang disampaikan sangat baik (60,6%). Hal ini terbukti dengan sangat antusiasme peserta dalam mengikuti pelatihan. Selain itu, pemahaman dan penguasaan materi oleh narasumber juga dinilai sangat baik (72,7 %). Kejelasan Narasumber dalam menyampaikan materi dinilai sangat baik (75,8%), Kualitas materi menurut responden 72,7% dinilai sangat baik. Para Peserta merasakan kesesuaian materi (63,6%) dan manfaat yang diberikan (69,7%) sangat bermanfaat bagi kehidupan mereka. hasil dari survey kepuasan bahwa penilaian atas keseluruhan PkM mencapai 93,9% dinilai sangat baik.
PENDAMPINGAN KEWIRAUSAHAAN BAGI UMKM KULINER DAN FASHION SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG STRATEGI BISNIS Heriansyah, Kurnia; Nelyumna, Nelyumna; Azizah, Widyaningsih; Harsono, Hindradjid; Irawan, Indra Ade; Setiarini, Setiarini
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.30090

Abstract

Kegiatan PKM ini diselenggarakan untuk memberikan pendampingan kewirausahaan bagi UMKM Kuliner dan Fashion sebagai upaya mendukung strategi bisnis. Mitra dalam kegiatan ini adalah UMKM binaan Unit Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat dan Unit Inkubator Bisnis Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Pancasila. Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari kegiatan yang dilakukan dalam pengembangan kewirausahaan bagi mahasiswa. Dalam PKM ini, Tim Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Pancasila yang terdiri dari dosen memberikan pendampingan yang menghasilkan peningkatan business plan dan value chain bagi UMKM. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap analisis, tahap pendampingan, dan tahap pelaporan. Kegiatan pendampingan berupa pemberian materi teori dan praktik yang dibagi dalam beberapa sesi, dengan fokus pada tiga UMKM. Dalam setiap sesinya, materi diberikan oleh Tim Dosen secara bertahap. Selama pendampingan, Tim PKM melakukan wawancara untuk mengetahui kekuatan, kelemahan serta potensi yang dimiliki dari masing-masing UMKM. Luaran dari kegiatan ini adalah berupa dokumen business plan dan value chain bagi UMKM. Hasil kegiatan PKM ini mampu memberikan manfaat langsung bagi pelaku UMKM untuk membuat business plan, value chain, dan memperluas pangsa pasar yang pada akhirnya berpengaruh pada strategi bisnis yang tepat.
Can Fraud Hexagon Detect Financial Statement Fraud in Healthcare Sector Companies in Indonesia? Azizah, Widyaningsih; Andamari, Basis Gumilarsih; Ilham, Havian Muhammad
Jurnal Ekonomi Vol. 13 No. 01 (2024): Jurnal Ekonomi, Edition January - March 2024
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

With increasing financial statement fraud cases, measures to detect and prevent fraud are needed. Vousinas developed the fraud hexagon theory to detect manipulation in financial reports[1]. This research aims to empirically test the six dimensions of the fraud hexagon, namely pressure, opportunity, rationalization, capability, arrogance, and collusion, which is proxied by personal financial need, ineffective monitoring, change in auditor, change of board of directors, frequent number of CEO's picture, and political connections which are hypothesized to influence the occurrence of financial statement fraud. F-Score is used to determine fraudulent financial statements. The research population is health sector manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2019 - 2021. The research sample consisted of 15 companies using purposive sampling. Hypothesis testing uses logistic analysis with the eviews10 application software. This research shows that personal financial need, ineffective monitoring, change in auditor, change of board of directors, and frequent number of CEO's pictures do not significantly affect financial report fraud. In contrast, political connections have a significant effect on financial report fraud.
Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Pertimbangan Tingkat Materialitas Dalam Pengauditan Laporan Keuangan cahyati, dinda; Murni, Yetty; Nelyumna, Nelyumna; Azizah, Widyaningsih
Jurnal Ilmiah Akuntansi Pancasila (JIAP) Vol. 5 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jiap.v5i1.8433

Abstract

The study aims to test and analyze the influence of auditor profesionalisme, auditor experience, auditor competence, the ethics of the auditor profession, audit risk, and auditor independence on the level of materiality in financial statements at the public accounting office in Jakarta Selatan. The population used in this study an auditor-auditor who works in the public accounting office in the Jakarta Selatan region. The sample in this study was determined using purposive sampling, and based on the method obtained 14 public accounting office in Jakarta Selatan. This research uses primary data obtained through a questionnaire. The analysis method used in this study SPSS Version 30. The result of this study indicate that professionalism greatly influences the consideration of materiality levels in financial statements audits.