Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analysis of development inclusivity on extreme poverty: case in north maluku Husen, Amran; Runtunuwu, Prince Charles Heston; Umar, Nyong; Marlon, Marlon
Jurnal Mantik Vol. 8 No. 3 (2024): November: Manajemen, Teknologi Informatika dan Komunikasi (Mantik)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/mantik.v8i3.5587

Abstract

Indonesia experienced an increase in extreme poverty during the Covid-19 pandemic, rising from 9.22% in 2019 to 10.14% in 2020. In response to the target of reducing extreme poverty to 0% by 2024, Presidential Instruction Number 4 of 2022 on the Acceleration of Extreme Poverty Eradication was issued as the foundation for cooperation among policymakers at both the central and regional levels. The 2020-2024 Regional Medium-Term Development Plan (RPJMD) targets a reduction in the poverty rate in North Maluku to 6.19%. In reality, the poverty rate in North Maluku Province reached 6.39% in 2022, while in 2023, the poverty rate decreased to 6.25%. This indicates that the target set in the RPJMD is unlikely to be achieved, as 2024 is the final year of the current government’s term. The purpose of this study is to analyze the impact of economic growth, employment opportunities, the availability of economic infrastructure, human capital (HR), and financial inclusion on extreme poverty in the districts and cities of North Maluku. This study employs a quantitative analysis method (Structural Equation Modeling). The results of the study provide sufficient evidence that financial inclusion acts as a mediating variable in the relationship between employment opportunities, economic infrastructure, HR capacity, and basic infrastructure, which all have a significant positive impact on extreme poverty. Based on the findings, it is strongly explained that high economic growth in North Maluku Province does not significantly reduce extreme poverty
Strengthening the Community Economy through Empowerment Mother House Ladder in Village Lako Akelamo Regency West Halmahera, North Maluku Province Runtunuwu, Prince; Husen, Amran
International Assulta of Research and Engagement (IARE) Vol. 2 No. 1 (2024): International Assulta of Research and Engagement (IARE)
Publisher : Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/iare.v2i1.504

Abstract

Fish is the biggest asset in Lako Akelamo Village, West Halmahera Regency . Since Lako Akelamo Village was formed, the majority of villagers work as fishermen due to the abundance of fish resources in Lako Akelamo Village. This is proven through an interview with the Department of Food Security, Agriculture and Fisheries Unit 1 which stated that in the past two years, more precisely in 2019-2022, Sahu was one of the contributors to the largest fish catch in North Maluku for two consecutive years. However, usually the villagers pass through the catch of fish they can usually sell directly to agents who come to the village or sell it to the markets directly. In facts, the fish caught can be processed into high-value food and become an alternatives to improve the economy and public health in general. Thus, through a program of processing fish into varied and productive food, skills can be improved so that's it becomes an economics and productive innovation for the community itself and for the village.
Analysis Flypapper Effect Influence Local Original Income , General Allocation Fund , Allocation Fund Special Funds and Revenue Sharing Funds for Regional Government Expenditures (Case Study in South Halmahera, Central Halmahera, and East Halmahera Distri Sunan, Muammil; Husen, Amran; Yetty, Yetty; Maimunah
Journal of Social Science Vol. 5 No. 5 (2024): Journal of Social Science
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jss.v5i5.927

Abstract

Research purposes This is : (1) Analyze influence income original (PAD) on capital expenditure in South Halmahera Regency , Central Halmahera Regency , and East Halmahera Regency ; (2) Analyzing influence of allocation funds general (DAU) for capital expenditure in South Halmahera Regency , Central Halmahera Regency , and East Halmahera Regency ; (3) Analyzing influence of allocation funds special (DAK) for capital expenditure in South Halmahera Regency , Central Halmahera Regency , and East Halmahera Regency ; (4) Analyzing The influence of profit sharing funds (DBH) on capital expenditure in South Halmahera Regency , Central Halmahera Regency , and East Halmahera Regency ; (5) Analyzing the occurrence phenomenon flypaper effect in South Halmahera Regency , Central Halmahera Regency , and East Halmahera Regency . This study is study studies cases in producing areas mining in North Maluku Province . The analytical tools used in the study is analysis panel data regression . Research results show that income original areas and allocation funds special influential positive towards government spending . While the allocation fund general and profit sharing funds are not influential on government spending area . Research results show that existence phenomenon flypaper effect in Central Halmahera Regency , South Halmahera Regency , and East Halmahera Regency .
Uji Hipotesis Hukum Okun dan Kurva Philips di Indonesia (Pendekatan Partial Adjustment Model) Sun’an, Muammil Sun’an; Husen, Amran; Yetty, Yetty
Jurnal Economic Resource Vol. 8 No. 2 (2025): September - February
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/jer.v8i2.1633

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keberlakuan Hukum Okun dan Kurva Phillips dalam konteks perekonomian Indonesia selama periode 2010–2019. Hukum Okun menjelaskan hubungan negatif antara pertumbuhan ekonomi dan tingkat pengangguran, sedangkan Kurva Phillips menggambarkan trade-off antara inflasi dan pengangguran. Penelitian ini menggunakan data time series sekunder yang dianalisis melalui pendekatan model dinamis, termasuk uji stasioneritas (ADF Test), uji kointegrasi (Engle-Granger), serta estimasi dengan model Penyesuaian Parsial (Partial Adjustment Model - PAM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa data inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan tingkat pengangguran di Indonesia bersifat stasioner pada derajat pertama dan memiliki hubungan kointegrasi, yang mengindikasikan adanya keseimbangan jangka panjang antar variabel. Estimasi dengan model PAM mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka, selaras dengan Hukum Okun. Sebaliknya, inflasi tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pengangguran dalam jangka pendek, meskipun hubungan jangka panjang tetap teridentifikasi. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya peran pertumbuhan ekonomi dalam pengurangan pengangguran, sementara pengaruh inflasi terhadap pengangguran lebih bersifat jangka panjang dan perlu pengelolaan kebijakan makroekonomi yang seimbang. Penelitian ini memberikan landasan empiris bagi pembuat kebijakan fiskal dan moneter dalam merumuskan strategi pengendalian inflasi dan pengangguran secara simultan.
Penguatan Penguatan Pendapatan Daerah Melalui Sosialisasi Peraturan Daerah Kabupaten Halmahera Barat Nomor 2 Tahun 2024 Tentang Pajak dan Retribusi Daerah Sabuhari, Rahmat; Hasan, Nonce; Zamzam, Irfan; Permatasari, Dewi; Husen, Amran
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.8190

Abstract

Pada era otonomi daerah, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi indikator utama kemandirian suatu daerah. Kabupaten Halmahera Barat menghadapi tantangan signifikan dalam optimalisasi pajak dan retribusi daerah, khususnya terkait pengelolaan basis data yang belum terintegrasi serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pajak sebagai sumber pembiayaan pembangunan. Sebagai respons terhadap dinamika regulasi, diterbitkan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, yang merupakan penyesuaian terhadap Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui metode sosialisasi dan pendampingan teknis kepada mitra, yaitu Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Halmahera Barat, dengan fokus pada peningkatan kapasitas dalam pengelolaan data pajak dan retribusi serta penyusunan analisis potensi pendapatan berbasis data. Pendekatan kolaboratif ini melibatkan dosen dan mahasiswa dalam kerangka Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman aparatur dan masyarakat terhadap ketentuan pajak daerah, tersusunnya basis data awal potensi pajak berbasis sektor unggulan (pertanian, perikanan, dan perdagangan kecil), serta meningkatnya efisiensi administrasi pajak daerah. Kesimpulannya, sosialisasi kebijakan dan pendampingan berbasis data terbukti efektif dalam mendukung optimalisasi PAD serta memperkuat tata kelola fiskal daerah yang berkelanjutan.