Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Triton

EVALUASI PENERAPAN KAJI TERAP PADA PENYULUHAN PEMBUATAN KANDANG TERNAK BABI DI DESA DEWA JARA KECAMATAN KATIKUTANA KABUPATEN SUMBA TENGAH Yudi Rustandi; Umbu Jawa Takajaji
JURNAL TRITON Vol 8 No 2 (2017): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian evaluasi ini bertujuan mengetahui seberapa jauh penilaian petani terhadap penerapan metode penyuluhan kaji terap pada program penyuluhan pembuatan kandang babi di Desa Dewa Jara Kecamatan Katikuna Kabupaten Sumba Tengah. Metode pelaksanaan dilakukan dua tahap, yaitu; 1) pelaksanaan kaji terap pembuatan kandang babi, dan 2) evaluasi program penyuluhan. Metode kajian evaluasi dilakukan dengan tahapan menetapkan : 1) objek evaluasi yaitu kegiatan penerapan metode kaji terap, 2) tujuan evaluasi yaitu mengukur atau menilai penerapan metode kaj i terap, 3) sasaran evaluasi adalah peternak ternak babi di Desa Dewa Jara, 4) model evaluasi adalah evaluasi sumatif, 5) metode kajian adalah metode deskriptif kuantitatif, 6) pendekatan kajian adalah survey, 7) penetapan sampel acak sederhana sebanyak 35 orang petani ternak, 8) instrumen/alat pengumpulan data menggunakan kuesioner, 9) uji validitas dan reliabilitas, dan 10) teknik analisa data menggunakan statistik deskriptif. Hasil analsis Aspek Teknis, aspek Ekonomi, dan Aspek Sosial pada Kaji Terap Pembuatan Kandang Ternak Babi berada pada kategori menerima dengan nilai skor 53,2. Sedangkan metode kaji terap yang diterapkan pada pelaksanaan penyuluhan tersebut adalah Sangat Sesuai dengan skor rata-rata sebesar 134,5. Hal ini berarti bahwa metode kaji terap pada penyuluhan tentang pembuatan kandang babi sangat sesuai dengan kebutuhan sasaran atau petani ternak. Keberhasilan program penyuluhan dapat menggunakan metode kaji terap karena dengan kaji terap penerapan teknologi dilaksanakan bersama-sama petani, penyuluh dan steak holder sehingga benar-benar sesuai dengan kebutuhan, tidak mahal, mudah diterapkan dan dapat menggunakan bahan spesifik lokasi sehingga memberikan faktor pendorong tumbuhnya kemauan dan kemampuan petani secara parsisipatif.
Evaluasi Penyuluhan Desain Kemasan untuk Peningkatan Daya Saing Produk Maggot Black Soldier Fly Kering di Kelompok Usaha Bersama Maggot Jaya Makmur, Blitar Nisrina Salsabila; Yudi Rustandi; Yendri Junaidi
JURNAL TRITON Vol 17 No 1 (2026): JURNAL TRITON (Issue in Progress)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v17i1.1485

Abstract

Peningkatan sampah organik di Kabupaten Blitar mendorong perlunya solusi berkelanjutan, salah satunya melalui pemanfaatan larva Black Soldier Fly (BSF) sebagai dekomposer dan sumber pakan ternak. Namun, pengolahan maggot BSF kering dengan kemasan dan identitas produk yang optimal masih jarang diterapkan di tingkat kelompok tani. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penyuluhan desain kemasan melalui indikator pengetahuan, keterampilan, dan sikap anggota kelompok KUB (Kelompok Usaha Bersama) Maggot Jaya Makmur. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D), meliputi analisis kebutuhan (need assessment), desain (diagram fishbone), pengembangan, dan implementasi meliputi proses desain, uji coba desain dan kegiatan penyuluhan. Sampel terdiri dari 31 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk mengukur dampak penyuluhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis kebutuhan berhasil mengidentifikasi keterbatasan pengetahuan dan praktik pengemasan. Tahap desain menghasilkan modul dan media berbasis fishbone, sedangkan tahap pengembangan dan implementasi meliputi pelatihan teknik pembuatan desain kemasan, uji coba kemasan dengan melakukan uji Hayami yang menghasilkan nilai tambah ekonomi sebesar Rp 4.552, dan kegiatan penyuluhan dinilai sangat efektif berdasarkan indikator materi (87%), media (87%), metode (86%), penyaji (91%). Analisis korelasi Spearman, diketahui bahwa baik pengetahuan maupun keterampilan memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap aspek afektif dalam persepsi terhadap kemasan. Kesimpulannya, penyuluhan berbasis R&D efektif menjembatani kesenjangan pengetahuan dan praktik pengemasan, menghasilkan produk maggot BSF kering yang menarik, informatif, dan kompetitif di pasar. Disarankan agar program serupa diterapkan secara lebih luas untuk mendukung daya saing produk lokal berbasis maggot BSF.