Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Perbandingan Kontrak Relax Exercise Dan Open Kinetic Chain Exercise Terhadap Aktivitas Fungsional Pada Pasien Frozen Shoulder Di Klinik Iract Physio Tahun 2024 Berampu, Ira Manda Sari; Silitonga, Santo Damerius; Berampu, Surya Syahputra
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13069

Abstract

Latar Belakang: Frozen shoulder adalah gangguan yang terjadi di area bahu berupa kekakuan dan nyeri. Kondisi ini menyebabkan keterbatasan gerakan bahu sehingga terkadang tidak dapat digerakkan sama sekali, nyeri pada bahu yang muncul perlahan dan terasa pada otot deltoid, serta ketidakmampuan untuk tidur miring ke sisi lain sehingga terjadi pembatasan gerakan aktif dan pasif. Nyeri yang akan mengganggu tubuh pasien yang menderitanya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara latihan kontraksi relaksasi dan latihan rantai kinetik terbuka untuk meningkatkan aktivitas fungsional pada penderita Frozen Shoulder. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Dengan desain penelitian pre-test post-test dua kelompok digunakan untuk membandingkan dua kelompok intervensi. Dan menggunakan SPADI sebagai alat untuk mengukur tingkat kemampuan fungsional. Frekuensi latihan 2 kali seminggu selama 4 minggu. Hasil: Analisis pengaruh menggunakan uji t sampel berpasangan pada kelompok perlakuan 1 dan 2. Uji t berpasangan pada latihan kontraksi relaksasi dan latihan rantai kinetik terbuka memperoleh nilai yang sama, yaitu P=0,000 (P0,05) yang berarti terdapat pengaruh kemampuan fungsional sebelum dan sesudah perlakuan. Sementara itu, dari hasil uji menggunakan uji t independen, diperoleh nilai p=0,609 (P0,05), yang berarti tidak ada perbedaan pengaruh latihan kontraksi relaksasi dan latihan rantai kinetik terbuka terhadap peningkatan kemampuan fungsional pada penderita frozen shoulder. Kesimpulan: Tidak ada perbedaan pengaruh latihan kontraksi relaksasi dan latihan rantai kinetik terbuka terhadap peningkatan aktivitas fungsional pada penderita frozen shoulder. Saran: Tingkatkan jumlah sampel dan waktu penelitian
Pendampingan Fisioterapi Berbasis Aplikasi Sederhana untuk Monitoring Kemajuan Fungsi Gerak Lansia pada Praktik Fisioterapi Assyifa Physio Health Medan Surya Syahputra Berampu; Sontiar Lumbantoruan; Ira Manda Sari Berampu; Timbul Siahaan; Murniati Br Sitepu; Floresta Br Sitepu
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i3.331

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami penurunan fungsi gerak sehingga memerlukan layanan fisioterapi yang berkelanjutan dan terpantau dengan baik. Salah satu permasalahan dalam praktik fisioterapi adalah penggunaan sistem pencatatan manual yang membatasi proses evaluasi kemajuan terapi secara sistematis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan pendampingan fisioterapi berbasis aplikasi sederhana dalam mendukung monitoring kemajuan fungsi gerak lansia. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan, implementasi aplikasi, pelatihan penggunaan, serta pendampingan dalam pelayanan fisioterapi. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert dan checklist observasi terhadap lima belas responden. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keteraturan pencatatan data, kemudahan monitoring, dan kepatuhan pasien setelah penerapan aplikasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi sederhana berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas layanan fisioterapi dan efektivitas monitoring kemajuan fungsi gerak lansia.