Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RESPON MATERIAL AKIBAT KEKERASAN PAHAT BUBUT HARDFACING TERHADAP NILAI KEKASARAN PERMUKAAN Budayawati, Irene; Betan, Agustinus D; Abdullah, Amiruddin; Hore, Duran; Niron, Fransisko Piri; Lantang, Lukas
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v11i1.27605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons nilai kekerasan pahat bubut hardfacing hasil modifikasi mata potong terhadap kekasaran permukaan, sehingga dapat menghasilkan pahat bubut alternatif untuk mengatasi keterbatasan pengadaan alat potong di laboratorium demi meningkatkan kompetensi mahasiswa dan kualitas layanan bagi pengguna laboratorium. Metode yang digunakan meliputi tahap perancangan, persiapan, pembuatan, serta demonstrasi pada mesin bubut. Parameter pemesinan yang divariasikan meliputi kedalaman potong 0,1 mm, 0,2 mm, dan 0,3 mm; putaran mesin 320 rpm, 440 rpm, dan 540 rpm; dengan material kerja aluminium, baja St 37, dan baja S45C. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai kekerasan maksimum pahat hardfacing adalah 65,16 HRC dengan nilai kekasaran permukaan 2,953 μm pada material baja St 37. Sementara itu, nilai kekerasan minimum sebesar 62,06 HRC menghasilkan kekasaran permukaan 3,521 μm pada material S45C. Untuk proses pemesinan, nilai kekasaran maksimum (paling kasar) tercatat 5,108 μm pada material baja St 37, sedangkan nilai kekasaran minimum (paling halus) sebesar 0,939 μm diperoleh pada material aluminium
STUDI KAPASITANSI KUANTUM BERBASIS DFT PADA GRAFENA DAN GRAFENA TERHIDROGENASI (SUPERSEL 1×1): ANALISIS MENGGUNAKAN SIMULASI QUANTUM ESPRESSO Johannes, Albert Zicko; Tarigan, Jonshon; Betan, Agustinus D; Sianturi, Hery L
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v11i1.27714

Abstract

Telah dilakukan studi kapasitansi kuantum daari grafena (Graphene) dan grafena terhidrogenasi (Graphane) menggunakan simulasi teori fungsional kerapatan (DFT) yang dilakukan dengan bantuan aplikasi Quantum Espresso (QE). Graphene, graphane, dan graphene terhidrogenasi sebagian (adatom hidrogen 50%) dimodelkan menggunakan struktur supersel 1×1. Langkah pertama yang dilakukan dalam perhitungan adalah optimasi struktural untuk mendapatkan geometri yang stabil. Selanjutnya, dilakukan perhitungan kerapatan keadaan elektronik (DOS) untuk mengetahui sifat elektronik dari setiap struktur. Kapasitansi kuantum dan kerapatan muatan permukaan kemudian dihitung pada daerah potensial listrik -1 V s/d 1 V. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Graphene memiliki sifat konduktivitas semi-metal dengan titik Dirac pada tingkat energi Fermi, Selain itu Graphene menghasilkan kapasitansi kuantum sebesar 31.42 – 35.85 µF/cm². Pada Graphene tehidrogenasi 50% terbentuk celah pita energi (semikonduktor) sebesar 1,07 eV karena akibat perubahan ikatan sp2 menjadi sp3 . Hal ini mengakibatkan peningkatan nilai kapasitansi kuantum dibandingkan dengan Graphene murni yaitu sebesar 52.06 – 55.19 µF/cm². Sebaliknya, Graphane menunjukkan celah pita energi lebar yang menekan keadaan elektronik didekat tingkat energi Fermi dan mengakibatkan nilai kapasitansi kuantum sampai mendekati 0. Penelitian ini menunjukkan bahwa fungsionalisasi hidrogen yang terkontrol ssecara efektif dapat mengatur nilai kapasitansi kuantum material khususnya Graphene. Hidrogenasi yang terkontrol pada Graphene merupakan potensi yang menjanjikan dalam pemanfaatannya sebagai material elektroda superkapasitor.