Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Flash Sale Atau Fake Sale? Analisis Yuridis Pembatalan Sepihak Flash Sale Oleh Pelaku Usaha E-Commerce Dalam Perspektif Hukum Perlindungan Konsumen Maulana, Muhamad Reza; Muryanto, Yudho Taruno
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 8 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i8.4172

Abstract

Perkembangan e-commerce di Indonesia mendorong pelaku usaha menerapkan strategi flash sale sebagai daya tarik konsumen. Namun, praktik pembatalan sepihak oleh pelaku usaha setelah transaksi berhasil menimbulkan kerugian dan polemik hukum bagi konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk perlindungan hukum dan upaya hukum yang dapat ditempuh konsumen atas pembatalan sepihak dalam transaksi flash sale oleh pelaku usaha e-commerce. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil menunjukkan bahwa pembatalan sepihak melanggar hak konsumen atas informasi yang benar, jelas, dan jujur serta atas perlakuan yang adil, sebagaimana diatur dalam Pasal 4 dan Pasal 7 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Bentuk perlindungan hukum mencakup perlindungan preventif dan represif menurut teori Philipus M. Hadjon. Konsumen dapat menempuh upaya non-litigasi melalui BPSK, LPKSM, atau pengaduan ke e-commerce, serta upaya litigasi seperti gugatan wanprestasi, perbuatan melawan hukum, atau class action. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik pembatalan sepihak mencederai keadilan dalam transaksi digital dan diperlukan penguatan regulasi serta tanggung jawab platform e-commerce dalam menjamin perlindungan hak konsumen secara menyeluruh.
Dari Potensi Lokal ke Produk Unggulan: Pelatihan Inovasi Emping Ceplis Berbasis Pesantrenpreneur Widyarto, Wahyu Oktri; Malik, Abdul; Wijaya, Herman; Maulana, Muhamad Reza; Anwar, Rifki; Septian, Bagas Dwi
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v9i1.6419

Abstract

This community service program aimed to enhance the capacity of Islamic boarding school (pesantren) members in developing innovative melinjo-based products as an effort to support pesantren economic independence. The activity was conducted at Pondok Pesantren Al Irsyad Banten and focused on training in product innovation of emping ceplis as a diversification of traditional flat emping. The implementation method employed a participatory approach through several stages, including product potential identification, activity socialization, training on emping ceplis product innovation, and initial production mentoring. The innovation outcomes were directed to be managed under the Pesantren-Owned Enterprise (Badan Usaha Milik Pesantren / BUMPES) to ensure sustainability. The results indicate that participants were able to produce emping ceplis with several flavor variants as a form of value-added product innovation. Evaluation of participants’ understanding using a post-training questionnaire showed that the majority of participants were classified as having a very high level of understanding, indicating the effectiveness of hands-on training methods. The innovative emping ceplis products demonstrate strong potential to be developed as flagship pesantren products managed through BUMPES. Overall, this program contributes to strengthening pesantren human resource capacity and promoting sustainable local-based entrepreneurial development.