Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pola Konsumen dalam Mengakses Website (Traffic sources) Rumah Sakit Di Depok Satar, Yuli Prapancha; Vera, Nur Arini Batubara
Jurnal Vokasi Indonesia Vol. 4, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Marketing is a company’s active effort of to introduce the company and their products to its consumers. The rapid growth of technology, especially internet, encourage the use of the website in marketing field. Website complements in conventional marketing such as TV, radio, newspapers, magazines, electronic media, banners, billboards, personal relationships, etc. There are six ways for consumers to access company’s website, typing website address directly, through a link on another website, using through search engine, through social link, via email link received by consumers, and through an advertising link viewed by consumers. This study aims to determine patterns or compositions used by visitors to access the nine hospital’s websites in Depok. The method of collecting data using secondary data obtained from www.pagerank.net. Data was taken on April 25, 2016. Results of the study revealed that the pattern of consumers in accessing hospital’s website in Depok is through search engines, followed by a link on another website and typing the website address directly.The other three ways are not used as traffic sources.
Perbandingan Biaya Total Herniorepair Dengan Dan Tanpa Mesh Pada Pasien JKN Dengan Diagnosis Hernia Inguinalis Reponibel Di RS Tugu Ibu Depok Tahun 2023 Iskandar, Iskandar; Yoshida, Eka; Satar, Yuli Prapancha
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7093

Abstract

ABSTRAK Penelitian terkait biaya total dari prosedur herniorepair dengan mesh di Indonesia masih minim sehingga menyisakan celah bagi rumah sakit dalam melakukan perencanaan dan pengelolaan biaya yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan biaya dan efisiensi prosedur operasi herniorepair menggunakan mesh dan tanpa mesh, serta mengevaluasi kesenjangan biaya antara klaim JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) dan tarif yang dikeluarkan oleh rumah sakit Tugu Ibu Depok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tarif yang dikeluarkan oleh rumah sakit untuk prosedur dengan mesh adalah Rp. 7.396.300, lebih rendah dibandingkan tanpa mesh sebesar Rp. 8.492.900. Biaya yang diklaim oleh JKN untuk tindakan dengan mesh adalah Rp. 5.491.600, dengan selisih Rp. 1.904.700, sementara tanpa mesh Rp. 5.893.600 dengan selisih Rp. 2.599.300. Analisis bivariat menunjukkan perbedaan signifikan pada total biaya, lama rawat inap, dan kontrol rawat jalan (Sig. 0.000). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa biaya total untuk pasien yang menjalani teknik Mesh lebih rendah sebesar Rp 743.469,49 (Sig. 0.000), menunjukkan efisiensi biaya pada teknik Mesh dibandingkan dengan teknik Tanpa mesh. Kata Kunci: Herniorepair, Mesh, Efisiensi Biaya, JKN, Tarif yang dikeluarkan oleh rumah sakit, Klaim JKN, cost reduction, cost saving, dan lean management
Analisis Faktor Penyebab Klaim Tunda Rawat Inap Pasien BPJS di Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah Malang Zulvikar, Yudhawan Agam; Satar, Yuli Prapancha; Rosa, Tina
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.8058

Abstract

Klaim tunda rawat inap pasien BPJS masih menjadi masalah yang memengaruhi efisiensi pelayanan rumah sakit dan aliran kas. Faktor yang diduga memengaruhi klaim tunda meliputi aspek koding, aspek medis, dan aspek administrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketiga aspek tersebut terhadap klaim tunda rawat inap di RSU Universitas Muhammadiyah Malang. Metode penelitian menggunakan desain observasional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari klaim rawat inap pasien BPJS yang diajukan di RSU Universitas Muhammadiyah Malang pada tahun 2024. Analisis data dilakukan menggunakan regresi logistik berganda untuk mengevaluasi pengaruh aspek koding, aspek medis, dan aspek administrasi terhadap klaim tunda. Nilai R² digunakan untuk mengetahui proporsi variasi klaim tunda yang dapat dijelaskan oleh variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek medis memiliki pengaruh signifikan terhadap klaim tunda (p sama dengan 0,001), sedangkan aspek koding dan aspek administrasi secara individual tidak signifikan, namun memiliki efek protektif. Analisis gabungan ketiga variabel menunjukkan pengaruh signifikan terhadap klaim tunda dengan nilai signifikansi 0,004 dan R² sebesar 30%, yang berarti 30% variasi klaim tunda dapat dijelaskan oleh ketiga aspek, sedangkan 70% dipengaruhi faktor lain di luar model. Kesimpulan penelitian ini menunjukan aspek medis merupakan faktor paling dominan dalam mengurangi risiko klaim tunda, sementara aspek koding dan administrasi mendukung efektivitas pencegahan klaim tunda. Secara simultan, ketiga aspek tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap klaim tunda rawat inap pasien BPJS di RSU Universitas Muhammadiyah Malang. Rumah sakit disarankan meningkatkan akurasi koding, kelengkapan administrasi, dan integrasi sistem teknologi untuk mempercepat proses klaim. Penelitian selanjutnya dianjurkan menggunakan pendekatan mix method dan kerangka 5M untuk mengevaluasi faktor-faktor lain yang memengaruhi klaim, serta mempertimbangkan penelitian multi-situs atau longitudinal untuk generalisasi temuan.
Analisis Hubungan Bauran Pemasaran Terhadap Minat Kunjungan Ulang Pada Pasien Instalasi Rawat Jalan Di Rs Bhayangkara Mataram Syailendra, Buana Maheswara Harsya; Nugroho, Dedy; Satar, Yuli Prapancha
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i2.8265

Abstract

Rumah Sakit Bhayangkara Mataram menghadapi tantangan fluktuasi dan tren penurunan kunjungan pasien di Instalasi Rawat Jalan pada periode 2021–2025, dengan tingkat retensi pasien (Customer Retention Rate/CRR) tahun 2025 hanya mencapai 53,9% (kategori sedang cenderung rendah). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan bauran pemasaran (product, place, promotion, people, process, physical evidence) terhadap minat kunjungan ulang pasien, serta mengidentifikasi faktor dominan yang mempengaruhinya. Variabel harga dikecualikan karena mayoritas subjek merupakan pengguna jaminan kesehatan BPJS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien kunjungan ulang di Instalasi Rawat Jalan. Sampel berjumlah 100 responden yang diambil menggunakan teknik Systematic Random Sampling untuk meminimalkan bias seleksi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner berskala Likert yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis secara univariat, bivariat (Uji Chi-Square), dan multivariat (Regresi Logistik Berganda). Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa secara parsial, seluruh variabel bauran pemasaran memiliki hubungan yang signifikan terhadap minat kunjungan ulang (p-value < 0,05). Secara simultan, keenam variabel tersebut mampu menjelaskan variasi minat kunjungan ulang sebesar 66,0% (Nagelkerke R Square). Hasil pemodelan multivariat mengidentifikasi variabel tempat (Place) sebagai faktor paling dominan dengan nilai Odds Ratio (OR) tertinggi sebesar 31,231, diikuti secara berurutan oleh proses (OR=9,023), promosi (OR=8,085), bukti fisik (OR=8,081), produk (OR=7,602), dan orang (OR=4,489). Kemudahan aksesibilitas dan lokasi yang strategis (tempat) merupakan determinan utama penentu loyalitas pasien di RS Bhayangkara Mataram. Untuk mengonversi keunggulan lokasi ini menjadi loyalitas jangka panjang, rumah sakit perlu memprioritaskan perbaikan pada efisiensi alur pelayanan (proses) dan peningkatan kenyamanan fasilitas ruang tunggu (bukti fisik) yang saat ini masih menjadi keluhan utama pasien. Kata Kunci : Bauran Pemasaran, Minat Kunjungan Ulang, Instalasi Rawat Jalan, Rumah Sakit, Regresi Logistik.
Determinan Penggunaan Media Instagram Rumah Sakit Pada Pasien Rawat Jalan Rumah Sakit Baiturrahim Jambi Tahun 2026 Aprinanda, Winda Putri; Satar, Yuli Prapancha; samingan, samingan
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i2.8245

Abstract

Latar belakang: Pemanfaatan media sosial dalam pelayanan kesehatan menjadi strategi penting bagi rumah sakit dalam meningkatkan efektivitas komunikasi, edukasi, serta promosi layanan kepada masyarakat. Instagram sebagai media berbasis visual memiliki potensi besar dalam menyampaikan informasi layanan kesehatan secara cepat, menarik, dan interaktif. Namun, tingkat penggunaan media Instagram rumah sakit oleh pasien rawat jalan masih bervariasi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan yang mempengaruhi penggunaan media Instagram Rumah Sakit Baiturrahim Jambi oleh pasien rawat jalan tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat dengan uji Chi-Square, serta analisis multivariat menggunakan regresi logistik berganda. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi isi (konten), tampilan (visual), dan kejelasan informasi Instagram, sedangkan variabel dependen adalah penggunaan media Instagram rumah sakit oleh pasien rawat jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isi (konten), tampilan (visual), dan kejelasan informasi Instagram memiliki pengaruh terhadap penggunaan media Instagram rumah sakit oleh pasien rawat jalan. Variabel yang paling dominan mempengaruhi penggunaan Instagram rumah sakit adalah kejelasan Instagram pada media Instagram rumah sakit. Kesimpulan: Penggunaan media Instagram Rumah Sakit oleh pasien rawat jalan masih belum optimal. Kualitas tampilan visual yang baik belum sepenuhnya diikuti oleh kejelasan informasi dan kesesuaian konten. Peningkatan kualitas konten yang lebih spesifik, informatif, dan mudah dipahami diperlukan untuk meningkatkan pemanfaatan Instagram sebagai media komunikasi dan informasi layanan kesehatan. Konten yang informatif, tampilan yang menarik, serta informasi yang jelas mampu meningkatkan pemanfaatan Instagram sebagai sumber informasi pelayanan kesehatan
DETERMINAN YANG BERPENGARUH TERHADAP KELENGKAPAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RSBT PANGKALPINANG TAHUN 2025 Nopriyana, Dia; Sumijatun, Sumijatun; Satar, Yuli Prapancha
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i2.8386

Abstract

Pendokumentasian asuhan keperawatan merupakan bagian penting dalam praktik keperawatan yang berfungsi sebagai bukti tertulis pelayanan keperawatan serta indikator mutu dan keselamatan pasien di rumah sakit. Dokumentasi yang tidak lengkap dapat menyebabkan kesalahan komunikasi antar tenaga kesehatan dan meningkatkan risiko insiden keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan yang memengaruhi kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan di ruang rawat inap RSBT Pangkalpinang tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah 70 perawat pelaksana yang bekerja di ruang rawat inap. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square, dan multivariat menggunakan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masa kerja, beban kerja, dan kompetensi perawat berpengaruh terhadap kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan. Analisis multivariat menunjukkan bahwa kompetensi perawat merupakan faktor yang paling dominan dengan nilai OR sebesar 5,415. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan sangat dipengaruhi oleh kompetensi perawat. Oleh karena itu, rumah sakit perlu meningkatkan kompetensi perawat melalui pelatihan berkelanjutan, supervisi, serta sistem mentoring untuk meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.