Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Dakwah Fi’ah Qalilah dalam Pendidikan Keluarga Muzzamil, Faisal
Definisi: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora Vol 3, No 1 (2024): Definisi: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1557/djash.v3i1.40959

Abstract

Permasalahan dalam keluarga, khususnya pada anak-anak, bisa muncul karena model pendidikan dan pola komunikasi yang diterapkannya tidak efektif. Berlatar belakang dari permasalahan pendidikan anak yang seringkali terjadi dalam keluarga, maka studi ini dilakukan dengan tujuan untuk membahas dua poin berikut, yaitu: (1) Pengenalan Dakwah Fi’ah Qalilah untuk Pendidikan Keluarga; (2) Penerapan Dakwah Fi’ah Qalilah dalam Pendidikan Keluarga. Studi ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis, maka didapatkan dua temuan utama dalam studi ini, yaitu: (1) Dakwah Fi’ah Qalilah dalam konteks keluarga adalah dakwah yang dilakukan oleh orang tua kepada anaknya dengan cara memberikan nasihat, memberikan teladan dan membimbing anak secara intens; (2) Ada tiga prinsip Dakwah Fi’ah Qalilah yang dapat diterapkan dalam pendidikan keluarga, yaitu berkomunikasi secara empatik, menjadi teladan yang baik dan membimbing dengan intensif. Hasil studi ini direkomendasikan untuk: (1) Para da’i, praktisi komunikasi dan pegiat parenting sebagai referensi dasar dalam bidang pendidikan keluarga perspektif dakwah dan komunikasi; (2) Para orang tua sebagai panduan dasar dalam memberikan pendidikan agama untuk anak berdasarkan prinsip Dakwah Fi’ah Qalilah.
Pelayanan Sertifikasi Halal Produk Non Daging bagi Pelaku UMKM di MUI Kabupaten Purwakarta Muzzamil, Faisal; Basyariyyah, Riri Khoeriyyatul; Hasanah, Haula Laelatul; Agnia, Syifa Fricilla; Rodiah
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v3i1.349

Abstract

The Community Service (PKM) activity in the form of Halal certification services for non-meat products for MSMEs at the Purwakarta Indonesian Ulema Council (MUI) was motivated by the main problem of hoax news about the making of Halal certification. Based on this background, in general, this PKM activity aims to help and facilitate Micro, Small and Medium Enterprises (UMKM) in the process of submitting Halal certification for non-meat products. Then specifically, there are two objectives of implementing this PKM activity, namely: First, to find out the stages of Halal certification services for non-meat products for Micro, Small and Medium Enterprises (UMKM) at the Purwakarta Regency Indonesian Ulema Council (MUI); Second, to assist the process of Halal certification services for non-meat products for MSMEs at the Purwakarta Regency MUI. Based on the results of the implementation of the PKM activity, two strategic findings were obtained in this PKM activity, namely: First, there are three stages of service carried out in submitting Halal certification for non-meat products at the Purwakarta MUI, namely: (1) Document Preparation Stage; (2) Document Collection Stage; (3) Document Upload Stage. Second, there are three forms of service in the Halal certification process for non-meat products at MUI Purwakarta, namely: (1) Service in the Documentation Process; (2) Service in the Verification Process; (3) Service in the Registration Process. The results of this PKM activity can be useful and contribute to the following two aspects: (1) Theoretically, this PKM activity is useful for increasing students' insight and skills in the field of community service, especially Halal certification services and assistance; (2) Practically, this PKM activity is useful for helping and facilitating UMKM actors in the process of applying for Halal certificates for their products, especially non-meat products.
Dakwah Fi’ah Qalilah dalam Pendidikan Keluarga Muzzamil, Faisal
Definisi: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora Vol. 3 No. 1 (2024): Definisi: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1557/djash.v3i1.40959

Abstract

Permasalahan dalam keluarga, khususnya pada anak-anak, bisa muncul karena model pendidikan dan pola komunikasi yang diterapkannya tidak efektif. Berlatar belakang dari permasalahan pendidikan anak yang seringkali terjadi dalam keluarga, maka studi ini dilakukan dengan tujuan untuk membahas dua poin berikut, yaitu: (1) Pengenalan Dakwah Fi’ah Qalilah untuk Pendidikan Keluarga; (2) Penerapan Dakwah Fi’ah Qalilah dalam Pendidikan Keluarga. Studi ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis, maka didapatkan dua temuan utama dalam studi ini, yaitu: (1) Dakwah Fi’ah Qalilah dalam konteks keluarga adalah dakwah yang dilakukan oleh orang tua kepada anaknya dengan cara memberikan nasihat, memberikan teladan dan membimbing anak secara intens; (2) Ada tiga prinsip Dakwah Fi’ah Qalilah yang dapat diterapkan dalam pendidikan keluarga, yaitu berkomunikasi secara empatik, menjadi teladan yang baik dan membimbing dengan intensif. Hasil studi ini direkomendasikan untuk: (1) Para da’i, praktisi komunikasi dan pegiat parenting sebagai referensi dasar dalam bidang pendidikan keluarga perspektif dakwah dan komunikasi; (2) Para orang tua sebagai panduan dasar dalam memberikan pendidikan agama untuk anak berdasarkan prinsip Dakwah Fi’ah Qalilah.
Membangun Social Bonding Orang Tua dan Anak melalui Kegiatan 17 Agustus di TK Laboratorium UPI Cibiru Bandung Sulastri, Sulastri; Agapita, Arkais; Muzzamil, Faisal
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 08 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i08.2596

Abstract

Kegiatan Lomba 17 Agustus merupakan aktivitas tahunan yang dilaksanakan dalam rangka merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan lomba tersebut dilaksanakan oleh berbagai kalangan, termasuk juga TK Laboratorium UPI Cibiru sebagai lembaga pendidikan dasar anak usia dini. Berlatar belakang dari jenis perlombaan yang memiliki unsur edukatif dan nilai pembelajaran pada kegiatan Lomba 17 Agustus di TK Laboratorium UPI Cibiru, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengungkap dua realitas berikut: (1) Pelaksanaan Kegiatan Lomba 17 Agustus di TK Laboratorium UPI Cibiru; (2) Kegiatan Lomba 17 Agustus untuk Membangun Social Bonding Orang Tua dan Anak. Penelitian ini berlandaskan pada Social Bond Theory dari Travis W. Hirschi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan dua teknik pengumpulan data, yaitu observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, maka ada dua temuan utama dalam penelitian ini, yaitu: (1) Ada lima lomba utama yang dilaksanakan pada kegiatan 17 Agustus di TK Laboratorium UPI Cibiru, yaitu lomba melangkah bersama, lomba tebak anak, lomba melempar bola, lomba tiup cup tali dan lomba berjalan di atas kardus; (2) Ada empat elemen dalam perlombaan tersebut yang dapat membangun social bonding antara orang tua dan anak, yaitu attachment, commitment, involvement dan belief. Hasil penelitian ini dapat direkomendasikan bagi dua pihak berikut: (1) Bagi para guru TK dalam membuat lomba 17 Agustus yang memiliki unsur edukatif dan manfaat pembelajaran; (2) Bagi para orang tua dalam mendampingi kegiatan anaknya dalam Lomba 17 Agustus.
Kegiatan Mancing Bersama untuk Memperkuat Komunikasi Sosial Masyarakat Desa Muzzamil, Faisal; Alif, Rangga Maulana; Annisa, Siti
Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lia Center of Research and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64850/kareba.v2i1.225

Abstract

Memancing saat ini, menjadi kegiatan yang tengah populer di berbagai kalangan masyarakat. Kegiatan memancing ini bukan hanya sekedar untuk mendapatkan ikan, tapi ada banyak manfaat di dalamnya, termasuk manfaat dari segi sosial. Berlatar belakang dari manfaat sosial dari kegiatan memancing inilah, maka dilaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa Kegiatan Mancing Bersama untuk Memperkuat Komunikasi Sosial Masyarakat Desa. Kegiatan PKM ini dilaksanakan di Desa Parakan Garokgek, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Secara metodologis, kegiatan PKM ini dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu: (1) Tahap Persiapan; (2) Tahap Pelaksanaan; (3) Tahap Evaluasi. Secara teoretis, kegiatan PKM ini berlandaskan pada Social Capital Theory dari Robert D. Putnam. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan PKM tersebut, maka didapatkan tiga hasil berikut: (1) Tahap persiapan dalam kegiatan KPM ini dilakukan dengan cara observasi dan sosialisasi; (2) Tahap pelaksanaan kegiatan PKM ini sudah terealisasikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan; (3) Tahap evaluasi dalam kegiatan KPM ini mendapatkan hasil bahwa kegiatan memancing bersama merupakan social capital bonding yang dapat membangun dan memperkuat hubungan sosial masyarakat. Hasil kegiatan PKM ini, diharapkan dapat berguna dan berkontribusi untuk dua aspek berikut, yaitu: (1) Aspek teoretis untuk pengembangan teori-teori komunikasi dan sosiologi yang berbasis kegiatan kolektif dalam suatu kelompok masyarakat; (2) Aspek praktis sebagai gambaran dan panduan bagi pelaksanaan PKM selanjutnya dengan bentuk kegiatan sosial yang berguna untuk membangun hubungan sosial masyarakat.