Achmad Sofyan Hanif
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Pendidikan Dasar

PERBEDAAN KAPASITAS AEROBIK ANAK USIA DINI SISWA SEKOLAH DASAR DI DATARAN TINGGI DENGAN DATARAN RENDAH Achmad Sofyan Hanif, ; Abdul Aziz Hakim,
Pendidikan Dasar Vol 12, No 2 (2012)
Publisher : Pendidikan Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract;The study aims tofind out (1) The difference of aerobic capacity between prepubertal children of native highlander and those of lowlander. (2) The difference of aerobic capacity between prepubertal boys and girls. (3) The relationship between altitude and gender in influencing aerobic capacity.The result of the data analysis reveals that there aresignificant differences of aerobic capacity between 1)prepubertal children of native highlander and those of lowlander,Fcount = 6.056 >Ftable = 3.94. 2) prepubertal boys with girls., Fcount= 46.524 >Ftable = 3.94. 3)altitude and gendergive noinfluence on aerobic capacity., Fcount = 1.792 <Ftable= 3.94.Further finding shows that highlanders are smaller and lighter. Therefore, it is strongly suggested that talent identification give more priority to the aerobic capacity than to figures. Abstrak; Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui (1) perbedaan kapasitas aerobic antara anak usia dini di dataran tinggi dan dataran rendah. (2) perbedaan kapasitas aerobic antara anak usia dini perempuan dan laki-laki. (3) Hubungan antara ketinggian dan gender dalam mempengaruhi kapasitas aerobic. Hasil dari analisa data menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan kapasitas aerobic diantara 1) anak usia dini di dataran tinggi dan yang di dataran rendah, Fcount =6.056 > Ftable.=3.94. 2) anak usia dini laki-laki dan perempuan, Fcount =46.542 > Ftable =3.94. 3) ketinggian dan gender tidak memberikan pengaruh pada kapasitas aerobic., Fcount = 1.792 < Ftable = 3.94. Lebih lanjut temuan menunjukkan bahwa anak-anak di dataran tinggi lebih kecil dan ringan. Untuk itu, sangat dianjurkan bahwa system identifikasi bakat diberikan prioritas lebih dalam kapasitas aerobic daripada penentuan bakat.