Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KINERJA PELAYANAN PARKIR MOBIL (STUDI KASUS PUSAT PERBELANJAAN TRANSMART - GAIA BUMI RAYA CITY, KUBU RAYA, KALIMANTAN BARAT) Ananda, Rita; Azwansyah, Heri; Said, Said
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i4.72618

Abstract

Perencanaan parkir dalam bangunan wajib memperhatikan standar dan aturan yang berlaku untuk menjamin keamanan serta kenyamanan bagi pengguna parkir.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik parkir dan tingkat kepuasan pelanggan terhadap kinerja pelayanan parkir mobil di Pusat Perbelanjaan Transmart "“ Gaia Bumi Raya City, Kubu Raya, Kalimantan Barat. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif untuk analisis karakteristik parkir dan mengukur kesesuaian kondisi ruang parkir eksisting dengan standarisasi serta Metode IPA untuk analisis tingkat kepuasan pelanggan terhadap kinerja pelayanan parkir mobil. Hasil analisis menunjukkan jumlah Satuan Ruang Parkir (SRP) yang tersedia sudah memenuhi kebutuhan standar yang ada yaitu 1.180 SRP 622 SRP. Durasi parkir tertinggi 1-2 jam terjadi pada hari Minggu dengan jumlah 590 kendaraan. Akumulasi parkir maksimum sebanyak 447 kendaraan dengan volume parkir sebesar 1.530 kendaraan. Karakteristik parkir seperti SRP, lebar pintu masuk dan keluar, lebar jalur gang, dan sudut  parkir menunjukkan hasil yang sesuai antara kondisi eksisting dengan  standar pedoman parkir. Ukuran r (radius) pada  ramp spiral  3,70 m  4 m dan marka pada  ramp  datar 0,35 m 0,50 m tidak sesuai dengan standarisasi.  Hasil analisis dengan Metode IPA, rata-rata tingkat kesesuaian tiap variabel kemudahan parkir, kinerja petugas parkir, keamanan, kenyamanan, keselamatan, dan tarif parkir sebesar 84,29% artinya penilaian pelanggan parkir memiliki tingkat kesesuaian memuaskan.
Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Lingkungan Melalui Pelatihan Totebag Ecoprint bagi UMKKM Desa Baros Indriawan, Mohammad Yudi; Ramadhan, Gelar Fajar; Amanda, Livia Widiawati; Igtiberian, Rakaterra Grisva; Ananda, Rita
Jurnal Pengabdian Tri Bhakti Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Pengabdian Tribhakti (Edisi Khusus)
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70825/jptb.v7i3.2354

Abstract

Baros Village’s local microenterprises face challenges in innovating new creative products, limiting the growth of the community’s economy. This community service program introduces an environmentally friendly creative economy initiative through ecoprint tote bag training for local MSMEs. The training encompasses education on eco-printing techniques—which use natural plant materials to dye fabric without synthetic chemicals—as a sustainable alternative for product development. The method of implementation involved lectures, demonstrations, and hands-on practice in making ecoprint tote bags. Participants, consisting of local entrepreneurs and community members, learned each stage of the ecoprint process from fabric mordanting to leaf printing and steaming. Results show that the training successfully equipped participants with new skills in producing eco-friendly tote bags, as evidenced by their ability to create unique ecoprint products showcased at the Baros Ngahiji event. This showcase received positive feedback and indicated a market interest in the eco-printed products. The discussion highlights that introducing ecoprint has opened opportunities for local MSMEs to develop value-added products with wider market potential. The program contributes to empowering the community’s economy by fostering creativity and environmental awareness. In conclusion, the ecoprint tote bag training program in Baros Village effectively provided new capabilities and business ideas for local MSMEs, supporting sustainable creative economy development at the village level.