Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH TRANSPARANSI, AKUNTABILITAS, DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN DANA BOS TERHADAP MUTU PENDIDIKAN Nuriyawati, Nuriyawati; Maryanto, Maryanto; Abdullah, Ghufron
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i1.4689

Abstract

This study aims to analyze the influence of transparency, accountability, and community participation in the management of School Operational Assistance (BOS) funds on the quality of education in public junior high schools in Cepu District. This research employs a quantitative approach with a correlational method. The study population consists of 191 teachers, with a sample of 129 teachers selected using sampling techniques. Data were collected through questionnaires and analyzed using descriptive analysis, prerequisite tests (normality, multicollinearity, heteroscedasticity, and linearity), and hypothesis testing with simple and multiple linear regression. The results show that transparency has a correlation of 0.715 and contributes 51.2% to education quality. Accountability has a correlation of 0.726 with a 52.7% contribution, while community participation has a correlation of 0.679 with a 53.9% contribution. Simultaneously, transparency, accountability, and community participation influence education quality by 62.9%. This study concludes that enhancing transparency, accountability, and community participation in BOS fund management can improve education quality. The study recommends strengthening information disclosure, improving accountability mechanisms, and encouraging active roles for the community and school committees in monitoring and evaluating BOS fund usage. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) terhadap kualitas pendidikan di sekolah menengah pertama negeri di Kecamatan Cepu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian terdiri dari 191 guru, dengan sampel sebanyak 129 guru yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif, uji prasyarat (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan linearitas), serta uji hipotesis dengan regresi linear sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi memiliki korelasi sebesar 0,715 dan berkontribusi sebesar 51,2% terhadap kualitas pendidikan. Akuntabilitas memiliki korelasi sebesar 0,726 dengan kontribusi sebesar 52,7%, sedangkan partisipasi masyarakat memiliki korelasi sebesar 0,679 dengan kontribusi sebesar 53,9%. Secara simultan, transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat berpengaruh terhadap kualitas pendidikan sebesar 62,9%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dana BOS dapat meningkatkan kualitas pendidikan.
Implementasi Budaya Mutu Sekolah terhadap Kinerja Siswa di SMP Negeri 1 Sambong Nuriyawati, Nuriyawati; Hariyati, Titik; Wuryandini, Endang
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1816

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi budaya mutu sekolah dan implikasinya terhadap kinerja siswa di SMP Negeri 1 Sambong. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa budaya mutu sekolah merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan lokasi di SMP Negeri 1 Sambong dan melibatkan 90 responden yang terdiri dari guru, siswa, dan orang tua. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan kuesioner. Hasil analisis menunjukkan bahwa 80% responden berpendapat bahwa budaya mutu yang baik berkontribusi pada peningkatan motivasi belajar siswa. Temuan ilmiah menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang efektif dan motivasi belajar siswa berperan signifikan dalam meningkatkan kinerja akademik. Penelitian ini mendukung hipotesis bahwa terdapat pengaruh positif antara implementasi budaya mutu sekolah dan kinerja siswa di SMP Negeri 1 Sambong. Sebagai rekomendasi, disarankan agar sekolah melakukan pelatihan untuk meningkatkan pemahaman tentang budaya mutu dan meningkatkan keterlibatan orang tua dalam pendidikan. Kesimpulan penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Penerapan budaya keandalan di SMP Negeri 1 Sambong, yaitu dengan menumbuhkan rasa memiliki bersama, menekankan diskusi pribadi ketika ada masalah. (2) Penerapan budaya saling percaya di SMP Negeri 1 Sambong, yaitu dengan memperlakukan guru sebagai "teman", mendapatkan dukungan orang tua dalam kegiatan ekstrakurikuler, dan memberikan kebebasan untuk mendesain pembelajaran sesuai dengan karakteristik guru masing-masing. (3) Menjalankan budaya optimisme akademik di SMP Negeri 1Sambong dengan menerapkan dua KKM yang berbeda untuk setiap jenjang kelas, memiliki supervisi tiga tahap, menggunakan media pembelajaran modern dan tidak menggunakan buku teks.