Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PELATIHAN KADER KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA (KRR) DI SMA KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Nova Yulita; Sellia Juwita; Tina Mahrani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 1 No 2 (2018): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (958.557 KB) | DOI: 10.36341/jpm.v1i2.421

Abstract

Remaja dalam pandangan ilmu kedokteran dan ilmu-ilmu lain yang berkaitan masalah remaja, dikenal sebagai suatu tahap perkembangan fisik. Perkembangan fisik yaitu masa dimana alat-alat reproduksi remaja mencapai pematangannya, secara anatomis berarti alat-alat reproduksi remaja dari umur 15-20 tahun sudah berfungsi secara sempurna , hal ini juga diimbangi dengan keadaan tubuh pada umumnya memperoleh bentuknya yang dan sempurna secara fa’ali (alat-alat kelamin tersebut sudah berfungsi). Tujuan program ini adalah memberikan pengetahuan dan aplikasi ilmu secara langsung kepada remaja untuk dapat menjadi kader remaja untuk mengatasi masalah kesehatan reproduksi remaja khususnya pada wanita. Lokasi kegiatan ini akan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tembilahan Kota dan SMA Negeri 1 Tembilahan Hulu dan SMA Negeri Tuah Gemilang. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan memberikan materi tentang pelatihan kader kesehatan reproduksi (KRR), dan memberikan langsung pelatihan kepada kader dari perwakilan sekolah dengan melakukan simulasi. Hasil kegiatan peserta sangat antusias saat melakukan bermain peran sebagai kader KRR dan dapat memahami perannya masing-masing dengan sangat baik. Peserta pelatihan sangat bangga menjadi kader dan menjadi perwakilan sekolah sebagai perpanjangan tangan kesehatan dalam program PK-KRR. Dari kegiatan pengabdian dapat dismpulkan bahwa setiap kader KRR yang terpilih menjadi perwakilan sekolah dapat memahami tugas dan tanggung jawabnya dan bersedia menjalankan tugas dengan baik.
Hubungan Senam Hamil Dengan Robekan Perinium Pada Ibu Nifas Sellia Juwita
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 1 No 1 (2017): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.361 KB)

Abstract

Senam hamil merupakan suatu program latihan bagi ibu hamil, untuk mempersiapkan kondisi fisik dan psikis ibu, terutama menumbuhkan kepercayaan diri dalam menghadapi persalinan. Senam hamil adalah salah satu upaya promotif dan preventif untuk mengurangi AKI. Penyebab langsung kematian ibu di Indonesia yaitu akibat perdarahan (28%), eklampsia (24%) dan infeksi (11%). Ruptur perineum merupakan penyebab kedua terbesar dari perdarahan post partum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan senam hamil dengan robekan perineum pada ibu nifas di rumah bersalin Jambu Mawar Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif, Analitik dengan desain crossectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini Simple Random Sampling. Instrumen penelitian menggunakan table checklist. Pengolahan data dengan cara editing, coding, transfering, cleaning dan tabulating. Analisa data dilakukan secara univariate dan bivariate. Dari hasil bivariate setelah dilakukan uji chi-square diperoleh nilai P value sebesar 0,001<0,05. Kesimpulan terdapat hubungan antara Senam Hamil dengan Robekan Perineum. Diupayakan instansi pelayanan kesehatan untuk selalu memfasilitasi pelayanan terhadap ibu hamil agar melakukan senam hamil.
Analisis Pelaksanaan Asuhan Kebidanan Komprehensif (Continue Of Care / COC) Di Kota Pekanbaru Nova Yulita; Sellia Juwita
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 3 No 2 (2019): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.104 KB)

Abstract

Masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus merupakan suatu keadaan fisiologis yang kemungkinan dapat mengancam jiwa ibu dan bayi bahkan dapat menyebabkan kematian. Salah satu upaya yang dapat dilakukan bidan yaitu dengan menerapkan model asuhan kebidanan yang komprehensif/berkelanjutan (Continuity of Care/CoC). Asuhan kebidanan yang komprehensif dapat mengoptimalkan deteksi resiko tinggi maternal neonatal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif di Kota Pekanbaru.Penelitian ini merupakan penelitian mixed method, yang menggabungkan penelitian kuantitatif dan kualitatif untuk melihat pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif di kota Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan di 9 site yang terdiri dari Klinik Pratama dan Praktik Mandiri Bidan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa D-III Kebidanan Univrab yang memberikan asuhan komprehensif pada ibu dan bayi di Kota Pekanbaru yang berjumlah 22 orang. Seluruh populasi dijadikan sampel dalam penelitian ini. Teknik pengambilan data dilakukan melalui observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar asuhan telah diberikan seseuai standar asuhan kebidanan, namun ada beberapa asuhan yang belum diberikan dengan tepat. Metode pemilihan asuhan komprehensif perlu diperbaiki. Pembimbing perlu mengarahkan pemberian asuhan deng lebih baik. Mahasiswa harus meningkatkan kemampuan komunikasi.
PENGARUH PEMAHAMAN IBU TENTANG PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK Ayu Permata; Nova Yulita; Sellia Juwita
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Vol 2 No 2 (2019): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.276 KB)

Abstract

One of the tasks of parents is to educate children from an early age both in terms of morals, religion, prepare children able to deal with various situations, and educate children to grow and develop optimally. Optimal growth and development in children is the hope of every parent. Achieving optimal growth and development depends on biological potential, the level of achievement of one's biological potential is the result of the interaction of interrelated factors namely genetic, environmental and periaku factors. Toddlers who experience developmental disorders, both fine and rough motor development, hearing loss, lack of intelligence and speech delay. Knowledge and the role of the mother is very beneficial for the overall child development process because parents can immediately recognize the advantages of the child's development process as early as possible separately to be able to provide stimulation to the child's overall growth and development in physical, mental, and social aspects. An understanding of children's growth and development for parents can encourage to develop and learn information in determining educational steps taken to cope with certain situations at the stage of child growth and development. Knowledge about children's growth and development for parents, teachers, and professionals can help to provide educational services optimally. This type of research is field research (field research). The research was carried out on May 7 - June 30, 2018 in Posyandu Dahlia, Aliantan Village, Kabun District, Rokan Hulu Regency, Riau Province. Respondents of this activity are 40 mothers with children ranging in age from 2 months to 5 years in the Dahlia Posyandu, Kabun District, Rokan Hulu Regency, Riau Province. The method that will be used in this research is to use quantitative analysis research methods, namely using in-depth data analysis in the form of data collection methods based on the Questionnaire Method (Questionnaire). The purpose of this research activity is to determine the level of understanding of mothers about the stages of motor development of toddlers at this time and the stages of motor development of toddlers in general. The results of the study are that 40% of mothers do not understand enough about the stages of motor development of children. Based on the results of a survey of respondents, it was found that the respondent conducted a routine examination of the child's growth and development in Posyandu / Hospital routinely, according to the respondents who understood the stages of the child's motor development, but based on the results of the questionnaire assessment of the mother's understanding of the child's motor development stage mother who understands the stage of development of a child's mtoroik. The respondent group needed regular counseling twice a week with guidance from the officers.
HUBUNGAN PERAN SUAMI DENGAN PELAKSANAAN PIJAT ENDORPHIN PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAYUNG SEKAKI Sellia Juwita; Nova Yulita; Jumiati
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jubida.v3i2.1283

Abstract

Wanita dalam masa kehamilan banyak mengalami perubahan dalam dirinya, baik secara fisik maupun psikologisnya. Ketidaknyamanan fisik sudah sejak awal dirasakan selama kehamilan. Berbagai masalah yang timbul pada kehamilan trimester II dan III merupakan masalah psikologis yang sering dikeluhkan pada ibu hamil, seperti kecemasan dan nyeri-nyeri, Di antara keluhan tersebut, nyeri punggung bawah yang paling umum dilaporkan, terjadi pada 60%-90% ibu hamil, dan merupakan salah satu penyebab angka kejadian persalinan sesar. Berbagai metode non farmakologi digunakan sebagai penurun rasa sakit, termasuk massage/pijat, terapi nonfarmakologi salah satunya dapat dilakukan dengan pijat endorphin. Pijat endorphin salah satu terapi yang mengurangi rasa nyeri punggung paa ibu hamil TM III, prngaruh peran suami dalam pelaksanaan pijat endorphin memberikan rasa nyaman dan rileks. Tujuan dalam penelitian ini adalah melihat hubungan peran suami dengan pelaksanaan pijat endorphin pada ibu hamil. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah analitik, dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil TM III, teknik pengambilan sampel accidental sampling dengan jumlah sampel 37 orang. Pengolahan data menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat, analisa bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan peran suami terhadap pelaksanaan pijat endorphin dengan nilai p value = 0,022 atau < 0,05. Komunikasi yang baik saat melakukan endorphin massage serta peran suai yang baik memberikan ketenangan dan kesiapan dalam melalui proses persalinan dan ibu hamil merasa nyaman saat diberikan endorphin massage.  
Sosialisasi Tanaman Toga Pelancar Asi Di Daerah Limbungan RW 08 Kelurahan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru Febriani, Ade; Erick Caesarrani; Novi Elvira; Sellia Juwita; Wahyu Margi Sidoretno; Siti Aisyah
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 6 No. 2 (2022): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v6i2.3969

Abstract

This community service activity program is so that mothers, especially breastfeeding mothers, can know the types and benefits of the toga plant to facilitate breastfeeding. This community service is carried out in the form of counseling and implementation of the introduction of special toga plants to facilitate breastfeeding for breastfeeding mothers directly and planting toga plants in the area around the mother's house (respondents). Community service consists of 2 stages, the first stage is collecting data on breastfeeding mothers and planting toga seedlings and the second stage is the distribution of seeds which will be carried out during the posyandu schedule in the Limbungan RW 08 Kelurahan Rumbai Pesisir, namely on June 08 2022. the result of this community service activity is a good response from the respondents. Participants are able and have been able to do processing and understand about the toga plant to facilitate the production of breast milk. During the activity, it was found that the mother's knowledge about the toga plant to increase breast milk was good and all the audience understood about the toga plant to increase breast milk.
THE RELATIONSHIP BETWEEN KNOWLEDGE OF BALANCED NUTRITION AND THE NUTRITIONAL STATUS OF ADOLESCENT GIRLS IN SMP NEGERI 6 PEKANBARU Brilian Dini Ma. Iballa; Sellia Juwita; Indriani Aprilia
Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab Vol. 2 No. 4 (2024): Volume 2 Nomor 4 Desember 2024
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: One of the problems that often occurs in teenagers is nutritional problems, this is caused by inappropriate nutritional behavior, such as an imbalance between nutrition and recommended nutritional adequacy. The World Health Organization (WHO) states that adolescents in the 13-15 year age group in the world have nutritional problems, namely 26.9% with short and very short nutritional status. The aim of this research was to determine the relationship between knowledge of balanced nutrition and the nutritional status of adolescent girls at SMP Negeri 6 Pekanbaru. The method used in this research is a quantitative research type with an Observational Analytical research design using a Cross Sectional approach. This research was conducted at SMP Negeri 6 Pekanbaru from 29 May to 30 May 2024. The tools used in this research were questionnaires and leaflets. The population in this study were all class VII students at SMP Negeri 6 Pekanbaru aged 12 to 15 years, namely 197 female students. The sampling technique used probability sampling technique with a simple random sampling method with a sample of 132 female students. Data analysis used univariate and bivariate with the Spearman correlation test. The results of this research showed that the majority of adolescent girls' knowledge at SMP Negeri 6 Pekanbaru was in the sufficient category, namely 82 female students (62.1%), and the majority of nutritional status at SMP Negeri 6 Pekanbaru was in the normal category, namely 59 female students (44.7). . The results of the Spearman correlation test obtained p value = 0.048, namely <0.05. The conclusion of this research is that there is a relationship between knowledge of balanced nutrition and the nutritional status of adolescent girls at SMP Negeri 6 Pekanbaru.