Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Orientasi Pembinaan dan Pengembangan Profesi Guru di Madrasah Khoirunisa, Siti
JURNAL PEDAGOGY Vol. 10 No. 1 (2017): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v10i1.61

Abstract

Profesionalisme guru di madrasah perlu untuk selalu dibina dan dikembangkan. Pembinaan dan pengembangan profesi guru di madrasah haruslah diorientasikan pada: (1) berbasis program penelitian, (2) menyiapkan guru untuk menguji dan mengakses kemampuan praktis dirinya, (3) diorganisasikan dengan pendekatan kolegialitas, (4) berfokus pada partisipasi guru dalam proses pembuatan keputusan mengenai isu-isu esensial di lingkungan madrasah, dan (5) membantu guru-guru yang dipandang masih lemah pada beberapa aspek tertentu dari kompetensinya. Dengan demikian, di lingkungan madrasah, kegiatan ini merujuk kepada peluang-peluang belajar (learning opportunities) yang didesain secara sengaja untuk membantu pertumbuhan profesional guru. Kata Kunci: Pembinaan, pengembangan, profesi guru
Penerapan Good Manufacturing Practice (GMP) pada Proses Pembuatan Amplang (Studi Kasus Amplang X) khoirunisa, siti; Sukmono, Yudi; Pawitra, Theresia Amalia
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 4.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Amplang X merupakan produk pangan usaha mikro yang berlokasi di kota Bontang Kalimantan Timur. Namun, pada proses pembuatannya, kebersihan tempat produksi amplang kurang diperhatikan. Berdasarkan permasalahan tersebut, perlu dilakukan perbaikan dengan menerapkan Good Manufacturing Practice (GMP) yang ditetapkan oleh BPOM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian kondisi Amplang X dan memberikan rekomendasi perbaikan sesuai dengan unsur GMP. Berdasarkan hasil pemeriksaan ditemukan 2 ketidaksesuaian kritis, 7 ketidaksesuaian serius, 2 ketidaksesuaian mayor, dan 2 ketidaksesuaian minor. Rekomendasi perbaikan dapur yaitu membuat raklemari penyimpanan, menutup lubang pada plafon dan membuat jadwal pembersihan rutin serta membuat mencatat bahan baku produksi amplang.
DESKRIPSI KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SMA DI PPS DARUL TAUFIK SUNGAI RAYA. KARIMUN Khoirunisa, Siti
Journal of Education and Teaching Vol 5, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jete.v6i1.28245

Abstract

Guru memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan kualitas pembelajaran. Rendahnya mutu pendidikan pada dasarnya disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah faktor kompetensi guru. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kompetensi pedagogik guru SMA PPS Darul Taufik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yaitu dan wawancara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi dan kejelasan serta kebenaran tentang kompetensi pedagogik guru bidang studi geografi di SMA PPS Darul Taufik, Sungai Raya, Kecamatan Karimun. Kata Kunci: Guru, Pedagogik, SMA
MENGATASI KEMISKINAN DENGAN WIRAUSAHA SOSIAL Khoirunisa, Siti
Journal of Education and Teaching Vol 6, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jete.v6i2.27576

Abstract

Kemiskinan merupakan masalah sosial konvensional yang tak pernah habis kita kupas baik oleh pemerintah maupun akademisi. Berbagai upaya pengentasan kemiskinan sudah banyak dilakukan dengan berbagai pendekaannya. Berbagai Pendekatan pengentasan kemiskinan selalu melihat masyarakat miskin sebagai obyek bukan sebagai subyek yang mampu mengatasi masalahnya sehingga program-program pengentasan kemiskinan yang dibuat oleh pemerintah hanya bersifat sesaat yang belum bisa menyelesaikan akar permasalahan kemiskinan. Salah satu model untuk pengentasan kemiskinan bisa dilakukan melalui kewirausaahaan sosial. Kewirausahaan sosial merupakan gagasan perubahan sosial yang berlandasakan pada pendekatan kewirausahaan. Fenomena kewirausahaan sosial telah tumbuh dengan cepat seiring dengan upaya penyelesaian berbagai masalah sosial, seperti perbaikan ekonomi dan mengatasi kemiskinan. Wirausahaan sosial menjalankan peran yang nyata dan penting dalam meyelesaikan kemiskinan.Kata Kunci : kemiskinan, kewirausahaan sosial