Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SmartComp

Prototype Monitoring Sistem Pengeringan Pakaian Otomatis Berbasis Internet of Things (IoT) Sulistyo, Isya Aryan; Hilal, Yusuf Nurul; Sadewa, Ery
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 13, No 2 (2024): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v13i2.6548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meracang sebuah alat pengering dengan memanfaatkan elemen pemanas heater sebagain pengganti sinar matahari untuk proses pengeringan serta dapat dikontol dan dimonitoring jarang jauh berdasarkan suhu dan kelembapan pada saat proses pengeringan. Pengeringan ini bekerja secara otomatis berdasarkan pengaturan suhu dan kelembaban pada saat proses pengeringan. Dengan memanfaatkan teknologi IoT (Internet Of Things) diharap dapat mempermudah proses pengeringan dan kontrol jarak jauh. SHT 11 digunakan sebagai sensor pemantauan suhu dan kelembaban pada pengeringan, data suhu dan kelembapan sensor dikirim secara realtime pada saat proses pengeringan berlangsung. Proses pengiriman data melalui perangkan ESP 32 kemudian akan dikirim memalui aplikasi bling pada software bawaan modul ESP 32. Dengan aplikasi ini juga dapat memantau dan mengkontrol suhu dan kelemaban pada proses pengeringan. Proses pengeringan akan bekerja secara otomatis menggunatan heater dan fan berdasarakan suhu dan kelembaban yang sudah diatur, dengan hal ini heater akan mati seacar otomatis berdasarkan suhu yang sudah diatur, sistem ini akan berulang seacar otomatis dengan kondisi kelembaban terpenuni. Dalam pengeringan kain dengan kondisi lembab 60% dan suhu 340C heater dan fan akan nyala  untuk proses pengeringan dan jika kelembaban 60% dan suhu 360C heater mati dan fan tetap nyala, fan tetap nyala karena sebagai sirkulasi udara pada proses pengeringan, proses ini akan berulang secara terus menerus sampai kondisi kelembaban terpenuhi mencapai 53% dan suhu pengeringan 330C dan kondisi kain dinyatakan kering.
Sistem Telekomunikasi Vehicle To Vehicle Menggunakan Sistem Komunikasi Dua Arah (Full Duplex) Ardina, Elfira Nureza; Sulistyo, Isya’ Aryan; Hilal, Yusuf Nurul; Erlinasari, Erlinasari
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 14, No 4 (2025): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v14i4.9390

Abstract

Kemajuan sistem telekomunikasi yang semakin pesat di berbagai bidang, salah satunya pada bidang transportasi. Sistem telekomunikasi pada bidang transportasi salah satunya pada komunikasi Vehicle to Vehicle (V2V) yang menggunakan jaringan Vehicular Ad Hoc Network (VANETs). Pada komunikasi tersebut memiliki banyak permasalahan seperti mengalami keterbatasan dalam pertukaran informasi real-time, keandalan koneksi, dan efisiensi spektrum frekuensi. Komunikasi half-duplex yang umum digunakan memiliki keterbatasan karena hanya memungkinkan komunikasi satu arah pada satu waktu, yang dapat menghambat respons cepat dalam situasi darurat atau kondisi lalu lintas yang dinamis. Dari permasalahan tersebut sistem komunikasi pada V2V membutuhkan pengembangan dan pengimplementasian sistem telekomunikasi Vehicle to Vehicle (V2V) yang menggunakan teknologi komunikasi dua arah (full duplex) untuk meningkatkan efisiensi komunikasi, mengurangi latensi, dan memungkinkan pertukaran informasi secara simultan antara kendaraan. Tujuan dari penelitian yang akan dilakukan adalah untuk menginovasi sistem telekomunikasi Vehicle to Vehicle yang bersifat satu arah (half duplex) menjadi dua arah (full duplex), selain itu juga meningkatkan keselamatan jalan raya dan efisiensi energi dalam penggunaan emisi. Metode yang pertama akan dilakukan adalah dengan cara menetukan desain sistem komunikasi full duplex yang dapat diimplementasikan pada kendaraan. Implementasi teknik pembatalan interferensi diri (self-interference cancellation) untuk memungkinkan pengiriman dan penerimaan data secara simultan pada frekuensi yang sama. Pengujian sistem dalam berbagai skenario lalu lintas dan lingkungan. Hasil penelitian yang dilakukan ini diharapkan mendapatkan sistem komunikasi V2V full duplex yang dapat melakukan pertukaran data dua arah secara simultan dan peningkatan efisiensi spektrum frekuensi hingga dua kali lipat dibandingkan sistem half-duplex.