Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH CLOSED KINETIC CHAIN EXERCISE DAN OPEN KINETIC CHAIN EXERCISE TERHADAP AKTIVITAS FUNGSIONAL PADA PASIEN OSTEOARTHRITIS KNEE DI RUMAH SAKIT GRANDMED LUBUK PAKAM TAHUN 2022 BERAMPU, SURYA SYAHPUTRA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): JULI : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v2i2.343

Abstract

Osteoarthritis is the most common degenerative condition among the elderly. Functional disorders are caused by knee osteoarthritis. A person with osteoarthritis knee typically experiences pain, stiffness, and a decrease in functional activity as a result of limited function. The purpose of this study is to compare the effects of open kinetic chain exercise and closed kinetic chain exercise on increasing functional activity in patients with osteoarthritis of the knee. This is a quasi-experimental type of study. To compare two intervention groups, a two-group pre-test post-test research design was used. In addition, WOMAC is being used to assess functional ability. Exercises should be done twice a week for four weeks. Effect analysis using the paired T-test in treatment groups 1 and 2. The paired T-test on closed kinetic chain exercise and open kinetic chain exercise yielded the same result, P = 0.000 (p0.05), indicating that functional ability influences before and after treatment. Meanwhile, an independent t-test resulted in a value of p = 0.153 (p>0.05), indicating that there are differences in the influence of open kinetic chain and closed kinetic chain on increasing functional ability in patients with osteoarthritis knee. Open kinetic chain exercise and closed kinetic chain exercise have different effects on improving functional ability in people with osteoarthritis knee.
Pengembangan Model Latihan-Back Strengthening Exercise Sebagai Terapi Dasar Non Farmakologi Pada Penderita Low Back Pain Di Rumah Sakit Kota Medan Purba, Jhon Roby; Berampu, Surya Syahputra; Sembiring, Hizkianta
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8064

Abstract

Tujuan: pengembangkan model latihan back strengthening exercise sebagai terapi dasar non farmakologi pada penderita low back pain di rumah sakit kota medan. Uji yang digunakan uji statis paired t-test dengan siginifikan p value    0.05 yang menyatakan hipotesis alternatif di terima dan dengan pembuktian dilakukan untuk membuktikan hipotesis pengembangan model latihan back strengthening exercise sebagai terapi dasar non farmakologi pada penderita low back pain di rumah sakit murni teguh medan . Hasil: Rata-rata nilai nyeri sebelum dilakukan Latihan Back Strengthening Exercise adalah 5.40, dengan nilai standar deviasi 0.821, dimana nilai min 4 dan nilai max 7 dan setelah  dilakukan Latihan Back Strengthening Exercise nilai Nyeri adalah 2.80 dengan standar deviasi 0.696, dimana nilai min 2 dan nilai max 4, selain melihat nilai nyeri peneliti juga melihat nilai aktivitas fungsionalnya dengan hasil rata-rata nilai aktivitas fungsional sebelum dilakukan Latihan Back Strengthening Exercise adalah 17.50, dengan nilai standar deviasi 3.663, dimana nilai min 13 dan nilai max 26 dan setelah  dilakukan Latihan Back Strengthening Exercise nilai Aktivitas Fungsional adalah 8.25 dengan standar deviasi 4.290, dimana nilai min 2 dan nilai max 19, dengan masing – masing hasil analisis statistic dengan menggunakan paired t-test dengan nilai p value 0.000    0.05 maka dapat disimpulkan terdapat hasil yang baik dengan pemberian Latihan Latihan Back Strengthening Exercise sebagai Terapi Dasar Non Farmakologi Pada Penderita Low Back Pain di Rumah Sakit Kota Medan. Kesimpulan: Pengembangan Model Latihan Back Strengthening Exercise sebagai Terapi Dasar Non Farmakologi Pada Penderita Low Back Pain di Rumah Sakit Kota Medan sangat mempengaruhi nilai  pengurangan nyeri serta meningkatkan aktivitas fungsional pada penderita Low Back Pain di Rumah Sakit Kota Medan