Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN MINAT LITERASI ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI KOTA MALANG MELALUI PROGRAM GELAR BACA DARI RUANG BELAJAR AQIL Farhansyah, Rahmadani; Naufal, Muhammad Ilham
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 3 (2023): KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat merupakan program yang diadakan oleh Kemendikbud dalam program Kampus Merdeka. Salah satu mitra dari Kampus Merdeka merupakan Ruang Belajar Aqil, dimana Ruang Belajar Aqil merupakan sebuah organisasi yang bergerak di bidang pemberdayaan dan literasi masyarakat, khususnya para pemuda. Ruang Belajar Aqil bermitra dengan Kampus Merdeka untuk memberikan pengalaman kerja kepada para mahasiswa yang nantinya akan diposisikan sebagai relawan magang pada divisi yang tersedia. Salah satu divisi yang tersedia merupakan Pengembangan Program dan Kualitas Layanan. Divisi ini mempunyai tugas untuk menjalankan program-program terkait pemberdayaan masyarakat sesuai dengan permintaan maupun pemetaan masalah yang terjadi pada masyarakat. Program yang dilaksanakan untuk proses pemberdayaan masyarakat dan juga peningkatan literasinya adalah kegiatan Gelar Baca. Kegiatan Gelar Baca merupakan kegiatan yang dilaksanakan pada instansi di sekitar kolaborator (kolaborator adalah instansi yang bermitra dengan Ruang Belajar Aqil, dan juga yang menjadi tempat dimana para relawan magang ditempatkan dengan tujuan untuk berkontribusi secara langung ke masyarakat). Program Gelar Baca dilaksanakan pada instansi seperti Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah dengan mengukur kemampuan literasi pada masing-masing tingkatan kelas, dan menentukan bacaan dan metode dalam pelaksanaan kegiatannya. Gelar Baca dilakukan bertujuan untuk menumbuhkan minat baca dan literasi pada siswa, dikarenakan mayoritas instansi mengeluhkan menurunnya minat baca dan literasi siswa setelah terjadinya pandemi.
Building adaptive performance through knowledge competence, organizational culture, and perceived organizational support Setyanti, Sri Wahyu Lelly Hana; Bektiarso, Singgih; Naufal, Muhammad Ilham; Zulkarnain, Deki
Manajemen dan Bisnis Vol 25, No 2 (2026): July 2026 (Online First)
Publisher : Department of Management - Faculty of Business and Economics. Universitas Surabaya.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/mabis.v25i2.1070

Abstract

This study aims to examine the determinants of adaptive performance, namely knowledge competence and organizational culture with the mediation of perceived organizational support. This study uses explanatory research with a population of MSMEs in Jember Regency with a sampling of 295 respondents spread across various types/categories of MSMEs. Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 3.0 was used to test the suggested study model. The findings show that knowledge competence and organizational culture significantly improve adaptive performance, both directly and indirectly through perceived organizational support. Through the integration of knowledge competency and organizational culture as important antecedents and the positioning of perceived organizational support as a mediating mechanism, this study enhances the theoretical understanding of adaptive performance. To improve employees' capacity to adaptive performance, MSME owners and managers should make investments in ongoing knowledge competence and foster an adaptable organizational culture. Long-term competitiveness can also be strategically enhanced by bolstering perceived organizational support through equitable treatment, acknowledgment, and sufficient resources.