Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Strategi Pembelajaran Berbasis Proyek terhadap Kemampuan Kreativitas pada Anak Kelompok B di TK Cendrawasih Kasih Aimas Labok, Yosepa; Rambe, Anggita Maharani; Hardianti, Siti
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.3178

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi melihat perkembangan kreativitas peserta didik kelompok B di TK Cendrawasi Kasih Aimas, pada saat pembelajaran berbasis proyek kegiatan pembelajaran yang dilakukan masih cenderung menggunakan cara yang konvensional dan menggunakan media yang terbatas sehingga perlunya adanya inovasi dalam penerapan kegiatan pembelajaran dalam mengembangkan aspek kemampuan pada anak secara umum dan kreativitas pada khususnya. Tujuan penelitian ini untuk Untuk mengetahui dan mendeskripsikan kemampuan kreativitas pada anak kelompok B di TK Cendrawasih Asih Aimas dan Untuk mengetahui pembelajaran berbasis proyek dapat berperan pada kemampuan kreativitas anak Kelompok B di TK Cendrawasih Asih Aimas. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif, yang mana berfokus pada pengamatan yang dilakukan secara mendalam melalui kegiatan observasi mengenai strategi pembelajaran berbasis proyek terhadap kemampuan kreativitas pada anak kelompok B di TK Cendrawasih Asih Aimas. Pengumpulan data didapatkan dengan obeservasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari tiga langkah yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan trianggulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) implementasi pembelajaran berbasis proyek dalam mengembangkan kreativitas anak pada kelompok B di TK Cendrawasih Asih Aimas dilaksanakan melalui beberapa tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap lanjutan dan evaluasi. (2) faktor pendukung pembelajaran berbasis proyek yaitu kondisi lingkungan sekolah yang kondusif, dukungan orang tua, faktor internal dalam diri anak, sarana prasarana dan protokol kesehatan. Faktor penghambat yaitu kuantitas guru, emosi / mood anak tidak stabil, dan pembiayaan.
Peningkatkan Kemampuan Motorik Halus melalui Kegiatan Kolase Menggunakan Bahan Alam pada Anak Kelompok B di TK Bahari Kofarkor Kabupaten Raja Ampat Lekatompessy, Marlen F; Rokhima, Nur; Rambe, Anggita Maharani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk peningkatkan kemampuan motoric halus melalui kegiatan kolase menggunakan bahan alam pada anak usia 5-6 tahun di TK Bahari Kofarkor. Dengan kolase menggunakan bahan alam adanya keterlibatan anak secara langsung dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bersifat kolaboratif. Penelitian tindakan kelas kolaboratif yaitu penelitian bekerjasama dengan guru kelas dalam pelaksanaan penelitian. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan kelas dan menunjuk pada proses pelaksanaan yang dikemukkan oleh kemmis dan Mc. Taggart. Subyek pada penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun yang terdiri dari 12 orang anak. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi (checklist). Teknik analisis data dilakukan secara kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan motoric halus melalui kegiatan kolase menggunakan bahan alam. Adapun proses pembelajarannya anak diberi kesempatan untuk melakukan percobaan tentang kolase yang bersifat sederhana dan menarik untuk anak. Hasil penelitian meningkat secara bertahap, hal ini dapat dilihat hasil observasi pada pratindakan yang mencapai 61%. Kemudian meningkat pada siklus I pertemuan pertama 61%, meningkat lagi pada pertemuan kedua menjadi 64%. Kemampuan motoric halus melalui kegiatan kolase meningkat kembali pada siklus II pertemuan pertama menjadi 72% kemudian meningkat lagi pada pertemuan kedua menjadi 83% sehingga mencapai target keberhasilan yang diharapkan oleh peneliti.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Bilangan Angka 1-10 melalui Permainan Dhakon di TK Siloam Distrik Mariat Kabupaten Sorong Sumiati, Sumiati; Marjuk, Yolan; Rambe, Anggita Maharani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan mengenal bilangan angka 1-10 melalui permainan dhakon pada anak kelompok A di TK SILOAM Distrik Mariat Kabupaten Sorong Propinsi Papua Barat Daya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) Instrumen yang di gunakan dalam penelitiaan ini adalah lembar observasi anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan media dakon pada Siklus I dan II mengalami peningkatan 66% meningkat menjadi 93%, dilihat dari tabel observasi anak pada Siklus II, ternyata 93% mencapai target yang diharapkan, ini berarti dalam penelitian telah mencapai tingkat keberhasilan. Hal ini menunjukkan bahwa mengenal bilangan angka 1-10 pada Kelompok A TK Siloam Kabupaten Sorong telah berhasil dengan baik
Penerapan Metode Mendongeng Menggunakan Buku Cerita untuk Meningkatkan Minat Baca Anak di Kelas B TK Cendrawasih Kasih Rambe, Anggita Maharani; Marjuk, Yolan; Rumesi, Qonitat Al-Khansa; Maturan, Emerensiana; Masinau, Erfenila; Wafom, Kresensia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37175

Abstract

Minat baca anak usia dini merupakan salah satu aspek penting dalam menunjang perkembangan bahasa dan kognitif anak. Namun, pada kenyataannya minat baca anak di kelas B TK Cendrawasih Kasih masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca anak melalui penerapan metode mendongeng menggunakan buku cerita. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek penelitian anak kelas B TK Cendrawasih Kasih. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan penilaian perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode mendongeng menggunakan buku cerita dapat meningkatkan minat baca anak secara signifikan. Anak terlihat lebih antusias, aktif memperhatikan cerita, serta menunjukkan ketertarikan terhadap buku bacaan. Dengan demikian, metode mendongeng menggunakan buku cerita efektif digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran untuk meningkatkan minat baca anak di kelas B TK Cendrawasih Kasih
Penggunaan Media Papan Flanel dalam Mengembangkan Kemampuan Numerasi Awal pada Anak Kelompok B di TK Cendrawasih Kasih Dimara, Amelce; Rokhima, Nur; Rambe, Anggita Maharani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media papan flanel dalam mengembangkan kemampuan numerasi awal anak kelompok B di TK Cendrawasih Kasih. Penelitian mengunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 10 anak kelompok B. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, melalui penggunaan media papan flanel dalam kegiatan pembelajaran, kemampuan numerasi anak menunjukkan perkembangan yang lebih baik. Kegiatan yang telah dilakukan oleh anak khususnya dalam mengembangkan kemampuan numerasi melalui media papan flanel banyak sekali yang didapat anak bukan hanya dapat mengembangkan konsep bilangan saja akan tetapi juga pemahaman angka, bentuk, penjumlahan dan pengurangan sederhana. Disimpulkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran menggunakan media papan flanel : Dari 10 anak kelompok B yang belum berkembang berjumlah 2 anak, yang mulai berkembang berjumlah 5 anak, yang berkembang sesuai harapan berjumlah 2 anak dan yang berkembang sangat baik 1 anak dilihat dari (1) Anak dapat menghitung dengan benar (2) Anak mengenal angka dan mencocokkannya dengan benda (3) Anak memahami pola bentuk sederhana.
Implementasi Kegiatan Finger Painting dalam Pengembangan Kemampuan Ekspresi Diri Pada Anak Kelompok B di TK Unumuda Alam Mentari Marjuk, Yolan; Rambe, Anggita Maharani; Hardianti, Siti; Trihaptari, Pipit; Fatimah, Siti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35976

Abstract

Kemampuan ekspresi diri merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan sosial emosional anak usia dini. Ekspresi diri berkaitan dengan kemampuan anak dalam mengungkapkan perasaan, pikiran, ide, serta imajinasi baik secara verbal maupun nonverbal. Namun, pada kenyataannya masih ditemukan anak yang mengalami kesulitan dalam mengekspresikan diri secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kegiatan finger painting dalam mengembangkan kemampuan ekspresi diri anak kelompok B di TK Unimuda Alam Mentari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 14 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan finger painting mampu memberikan ruang ekspresi yang aman dan menyenangkan bagi anak, sehingga terjadi peningkatan kemampuan anak dalam menyampaikan perasaan, mengungkapkan ide dan imajinasi, serta berani berkomunikasi secara verbal dan nonverbal. Dengan demikian, kegiatan finger painting dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kemampuan ekspresi diri anak usia dini.
Kemampuan Meningkatkan Motorik Halus Anak Kelompok B melalui Aktivitas Menggunting dengan Media Kertas di Ra Roudlotul Khuffadz Aimas Hardianti, Siti; Rambe, Anggita Maharani; Fadlilah, Nafadza; Astuti, Dewi Febriani; Kemesfle, Feronika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35977

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik halus anak kelompok B di RA Roudlotul Khuffadz Aimas, khususnya dalam kegiatan menggunting. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui aktivitas menggunting dengan media kertas. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak. Data dikumpulkan melalui observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan anak dalam memegang gunting, menggunting garis lurus, zig-zag, serta lengkung dengan rapi dan terkoordinasi. Disimpulkan bahwa kegiatan menggunting dengan media kertas dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok B di RA Roudlotul Khuffadz Aimas .Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan,tindakan, observasi, dan refleksi. Dan berdasarkan hasil penelitian yang telah di lakukan dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan menggunting dengan media kertas dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak, hal ini terlihat dari pencapaian ketuntasan belajar 58,00% pada siklus I dan meningkat menjadi 81,00% pada siklus II.
Mengembangkan Kemampuan Berbicara Pada Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Mendongen Musikal di TK Setia Budi Kabupaten Sorong Rambe, Anggita Maharani; Hingaro, Rusniati; Choirunnisa, Setya; Hegemur, Paskalina; Brin, Yaliosa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35978

Abstract

Kemampuan berbicara merupakan salah satu aspek perkembangan bahasa yang sangat penting bagi anak usia dini, khususnya pada rentang usia 5–6 tahun. Pada usia ini, anak berada pada fase sensitif perkembangan bahasa sehingga membutuhkan stimulasi yang tepat dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi kemampuan berbicara anak usia 5–6 tahun serta mendeskripsikan penerapan kegiatan mendongeng musikal dalam mengembangkan kemampuan berbicara anak di TK Setia Budi Kabupaten Sorong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.Subjek penelitian berjumlah 10 anak Kelompok B. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan mendongeng musikal mampu meningkatkan kemampuan anak dalam menyusun kalimat secara runtut, menyampaikan pendapat dengan lebih jelas, serta menjawab pertanyaan yang lebih kompleks.Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kepercayaan diri dan keterlibatan aktif anak dalam pembelajaran. Dengan demikian, mendongeng musikal dapat dijadikan sebagai strategi pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kemampuan berbicara anak usia dini.