Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Sistem Distribusi BBM Dengan Menggunakan Konsep Cost-Based Value Stream Mapping di PT. Pertamina ., Derlini; Purwanto, Hadi; Polewangi, Yudi Daeng; Silvana, Nukhe Andri; Herlambang, Andri
Rekayasa Material, Manufaktur dan Energi Vol 6, No 1: Maret 2023
Publisher : Fakultas Teknik UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/rmme.v6i1.13596

Abstract

PT. Pertamina (Persero) Marketing Operation Region 1 (MOR1) oil fuel Terminal (TBBM) Medan Group has a problem that is less optimized the cost of the company's operational activities so as to reduce the company's profit then in this research combine the concept of cost-based and value stream mapping by describing the flow of information and material on the value stream and continued by calculating the cost based. After the calculation of the results can be obtained before the cost reduction, then the company to run its operational activities that consist of the process of acceptanming its duties and responsibilities as a distribution of fuel so that the operational activities of the company issued a distribution fee of Rp. 3.964,- / liter, then from the supply point switching there are 68 industrial companies that can be transferred to the fuel Terminal Pematangsiantar and 34 diverted to the fuel Terminal range so that the company can reduce the cost of distribution fuel by Rp. 2.429,-/liter.ce, filling and distribution of fuel to issue a distribution fee of Rp. 6.393,-/liter, by describing the value stream of identification of some waste namely waste waiting, waste over processing, waste motions and waste of transportation. After the improvement is the reduction of waste and supply point transfer to several industrial companies, the company can create effectively and efficiently in perfor.
Pelatihan Manajemen Rantai Pasok Komponen Mesin Kelapa Sawit CV. Adi Jaya Teknik Marwan; MAIL, ISMAIL; Nukhe A. Silviana; Ari Pradana
Publikasi Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): PUBLIDIMAS Vol. 3 No. 1 MEI 2023
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/publidimas.v3i1.175

Abstract

Setelah melakukan pelatihan, manajemen usaha merasakan dampak pentingnya dalam mengelola rantai pasok usahanya. Struktur rantai pasok di perusahan dikategorikan sebagai extended supply chain merupakan struktur rantai pasok yang ideal bagi perusahaan dengan kemitraan jangka pendek. Pelaku rantai pasok terdiri dari supplier, subcont submaterial, subcont jasa finishing, customer OEM, customer simplifikasi, customer export, dan customer after market. Pelaku rantai pasok perusahaan sudah menjalankan kegiatan rantai pasoknya untuk menudukung kegiatan bisnisnya. Pemilihan strategi subcont untuk proses pendukung dianggap sangat baik dalam meminimalkan beban biaya. Manajemen usaha dapat mengetahui hal – hal yang perlu dipersiapkan dalam menyusun program kinerja rantai pasoknya dengan menggunakan metode SCOR
Penilaian Postur Kerja PekerjaDengan Menggunakan Metode REBA dan Biomekanika (Studi Kasus PT. XY Di Bagian Packing) Silviana, Nukhe
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 2 No 2 (2019): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/.v2i2.586

Abstract

PT. XYadalah perusahaan yang bergerak pada bidang textile yang memproduksi Padding(bahan setengah jadi produksi spring bed), Bedding goods ( produksi kelengkapan tidur seperti bantal, guling dan matras) dan High Density Padding (bahan berupa serat yang diproduksi untuk dipasarkan pada industri kecil). Kegiatan pemindahan material secara manual dengan tenaga manusia merupakan aktivitas yang sesekali dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya pada bagian packing adalah kegiatan pengangkatan karung bantal ke gudang barang jadi, aktivitas yang dilakukan operator adalah dengan cara membawa karung bantal di pundak hingga ke punggung dan beban yang dipindahkan sebesar 25 Kg dengan manual dan berjalan sejauh 80 m. Apabila kegiatan pengangkatan tersebut dilakukan berulang kali dengan postur kerja yang salah maka akan mengakibatkan Keluhan musculoskletal disorders (MSDs). Tujuan penelitian ini yaitu meminimalkan penyebab terjadinya MSDs pada postur kerja operator dalam pengangkatan karung bantalsebanyak 25 kg bantal yang dilakukan secara manual di PT. XY. Identifikasi permasalahan postur kerja operator menggunakan metode REBA yang bertujuan untuk mengetahui tingkat resiko kesalahan postur pekerja. Kemudian dilakukan identifikasi menggunakan metode biomekanika untuk mengetahui beban yang diterima oleh segmen tubuh (L5/S1) sehingga dapat meminimalisir lebih detail dari faktor lain penyebab MSDs. Hasil menunjukkan bahwa penilaian REBA masuk dalam kategori tinggi dan dibutuhkan perbaikan segera. Sementara hasil gaya tekan pada L5/S1 sebesar 31153,38 N masuk dalam klasifikasi berbahaya. Maka diperlukan rekomendasi berupa perbaikan postur dengan penilaian untuk mengurangi masalah muskuloskeletal menjadi lebih rendah.