Pengolahan data transaksi secara manual dapat menimbulkan banyak kendala, karena data yang sama dicatat ke dalam beberapa buku transaksi memungkinkan terjadi kesalahan penulisan akibat kelelahan fisik karyawan bagian akuntansi. Laporan-laporan keuangan diterbitkan dengan menyalin dan menghitung data transaksi juga memungkinkan dapat memberikan informasi yang tidak valid kepada pihak manajemen apabila pada laporan-laporan itu berisi kesalahan informasi. Untuk mengatasi kendala ini tim peneliti mengusulkan kepada pihak manajemen untuk mengimplementasikan sistem aplikasi akuntansi berbasis komputer. Pada tahap awal tim peneliti merancang sistem aplikasi akuntansi ini dalam bentuk entity relationship diagram dan use case diagram. Kemudian dilanjutkan dengan membuat basis data, form-form entry data, program-program yang mendukung operasi akuntansi, dan program-program untuk menerbitkan laporan-laporan. Program-program pendukung yang dibuat dapat dipakai untuk memposting buku besar serta menyusun neraca lajur, neraca, perhitungan rugi-laba, dan neraca saldo penutupan. Luaran program meliputi Buku Besar, Laporan Rincian Hutang Usaha, Laporan Rincian Piutang Usaha, Daftar Saldo Hutang Usaha, Daftar Saldo Piutang Usaha, Neraca Lajur, Neraca, Perhitungan Rugi-Laba, Laporan Perubahan Laba Ditahan, dan Neraca Saldo Penutupan. Terdapat juga beberapa luaran berupa jurnal-jurnal transaksi yaitu Jurnal Pembelian, Jurnal Penjualan, Jurnal Penerimaan Kas, Jurnal Pengeluaran kas, Jurnal Umum, Jurnal Ayat Penyesuaian, dan Jurnal Ayat Penutup.