Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DETEKSI DINI PREEKLAMSI PADA IBU HAMIL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KOMPLIKASI DALAM KEHAMILAN Rejeki, Sri Tanjung; Fitriani, Yuni; Fatkhiyah, Natiqotul; Wahyuningsih, Rina Febri
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 5 No 1 (2024): Juni
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v5i1.637

Abstract

Preeklamsi merupakan salah satu penyebab langsung kematian pada ibu hamil. Kasus kematian ibu di Kabupaten Tegal tahun 2021 sejumlah 30 kasus dengan total pemicu kematian tertinggi disebabkan oleh covid-19 berjumlah 12 kasus (40%), hipertensi berjumlah 9 kasus (30%), perdarahan berjumlah 6 kasus (20%), dan pemicu lain-lain berjumlah 3 kasus (10%). Salah satu deteksi dini pre eklamsi pada ibu hamil dengan penghitungan IMT dan pemeriksaan protein urine. Pengabdian masyarakat dilakukan tanggal 06 Maret 2023 di Desa Bengle dan sasaran dalam kegiatan ini adalah 30 ibu hamil. Pemeriksaan IMT dengan pengukuruan BB/TB dan protein urine menggunakan dipstick. Hasil pengabdian Ibu hamil yang mengalami obese sebanyak 4 (13%) orang dan ibu hamil yang mengalami overweight sebanyak 11 orang (36%) dan ibu hamil 3 (10%) ibu hamil dengan hasil protein urine (+). Upaya deteksi dini bagi hamil sangat penting untuk mencegah terjadinya komplikasi pada kehamian, persalinan dan nifas.
Deteksi Dini Anemia dan Pemberian Edukasi Pentingnya Tablet Fe pada Ibu Hamil sebagai Upaya Pencegahan Stunting Rejeki, Sri Tanjung; Fitriani, Yuni; Naharani, Adrestia Rifki; Wahyuningsih, Rina Febri
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 6 No 2 (2025): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v6i2.855

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu faktor risiko terjadinya stunting yang harus dilakukan intervensi sejak didalam kandungan untuk mencegah BBLR, PBLR dan premature. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat mengenai deteksi dini anemia dengan melakukan pemeriksaan kadar haemoglobin dan pemberian edukasi tentang pentingnya konsumsi tablet Fe dengan media leafleat pada ibu hamil menjadi suatu langkah strategis dalam upaya pencegahan stunting. Luaran yang diharapkan meliputi terlaksanya pemeriksaan hemoglobin pada seluruh ibu hamil, adanya peningkatan pemahaman ibu hamil tentang hubungan antara anemia dengan stunting, yang ditandai dengan komitmen ibu hamil untuk mengonsumsi tablet Fe secara teratur sesuai anjuran tenaga kesehatan. Hasil kegiatan pengabdian ini terdapat 16 orang ibu hamil (36%) mengalami anemia dan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah mendapatkan edukasi mengenai pentingnya konsumsi tablet Fe, sehingga ibu hamil lebih termotivasi untuk mengonsumsi tablet Fe secara teratur. Hal ini diharapkan dapat mencegah anemia defisiensi besi pada ibu hamil sekaligus menurunkan risiko stunting pada balita.
PENGGUNAAN SKOR LATCH UNTUK MEMPREDIKSI KEBERHASILAN ASI EKSKLUSIF Wahyuningsih, Rina Febri; Pratiwi, Cesa Septiana
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i1.534

Abstract

Latar Belakang: ASI memiliki kandungan protektif dan nutrient yang menjamin status gizi bayi sehingga angka kesakitan dan kematian anak dapat menurun. Pemberian ASI Eksklusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan selama enam bulan, tanpa menambahkan dan/atau mengganti dengan makanan atau minuman lain (kecuali obat, vitamin, dan mineral). Telah dikembangkan beberapa instrument asesmen untuk mengetahui keberhasilan menyusui. Instrument asesmen menyusui dikembangkan dengan tujuan menilai proses menyusui secara subyektif melalui perspektif ibu, mengukur secara objektif berdasar kondisi bayi, mencari faktor risiko penghentian ASI, dan menganalisis efektifitas menyusui.  Skor LATCH merupakan salah satu instrument asesmen menyusui yang populer. Skor LATCH terdiri atas 5 indikator perlekatan (LATCH-on), bunyi menelan (Audible swallowing), Tipe atau bentuk puting (type or shape of the nipple), kenyamana (Comfort), dan posisi bayi (Hold positioning).Tujuan: Untuk mengetahui literatur yang telah dipublikasikan yang mendiskusikan tentang penggunaan skor LATCH untuk memprediksi keberhasilan ASI eksklusif.Metode: Penulis mengacu pada Arksey dan Malley tahun 2005 dalam menentukan langkah-langkah Scoping Review. Langkah pertama penulis mengidentifikasi pertanyaan scoping review dengan menggunakan framework POEs. Langkah kedua penulis mengidentifikasi artikel yang relevan dengan pertanyaan scoping review dengan menggunakan database Pubmed, Wiley dan ScienceDirect.  Langkah ketiga penulis melakukan seleksi artikel yang relevan dengan critical appraisal kemudian menggunakan prisma flow chart. Langkah keempat penulis melakukan pemetaan literatur yang akan digunakan dalam scoping review. Langkah kelima penulis menyusun, melaporkan hasil analisis literatur yang digunakan, kemudian mengkonsultasikan hasil kepada pihak yang kompeten.Hasil: Diperoleh 7 artikel kuantitaif dengan 2 study cohort, 3 study cross-sectional dan 2 deskriptif. Lima artikel dengan grade A dan dua artikel dengan grade B, kelebihan semua artikel menggunakan total sampling. Berdasarkan 7 artikel yang diperoleh didapatkan dua tema utama yaitu deteminan skore LACTH dan penggunaan skore LACTH.Kesimpulan:  Sebagai alat penilaian, fokus skor LATCH mencakup komponen utama menyusui. Kelima area penilaian skor LATCH menguraikan informasi dasar yang sesuai dengan prinsip menyusui yang efektif.  Waktu pemeriksaan skor LATCH dapat dilakukan mulai dari segera setelah lahir hingga 72 jam pasca persalinan. Pemeriksaan skor LATCH dapat dilakukan setiap 15 menit dan setiap 2–4 jam sekali. Sedangkan pada kasus pasca operasi frenulotomi pemeriksaan skor LATCH dapat dilakukan pada 24 jam dan 1 minggu setelah operasi. Ibu dengan nilai skor LATCH lebih tinggi maka akan memiliki kemungkinan lebih tinggi memberikan ASI eksklusif pada bayinya. Skor LATCH dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain jenis persalinan, paritas, waktu awal mulai menyusi (IMD) dan adanya nyeri putting susu.