Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Tathbiqu al Madkhali Ith-thishali li Tarqiati Qurdati Ath-Thulaabi ‘ala Tahaddutsi Lughatil Arrabiyyati bi ma’hadi Taajussalam Langkat Azyumardi, M. Arif; M.Fadli; Fuji Astuti
Al Intisyar: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol 7 No 2 (2022): VOLUME 7 No. 2 Tahun 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan bahasa Arab IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/intisyar.v7i2.4830

Abstract

Metode pembelajaran ialah bentuk tahap pembelajaran yang terbentuk dari awal sampai akhir pembelajaran yang disajikan oleh guru secara teratur dalampembelajaran sehinggatercapai sebuah tujuan pembelajaran. Komunikatif merupakan metode yang berlandaskan pada pemikiran bahwa kemampuan menggunakan bahasa dalam berkomunikasi merupakan tujuan yang harus dicapai dalam pembelajaran bahasa. Sedangkan kemampuan berbicara atas kata-kata untuk ialah kemampuan mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi mengekspresikan, menyatakan, serta,menyampaikan pikiran, gagasan dan perasaan. Oleh karena itu peneliti tertarik memcoba melakukan penelitian tentang metode komunikatif dan penerapannya dalam meningkatkan kemampuan berbicara di Pondok Pesantren Taajussalam, adapun tujuan masalah penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berbicara bahasa arab siswa setelah penerapan metode komunikatif di Pondok Pesantren Taajussalam. Dalam penelitian ini peneliti mengunankan metode experiment dengan pendekatan komunikatif, dan yang menjadi populasi seluruh siswa kelas VII Pondok Pesantren Taajussalam berjumlah 23 orang. Teknik pengambilan sample pada penelitian ini ialah dengan teknik Sampel Jenuh yaitu mengunakan seluruh populasi untuk menjadi sample dikarenakan jumlah populasi kurang dari 30 orang, serta instrument pada penelitian ini dengan obervasi dan tes. Setelah menganalisis data, peneliti menemukan hasil penelitian bahwa kemampuan berbicara siswa meningkat setelah penerapkan pendekatan komunikatif, dan bukti dari hasil pengujian SPSS 23 Perhitungan 0,136 lebih besar dari 0,05 dengan penilaian jika nilainya lebih dari 0,05 diterima, dan jika nilainya kurang dari 0,05 adalah ditolak. Kemudian bukti dari hasil kemampuan berbicara siswa menggunakan pre-test 61,32 dan post-test 78,70
Sosialisasi Dan Edukasi Media Kahoot Sebagai Media Pembelajaran Interaktif Siswa Pada SMP N 1 Konawe Mclean HY; Ramli Ramli; Sukmawati Sukmawati; Iin Wahyudi; M.Fadli
Dinamika Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Transformasi Kesejahteraan Vol. 1 No. 2 (2024): Juni : Dinamika Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Transformasi Kesejaht
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/dinsos.v1i2.275

Abstract

The aim of Community Service activities is to provide outreach and education about the use of the Kahoot application at SMP N 1 Konawe. The participants in this activity were 12 teachers. From the results of the activity, it can be concluded that by conducting training on the use of digital game-based learning media using the Kahoot platform, educators or teachers can provide skills in learning innovation, resulting in enthusiastic and interactive learning in the classroom. So that it can optimize and facilitate the process of evaluating or assessing student learning. Based on the feedback, information was obtained that this activity was very relevant to the needs of PKM participants. Kahoot is effective as a learning medium in supporting classroom learning
Tathbiqu al Madkhali Ith-thishali li Tarqiati Qurdati Ath-Thulaabi ‘ala Tahaddutsi Lughatil Arrabiyyati bi ma'hadi Taajussalam Langkat Azyumardi, M. Arif; M.Fadli; Fuji Astuti
Al Intisyar: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol 7 No 2 (2022): VOLUME 7 No. 2 Tahun 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan bahasa Arab IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/intisyar.v7i2.4830

Abstract

Metode pembelajaran ialah bentuk tahap pembelajaran yang terbentuk dari awal sampai akhir pembelajaran yang disajikan oleh guru secara teratur dalampembelajaran sehinggatercapai sebuah tujuan pembelajaran. Komunikatif merupakan metode yang berlandaskan pada pemikiran bahwa kemampuan menggunakan bahasa dalam berkomunikasi merupakan tujuan yang harus dicapai dalam pembelajaran bahasa. Sedangkan kemampuan berbicara atas kata-kata untuk ialah kemampuan mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi mengekspresikan, menyatakan, serta,menyampaikan pikiran, gagasan dan perasaan. Oleh karena itu peneliti tertarik memcoba melakukan penelitian tentang metode komunikatif dan penerapannya dalam meningkatkan kemampuan berbicara di Pondok Pesantren Taajussalam, adapun tujuan masalah penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berbicara bahasa arab siswa setelah penerapan metode komunikatif di Pondok Pesantren Taajussalam. Dalam penelitian ini peneliti mengunankan metode experiment dengan pendekatan komunikatif, dan yang menjadi populasi seluruh siswa kelas VII Pondok Pesantren Taajussalam berjumlah 23 orang. Teknik pengambilan sample pada penelitian ini ialah dengan teknik Sampel Jenuh yaitu mengunakan seluruh populasi untuk menjadi sample dikarenakan jumlah populasi kurang dari 30 orang, serta instrument pada penelitian ini dengan obervasi dan tes. Setelah menganalisis data, peneliti menemukan hasil penelitian bahwa kemampuan berbicara siswa meningkat setelah penerapkan pendekatan komunikatif, dan bukti dari hasil pengujian SPSS 23 Perhitungan 0,136 lebih besar dari 0,05 dengan penilaian jika nilainya lebih dari 0,05 diterima, dan jika nilainya kurang dari 0,05 adalah ditolak. Kemudian bukti dari hasil kemampuan berbicara siswa menggunakan pre-test 61,32 dan post-test 78,70
Tathbiiq Namudzaj At- Ta’allum Al-Qaaim ‘ala Al-Masyru’ fii Tathwiiri Mahaarati Al-Kitabah sabri, hatta; M.Fadli; Nasruddin
Al Intisyar: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol 10 No 2 (2025): VOLUME 10 No.2 Tahun 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan bahasa Arab IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/intisyar.v10i2.12757

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Project-Based Learning (PjBL) model in developing students’ speaking skills in the Arabic Language Education Program at Langsa State Islamic University. The study employs a qualitative approach with a case study method, involving lecturers and students as data sources through interviews, observations, and documentation. The results indicate that PjBL effectively enhances students’ ability to prepare and deliver Arabic speeches confidently and competently. Students actively engage in planning, executing, and evaluating speech projects, thereby simultaneously developing their language proficiency, critical thinking, creativity, and interpersonal skills. PjBL provides an authentic and contextual learning experience, integrating theory and practice harmoniously. The primary challenge observed is students’ anxiety in public speaking, which can be mitigated through guidance and self-reflection. This study underscores the importance of employing student-centered learning models to achieve superior communication competencies.