Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Sintesis Nanoselulosa dari Limbah Kertas Saring Praktikum dengan Hidrolisis Asam Anorganik dan Organik sebagai Upaya Pengelolaan Limbah Laboratorium Istiqomah, Zahrotul; Rahmantiyoko, Agus; Sunarmi, Sri
Jurnal Pengelolaan Laboratorium Pendidikan Vol. 7 No. 2, Juli 2025
Publisher : UPT Laboratorium Terpadu, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jplp.7.2.91-99

Abstract

Nanocellulose is one of the nanoparticles that is widely used in various applications such as the base material of bioplastics and nanocomposites. Because nanocellulose has several properties including high mechanical and high thermal properties, transparency and lightness. Nanocellulose is generally isolated from lignocellulosic biomass, which contains high cellulose, is abundant and relatively cheap. This study aims to synthesize nanocellulose from filter paper practicum waste in the Fundamental Chemistry Laboratory of ITS, which has not been optimally used. The synthesis method used is acid hydrolysis, namely inorganic and organic acids. The results of the nanocellulose synthesis in this study are as follows: hydrolysis with inorganic acid hydrochloric acid and sulfuric acid is round like a ball with an average diameter size below 100 nm, for hydrochloric acid the average diameter is 53,14 nm and sulfuric acid 42,08 nm, while hydrolysis with organic acid, formic acid and citric acid, nanocellulose is shaped like a rod with an average diameter of 36,80 nm for formic acid and 46,23 nm for citric acid.
Abstraksi Reflektif Siswa SMP dalam Memecahkan Masalah Bilangan Berpangkat Istiqomah, Zahrotul; Darmawan, Puguh
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i1.3930

Abstract

Abstraksi reflektif merupakan proses membangun konsep matematika dengan mereorganisasi struktur kognitif yang telah ada dan merefleksikan tindakan kognitif secara sadar. Namun, siswa mengalami kesulitan dalam merepresentasikan dan menemukan pola untuk memecahkan masalah bilangan berpangkat sehingga menghambat terjadinya abstraksi reflektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik abstraksi reflektif siswa SMP dalam memecahkan masalah bilangan berpangkat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pemilihan subjek menggunakan purposive sampling yang melibatkan empat siswa kelas IX SMPN 2 Pungging. Instrumen yang digunakan adalah soal tes, pedoman wawancara semi terstruktur, rubrik indikator, dan alat rekam audio-visual. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis dan wawancara. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan analisis interaktif yang meliputi (1) pengumpulan data, (2) kondensasi (reduksi data), (3) penyajian data, dan (4) penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa subjek dengan jawaban benar mencapai empat level abstraksi reflektif (recognition, representation, structural abstraction, structural awareness). Subjek dengan jawaban salah hanya mencapai level recognition. Faktor yang memengaruhi perbedaan tersebut antara lain: 1) kemampuan koordinasi tindakan mental; 2) pemahaman konsep bilangan berpangkat; dan 3) kemampuan prosedural.