Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PERBANDINGAN NOVEL “MUTIARA DI KOTA MELBOURNE ” DAN “FOUR SEASONS IN BELGIUM” DENGAN PENDEKATAN MIMETIK Seles, Susi
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 1, No 1 (2019): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v1i1.1463

Abstract

Comparative literature is interesting to observe. The use of a mimetic approach may indicate an art of presentation or imitation, implying something static; mimetic involves something dynamic, a process, an active relationship with the reality of life. The purpose of this study to find out how the comparison of the novel "Pearl in the city of melbourne" and "Four seasons in belgium" through the mimetic approach. This research was conducted using descriptive research,  that presented the results found in the comparison of two novels with mimetic approach. From these analyzes using the mimetic approach found that there are similarities between the two works of literary novel is the similarity of the title that takes place setting abroad and describes stories that pamper the mind with the beauty of abroad. In addition these two novels illustrate how the life stories of people who fight for love but do not reciprocate because his lover more priority to career than love
Kesantunan Berbahasa dalam Pembelajaran Mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Sandi, Andre Taulani; Siregar, Nelda Sari; Seles, Susi; Astuti, Dina Putri Juni
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan memetakan wujud kesantunan berbahasa yang digunakan oleh mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia (TBI) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu selama proses pembelajaran. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan pendekatan pragmatik, berfokus pada analisis Maksim Kesantunan Leech pada tuturan verbal dan nonverbal. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Ditemukan total 444 tuturan kesantunan, terdiri dari 321 tuturan interaksi horizontal (mahasiswa-mahasiswa) dan 123 tuturan interaksi vertikal (mahasiswa-dosen). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa didominasi oleh penerapan Maksim Kebijaksanaan dan Maksim Kerendahan Hati. Dominasi ini mengindikasikan adanya penggunaan strategi kesantunan negatif (menjaga jarak hormat) dalam interaksi vertikal, serta internalisasi nilai tawadhu (kerendahan hati) sebagai manifestasi etika keilmuan Islam. Inovasi yang ditemukan adalah bahwa Maksim Kebijaksanaan menjadi ciri khas yang menonjol dan signifikan dalam konteks institusi keagamaan, menunjukkan bahwa Maksim Kesantunan dimodifikasi oleh faktor sosio-religius.