Hilmiatussahla, Hilmiatussahla
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN LITERASI MANAJEMEN KEUANGAN UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA PADA SISWA MTS SWASTA MUHAMMADIYAH 3 KISARAN Andriani, Dian Ayu; Simanjuntak, Helmina; Batubara, Zulfa Khairina; Hilmiatussahla, Hilmiatussahla
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i1.3769

Abstract

Abstract: Low financial knowledge in students of MTS Muhammadiyah 3 Kisaran is a serious challenge to form the character of the young generation who are capable of financial management. This community service activity aims to improve the abilities of students of MTs Muhammadiyah 3 Kisaran, which aims to train and support financial management literacy. The method used is a participatory approach that combines lectures, interactions, simulations, group discussions, daily financial journal management, and weekly developments. Evaluation was carried out after testing and interviews with students. The results showed a significant increase in economic understanding, including in individual financial management. Students can distinguish between needs and wants, record expenses and grow savings habits. In addition, students showed intellectual changes in economic attitudes and behavior, and the formation of habits to make individual financial records. Teachers and parents also supported the impact of their activities. This activity proves that financial skills can be communicated effectively from the junior high school level through a sustainable approach to education. This program can be replicated as part of character education in other institutions and can improve students' skills. Keywords: Financial Literacy, Financial Management, MTs Muhammadiyah 3 Kisaran Students, Life Skills Abstrak: Pengetahuan keuangan yang rendah pada siswa MTS Muhammadiyah 3 Kisaran adalah tantangan serius untuk membentuk karakter generasi muda yang cakap dalam manajemen keuangan.Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa MTs Muhammadiyah 3 Kisaran, yang bertujuan untuk melatih dan mendukung literasi manajemen keuangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang menggabungkan ceramah, interaksi, simulasi, diskusi kelompok, manajemen jurnal keuangan harian, dan perkembangan  mingguan. Evaluasi dilakukan setelah pengujian  dan wawancara pada siswa. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman ekonomi, termasuk dalam pengelolaan keuangan secara individu. Siswa dapat membedakan  antara kebutuhan dan keinginan, mencatat pengeluaran dan tumbuh kebiasaan menabung. Selain itu, siswa menunjukkan perubahan intelektual dalam sikap dan perilaku ekonomi, dan pembentukan kebiasaan untuk membuat catatan keuangan individu . Guru dan orang tua juga mendukung dampak kegiatan mereka.Kegiatan ini membuktikan bahwa keterampilan keuangan dapat dikomunikasikan secara efektif dari tingkat pendidikan menengah pertama melalui pendekatan yang berkelanjutan terhadap pendidikan. Program ini dapat direplikasi sebagai bagian dari pendidikan karakter di lembaga lain dan dapat meningkatkan keterampilan siswa. Kata Kunci : Literasi Keuangan, Manajemen Keuangan, Siswa MTs Muhammadiyah 3 Kisaran, Life Skill
PEMBERDAYAAN UMKM DESA PERKEBUNAN SEI BEJANGKAR MELALUI SOSIALISASI BRANDING PRODUK DAN PEMASARAN DIGITAL BERBASIS MANAJEMEN USAHA KREATIF Hilmiatussahla, Hilmiatussahla; Albina, Albina; Widiya, Heni; Atthoillah, Ibnu; Siregar, Karina Puteri
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5339

Abstract

Abstract: This community service activity was carried out as part of the implementation of the Tri Dharma of Higher Education, focusing on empowering Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Sei Bejangkar Plantation Village, Sei Balai Subdistrict, Batubara Regency. The primary issue faced by local entrepreneurs was the lack of product branding, poor packaging, and limited understanding of digital marketing strategies. To address these problems, the service team implemented a participatory approach through observation, socialization, training, and direct mentoring. The program aimed to strengthen the creative business management capacity of MSMEs by introducing concepts of brand identity, product design, and the use of digital platforms such as Google Maps Business, WhatsApp Business, Facebook, and Instagram. The activities were carried out for one month with active participation from both local entrepreneurs and village officials. The results of the program showed a significant increase in participants’ understanding of branding and digital marketing, as well as their ability to apply creative management in daily business operations. Several MSMEs successfully created logos, product labels, and online promotional accounts, resulting in broader market reach. In addition, participants demonstrated higher motivation and creativity in developing new product ideas. This activity also strengthened social collaboration between universities, local governments, and communities as an effective model for sustainable rural economic empowerment. The implementation of creative business management combined with digital literacy proved to be a practical and impactful strategy to support local economic independence in the digital era. Keywords: MSMEs, product branding, digital marketing, creative business management, empowerment Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berfokus pada pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Perkebunan Sei Bejangkar, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batubara. Permasalahan utama yang dihadapi pelaku usaha di wilayah ini adalah belum adanya identitas merek yang kuat, kemasan produk yang kurang menarik, serta keterbatasan pemahaman terhadap strategi pemasaran digital. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdian menerapkan pendekatan partisipatif melalui kegiatan observasi lapangan, sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM. Tujuan program ini adalah untuk memperkuat kapasitas manajemen usaha kreatif masyarakat melalui peningkatan kemampuan branding, pengemasan produk, serta pemanfaatan media digital seperti Google Maps Business, WhatsApp Business, Facebook, dan Instagram Business sebagai sarana promosi dan perluasan pasar. Kegiatan yang berlangsung selama satu bulan ini menghasilkan peningkatan signifikan dalam aspek pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha. Para peserta mampu memahami konsep branding, membuat desain logo dan label produk, serta mengelola akun bisnis digital untuk memperluas jaringan pemasaran. Selain itu, muncul peningkatan motivasi, kreativitas, dan kesadaran masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal secara mandiri. Hasil kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara universitas, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan model pemberdayaan ekonomi pedesaan yang berkelanjutan. Penerapan manajemen usaha kreatif berbasis digital terbukti efektif meningkatkan daya saing UMKM dan memperkuat kemandirian ekonomi desa di era transformasi digital. Kata Kunci: UMKM, branding produk, pemasaran digital, manajemen kreatif, pemberdayaan